Minggu, 11 Maret 2012

Bukti Reinkarnasi

Oleh : Stephen Wagner

Pernahkah Anda hidup sebelumnya? Konsep reinkarnasi – dimana jiwa kita mengalami banyak masa hidupnya selama berabad-abad, bahkan mungkin ribuan tahun – telah dipercayai di hampir di setiap kebudayaan sejak dahulu kala. Orang Mesir, Yunani, Romawi dan Aztec semua percaya tentang adanya “transmigrasi jiwa” dari satu tubuh ke tubuh yang lain setelah kematian. Ini adalah ajaran fundamental agama Hindu.

Walaupun reinkarnasi bukanlah bagian dari ajaran resmi Kristen, banyak umat Kristen percaya tentang reinkarnasi atau setidaknya menerima kemungkinan itu. Itu sama sekali tidak mengherankan, tentang gagasan bahwa setelah kematian kita bisa hidup  kembali sebagai orang lain – mungkin sebagai lawan jenis atau dalam situasi yang sama sekali berbeda dalam kehidupan – sangat menarik dan, bagi banyak orang, sangat menggugah keingintahuan.

Namun apakah ada kebenaran di dalamnya?  Apakah reinkarnasi hanyalah sebuah ide, atau sebuah fantasi? Apakah ada bukti nyata untuk mendukung itu? Inilah beberapa bukti terbaik yang tersedia, yang dikumpulkan oleh para peneliti yang, dalam beberapa kasus, telah mengabdikan hidup mereka untuk subjek tersebut. Periksalah, kemudian putuskan untuk diri sendiri kebenaran tersebut.

Past Life Regression Hypnosis

Praktek untuk melihat kehidupan lampau melalui hipnosis adalah kontroversial, terutama karena hipnosis dianggap bagi beberapa orang bukanlah sebuah alat yang dapat diandalkan. Hipnosis bisa membantu mencapai pikiran bawah sadar kita, tapi informasi yang ditemukan tidak dapat diandalkan sebagai kebenaran. Telah ditunjukkan bahwa praktik hypnosis dapat memunculkan beberapa kenangan palsu. Tapi itu tidak berarti, bagaimanapun, bahwa hipnosis regresi harus diabaikan. Jika informasi kehidupan lampau ternyata dapat diverifikasi melalui penelitian, kasus reinkarnasi dapat diteliti secara lebih serius.

* Kasus yang paling terkenal dari regresi kehidupan lampau melalui hipnosis adalah  dari Ruth Simmons. Pada tahun 1952, terapisnya, Morey Bernstein, membawanya kebelakang melewati titik kelahirannya. Tiba-tiba, Ruth mulai berbicara dengan aksen Irlandia dan menyatakan bahwa namanya adalah Bridey Murphy, yang hidup di abad ke-19 di Belfast, Irlandia. Ruth mengingat banyak detail tentang kehidupanya sebagai Bridey, tapi, sayangnya, upaya untuk mencari tahu apakah benar-benar ada Ms Murphy tidak berhasil. Ada bukti, namun, beberapa bukti tidak langsung membuktikan kebenaran kisahnya: di bawah hipnosis, Bridey menyebutkan nama-nama dari dua pedagang di Belfast tempat ia membeli makanan, Mr Farr dan John Carrigan. Seorang pustakawan Belfast menemukan direktori kota untuk  tahun 1865-1866 yang mencantumkan nama kedua orang tersebut sebagai pedagang grosir. Kisahnya dituliskan dalam sebuah buku oleh Bernstein dan dalam film yang dibuat tahun 1956 berjudul, “The Search for Bridey Murphy.”

Penyakit dan kelainan fisik

Apakah Anda memiliki rasa sakit seumur hidup atau rasa sakit fisik yang tidak dapat dijelaskan? Akar masalahnya mungkin berasal dari beberapa trauma di kehidupan lampau, beberapa peneliti telah menyimpulkan hal tersebut.

* Dalam buku”Have We Really Lived Before?,” Michael C. Pollack, Ph.D., CCHT menggambarkan sakit punggung bawahnya, yang semakin lama semakin buruk selama bertahun-tahun dan membatasi kegiatan-kegiatannya. Ia percaya bahwa ia menemukan sebuah alasan yang paling mungkin selama serangkaian sesi terapi kehidupan lampau: “Saya menemukan bahwa saya pernah hidup setidaknya tiga masa kehidupan di mana saya telah dibunuh dengan cara ditikam atau ditusuk dari belakang. Setelah pengolahan dan penyembuhan melalui pengalaman hidup lampau punggung saya mulai sembuh.

* Penelitian yang dilakukan oleh Nicola Dexter, seorang terapis kehidupan lampau, telah menemukan korelasi penyakit dengan kehidupan lampau pasien, termasuk: seorang penderita bulimia yang ternyata dulunya pernah menelan air laut dalam kehidupan sebelumnya, juga rasa takut melihat atap yang tinggi yang disebabkan oleh pengalaman kejatuhan ukiran langit-langit di sebuah gereja ; masalah yang terus-menerus di bahu dan di daerah lengan yang disebabkan oleh partisipasi dalam tarik tambang yang menyebabkan cedera lengan di masa lampau, sebuah ketakutan akan pisau cukur dan mencukur ditemukan sebabnya di kehidupan lain di mana klien tersebut pernah memotong jari seseorang dengan pedang dan kemudian sebagai hukumannya tangannya dipotong.

Fobia dan Nightmares

Darimanakah rasa takut yang tampaknya tidak rasional berasal? Takut ketinggian, takut air, terbang? Banyak dari kita yang merasa normal tentang hal-hal seperti itu, tetapi beberapa orang punya rasa takut begitu besar sehingga mereka menjadi tidak berdaya. Dan beberapa ketakutan yang benar-benar membingungkan – takut karpet, misalnya?  Dari manakah ketakutan tersebut berasal. Jawabannya, tentu saja, bisa dianalisa secara psikologis kompleks, namun para peneliti mengatakan bahwa dalam beberapa kasus mungkin ada hubungannya dengan kehidupan sebelumnya.
  • Pada buku “Healing Past Lives through Dreams,” penulis bercerita tentang klaustrofobia dan kecenderungan untuk panik ketika tangan dan kakinya hanya terbatas atau dibatasi dengan cara apapun. Dia percaya bahwa dari mimpinya tentang kehidupan lampau, ia telah menemukan sebuah trauma dari kehidupan lampau yang menjelaskan ketakutan ini.”Suatu malam di dalam mimpi saya menemukan diri saya melayang di atas sebuah kejadian yang cukup mengganggu,” tulisnya. “Itu terjadi di sebuah kota di Spanyol pada abad kelima belas, dan saya melihat seorang laki-laki yang sangat ketakutan sedang terikat dan dikerumuni oleh orang-orang yang mencemoohnya. Dia telah dinyatakan berbuat sesuatu yang bertentangan dengan keyakinan gereja. Beberapa eksekutor lokal, dengan restu pejabat gereja, ingin melaksanakan keadilan. Mereka mengikat tangan dan kakinya, kemudian membungkus dengan sangat erat dalam karung. Kemudian mereka membawanya ke sebuah bangunan yang sudah ditinggalkan, mendorongnya ke sudut gelap di bawah lantai, dan membiarkannya mati. Aku menyadari dengan kengerian bahwa orang tersebut adalah saya. “
Penampilan fisik

Dalam bukunya “Someone Else’s Yesterday”, Jeffrey J. Keene berteori bahwa seseorang dalam kehidupan ini dapat sangat menyerupai orang atau dia sendiri dalam kehidupan sebelumnya. Keene, seorang asisten Fire Chief yang tinggal di Westport, Connecticut, percaya bahwa ia adalah reinkarnasi dari John B. Gordon, seorang Jenderal Konfederasi Angkatan Darat dari Virginia Utara, yang meninggal pada 9 Januari 1904. Sebagai bukti, ia menunjukkan foto-foto dirinya dan sang Jenderal – dan, memang, ada kemiripan yang mencolok. ” Di luar kesamaan fisik, Keene mengatakan bahwa “cara mereka berpikir sama, terlihat sama dan bahkan berbagi bekas luka wajah yang sama. Kehidupan mereka begitu terjalin bahwa mereka muncul untuk menjadi satu.”

Ingatan spontan anak-anak dan Pengetahuan Khusus

Banyak anak-anak kecil yang mengaku telah mengingat kehidupan lampau dengan mengungkapkan pikiran, menjelaskan tindakan spesifik dan lingkungan, dan bahkan tahu bahasa asing – yang tak satu pun yang dapat mereka ketahui atau telah belajar dari pengalaman masa kini mereka.Banyak kasus seperti ini didokumentasikan dalam buku Carol Bowman Children’s Past Lives.
  • Seorang anak yang berusia delapan belas bulan  Elsbeth, yang tidak pernah mengucapkan sebuah kalimat lengkap sebelumnya. Tapi suatu sore, ketika ibunya sedang memandikannya, Elsbeth berbicara yang membuat ibunya shock. “Aku akan memenuhi janji saya,” katanya kepada ibunya. Dengan terkejut, ia bertanya tentang pernyataan aneh tersebut. “Aku bukan Elsbeth sekarang,” jawab anaknya.  “Aku Rose, tapi aku akan menjadi Suster Teresa Gregorius.” Dia kemudian menggambarkan kebiasaan biarawati secara rinci serta tugas-tugas sehari-hari di biara.
  • Ketika Tommy kecil berusia sekitar lima tahun, sebuah kancing dari celananya terlepas. Ketika ibunya tidak segera menjahitkan kancingnya kembali, Tommy mencari jarum dan benang dan melakukan pekerjaan tersebut sendiri. “Dia menjahit kancingnya begitu ahli sehingga saya tidak bisa mempercayainya,” kata ibunya.”Saya tidak pernah mengajarinya menjahit dan ia belum pernah melihat saya melakukannya.” Ketika ia bertanya bagaimana ia tahu bagaimana melakukan hal itu, Tommy mengatakan, “Yah, kami biasa melakukannya di kapal sepanjang waktu.”  Dia kemudian menghubungkan rincian kehidupan sebelumnya sebagai seorang pelaut.
Tulisan

Dapatkah kehidupan lampau dibuktikan dengan membandingkan tulisan tangan orang yang hidup dengan orang yang telah meninggal yang ia klaim sebagai dirinya? Peneliti India Vikram Raj Singh Chauhan percaya tentang hal tersebut. Chauhan telah melakukan studi tentang kemungkinan ini, dan temuannya telah diterima positif pada Konferensi Nasional Para ilmuwan Forensik  di Universitas Bundelkhand, Jhansi.
  • Seorang enam tahun anak laki-laki bernama Taranjit Singh dari desa Alluna Miana, India, mengklaim sejak ia berusia dua tahun bahwa dia dulunya adalah seseorang bernama Satnam Singh. Orang tersebut tinggal di desa Chakkchela, Taranjit bersikeras, dan bahkan tahu nama ayah Satnam. Dia meninggal ketika mengendarai sepeda pulang dari sekolah. Penyelidikan memverifikasi bahwa Taranjit mengetahui banyak detail dari kehidupan sebelumnya sebagai Satnam. Tapi yg mengherankan adalah bahwa tulisan tangan mereka – sebuah ciri  yang diketahui oleh para ahli tidak berbeda seperti sidik jari – adalah hampir identik.
Tanda lahir dan Cacat lahir

Dr Ian Stevenson, Kepala Departemen Psikiatri di University of Virginia School of Medicine, Charlottesville, Virginia, adalah salah satu peneliti terkemuka, penulis tentang masalah reinkarnasi dan kehidupan lampau. Pada tahun 1993, ia menulis sebuah makalah berjudul “Birthmarks and Birth Defects Corresponding to Wounds on Deceased Persons” bukti fisik yang kemungkinan berasal dari kehidupan lampau. “Di antara 895 kasus anak-anak yang mengaku mengingat kehidupan sebelumnya (atau dianggap oleh orangtuanya memiliki kehidupan sebelumnya),” Stevenson menulis, “tanda lahir dan/atau cacat kelahiran dapat dikaitkan dengan kehidupan sebelumnya, yang dibuktikan pada 309 (35% ) dari subyek. Tanda lahir atau cacat lahir anak dikatakan berhubungan dengan suatu luka (biasanya fatal) atau tanda pada seseorang di kehidupan sebelumnya yang diingat anak tersebut. “

Tapi mungkinkah semua kasus-kasus ini dapat diverifikasi?
  • Dalam satu kasus yang menarik, seorang anak laki-laki India yang mengklaim untuk mengingat kehidupan sebagai seorang pria bernama Maha Ram, yang dibunuh dengan senapan yang ditembakkan dari jarak dekat. Anak ini memiliki serangkaian tanda lahir di tengah-tengah dadanya yang tampak seperti berhubungan dengan bekas tembakan senapan. Jadi cerita tersebut kemudian diinvestigasi.  Memang, ternyata ada seorang pria bernama Maha Ram yang terbunuh oleh senapan  tepat di dada. Laporan otopsi mencatat adanya luka tembakan pada dada – yang berhubungan langsung dengan tanda lahir anak itu .
  • Seorang pria dari Thailand menyatakan bahwa ketika ia masih anak-anak memiliki kenangan akan kehidupan lampau – sebagai paman dari pihak ayah. Pria ini memiliki bekas luka besar seperti tanda lahir di belakang kepalanya. Pamannya, ternyata, meninggal karena luka parah oleh pisau pada bagian kepalanya.
Dr Stevenson telah mendokumentasikan banyak kasus seperti itu, dan banyak yang telah ia verifikasi melalui catatan medis.


Sumber : http://henkykuntarto.wordpress.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar