Tampilkan postingan dengan label Agama Hindu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama Hindu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Juli 2012

Perjalanan YESUS ke India


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLI-6ROcCJuhsvDF4W5rQCmHtZxBBASYE5lm8Cn5WsRBRz__j0V1Ia30Bmu76_ylIJIS3r7v2yR1_hgCbzSi2mPHV4EUFuFkGoD5T9pg8Xnak6WMD9xliTBXwlKcRxUdYCNUgOHQK58Xqr/s400/jesus%20meditating.jpgMengabdikan masa mudanya di angkatan darat, Dr. Hairfield mengalami penderitaan karena perang. Sebagai tentara, dia berangkat ke Âu Lạc (Vietnam). Di sana, pencarian untuk kebijaksanaan dan kedamaian batin membawanya ke biara Buddha Zen di Provinsi Quảng Ngãi. Para biarawan di biara Zen ini mengungkapkan bahwa ada kitab suci Buddha yang menerangkan seorang nabi bernama Issa yang datang dari barat untuk tinggal di India. Dr. Hairfield menyadari bahwa Issa ini tentu Yesus Kristus.

Setelah Dr. Hairfield kembali ke Amerika Serikat, dia meraih gelar dalam bidang psikologi, dan kemudian gelar S2 dalam bidang agama dan teologi serta S3 dalam bidang metafisika. Setelah itu, dengan mengikuti dorongan batinnya, Dr. Hairfield mengembara ke India, Nepal, dan Tibet dimana dia dibimbing oleh lama (rahib) Buddha dalam perjalanan spiritualnya – dan pencarian untuk mengerti tentang Guru Yesus yang sejati.


Dr. Hairfield: Waktu saya menemukan diri saya di India utara dan berjumpa dengan mungkin dua dari orang terbaik yang pernah saya temui sampai saat ini, guru-guru saya, mereka mengatakan saya di India untuk dua alasan: Satu untuk belajar filsafat dan pemikiran Tibet dan berbagi apa yang saya dapat dengan belahan dunia saya. Dan alasan kedua saya berada di sana adalah mereka menginginkan saya untuk tahu tentang Issa.

Tentu saja, pada saat itu, saya belum pernah mendengar nama itu sebelumnya. Tapi, yang paling menarik adalah, mereka adalah orang yang sama. Issa adalah Yesus dalam bahasa Hindi, di belahan dunia timur jauh. Ironisnya, nama itu berasal dari daerah India, tapi ada juga, sebuah Danau Issa di Nepal, nama itu dikenal di Tibet. Juga dikenal di wilayah yang hari ini kita sebut sebagai Iran, saat itu disebut Persia. Dan juga dikenal di beberapa tempat di Asia Timur.

Enam tahun dari hidup saya, saya habiskan untuk belajar dengan orang-orang Tibet. Mereka pemelihara catatan yang cermat. Mereka memiliki catatan yang rinci dari semua Guru yang pernah datang di belahan dunia tersebut. Secara harfiah mereka memiliki ahli menulis, sekretaris, yang menulis semua yang mereka katakan. Tidak seorang pun yang duduk dan berkata Buddha menulis sutra-sutra. Buddha tidak menuliskannya, orang lain yang menulisnya. Dan ini sama seperti Kristus.

Sekarang bila Anda pergi ke salah satu biara, saya dapat katakan kepada Anda tanpa ragu-ragu bahwa tempat saya melihat pertama kali dokumen-dokumen itu adalah Biara Hemis di Ladakh, yang merupakan salah satu negara bagian di utara India.


Bila Anda datang ke sana dan berkata, “Saya ingin melihat gulungan perkamen tentang Issa,” mereka akan melihat Anda dan berkata bahwa dokumen itu tidak ada. Tapi, bila Anda ke sana, dan mereka mempercayai Anda dan menyukai Anda dan mengerti bahwa Anda takkan menghilangkannya, mereka akan datangi Anda dan berkata, “Issa Anda pernah di sini.”

Yang dilakukan Kiela, pendeta tinggi, dia berkata kepada pendeta tinggi di biara tersebut mengapa saya berada di sana, bahwa saya ingin belajar tentang Issa dan apa yang dia lakukan di sana; apa yang dia pelajari; apa yang diajarkan. Dan pendeta tinggi biara tersebut berjalan dengan cepat, dia kembali membawa beberapa gulungan perkamen. Dan Kiela memiliki seorang penerjemah, dan penerjemah itu membacakan kata Sanskerta untuk saya.


Supreme Master TV: Tahun 1894, jurnalis Rusia bernama Nicolas Notovich adalah orang pertama yang mempublikasikan terjemahan manuskrip Buddhis yang menjelaskan kehidupan Yesus di India, dalam buku “Kehidupan Yesus yang Tidak Diketahui (The Unkown Life of Jesus)”.
Orang terkenal lainnya yang menulis tentang Yesus hidup di India adalah Swami Abhedananda, yang dahulu merupakan Ketua Masyarakat Vedanta di New York. Dr. Hairfield merupakan orang ke-18 dan orang Amerika kedua yang pernah diizinkan untuk membaca dokumen-dokumen yang sangat berharga ini.


Dr. Hairfield: Dan begitulah saya membuat hubungan tersebut karena saat mereka berkata, “Yesus Anda pernah datang ke sini, ini adalah namanya.” Saya dibesarkan sebagai seorang Katolik, saya terperanjat. Reaksi pertama saya adalah, “Tidak mungkin!”


Supreme Master TV: Dr. Hairfield menemukan bahwa Yesus belajar di India dengan guru-guru dari kepercayaan Jain dan juga para pendeta Hindu Brahma, dan kemudian dengan guru-guru Buddhis di India Utara dan Nepal. Doktor Hairfield, adakah pernyataan yang tercatat dalam Injil yang juga ada dalam ajaran Buddha?

Dr. Hairfield: Oh secara keseluruhan, ada lebih dari seribu. “Anda menuai apa yang Anda tabur” adalah sesuatu yang diajarkan oleh Kristus dan juga diajarkan oleh Buddha. Jadi, ada hubungan langsung di sana. Tapi, bila Anda melihat tujuh pokok dari Khotbah di Bukit, seluruhnya menggaungkan dengan tepat apa yang dikatakan oleh sang Buddha sendiri. Ada begitu banyak yang waktunya sebelum Kristus yang bagi saya membuktikan bahwa dia berada dalam lingkungan Buddha, dapat dikatakan, bahkan mempelajarinya, tanpa keraguan, tanpa banyak tanya.

Supreme Master TV: Bagaimana Anda tahu Yesus pernah tinggal di India, tempat gajah-gajah dan macan-macan berada?

Dr. Hairfield: Sangat kelihatan, satu kali, guru saya mulai memperlihatkan dokumen-dokumen itu, dan yang sedang dia pelajari, dan sungguh menarik bahwa dia tidak seorang diri di sana. Mereka adalah Yesus, Maria Magdalena, Yohanes Pembaptis, dan Thomas. Kristianitas di Pantai Timur India, sebenarnya mereka mengikuti Thomas. Mereka adalah pengikut Thomas, bukan pengikut Kristus.

Supreme Master TV: Mereka berempat berada di sana, belajar informasi yang sama. Menurut Dr. Hairfield, tiga orang bijak dari Timur yang disebutkan dalam Kitab Injil, dalam Alkitab mengenai Yesus, mereka sebenarnya orang bijaksana yang datang mencari jiwa tercerahkan yang baru lahir di Palestina. Ini sama seperti para biarawan Buddha zaman sekarang yang mencari inkarnasi para lama (rahib) sebelumnya.

Dr. Hairfield: Alasan mereka muncul – dengan mengikuti bintang yang bergerak. Apakah ini bintang yang menantang hukum fisika? Tidak, apa yang mereka ikuti adalah sebuah ramalan astrologi; ramalan astrologi Veda. Ramalan astrologi Veda berasal dari India. Mereka datang dari Timur. Kenapa? Untuk mengonfirmasi bahwa ini adalah jiwa besar yang akan mereka didik. Tiga hadiah adalah kebijakan, welas asih, dan cinta kasih.

Supreme Master TV: Jadi, hadiah simbolis?

Dr. Hairfield: Ya. Begitu mereka mengonfirmasi bahwa Kristus adalah yang mereka cari, mereka meninggalkan instruksi kepada Yosef dan Maria bahwa ada beberapa hal yang harus mereka lakukan saat membesarkannya. Satu adalah pergi ke sekolah misteri di Heliopolis di Mesir, sehingga waktu dia keluar dari Mesir sesuai dengan nubuat bahwa orang ini akan keluar dari Mesir; dia melakukannya sesuai dengan nubuat.  Waktu Kristus berusia 13, mereka harus mengikuti kriteria ketiga dari instruksi yang ditinggalkan, bahwa Kristus harus pergi ke India.


Supreme Master TV: Jadi, ada hubungan langsung memenuhi nubuat ini dan ... (Ya.) Benarkah Anda mengikuti jejak Issa, perjalanannya?
Dr. Hairfield: Sebagian, tentu saja. Saya duduk di sebuah gua di Nepal, di tepi Danau Issa, dimana Kristus seharusnya pernah berada di sana tanpa melakukan apa-apa kecuali meditasi.

Supreme Master TV: Kalau begitu, apa tujuan Yesus? Apa misi dia di sini?

Dr. Hairfield: Di dunia? Benar-benar berbeda dari apa yang telah diajarkan kepada kita. Dia adalah Guru yang besar, sangat cakap. Namun, tingkat pengetahuan seperti itu hanya dapat ditemukan di belahan dunia tersebut. Bila Anda pikirkan, masyarakat Tibet masih mengikuti tradisi yang sama sampai sekarang. Mereka mencari reinkarnasi Dalai Lama, dan saat mereka menemukannya, mereka melakukan ujian. Bila lulus, mereka mulai mendidiknya untuk menjadi Dalai Lama yang berikutnya. Dalai Lama ke-14 adalah yang kita kenal sekarang; dan beliau harus melalui semua ujian tersebut. Mereka melakukan hal yang sama dengan Kristus. Jadi, dia diajarkan apa yang dia tahu.

Supreme Master TV: Saat tinggal di biara-biara di India, Tibet, dan Nepal, Dr. Hairfield mendapat kesempatan untuk mempelajari kitab-kitab India yang sama yang pernah dipelajari Yesus 2.000 tahun sebelumnya, dan membandingkan pesan itu dengan ajaran Yesus seperti yang disampaikan dalam Kitab Injil.

Dr. Hairfield: Bila Anda mempelajari prinsip-prinsip Karma, 12 prinsip, sebenarnya dia mengatakan hal yang sama dalam empat Kitab Perjanjian Baru. Dia hanya mengubah kata-katanya, seperti dia mengatakannya dengan cara ini: Apa yang engkau “tanamkan” akan kembali 10 kalinya. “Tanamkan” berarti apa yang Anda tabung, dan sesuatu yang memperkuat sepenuhnya, karena pernyataan ini juga ditulis dalam Kitab Veda, dan dia mengutipnya dengan tepat: ”Apa yang kau tabur, itulah yang kau tuai.” Ini adalah yang utama, dari hukum karma, ini adalah hukum yang paling pertama.

Dan kemudian dia mulai menerangkan yang lainnya dan mengutip kata-kata perumpamaan lainnya yang dinyatakannya, tapi sebenarnya dia membawakan 12 prinsip tersebut dalam Perjanjian Baru. Anda akan temukan teks Veda dalam keempat Injil, Anda temukan teks Jain, Anda temukan teks Brahma, dan Anda temukan teks Buddhis. Saya sebenarnya duduk dengan semua teks itu, saling bersebelahan, dan mulai mencampur, memasangkan dan menemukan pemikiran yang sama, sehingga saya tahu dari mana dia dapatkan. Saya tahu dari mana datangnya. Sungguh-sungguh. Itu terbuka bagi semua orang dengan pikiran terbuka. Kita diajarkan bahwa kita tidak boleh berbuat ini; kita diajarkan bahwa kita tidak pantas berbuat ini. Tapi, kita tak pernah dengar Kristus berkata demikian. Tidak pernah, juga di dalam Alkitab, Tuhan tidak berkata demikian.

Kunci utama dari semua itu adalah menerima diri Anda sendiri apa adanya dan kemudian, seperti yang dikatakan dalam naskah Nag Hammadi, bila Anda membuat dua menjadi satu, Anda dapat berkata, “Memindahkan Gunung dari sini ke sana,” akan diberikan kepada Anda. Pertanyaannya adalah, apakah artinya? Itu sebenarnya berarti beberapa hal. “Dua” berarti dualitas, tidak ada dualitas di dunia ini, tidak ada dualitas dalam hidup, tidak ada dualitas dalam kesadaran, hanya ada satu kesadaran, dan kita adalah titik kehidupan di dalamnya, jadi ada “satu”.

Yang kedua adalah dengan membiarkan jiwa kita berperan dalam hidup kita. Dengan kata lain, kita hidup dengan jiwa kita bukan hanya tubuh kita. Jadi sekarang, menghilangkan dualitas dan memiliki jiwa dan tubuh sebagai satu prinsip operasi. Kemudian, Anda dapat melakukan apa yang dia lakukan, katanya sendiri.

Satu-satunya alasan mereka membawa saya ke Biara Hemis di Ladakh (di India) adalah untuk tujuan itu, untuk menemukan siapakah Issa (Yesus), dan kemudian membaca apa yang dia pelajari, dan selanjutnya guru-guru saya memastikan saya belajar setiap hal yang dia pelajari.

Saya beritahu bagaimana guru saya menyelundupkan saya ke Tibet, yaitu melalui biara lain yang dinamakan Salib Suci,  yang berada di kedalaman Himalaya dan sesungguhnya dibangun di dalam gunung. Dan di situlah saya membaca lagi seri kedua gulungan perkamen tentang Issa. Jadi, di sana hanya ada dua biara yang saya ketahui memiliki dokumen itu, dan saya bahkan tidak yakin apakah masih ada di sana karena mereka memindahkannya. (Memindahkan untuk melindunginya?) Benar.

Supreme Master TV: Melalui akses khusus pada dokumen-dokumen rahasia di India tentang Yesus, Dr. Hairfield menemukan banyak rincian tentang siapakah Yesus, dan apa yang dia ajarkan.

Dr. Hairfield: Yesus seorang Essene. Salah satu hobi saya adalah mengoleksi Alkitab. Alkitab tertua milik saya dari tahun 1805 dan dalam kondisi mengagumkan. Tapi, jika kita membaca Alkitab yang lebih tua dan Alkitab yang lebih baru, maka ada perbedaan besar yang mencolok. Dalam Alkitab yang lebih tua, dikatakan bahwa Yesus menyingkir ke Gunung Karmel; Alkitab yang lebih baru mengatakan bahwa dia naik ke gunung. Di mana Gunung Karmel? Itulah tempat ditemukan Gulungan Laut Mati, itu adalah rumah kaum Essene. Maria, ibu Yesus, adalah seorang guru Essene, dan dia seorang pemimpin.

Hal kedua adalah: Alkitab yang lebih tua tidak menyebutkan bahwa Yosef adalah tukang kayu. Yang disebutkan, Yosef mempunyai keahlian itu. Dia seorang Essene, dia seorang ahli alkimia. Jadi, siapakah Yesus? Seorang Essene. Jadi, dia telah bersinggungan dengan ajaran rahasia Essene – sejak lahir. Dan kemudian saat pergi ke Mesir, mereka pergi ke Heliopolis, yang merupakan tempat ajaran rahasia di Mesir. Lalu saat dia pergi dari sana, kembali ke Israel saat berusia 13 tahun, Yosef dari Arimatea membawanya ke India untuk “Master dan PhD”-nya, boleh dikatakan begitu. Jadi, dia akan menjadi seseorang dengan pencapaian besar, mengetahui bahwa dia adalah seorang jiwa agung.

Kristus belajar dari para Yyogi Nath. Yogi Nath adalah orang yang sangat misterius. Suatu saat, saya di luar di ladang. Saya sedang membungkuk, menanam padi. Tiba-tiba sebuah bayangan muncul di depan saya, dan saya melihat di sana ada pria tua kecil yang kotor dan kasar, dan dia menatap saya dan berkata, “Kamu orang Amerika.” Dan saya jawab, “Ya.” Dia meludah ke tanah dan berkata, “Kamu tidak layak,” lalu dia berjalan menjauh.

Beberapa hari kemudian, dia kembali, dan hal serupa terjadi. Dia menatap saya dan berkata, “Saya diberitahu bahwa kamu ingin belajar sutra Nath.” Dan saya iyakan. Dia melanjutkan, “Kamu orang Amerika. Kamu tidak layak. Kamu tidak memiliki kesabaran.” Itu terjadi empat atau lima kali, dan pada terakhir kalinya, dia muncul dan menatap saya dan tersenyum, lalu berkata, “Kamu layak.” Karena saya tidak pernah tersinggung akan hal itu. Saya terima saja apa yang dia lakukan dan katakan. Maka, selama dua bulan saya bersama orang ini. Dan di situlah saya belajar tentang sutra-sutra ini.

Supreme Master TV: Dalam Kitab Injil, Yesus dikatakan melewatkan 40 hari di gurun atau alam liar, di mana dia dicobai oleh Setan. Dr. Hairfield menjelaskan bahwa Yesus bermeditasi pada saat itu untuk menyempurnakan penguasaan dirinya.

Dr. Hairfield: Dia harus beradu dengan pikirannya melalui gagasan godaan. Bayangkan saya berkata kepada Anda, “Oke, saya akan menganugerahimu kekuatan yang tak terkalahkan ini. Kamu berkuasa penuh atas segalanya.” Apa yang akan dilakukan ego Anda? (Wah!) Persis! Jadi, dengan kata lain, itu tentang membersihkan pikirannya sendiri. Ini adalah ujian terakhirnya. Itulah gagasan tentang godaan itu.

Dan omong-omong, kata “Setan” dalam Sanskrit kuno berasal dari Veda adalah “ego”. Ego adalah hal paling kuat yang kita miliki dan kita harus mengekangnya. Tapi, sekali ia dikuasai dan diubah, sang Ilahi dalam batin akan bangkit. Dia sudah punya pengetahuan itu, dan ada satu rintangan terakhir, dan dia mengatasinya.

Supreme Master TV: Dr. Hairfield, banyak orang berpikir Yesus vegetarian, apa pendapat Anda?

Dr. Hairfield: Saya tidak punya keraguan atau pertanyaan tentang itu. Dan jika Anda ingin, saya akan berikan ide ringan menyangkut alasannya. Semakin berat makanan, semakin berat tubuh. Jika kita melihat gigi kita, kita tidak diciptakan untuk menjadi karnivora, kita adalah vegetarian. Kita seharusnya makan sayur-mayur. Tapi, dia secara harfiah vegetarian. Dia tidak menaruh apa pun dalam tubuhnya yang membuat beban atau berat apa pun yang akan menghambat energinya dengan cara apa pun. Dan itu mudah dijelaskan.
Saat kita makan – jika merasa mendapat tenaga, itu yang harus kita makan. Jika kita makan makanan dan kita merasa berat, itu adalah makanan yang tidak seharusnya kita makan. Jadi ya, dia benar-benar vegetarian, tanpa keraguan. Dia ingin memahami semua aspek dari semua sistem kepercayaan. Dan, dari semua ajaran, ada dua yang tidak memiliki dogma. Satu, tentu saja, adalah sutra Buddha. Sesungguhnya ada tiga. Filosofi Krishna dan Veda. Teks Veda adalah teks filosofi yang tertua yang diketahui tentang kehidupan. Dan ajaran Brahma, Jain, dan bahkan sutra Buddha, hingga suatu taraf, bahkan filosofi Krishna, hingga suatu taraf, semua berasal dari yang satu itu. Bahkan teks Alkitabiah sebenarnya dalam sebagian hal atau lainnya, berasal dari teks itu.

Supreme Master TV: Seperti pencari Kebenaran dalam zaman Yesus, Dr. Hairfield sendiri telah pergi ke India untuk mencari Diri Ilahi Sejati-nya.

Dr. Hairfield: Adalah hal-hal sederhana yang selalu paling kuat. Dan itu juga hal yang Kristus sendiri ajarkan. Kristus mengatakan itu di dua tempat. Pertama dia berkata, “Untuk masuk Kerajaan Allah, engkau harus memiliki pikiran seorang anak kecil.” Yang kedua kali dia berkata, “Untuk masuk Kerajaan Allah, engkau harus memiliki kepolosan seorang anak.” Pikiran polos seperti anak kecil mudah melihat hal sederhana. Dan kita dapat munculkan itu bahkan di usia kita.

Supreme Master TV: Dan bisakah Anda uraikan tentang bagaimana kita menemukan Kerajaan Allah dalam diri kita?

Dr. Hairfield: Kristus mengatakan, pertama, dalam Kitab Lukas bahwa “kamu mencari Kerajaan Surga di mana-mana, tapi kamu tidak melihat ke dalam batin.” Baiklah. Kita juga tahu menurut teks Alkitabiah bahwa Tuhan berdiam di Surga. Nah, jika Kerajaan Surga berada dalam diri kita dan Tuhan di dalam Surga – di mana Tuhan berada? (Dalam diri kita.) Jadi, jika orang ingin menemukan Kerajaan itu, kita mulai dengan meditasi: “Jadilah tenang dan tahu.”


Salah satu guru saya suatu hari menatap saya dan berkata, “Anak muda, kamu suka dirimu?” Dan saya jawab, “Tidak.” Dia berkata, “Tunggu di sini,” dan dia berjalan pergi. Dia kembali dan membawa, saya duga, itu seperti cermin dari wadah bedak rias wanita, dan dia berikan kepada saya dan berkata, “Bawa ini bersamamu dan duduklah dan lihat cermin itu lalu katakan pada dirimu bahwa kamu cinta dirimu.” Dan dia berkata, “Saat kamu telah selesai dengan itu, kembalikan cermin saya.”

Saya kembali kepadanya 30, 45 hari kemudian, dan saya memandang dia dan berkata, “Guru, saya tak bisa lakukan ini.” Dan dia berkata, “Ceritakan pengalamanmu.” Dan saya beritahukan dia bahwa setiap kali saya mengatakan kalimat itu, saya dengar dalam pikiran saya semua alasan mengapa saya tak berguna, tidak baik, semua yang negatif tentang saya. Dan dia menatap saya dan berkata, “Tidak, kamu telah berhasil, Steven.” Saya berkata, “Bagaimana?” Dia menjawab, “Kini kamu tahu dua hal yang tidak kamu ketahui sebelumnya.”

Dia berkata, “Pertama, kamu tahu jalanmu. Jalanmu adalah melalui hutan dari setiap orang itu dari hal-hal itu, egomu, yang adalah hal kedua yang kini kamu ketahui.” Karena setiap kali saya mengatakan bahwa, ego sayalah yang memberitahu saya mengapa saya tidak suka saya dan tidak dapat menerima saya. Lalu dia hanya berkata, “Hadapi satu per satu, jangan semuanya. Cukup satu per satu, hingga ia tak ada lagi.” Dan perlu waktu cukup lama. Tapi tidak satu pun hal-hal itu mengganggu pikiran saya lagi. Itulah Surga di dalam batin. Jika kita sungguh ingin menerangi dunia ini, maka bukalah diri kita terhadap kebenaran hakikat kita sendiri, terhadap kebenaran keilahian kita sendiri. Munculkan itu; munculkan dan berikan kepada semua orang karena jika kita dapat lakukan itu, kita telah melanjutkan garis silsilah yang dibentuk ribuan tahun lalu oleh begitu banyak Guru agung.

Bagaimanapun juga, Kristus sendiri berkata, “Carilah dulu Kerajaan Allah maka semua hal lainnya akan diberikan kepadamu.” Dan memikirkan bahwa kita dapat memperoleh apa pun yang kita inginkan, apa pun, dengan menemukan tempat itu di dalam diri kita lebih dulu. Maka, kita dapat mengubah dunia.


Sumber : http://suprememastertv.com/

Minggu, 24 Juni 2012

Muhammad adalah nabi umat Hindu ?


Nabi Muhammad adalah nabi umat Hindu? Kalimat itu pasti mengejutkan bagi kebanyakan umat Islam maupun umat Hindu, bahkan mungkin bagi umat di luar kedua agama itu. Betapa tidak, syariat dari dua agama itu sangat jauh berbeda. Mungkinkah nabi Muhammad adalah nabi dari kedua agama itu?

Jika dikatakan bahwa nabi Muhammad adalah juga nabi dari umat Yahudi & umat Kristen, mungkin banyak dari kalangan umat Islam akan setuju, mengingat dalam Al-Qur’an memang terdapat ayat2x yg menyatakan kalau kedatangan nabi Muhammad sebenarnya sudah diberitakan dalam kitab2x suci pendahulunya, seperti Taurat & Injil. Lima kitab awal dari kitab Perjanjian Lama Kristen adalah apa yg oleh umat Yahudi diakui sebagai Torah/Taurat/Pentatouch, yaitu kitab2x Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan. Sedangkan 4 kitab awal dari kitab Perjanjian Baru Kristen diakui oleh umat Kristen sebagai kitab Injil, yaitu kitab2x Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes.

Sekalipun umat Islam menyatakan bahwa Taurat & Injil yg diturunkan pada nabi Musa & nabi Isa adalah bukan yg diakui oleh umat Yahudi & Kristen sekarang, atau setidaknya sudah berubah/diubah dari aslinya, banyak para pakar ilmu Kristologi yg menyatakan kalau dalam Taurat & Injil yg diakui umat Yahudi & Kristen sekarang inipun masih terdapat sisa2x ramalan kedatangan nabi Muhammad (sebenarnya sangat menarik untuk menampilkan argumentasi pembuktiannya, tapi hal itu bukan topik utama dari tulisan ini).

Jika umat Islam mempercayai ramalan kedatangan nabi Muhammad dalam kitab Taurat & Injil, bagaimana dg kitab suci umat Hindu? Mungkinkah nabi Muhammad adalah seorang nabi yang kedatangannya sudah diramalkan oleh kitab suci umat Hindu? itulah yang akan kita bahas di sini.

Sebenarnya dalam Al-Qur’an terdapat ayat2x yang dapat dijadikan acuan bahwa nabi Muhammad mungkin saja adalah juga seorang nabi umat Hindu yang ramalan kedatangannya terdapat dalam kitab2x suci umat Hindu. Diantaranya :
  1. Dalam surat Asy-Syu’ara(26) ayat 196 : “Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar (tersebut) dalam kitab-kitab orang yang terdahulu”. Jadi dalam kitab2x sebelum Al-Qur’an juga terdapat wahyu Tuhan
  2. Dalam surat Fatir(35) ayat 24 dinyatakan bahwa tidak ada suatu kaum di masa lalu tanpa seorang pemberi peringatan
  3. Dalam surat Al-Ahzab(33) ayat 40 dinyatakan bahwa Muhammad adalah utusan Tuhan dan merupakan penutup para nabi (utusan terakhir)
  4. Dalam surat Al-Anbiya(21) ayat 107 dinyatakan bahwa nabi Muhammad tidak diutus melainkan untuk seluruh semesta alam.
  5. Dalam surat Saba’ (34) ayat 28 dinyatakan bahwa Tuhan mengutus Muhammad untuk seluruh umat manusia, pemberi kabar gembira, dan peringatan akan dosa, tapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.
Juga dalam hadits Bukhari vol 1. dalam kitab Shalat bab 56 hadits no 429, nabi Muhammad bersabda :

“Semua rasul yg diutus sebelumku hanya berlaku untuk umat/bangsanya saja, tapi aku diutus untuk semua umat manusia”.

Sekarang akan kita lihat dalam kitab suci agama Hindu. Ada banyak kitab dalam agama Hindu yg diakui sebagai kitab suci mereka. Dari semuanya yang dianggap paling suci adalah kitab Veda (Weda). Bila diantara kitab2x itu ada yg bertentangan, maka yg harus menjadi rujukan utama adalah Weda yg juga masih terbagi lagi menjadi beberapa kitab. Kitab2x lain selain Weda adalah : Upanishad, Smriti, Dharma Sastra, Bhagavat Gita, Puranas, dll.

Ayat2x ramalan kedatangan nabi Muhammad

Disebutkan dalam Bhavisa Purana –> dalam Pratisarag Parv III, Khand 3, Adhyay 3, Shalokas 10 to 27 :
“Aryadarma akan tampil di muka bumi ini. ‘Agama kebenaran’ akan memimpin dunia ini. Saya diutus oleh Isyparmatma. Dan pengikut saya adalah orang yg berada di lingkungan itu, yg kepalanya tidak dikucir, mereka akan memelihara jenggot dan akan mendengarkan wahyu, mereka akan mendengarkan panggilan sholat (adzan), mereka akan memakan apa saja kecuali daging babi, mereka tidak akan disucikan dg tanaman semak2x/umbi-umbian tapi mereka akan suci di medan perang. Meraka akan dipanggil “Musalaman” (perantara kedamaian).”
Kalau anda baca tulisan diatas dg baik, maka anda akan melihat bahwa ciri2x dari pengikut agama kebenaran yg disebutkan adalah ciri2x yg umum terdapat pada umat Islam.
Dalam Atharvaveda book 20 Hymn 127 Shlokas 1-14 disebutkan tentang Kuntupsuktas yg mengisyaratkan bahwa nabi Muhammad akan terungkap kemudian.
  • Mantra 1 mengatakan : ia akan disebut Narasangsa. “Nars” artinya orang, “sangsa” artinya “yg terpuji”. Jadi Narasangsa artinya : orang yg terpuji. Kata “Muhammad” dalam bahasa arab juga berarti : orang yg terpuji. Jadi Narasangsa dalam bahasa Sansekerta adalah identik dg Muhammad dalam bahasa arab. Jadi Narasangsa adalah figur yg sama dg nabi Muhammad. Ia akan disebut “Kaurama” yg bisa berarti : pangeran kedamaian, dan bisa berarti : orang yg pindah (hijrah). Nabi Muhammad adalah seorang pangeran kedamaian yg hijrah dari Makkah ke Madinah. Ia akan dilindungi dari musuh yg akan dikalahkannya yg berjumlah 60.090 orang. Jumlah itu adalah sebanyak penduduk Makkah pada masa Muhammad hidup yaitu sekitar 60.000 orang.
  • Mantra 2 mengatakan : ia adalah resi yg naik unta. Ini berarti ia bukan seorang bangsawan India, karena dikatakan dalam Mansuriti(11) : 202 mengatakan bahwa Brahma tidak boleh menaiki unta atau keledai. Jadi tokoh ini jelas bukan dari golongan Brahmana (pendeta tinggi Hindu), tapi seorang asing.
  • Mantra 3 mengatakan : ia adalah “Mama Rishi” atau resi agung. Ini cocok dg nabi agung umat Islam yaitu nabi Muhammad SAW.
  • Mantra 4 mengatakan : ia adalah Washwereda (Rebb) artinya orang yg terpuji. Nabi Muhammad yg juga dipanggil dg nama Ahmad adalah berarti juga “orang yg terpuji” yg terjemahan bahasa Sansekerta-nya adalah Rebb.
Beberapa ramalan lainnya :
  • Dalam Atharvaveda book 20 hymn 21 : 6 dinyatakan bahwa di sana disebutkan dg istilah : “akkaru” yg artinya : “yg mendapat pujian”. Dia akan mengalahkan 10.000 musuh tanpa pertumpahan darah. Hal ini merujuk pada perang Ahzab yg mana Nabi Muhammad mengalahkan musuh yg berjumlah 10.000 orang tanpa pertumpahan darah.
  • Dalam Atharvaveda book 20 hymn 21 : 7 dinyatakan bahwa Abandu akan mengalahkan 20 penguasa. Abandu juga berarti seorang yatim atau seorang yg mendapat pujian. Ini mengarah pada nabi Muhammad yg seorang yatim sejak lahir dan arti kata Muhammad/Ahmad yg berarti yg terpuji, yg akan mengalahkan kepala-suku2x dari suku2x di sekitar Makkah yg berjumlah sekitar 20 suku.
  • Dalam Rigveda book 1 Hymn 53 : 9 nabi dipanggil dg sebutan “Suslama” yg artinya lagi2x adalah : orang yg terpuji yg merupakan arti dari nama Muhammad.
  • Dalam Samaveda Agni Mantra 64 dinyatakan bahwa ia tidak disusui oleh ibunya. Hal ini persis dg nabi Muhammad yg tidak disusui oleh ibunya tapi oleh seorang wanita bernama Halimah.
  • Dalam Samaveda Uttararchika Mantra 1500 dinyatakan bahwa Ahmad akan dianugrahi undang2x abadi, yg jelas mengacu pada nabi Muhammad yg akan dianugrahi kitab suci Al-Qur’an. Tapi karena orang India yg berbahasa sansekerta tidak paham kata Ahmad, maka diterjemahkan menjadi “a” dan “mahdi” yaitu “saya sendiri”, jadi diartikan “saya sendiri yg menerima undang2x abadi”. Padahal seharusnya “Muhammad sendiri yg dianugrahi undang2x abadi”.
  • Nabi Muhammad diramalkan dengan nama Ahmad pada banyak bagian dalam kitab2x Weda. Juga diramalkan pada tak kurang dari 16 tempat yg berbeda dalam kitab weda dg nama Narasangsa artinya adalah sama dg arti dari nama Muhammad, yaitu “yang terpuji”.
Kalky Autar
Salah satu ramalan kedatangan nabi Muhammad yg sangat terkenal yang juga telah membuat seorang professor bahasa dari ALAHABAD University India mengajak kepada umat Hindu untuk segera memeluk agama Islam, adalah terdapatnya sebuah ramalan penting dalam kitab suci Hindu tentang kedatangan yg ditunggu-tunggu dari seorang Kalky Avtar (baca : autar). “av” artinya : turun. “tr” artinya melewati. Jadi arti kata Avtar adalah “diturunkan atau diutus untuk turun”. Kalky Avtar artinya adalah : “utusan terakhir”.

Pundit Vaid Parkash – sang professor (yg menulis buku berjudul “Kalky Avtar”), secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Rasulullah SAW, karena menurutnya, sebenarnya nabi Muhammad adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual dalam agama Hindu.
Disebutkan dalam Nashpropesy, nabi Muhammad diramalkan dg nama Kalky Avtar (Autar terakhir) dan Amtim Rishi. Sedangkan dalam kitab Puranas disebutkan tentang Kalky Autar dan kedatangannya. Diantara ayat2x yg menyebutkan adalah :
  • Dalam Baghavata Purana Khand 12 Adhyay 2 Shloka 18-20 disebutkan dalam rumah Visnuyash akan dilahirkan Kalky Avtar yg diramalkan akan menjadi penguasa dunia, yg terkenal dg sifat2xnya yg baik & menonjol. Dia akan diberi tanda2x. Dia akan diberi oleh malaikat sebuah kendaraan yg cepat. Dia akan menaiki kuda putih sambil memegang pedang. Dia akan mengalahkan orang2x jahat dan dia akan terkenal di dunia.
  • Dalam Baghavata Purana Khand 1 Adhyay 3 Shloka 25 disebutkan akan ada juru selamat di rumah Visnuyash
  • Dalam Kalki Purana (2) : 4 disebutkan bahwa di rumah Visnuyash pemimpin kampung Sambala akan lahir Kalki Avtar
  • Dalam Kalki Purana (2) : 5 disebutkan bahwa dia akan datang bersama para sahabatnya (4 orang sahabat) mengalahkan orang2x jahat
  • Dalam Kalki Purana (2) : 7 disebutkan bahwa dia akan dijaga oleh malaikat di medan perang
  • Dalam Kalki Purana (2) : 11 disebutkan bahwa dalam rumah Visnuyash dan dalam rumah Summati Kalki Autar akan lahir
  • Dalam Kalki Purana (2) : 15 disebutkan bahwa dia akan lahir pada tanggal 12 bulan pertama Madhop
Semua ramalan yg disebut diatas tadi tiada lain merujuk pada nabi Muhammad SAW. Penjelasannya demikian :
  • Dirumah Visnuyash berarti dirumah pengikut Vishnu (pengikut Tuhan) sedangkan ayah dari nabi Muhammad adalah bernama Abdullah yg artinya adalah pengikut Allah (pengikut Tuhan). Orang Islam menyebut “Allah” sbg Tuhan, sedang orang Hindu menyebut “Vishnu” sbg Tuhan. Jadi di rumah Visnuyash adalah di rumah Abdullah.
  • Summati dalam bahasa sansekerta artinya adalah orang yg sangat setia. Sedangkan ibunda nabi Muhammad adalah bernama Aminah yg dalam bahasa arab artinya juga orang yg setia.
  • Sambala bahasa arabnya adalah tempat yg aman & damai. Nabi Muhammad dilahirkan di Makkah yg terkenal dg nama “Darul Aman” yaitu tempat yg aman & damai. Akan lahir diantara kepala suku Sambala, artinya bahwa nabi akan lahir diantara kepala suku di Makkah.
  • Dilahirkan pada tanggal 12 di bulan pertama Madhop. Nabi Muhammad lahir pada tanggal 12 rabiul awal
  • Sbg Amtim Rishi (resi terakhir). Nabi Muhammad adalah juga nabi terakhir dari deretan nabi2x yg dikirim Tuhan spt yg terdapat pada QS. Al- Ahzab : 40.
  • Dia akan memperoleh bimbingan di atas gunung dan akan kembali lagi ke arah utara. Nabi Muhammad memperoleh wahyu pertamanya di gua Hira di Jabal Nur. Jabal Nur artinya Gunung Cahaya lalu kembali lagi ke Makkah.
  • Dia akan memiliki sifat2x yg sangat mulia. Persis seperti nabi Muhammad spt terdapat pada QS. Al-Qalam : 14“Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang luhur”.
  • Kalki Autar akan diberi 8 kemampuan spiritual, yaitu : bijaksana, punya kendali diri, keturunan yg terhormat, punya pengetahuan wahyu, pemberani, perkataannya bertarget kurikulum, sangat dermawan, dan sangat ramah. Semuanya adalah sifat2x yg dimiliki oleh nabi Muhammad
  • Dia akan diberi kendaraan yg sangat cepat oleh Shiva. Nabi Muhammad juga diberi bouraq yg sangat cepat oleh Allah yg membawanya ke langit dalam peristiwa Mi’raj.
  • Dia akan naik kuda putih dg tangan kanannya memegang pedang. Nabi Muhammad juga ambil bagian dalam peperangan termasuk dg menunggang kuda dan bertempur dg memegang pedang dg tangan kanannya.
  • Dia akan menjadi penyelamat umat manusia. Dalam QS. Faatir(35) ayat 24 dan QS. Saba(34) ayat 28 disebutkan bahwa Nabi Muhammad adalah pembawa berita gembira & peringatan bagi seluruh umat manusia, tapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
  • Dia akan menjadi pembimbing ke jalan yg benar. Nabi Muhammad hidup pada jaman jahiliyah yg penuh kegelapan dimana ia membawa umatnya ke jalan yg terang benderang.
  • Dia akan dibantu oleh 4 sahabat dalam menyebarkan misi. Kita tau ada 4 orang khalifah sahabat nabi yaitu : Sayyidina Abubakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.
  • Dia akan ditolong oleh malaikat di medan pertempuran. Dalam perang Badr nabi Muhammad dibantu oleh para malaikat Allah spt tersebut dalam QS. Ali Imran (3) ayat 123 & 125 : “Jika kamu bersabar dan bertaqwa dan mereka menyerang kamu dengan seketika itu juga niscaya Allah menolong kamu dengan 5000 malaikat yg memakai tanda”. Juga QS. Al-Anfal(8) ayat 9 yang berbunyi “…. sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yg datang berturut-turut.”
Subhanallah..

Ternyata sekian banyak ayat tersebut (yg sebenarnya belum semuanya ditampilkan) yg meramalkan akan datangnya seorang nabi yang ditunggu-tunggu oleh umat Hindu, begitu cocok dengan gambaran nabi Muhammad, umat Islam, dan sejarahnya. Mungkin saja ini juga merupakan pembuktian yg diberikan Allah bahwa nabi Muhammad memang diutus Allah untuk seluruh umat manusia.
Hal ini juga dapat membuka diskusi yg menarik tentang agama Hindu, kitab suci umat Hindu, dan syariat-nya. Benarkah agama Hindu memang merupakan agama yg diturunkan oleh Allah jauh sebelum nabi Muhammad lahir? Kalau ya, apakah berarti umat Hindu bisa disebut “muslim”, atau juga bisa disebut “ahlul kitab”? Bagaimana sesungguhnya ajaran agama Hindu itu, dan sesuaikah dg ajaran Islam? Bagaimana pendapat anda tentang topik ini?
-rkh-

# Baca juga lanjutan topik ini dalam tulisan : Hindu dan Islam Ternyata Sama

Referensi :
- Ceramah dr. Zakir Abdul Karim Naik, seorang ulama perbandingan agama terkenal dari India, dalam topik : “Persamaan antara Hindu dan Islam (Similarities between Hinduism and Islam).”


Sumber : http://religiku.wordpress.com/

Hindu dan Islam Ternyata Sama ?


Hindu dan Islam ternyata memang sama ? Kebanyakan umat Hindu dan umat Islam mungkin juga akan terkejut membaca kalimat tersebut, seperti juga saat membaca tulisan saya tempo hari Muhammad adalah nabi umat Hindu ?. Tulisan ini memang saya buat sebagai kelanjutan dari tulisan itu yg memang sudah saya janjikan untuk saya buatkan kelanjutannya
Mungkin tidak seorangpun yg pernah membayangkannya, tidak juga saya sendiri. Hal ini saya dapatkan dalam sebuah ceramah dari Dr. Zakir Naik, seorang ulama perbandingan agama kelas dunia yg berasal dari India, seorang ulama yg terkenal sangat brillian, dimana dalam setiap ceramah ataupun diskusi/debat ilmiah tentang agama, dia selalu dapat menyebutkan dalil2x yg tepat untuk setiap permasalahan yg merujuk pada kitab2x suci agama Islam, Yahudi, Kristen, dan Hindu, dimana semuanya dia menyebutkan secara hapal diluar kepala, dan dilakukan di hadapan masing2x umat agama2x tersebut termasuk ulama2x dan pendeta2xnya.
Hal itu tidak mungkin berani ia lakukan kalau memang tidak mempunyai kemampuan untuk memahami & menghapal masing2x kitab suci tersebut (meskipun mungkin utk kitab2x selain Al-Qur’an tidak 100% hafal). Itupun mungkin masih ada kitab2x agama lain lagi yg juga ia juga paham & hapal isinya, misalnya kitab2x agama Budha, yg hal ini belum saya ketahui karena belum pernah melihat ceramahnya atau debat ilmiah religi-nya yg berhubungan dg agama Budha, kalau yg berhubungan dg agama Islam, Kristen, Yahudi, dan Hindu, saya sudah melihatnya sendiri.
Ada satu hal yg menjadi dasar apabila kita ingin untuk mengetahui ajaran dari suatu agama dg lebih baik, yaitu dari kitab suci-nya.
Ya benar, kitab suci-nya. Hal ini juga membuat saya teringat saat SD dulu pernah diajarkan bahwa
syarat sebuah ajaran/kepercayaan dapat dikatakan sebagai agama, adalah adanya kitab suci.
Tanpa itu tidak layak sebuah ajaran/kepercayaan dipandang sebagai sebuah agama.
Orang dapat mengatakan agamanya mengajarkan ini dan itu, bahwa mereka harus mempercayai dan melakukan ini dan itu, tapi jika itu semua ternyata berbeda atau bertentangan dg apa yg disebutkan dalam kitab sucinya, maka semua yg dipercayai atau dijalankan itu mungkin saja tidak akan ada gunanya. Karena dalam agama apapun selalu ada (sedikit atau banyak) pengaruh kebudayaan atau bahkan pemikiran/ajaran yg dianggap orang menjadi bagian dari ajaran agama tsb, tapi ternyata bukan seperti itu yg diajarkan dalam kitab sucinya. Dan ternyata bila kita membaca dan mempelajari suatu agama langsung dari kitab sucinya, kita akan menemui hal2x yg sangat menarik yg mungkin sangat berbeda dari pemahaman kita semula tentang suatu agama, seperti yg sudah dilakukan dg sangat baik oleh ulama2x besar perbandingan agama seperti Ahmed Deedat dan Zakir Naik, seperti topik utama yg akan kita bahas dalam tulisan ini.
Definisi Hindu
Agama Hindu adalah sebuah agama yg berasal dari daratan India, kemudian baru menyebar ke seluruh dunia. Sesungguhnya kata Hindu memiliki definisi geografis, yaitu orang atau keadaan orang yg menghuni di sekitar sungai Sindu. Menurut ahli sejarah, kata Hindu pertama kali dipergunakan oleh orang Persia ketika pertama datang ke India melalui jalan sebelah barat laut Himalaya. Menurut Encyclopedia of Religion and Ethics vol. 6 ref 699 : kata Hindu tidak ada disebutkan dalam setiap literatur India, bahkan dalam kitab sucinya sendiri sebelum orang Muslim datang ke India.
Menurut Jawaharlal Nehru dalam bukunya : Discovery of India page : 74 – 75 –> kata Hindu pertama kali digunakan pada abad ke 8 pada masa Persia, dan tidak pernah digunakan untuk menerangkan pengikut agama tertentu, tapi untuk menunjukkan suatu komunitas masyarakat. Dan kata Hindu pertama kali digunakan oleh orang Inggris untuk menunjukkan kepercayaan sebagian besar orang India.
Menurut Encyclopedia Britanica vol. 20 Ref. 581 : kata Hindu pertama kali digunakan oleh penulis Inggris pada tahun 1830 untuk menggambarkan keadaan dan kepercayaan orang India. Dan karena berasal dari orang Inggris, maka kata itu sekarang menjadi bahasa Inggris.
Sebenarnya orang Hindu terpelajar keberatan thd penggunaan kata itu, karena menurut mereka itu salah kaprah. Seharusnya nama agama Hindu adalah : Sanata Dharma (agama yg abadi), Vedic Dharma (agama Weda), atau Vedantist (pengikut Weda). Hal ini karena kata Sanata Dharma, Vedic, ataupun Vedantist memang ada tersebut dalam kitab2x suci Hindu. Apalagi saat ini agama Hindu sudah menyebar ke seluruh dunia, bukan hanya menjadi kepercayaan yg dianut oleh orang India saja.
Definisi Islam
Islam berasal dari kata bahasa arab “salam” yg artinya “damai”, atau kata “Slim” yg artinya penyerahan diri pada Tuhan. Jadi Islam berarti : kedamaian yg didapat karena penyerahan diri pada Tuhan. Dan semua yg menyerahkan diri kepada Tuhan disebut muslim.
Kata Islam banyak terapat dalam Qur’an dan hadits nabi spt di QS. Al-Baqarah(2) : 208, sedangkan kata muslim banyak juga terdapat dalamQur’an & hadits spt pada QS. Ali Imran(2) : 64
Sebenarnya menurut kepercayaan agama Islam, adalah salah kalau mengatakan Islam adalah sebuah agama yg didirikan oleh nabi Muhammad. Islam sudah ada sejak dahulu, sejak manusia pertama ada di bumi ini. Nabi Muhammad bukanlah pendiri Islam, melainkan penutup para nabi. Jadi sebelum nabi Muhammad telah ada banyak nabi2x yg lain yg juga mengemban amanat Tuhan untuk menyebarkan ajaran agama dari Tuhan.
Konsep Tuhan dalam Hindu
Menurut orang Hindu awam, Tuhan bisa ada 1, 10 ,100, 1000, atau mungkin sejuta.
Tapi kalangan Hindu yg terpelajar (umat Hindu yg mempelajari kitab suci & sejarah Hindu) akan mengatakan bahwa ajaran Hindu hanya percaya pada satu Tuhan.
Kebanyakan umat Hindu menganut paham Phanteism/Fantaisme (Pancaran), yaitu “Everything is God” (semua adalah Tuhan). Matahari, bulan, bintang, bahkan ular-pun dianggap Tuhan. Sedang umat Islam menganut paham “Everything is God’s” (semuanya milik Tuhan). Pohon, manusia, bumi, bulan, bintang, dll. semua adalah milik Tuhan. Dalam Hindu –> God, dalam Islam –> God’s, perbedaannya hanya pada “’s”. Maka jika umat Hindu & Islam sepakat pada “’s” ini maka mereka akan bersatu.
Kitab suci Hindu
Kitab Hindu terbagi dalam 2 kategori besar, yaitu : Sruti dan Smiriti. Sruti = sesuatu yg diturunkan, yg didengar, yg dirasakan, dan yg dipahami. Inilah yg diakui oleh cendekiawan Hindu sebagai wahyu Tuhan dan derajatnya lebih tinggi dari kitab2x lain. Sruti terbagi dua yaitu : Weda dan Upanishad.
Veda diambil dari kata sansekerta “ved” yg artinya : pengetahuan. Jadi Weda artinya : pengetahuan yg sangat mulia.
Veda dibagi menjadi :
  • Rigveda –> inti weda
  • Yajurveda –> tentang mantra
  • Samaveda –> tentang melodi
  • Atharva veda –> formula magis
Veda dianggap paling dijamin keasliannya & paling di kramatkan, serta dianggap bernilai wahyu dari Tuhan.
Usia yg pasti dari kitab ini tidak ada yg tahu, ada bermacam-macam pendapat. Dari yg bilang sudah 1310 juta tahun, sampai ada juga yg mengatakan hanya sekitar 400 tahun saja. Siapa yg menulis, diturunkan pada siapa, kapan pertama kali diturunkan, tidak ada yg tahu.
Kitab “kelas dua” setelah Sriti adalah Smriti. Smriti artinya ingatan. “sm” berarti mengingat. Cendekiawan Hindu mengatakan kitab ini bukan dari Tuhan, tapi buatan manusia sebagai petunjuk hidup sehari-hari. Ada juga kitab itihas – epik, ada 2 epik besar yaitu : Ramayana & Mahabarata yang mengisahkan tentang peperangan.
Ayat2x tentang Tuhan dalam kitab Hindu
Dalam kitab Upanishad :
  • Chandogya Upanishad Ch. 6 Sec. 2 V. 1 menyatakan bahwa Tuhan hanya ada satu.
  • Shvetashatara Upanishad Ch. 6 V. 9 menyatakan bahwa Tuhan itu tidak punya ibu dan bapak, Dia tidak punya tuan dan pelindung.
  • Shvetashatara Upanishad Ch. 4 v. 19 menyatakan bahwa Tuhan itu tidak ada sesuatupun yg menyerupai Dia
  • Shvetashatara Upanishad Ch. 4 v. 19 menyatakan bahwa Tuhan tidak bisa dilihat. Tidak ada orang yg mampu melihat dg mata.
Dalam kitab suci Hindu yg paling sering dibaca orang yaitu Bhagavad Gita :
  • Bhagavat Gita Ch. 10 V. 3 menyatakan bahwa Dia tidak dilahirkan, tak ada permulaan, Tuhan seru sekalian alam.
Dalam kitab utama Hindu, Veda :
  • Yajurveda Ch. 32 V. 3 menyatakan bahwa tidak ada rupa bagi Tuhan, Dia tidak pernah dilahirkan, Dia yg berhak disembah
  • Yajurveda Ch. 40 V. 8 menyatakan bahwa Tuhan tidak berbentuk dan dia suci
  • Yajurveda Ch. 40 V. 9 menyatakan bahwa “Andhatma pravishanti” artinya memasuki, dan “assambhuti” artinya benda/alam seperti api, air, dan udara. Maksudnya mereka yg menyembah benda/alam spt api, air, udara, telah masuk kedalam kegelapan
  • Atharvaveda Bk. 20 Hymn 58 V. 3 menyatakan bahwa sungguh Tuhan itu Maha Besar
  • Pada Rigveda yg dianggap paling suci, pada Rigveda Bk. 1 Hymn 64. V. 46 dinyatakan : Tuhan itu Maha Esa, panggillah Dia dg berbagai nama. Di Islam juga ada 99 nama untuk Tuhan yang satu.
  • Juga diulangi pada Rigveda Bk. 10 Hymn 114 V. 5 menyatakan Tuhan itu satu tapi Dia disebut dg nama yg bermacam-macam
  • Pada Rigveda Bk. 2 Hymn 1 menyatakan bahwa ada 33 nama yg ditujukan pada Tuhan, diantaranya :
    • Rigveda Bk. 2 Hymn 1 V. 3 : Brahama (pencipta), bahasa arabnya Choliq. Umat muslim tidak keberatan kalau Allah dipanggil dg Khalik atau Creator, atau Brahama. Tapi kalau orang menyebutkan Brahama itu adalah Tuhan yg berkepala 4 dg mahkota, umat muslim sangat tidak setuju.
    • Shvetashvatara Upanishad Ch. 4 V. 19 menyatakan tidak ada satu makhlukpun yg menyerupai Tuhan.
    • Rigveda Bk. 2 Hymn 1 V. 3 : Vishnu (Wishnu) artinya Sustainer (pemelihara alam), yg memberi rizki. Bahasa arabnya adalah “Rabb”. Orang muslim tidak keberatan Allah disebut Rabb, Vishnu, Sustainer, Cheriser. Yg jadi masalah adalah Vishnu adalah Tuhan yg punya 4 tangan, tiap tangan memegang cakra, tangan kirinya memegang rumah kerang, menaiki seekor burung garuda sambil bersandar pada gulungan ular. Umat muslim tidak bisa menerima itu.
  • Apalagi Yajurveda Ch. 32 V. 3 menyatakan bahwa tidak ada rupa bagi Tuhan
  • Rigveda Bk. 1 Hymn 1 V. 1 menyebutkan : kami tidak menyembah kecuali Tuhan yg satu
  • Rigveda Bk. 6 Hymn 45 V. 6 menyebutkan “sembahlah Dia saja, Tuhan yang sesungguhnya”
  • Dalam Brahama Sutra disebutkan : “Hanya ada satu Tuhan, tidak ada yg kedua. Tuhan tidak berbilang sama sekali”.
Konsep Tuhan menurut Islam
Jawaban terbaik umat Islam tentang Konsep Tuhan adalah apa yg terdapat pada QS. Al-Ikhlas (112) : 1 – 4 :
  • Ayat 1 : Katakanlah, “Dialah Allah, Yang Maha Esa”
  • Ayat 2 : Allah tempat meminta segala sesuatu
  • Ayat 3 : Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,
  • Ayat 4 : dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia.
Ternyata ayat2x dalam kitab2x Hindu yg disebut diatas tadi mempunyai kecocokan dg apa yg tertulis dalam surat Al-Ikhlas, seperti sebagai berikut :
  • QS. Al-Ikhlas (112) : 1 = Chandogya Upanishad Ch. 6 Sec. 2 V. 1 –> Tuhan hanya satu.
  • QS. Al-Ikhlas (112) : 2 = Bhagavat Gita Ch. 10 V. 3 –> Dia adalah Tuhan semesta alam
  • QS. Al-Ikhlas (112) : 3 = Shvetashatara Upanishad Ch. 6 V. 9 –> Tuhan tidak punya bapak & ibu
  • QS. Al-Ikhlas (112) : 4 = Shvetashatara Upanishad Ch. 4 v. 19 dan Yajurveda Ch. 32 V. 3 –> tidak ada yg menyerupai Tuhan
Ayat2x dalam QS. Al-Ikhlas dalam Al-Qur’an dan ayat2x dalam kitab2x Hindu tadi adalah merupakan batu ujian terhadap keimanan. Jika ada yg mengatakan bahwa dia atau sesuatu itu Tuhan, masukkan pada ayat2x dari Qur’an dan kitab2x Hindu tadi, bila lulus, maka dia atau sesuatu itu benar adalah Tuhan, tapi kalau gagal maka dia/sesuatu itu bukanlah Tuhan.
Sebagai contoh :
Ada “sebagian” umat Hindu yg menyatakan bahwa Bhagwan Rajneesh adalah Tuhan. Dalam kitab suci Hindu memang tidak ada satupun yg menyatakan dia adalah Tuhan, tapi ada orang2x yg menyatakan dia sbg Tuhan. Untuk mengetahui seseorang/sesuatu adalah Tuhan, masukkan dalam ayat2x tadi, kalau lulus, dia benar Tuhan, kalau tidak berarti dia “Tuhan palsu”.
Al-Ikhlas ayat 1 : dia unik / hanya satu2xnya? Tidak. Masih banyak orang lain yg mengaku sebagai Tuhan. Banyak orang juga menjalani kehidupan seperti dia : makan, minum, tidur, berbicara, dll.
Al-Ikhlas ayat 2 : dia mutlak dan abadi? Tidak. Dia penderita asma, penyakit gula, dan nyeri punggung kronis. Tuhan penyakitan? Dan pada akhirnya dia juga mati seperti manusia lainnya. Tuhan mati?
Al-Ikhlas ayat 3 : dia tidak dilahirkan dan tidak punya ayah-ibu? Dia lahir di India dan punya ayah-ibu. Th 1981 dia pergi ke Amerika dan melakukan ribuan kunjungan di Amerika, kemudian membangun sebuah kota di daerah Oregon yg bernama Rajneesh furm. Tapi kemudian dia ditangkap di Amerika dan pemerintah Amerika menaruhnya di Furmbash. Dan dia mengaku sebagai Tuhan di Amerika. Dan orang yg mengaku Tuhan itu minta rokok ketika di penjara. Tuhan dipenjara? Tuhan minta rokok? Setelah dia kembali ke India, di kota Puna dia kembali membuat markas yg dikenal sbg masyarakat Osho. Di sana ada sebuah prasasti bertuliskan “Rajneesh tidak pernah lahir dan tidak pernah mati, pernah singgah di planet bumi pada tgl 11 des 1991 s/d 19 jan 1990”. Tapi mungkin mereka lupa mencantumkan kalau ia pernah tidak diijinkan masuk ke 21 negara karena tidak punya visa. Tuhan yg menciptakan dunia harus mengemis visa untuk masuk ke negara2x yg terdapat dalam bumi yg telah diciptakan-Nya ?
Al-Ikhlas ayat 4 : tidak ada makhluk yg menyerupai Tuhan. Jadi apapun dan siapapun di jagat raya ini yg dibandingkan dg Tuhan, maka dia bukanlah Tuhan. Rajneesh adalah manusia yg sama dg manusia lain. Makhluk apapun di alam semesta ini tidak ada yg akan lolos dari ayat ini untuk dapat dinyatakan sebagai Tuhan.
Orang Islam memanggil Tuhannya dengan nama “Allah”. Sekalipun kata “Allah” secara umum bisa diartikan sebagai Tuhan, tapi nama ini adalah nama yg unik, benar2x menyatakan ke-esa-an Tuhan, tidak bisa seperti kata “God” dalam bahasa Inggris yg bisa jadi Gods, Godes, God father, God mother, dll. yg tidak dapat digunakan untuk meyatakan ke-esa-an Tuhan. Bahkan kalau dalam bahasa Indonesia kita mengenal dua kata yg berbeda untuk “Tuhan” dan “Dewa”, maka kata “God” dalam bahasa Inggris tidak bisa membedakannya. Misalnya kata “God of gambler” bukan diartikan sebagai Tuhannya penjudi, tapi diartikan sebagai Dewa Judi.
Konsep kehidupan dan kematian dalam Hindu
Umumnya umat Hindu percaya apa yg dinamakan “Samsara”, yaitu perputaran kelahiran & kematian berulang kali, yg dikenal dg nama “Reinkarnasi”. Yaitu orang yang sudah mati rohnya akan berpindah pada sosok lain yang akan lahir kembali di dunia. Bila amalannya baik, maka ia akan terlahir kembali dg kehidupan yg lebih baik, tapi bila amalannya jelek ia akan terlahir kembali dg kehidupan yg buruk atau menjadi makhluk yg lebih rendah derajatnya. Begitulah terjadi berulang kali. Mereka mengatakan konsep Samsara inilah yg dapat menjawab mengapa ada orang yang lahir cacat dan miskin. Sebab untuk apa Tuhan menciptakan orang cacat dan orang miskin di dunia ini? Begitulah kepercayaan umum kebanyakan umat Hindu.
Akan tetapi ternyata hal ini tidak terdapat dalam Weda. Yg disebutkan Weda hanya “Punarjanam” atau hidup berikutnya atau hidup lagi, tapi bukan perputaran hidup-mati.
Para cendekiawan Hindu mengatakan bahwa tidak pernah ada konsep perpindahan roh / reinkarnasi dalam Weda.
  • Rigveda Bk. 10 Hymn 16 V. 4 – 5 berbicara mengenai kehidupan sesudah mati, bukan perputaran hidup-mati.
  • Dalam Weda juga terdapat konsep surga dan neraka yg mirip dg konsep dalam Islam. Surga digambarkan sbg tempat yg sangat indah, banyak mengalir sungai susu, buah2xan bermacam-macam, tempatnya indah, dll. Neraka juga digambarkan mrip dg konsep dalam Islam, dimana neraka digambarkan dg gambaran api, dimana di neraka orang akan mengalami penderitaan.
Konsep kehidupan dan kematian dalam Islam
Terdapat beberapa ayat yg dapat jadi acuan :
  • QS. Al-Baqarah(2) : 28 menyebutkan bahwa manusia pada awalnya adalah mati, kemudian dihidupkan oleh Allah, lalu akan mati dan dibangkitkan kembali.
  • QS. Al-Mulk(67) : 2 menyebutkan bahwa Allah yg menciptakan hidup untuk jadi batu ujian. Hidup ini adalah ujian untuk kesuksesan di akhirat.
  • QS. Ali-Imran (3) : 185 menyebutkan bahwa setiap jiwa akan merasakan mati, pada hari akhir akan diperhitungkan semua amalan manusia. Orang2x yg selamat dari siksa api neraka dan memasuki surga, di sana mereka akan mendapatkan apa yg mereka inginkan di dunia, dunia ini hanyalah berisi permainan dan tipuan belaka.
  • QS. Al-Baqarah (2) : 24 isinya menjelaskan tentang neraka.
Dalam konsep Islam, manusia lahir ada yg kaya, miskin, sehat, cacat, semua adalah ujian bagi manusia. Dan karena ujian yg berbeda-beda itulah kehidupan bisa berlangsung.
Minuman keras dalam Hindu dan Islam
QS. Al-Maidah(5) : 90 menyebutkan larangan terhadap minuman keras, judi, menyembah berhala, mengundi nasib, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan syaitan. Dan menyuruh menjauhi perbuatan itu agar mendapat keberuntungan.
Dalam Hindu ternyata juga ada konsep yg serupa :
  • Minuman keras dilarang dalam kitab2x Hindu : Manusmriti Ch. 9 V. 235, Manusmriti Ch. 11 V. 55, Rigveda Bk. 8 Hymn 2 V. 12, dan banyak lagi bagian yg lain
  • Judi dilarang dalam kitab Weda, misalnya : Rigveda Bk. 10 Hymn 34 V. 3
  • Mengundi nasib dg bermain dadu dilarang, mis : Rigveda Bk. 10 Hymn 34 V. 13
  • Hal2x yg berhubungan dg meramal adalah dosa, mis : Manusmriti Ch. 9 V. 258
Poligami dalam Hindu dan Islam
Telah dikenal secara luas bahwa dalam Islam terdapat konsep poligami. Masalah yg belakangan sempat jadi isu kontroversial dg pendapat yg pro dan kontra. Secara umum pula banyak orang (di dalam ataupun di luar Islam) telah menganggap bahwa konsep poligami hanya ada di agama Islam. Tentang topik ini lebih lengkap anda bisa membaca tulisan saya tentang Poligami.
Di Islam konsep Poligami terdapat dalam surat An-Nisa’ ayat 3. Bagaimana dalam Hindu? Adakah disebutkan tentang poligami? Beberapa yg hal dapat dijadikan acuan adalah :
  • Vishnusutra Ch. 24 V. 1 menyebutkan kalau ayahanda Sri Rama punya 4 istri
  • Mahabarata Anushasana Parva Sec. 15 menyebutkan Krisna punya 16100 istri
  • Jika dianalisa, orang Hindu boleh mempunyai istri berapapun ia mau, hanya pemerintah India saja yg membatasi dg mengeluarkan undang2x perkawinan pd th 1956 bahwa orang Hindu hanya boleh menikah dg 1 istri, sedangkan kitab sucinya membolehkan sesukanya.
  • Dalam data pemerintah India, terdapat data poligami dari seluruh penduduk India, bahwa dalam kurun waktu 10 tahun dari tahun 1961 – 1971 orang muslim yg berpoligami sebanyak 4.31% dari jumlah komunitasnya, sedangkan orang Hindu yg poligami adalah sebanyak 5.06% dari jumlah komunitasnya.
Jihad dalam Hindu dan Islam
  • Hindu juga punya konsep Jihad yg sama dg Islam yaitu berjuang/berperang melawan kebathilan, seperti pada : Bhagavat Gita 2 : 50 ketika Krisna menyuruh Arjuna untuk berjihad, “Berjihadlah engkau demi memperoleh “Yoga” (syahid). Jihad itu demi kebaikan kamu, Jihadlah!
  • Kalau di Al-Qur’an terdapat kisah2x tentang perang, Kitab Mahabarata adalah kitab yg berisi peperangan antara Pandawa dan Kurawa. Kitab setebal ribuan halaman itu isinya hanya kisah peperangan.
  • Bhagavat Gita –> adalah berisi nasihat Sri Krisna kepada Arjuna di medan pertempuran
  • Bhagavat Gita Ch.1 V. 42-46 –> Arjuna berkata pada Sri Krisna kalau ia lebih baik mati tak bersenjata tanpa perang daripada harus membunuh saudara sepupu (Kurawa)
  • Bhagavat GitaCh. 2 : 2 –> Krisna berkata, “Oh Arjuna kenapa pikiran kotor itu bisa masuk ke dalam benakmu? Kalau engkau enggan berperang, engkau tidak akan masuk surga, kenapa engkau berkata seperti itu, itu bisa melemahkan hatimu.”
  • Bhagavat Gita Ch. 2 : V.31-33 –> Hai Arjuna, kamu ini satria, kamu harus berperang. Dengan begitu engkau akan masuk surga, mereka tidak.
Rukun Islam dalam Hindu
Hadits Bukhari Vol 1 kitab Iman hadits no 8 menyatakan : Islam itu terdiri atas 5 tiang : Syahadat, Sholat, puasa, zakat, haji.
  • Syahadat –> kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah (konsep Tuhan yang Esa) dan Muhammad adalah utusan Allah. Di atas sudah dibuktikan bahwa konsep Tuhan yang Esa memang ada dalam Hindu. Dan tentang Muhammad adalah utusan Tuhan juga sudah pernah kita bahas di tulisan “Muhammad adalah nabi umat Hindu?”
  • Sholat –> kegiatan utama dlm sholat adalah bersujud, seperti terdapat pada : QS. Ali-Imron(3) : 43 dan QS. Al-Hajj(22) : 77. Dalam Hindu ada banyak bentuk peribadatan, salah satunya disebut “Shastang” yg artinya menyembah dg 8 anggota badan. Bila kita perhatikan sujud juga dilakukan dg 8 anggota badan, yaitu : dahi, hidung, 2 telapak tangan, 2 lutut, dan 2 kaki. Jadi dalam Hindu juga ada konsep beribadah dg bersujud seperti dalam sholat.
  • Zakat –> Rigveda Bk. 10 Hymn 117 ayat 5 menjelaskan tentang berderma.
  • Puasa –> Manusmriti Ch. 4 ayat 222 dan Manusmriti Ch. 6 ayat 24 menyebutkan tentang puasa
  • Rigveda Bk. 3 Hymn 29 ayat 4 menyebutkan tentang “Ilaspad” yg artinya adalah juga baitullah. Dan juga dikatakan berada ditengah2x dunia “prathvi”. Dan kita tahu letak Mekkah ada ditengah dunia pada daerah garis Katulistiwa. Hal yg sama Juga disebut pada Rigveda Bk. 1 Hymn 128 V. 1
Jadi ternyata dalam Hindu juga terdapat konsep yang mirip dg Rukun Islam.
Kembali ke ajaran kitab suci
Sumber referensi pada akhir ceramahnya menyampaikan suatu hal yang sangat menarik tentang ajakan untuk kembali ke kitab suci sebagai dasar utama ajaran agama. Karena hanya dengan kembali ke kitab suci-lah seseorang dapat menemukan esensi sebenarnya dari ajaran agamanya yg mungkin saja tidak pernah diketahuinya karena minimnya akses umat ke kitab suci, dan selama ini hanya menerima saja apa yg diberikan oleh pemimpin agama mereka. Masalahnya adalah banyaknya para pemuka agama yg melarang umatnya untuk membaca kitab suci, membuat terhalangnya umat untuk memahami kitab sucinya.
Islam yg tidak mengenal konsep kependetaan sebagai perantara antara umat dan Tuhannya dapat menjadi contoh yg bagus dimana justru dengan tidak adanya konsep kependetaan itu membuat umat Islam mempunyai akses terhadap kitab sucinya jauh lebih besar dibandingkan umat2x agama lainnya.
Ia juga berpendapat, seperti umat Islam yg tetap menjaga bahasa arab dalam Al-Qur’an, seharusnya umat Hindu juga menghidupkan lagi bahasa Sansekerta sebagai alat untuk memahami kitab sucinya, karena seperti yg sudah sering berhasil ia buktikan dalam berbagai diskusi agama, sebuah kitab suci akan lebih dapat dipahami dg benar apabila ia dibaca dan dipahami melalui bahasa aslinya. Ia mengatakan, Jika orang Hindu memahami kitab sucinya dg baik, mereka akan menemukan bahwa kitab suci Hindu dan Islam sama berbicara tentang Tuhan yg satu, mereka akan punya misi yg sama seperti yg dikatakan oleh nabi Muhammad, dan mereka akan percaya adanya kehidupan setelah kematian.
Beberapa pertanyaan yg mungkin timbul dari apa yg dipaparkan di atas tadi adalah :
Kalau ternyata banyak ajaran yg sama antara Hindu dan Islam, apakah itu berarti bahwa umat Hindu juga bisa disebut Ahlul Kitab? Jawaban ini mungkin bisa mewakili : “Dalam pandangan Islam, mungkin saja kitab Hindu adalah dari Tuhan dan tokoh2xnya adalah nabi utusan Tuhan. Tapi andaikata itu benar, itu hanya untuk masa itu aja dan untuk umat tertentu saja, yg mana setelah nabi Muhammad datang dg ajarannya untuk seluruh umat manusia, itulah yg harus diikuti.”
Dalam ajaran Islam jelas menyatakan bahwa pada masa sebelum Al-Qur’an dan nabi Muhammad, sudah terdapat ajaran dan kitab2x suci dari Tuhan, tetapi setelah nabi Muhammad dan Al-Qur’an muncul, itulah versi terakhir dan terlengkap untuk menyempurnakan semua ajaran2x Tuhan yg telah diturunkan sebelumnya.
Lantas kalau agama Hindu itu memiliki banyak kesamaan dg Islam, apakah kita setuju dg pendapat bahwa semua agama adalah sama? Beberapa hal berikut bisa menjadi pertimbangan :
  • Kalau semua agama sama, tidak akan ada orang yg berdakwah untuk agamanya. Bahkan semua orang tidak akan keberatan untuk berpindah agama sebulan sekali misalnya. Tapi kenyataannya tidak mudah bagi seseorang untuk berpindah agama, termasuk mereka yg sering berteriak menyatakan bahwa semua agama adalah sama. Hanya mereka yg benar2x telah menemukan alasan yg benar2x kuat secara pribadi-lah yg mampu melakukannya.
  • Mengatakan semua agama sama adalah seperti menanyakan 2+2 = berapa? apakah 2, 3, atau 4?, lalu ada orang yg menjawab bahwa semuanya benar. Hal ini tentu saja tidak benar. Dari sekian banyak agama pasti ada yg 100% firman Tuhan. Tidak masalah mana yg seorang percayai kalau ia yakin pilihannya adalah 100% benar, karena itu adalah haknya. Tapi karena perbedaan itu pasti ada, cara terbaik mengetahui mana yg paling baik dan paling benar, adalah dg mengumpulkan semua kitab suci agama2x dan mempelajarinya, kemudian memilih yg paling baik dan paling benar diantaranya.
  • Maka kalau kita ingin mengetahui apakah semua agama memang sama, atau apakah semua agama memang beda dan ingin mengetahui yg paling benar diantaranya (dan ini merupakan hak setiap orang), jalan satu-satunya adalah dengan mempelajari dan mendalami perbandingan agama dg mencari tahu sebanyak mungkin ajaran2x utama dari berbagai agama (nomor 1 adalah dari kitab sucinya) dan mengadakan studi komparatif secara ilmiah terhadapnya. Karena kalau kita juga mempelajari agama2x lain untuk mencari kebenaran yg merupakan hak semua orang, maka insyaallah Tuhan juga akan menunjukkannya pada kita.
-rkh-

“Tulisan ini dibuat bukan untuk menggali perpecahan, tetapi justru untuk menanam kebersamaan sesuai dg tema ceramah dari sumber referensi yg dg ceramahnya itu berharap agar umat kedua agama dapat melihat sebuah inti persamaan dalam agama mereka, sehingga mereka akan lebih mudah untuk bersatu (hal ini didasarkan pada kerapnya terjadi pertikaian antara kedua pemeluk agama tsb di India sana).”
“Tentu saja orang boleh berbeda pendapat asal dapat menyikapinya secara baik dan dewasa. Semoga dapat berguna bagi kita semua dalam pencarian kebenaran yg hakiki.” :)

Referensi :
- Ceramah dr. Zakir Abdul Karim Naik, seorang ulama perbandingan agama terkenal dari India, dalam topik : “Persamaan antara Hindu dan Islam (Similarities between Hinduism and Islam)”


Sumber : http://religiku.wordpress.com/

Kamis, 19 April 2012

SMCH - Vegetarian - Para Suci dan Vegetarian

Islam
Tidak ada seekor hewan melata pun yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, MELAINKAN UMAT-UMAT (JUGA) SEPERTI KAMU. ~ Nabi Muhammad, Alquran, Al-An`am 6:38 
Siapa yang BERSIKAP BAIK TERHADAP SEMUA MAKHLUK TUHAN maka bersikap baik terhadap dirinya. ~ Muhammad Amin, Ensiklopedia Islam, artikel Hewan 
PERLAKUKAN ORANG LAIN SEBAGAIMANA KAMU INGIN DIPERLAKUKAN. Apa yang kamu tidak suka untuk dirimu, jangan salurkan kepada orang lain. ~ Abdullah Ansari, naskah Islam Sufi 
Tidakkah kamu melihat bagaimana segala yang di langit dan di bumi menyanjung Allah, dan burung-burung mengembangkan sayap-sayap mereka? Masing-masing mengetahui solatnya, dan sanjungannya, dan ALLAH MENGETAHUI APA YANG MEREKA BUAT. ~ Alquran Surah 24:41 
SATU PERBUATAN BAIK YANG DILAKUKAN KEPADA SEEKOR HEWAN SAMA PAHALANYA BILA DILAKUKAN KEPADA MANUSIA, sementara tindak kekejaman kepada seekor hewan sama buruknya bila dilakukan kepada seorang manusia. ~ Nabi Muhammad, Hadis 
SEMUA MAKHLUK ADALAH SEPERTI SEBUAH KELUARGA TUHAN: dan Ia paling menyayangi mereka yang paling dermawan kepada keluarga-Nya. ~ Nabi Muhammad, Hadis 
ALLAH TIDAK AKAN MENGASIHANI SIAPA PUN, KECUALI KEPADA MEREKA YANG MENGASIHANI MAKHLUK LAIN. Di mana ada sayur yang melimpah-limpah, sekumpulan besar malaikat akan turun ke tempat tersebut." ~ Nabi Muhammad, Hadis 
Ia yang MENARUH KASIHAN KEPADA SEEKOR BURUNG PIPIT DAN MENYELAMATKAN NYAWANYA, maka Allah akan mengampuninya pada Hari Kiamat. ~ Nabi Muhammad, Hadis 
DAGINGNYA TIDAK AKAN SAMPAI KEPADA ALLAH, DAN TIDAK JUGA DARAHNYA, TETAPI KETAKWAANMU yang akan sampai kepada-Nya. Begitulah Dia menundukkan mereka untukmu supaya kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang telah Dia berikan kepadamu. Dan kamu berilah berita gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. ~ Alquran Surah 22:37 
Pada suatu ketika RASUL ALLAH BERKATA KEPADA KEPONAKANNYA, 'ALI, OH ALI, KAMU SEMESTINYA TIDAK MEMAKAN DAGING. Jika kamu memakan daging selama 40 hari, maka kualitas itu akan masuk ke dalam dirimu. Tindakan-tindakan itu akan masuk ke dalam dirimu. Darah mereka akan masuk ke dalam dirimu. Kualitas-kualitas mereka dan tindakan-tindakan mereka akan masuk ke dalam dirimu. Karena itu, kualitas kemanusiaanmu akan berubah, kualitas welas asihmu akan berubah, dan intisari tubuhmu akan berubah. Oh 'Ali, tidak seharusnya kamu makan daging. Kamu harus hilangkan itu. Jangan makan itu. ~ Muhammad Raheem Bawa Muhaiyaddeen, Orang suci Islam Sufi.
Kristianitas
Perlakukan orang lain seperti kalian ingin diperlakukan oleh mereka. ~Lukas 6:31, Alkitab 
Biarkan hukum kebaikan tunjukkan ketidakterbatasan TUNJUKKAN TENGGANG RASA YANG PENUH KASIH KEPADA SEMUA CIPTAAN TUHAN. ~ Perkumpulan Agama Sahabat (Kaum Quaker) Nasihat-Nasihat Umum  
Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. ~ Matius 5:7, Alkitab 
Adalah bertentangan dengan harkat manusia jika membuat satwa menderita dan mati. ~Katekismus Gereja Katolik, 2418 
Celakalah kamu, gembala-gembala yang hanya memikirkan kepentinganmu sendiri, bukannya kepentingan domba-dombamu. ~ Yehezkiel 34:2-4 Alkitab 
Janganlah engkau ada di antara peminum anggur dan pelahap daging~ Amsal 23:20 Alkitab 
Makanan adalah untuk perut, dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh. ~ 1 Korintus 6:13 Alkitab 
Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak?" Firman Tuhan; "Aku sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan akan lemak dari anak lembu gemukan; DARAH LEMBU JANTAN, DOMBA-DOMBA DAN KAMBING JANTAN TIDAK KUSUKAI... Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan darah. Jauhkanlah perbuatan-perbuatan jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat. ~ Yesaya 1:11, 15-16, Alkitab 
Sesungguhnya Kuberitahukan kepadamu, ia yang membunuh, membunuh dirinya sendiri, dan ia yang makan daging dari para hewan, memakan tubuh dari yang mati. Maka pada darahnya, setiap tetes darah mereka akan berubah menjadi racun; dalam napasnya napas mereka menjadi bau; dalam dagingnya daging mereka membusuk; dalam tulangnya tulang mereka merapuh; dalam isi perutnya isi perut mereka membusuk, dalam matanya mata mereka membesar, dalam telinganya  telinga mereka akan mendengar isu buruk. Dan kematian mereka akan menjadi kematiannya~ Kitab Perdamaian Essene Buku Pertama 
JANGAN MEMBUNUH, ATAUPUN MEMAKAN DAGING DARI MANGSA YANG TIDAK BERDOSA, menjadikanmu sebagai budak setan. Karena semua itu adalah jalur penderitaan dan itu akan menuntunmu pada kematian. Tetapi, lakukan kehendak Tuhan maka malaikat-malaikat-Nya akan melayanimu dalam hidup. ~ Kitab Perdamaian Essene Buku Pertama 
Berfirmanlah Allah: 'Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan, yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananamu. Tetapi kepada segala hewan di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, dan bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.' Dan jadilah demikian. ~ Kejadian 1:29-30 Alkitab 
Hanya daging yang masih ada nyawanya, yakni darahnya, jangan kamu makan. ~ Kejadian 9:4 Alkitab 
Jangan membunuh. ~ Keluaran 20:13 Alkitab 
Lebih baik sepiring sayur dengan kasih daripada lembu tambun dengan kebencian. ~ Amsal: 15:17, Alkitab 
Yesus berkata, "Yang Aku kehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan." ~ Matius 9:13 & 12:7, Alkitab 
Rasul Paulus: Baiklah engkau jangan makan daging atau minum anggur, atau sesuatu yang menjadi batu sandungan untuk saudaramu ~ Roma 14:21, Alkitab
Setiap orang dari bangsa Israel dan dari orang asing yang tinggal di tengah-tengah mereka, yang makan darah apa pun juga, Aku sendiri akan menentang dia dan melenyapkan dia dari tengah-tengah bangsanya. Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya (Imamat 17:10)
Janganlah kamu memakan sesuatu yang darahnya masih ada ... (Imamat 19:26)
Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya. (Daniel 1:8) Adakanlah percobaan dengan hamba-hambamu ini selama sepuluh hari dan biarlah kami diberikan sayur untuk dimakan dan air minum, sesudah itu bandingkanlah perawakan kami dengan perawakan orang-orang muda yang makan dari santapan raja, ...(Danies 1:12-13) Setelah lewat sepuluh hari, ternyata perawakan mereka lebih baik dan mereka kelihatan lebih gemuk dari pada semua orang muda yang telah makan dari santapan raja (Daniel 1:15)
Baiknya engkau jangan makan daging atau minum anggur atau sesuatu yang menjadi batu sandungan untuk saudaramu (/red daging hewan) (Roma 14:21) Karena itu apabila makanan menjadi batu sandungan bagi saudaraku (/red para hewan), aku untuk selama-lamanya tidak akan mau makan daging lagi, supaya aku jangan menjadi batu sandungan bagi saudaraku (I Korintus 8:13)
Buddhisme
Suatu keadaan yang tidak menyenangkan, bagaimana aku dapat melakukan yang sama terhadap orang lain? ~ Samyutta Nikaya v. 353 
Semua gentar terhadap aniaya; semua takut terhadap kematian. Menempatkan diri kita di posisi orang lain, kita tidak seharusnya membunuh atau membuat orang lain membunuh~ Sang Buddha, Dhammapada 
Seseorang itu agung bukan karena ia mengalahkan atau menyakiti makhluk hidup lainnya. Seseorang itu agung karena ia MENAHAN DIRI DARI MENGALAHKAN ATAU MENYAKITI MAKHLUK HIDUP LAINNYA. ~ Sang Buddha, Dhammapada 
Jangan sakiti orang sebagaimana itu akan menyakitimu. ~ Sutra Buddhis Udanavarga 5,18 
Saat pembukaan sarang semut, pastikan orang-orang yang dapat dipercaya menaruh makanan dan air, gula dan gundukan padi-padian. ~ Nagarjuna, Karangan Bunga Berharga, 249 - 50 
Semua Buddha dan Bodhisatwa pada dasarnya berlatih prinsip belas kasih agung. Penderitaan makhluk hidup melahirkan belas kasih agung mereka. Dari belas kasih agung ini muncullah kebijaksanaan agung, dan dengan kebijaksanaan agung ini, mereka mencapai pencerahan tertinggi. ~ Buddha Shakyamuni, Sutra Avatamsaka 
Orang yang makan daging akan terjatuh ke jalan yang mengerikan dari transmigrasi dan menderita kesakitan yang tiada batasnya. Orang yang makan daging tidak akan pernah sukses dalam mendapatkan berkah apa pun atau jasa yang mereka doakan. Pemakan daging menyebabkan makhluk surgawi menghindari mereka dan makhluk hidup lainnya takut terhadap mereka." ~ Buddha Shakyamuni, Sutra Surangama 
Kasyapa bertanya kepada Sang Buddha: "Mengapa sebelumnya Guru mengizinkan para biksu untuk makan 'tiga daging murni' atau bahkan 'sembilan daging murni'?" Sang Buddha berkata, "Adalah suatu kebiasaan untuk mengikuti kebutuhan dari suatu kesempatan, dan sebagai langkah berangsur-angsur dalam pemisahan sesungguhnya dari makan daging." ~ Buddha Shakyamuni, Sutra Nirwana 
Semua orang suci tidak suka makan darah atau daging... para makhluk Surgawi tidak pernah mendekati orang yang makan daging karena mulut mereka selalu memiliki bau busuk...Daging adalah tidak bagus, daging adalah tidak bersih; pemakan daging menimbulkan setan dan menghancurkan pahala dan berkah. Para suci mencela makan daging! ~ Buddha Shakyamuni, Sutra Lankavatara 
Aku melarang semua jenis daging, tanpa menghiraukan apakah hewannya mati secara alami atau dibunuh. Aku tidak pernah mengizinkan muridku untuk makan daging dan aku tidak akan izinkan saat ini atau saat mendatang." ~ Buddha Shakyamuni, Sutra Lankavatara 
Semua makhluk hidup datang dari sumber yang sama. Melalui banyak reinkarnasi, semua makhluk hidup telah menjadi saudara satu sama lainnya. Bagaimana bisa kita makan daging dari saudara kita?" ~ Buddha Shakyamuni, Sutra Lankavatara 
Orang yang makan daging merusak bibit maha welas asih dari Sifat Kebuddhaan mereka, dan makhluk hidup mana pun yang melihat mereka akan meninggalkan mereka. Oleh karena itu, semua Bodhisatwa (praktisi rohani) harus menghindari makan daging dari makhluk hidup manapun karena akan mendatangkan dosa yang tiada batasnya. ~ Buddha Shakyamuni, Sutra Brahmajala
Hinduisme
Mereka yang meninggalkan pembunuhan terhadap semua; mereka yang jadi penolong bagi semua; yang jadi tempat berlindung bagi semua; mereka berada di jalan menuju Surga. ~ Hitopadesa (Naskah Hindu) 
Ahimsa (tanpa kekerasan) adalah Dharma tertinggi. Ahimsa adalah Tapa terbaik. Ahimsa adalah hadiah teragung. Ahimsa adalah pengendalian diri tertinggi. Ahimsa adalah pengorbanan tertinggi. Ahimsa adalah kekuatan tertinggi. Ahimsa adalah teman tertinggi. Ahimsa adalah Kebenaran tertinggi. AHIMSA ADALAH AJARAN TERTINGGI. ~ Mahabharata Santiparwa, 262.47 
Gaya hidup yang didasari pada SIKAP YANG SAMA SEKALI TIDAK MENYAKITI SEMUA MAKHLUK adalah moralitas tertinggi. ~ Mahabharata Santiparwa, 262.5-6 
Apakah jalan yang baik? Itulah jalan yang merefleksikan pada bagaimana MENGHINDARI PEMBUNUHAN MAKHLUK APA PUN. ~ Tirukural, Ayat 324 
LINDUNGI KEDUA SPESIES KITA, YANG BERKAKI DUA & YANG BERKAKI EMPAT. Sediakan makanan dan air untuk kebutuhan mereka. Semoga mereka bersama kita meningkat dalam pencapaian dan kekuatan. Selamatkan kami dari kesakitan semua hari-hari kami, O Yang Mahakuasa! ~ Rig Weda Samhita10.37.11 
Semoga semua makhluk memandang pada diriku dengan mata bersahabat. Semoga begitulah aku, dan SEMOGA KITA SEMUA SALING MEMANDANG DENGAN PANDANGAN SEORANG SAHABAT. ~ Yajur Weda 36.18
Konfusianisme & Taoisme
BERMANFAAT BAGI MAKHLUK-MAKHLUK HIDUP DAN UMAT MANUSIA. Mengusahakan kebaikan dan kebahagiaan. ~ Yin-chih-wen(Risalah Penganut Konfusianisme-Taoisme) 
Apa yang tidak ingin diperbuat pada diri Anda, jangan perbuat pada orang lain. ~Konfusius, Analek Konfusius, Lunyu 12.2 
Hormati yang tua dan kasihi yang muda. BAHKAN SERANGGA, RUMPUT DAN POHON, JANGAN KAMU SAKITI. ~ Berhubungan dengan Ko Hung, risalah Konfusian-Taois Tai Shang Kan Ping Pian 
Mereka yang ingin mengetahui Kebenaran tentang alam semesta HARUS BERLATIH MENGHORMAT I SEMUA KEHIDUPAN. Ini menjelma sebagai cinta yang tanpa pamrih dan menghormati diri sendiri serta semua makhluk lain. ~ Hua Hu Ching 51 
Belilah hewan yang dikurung dan berikan mereka kebebasan. ~ ajaran Taoisme Risalah Jalan Hening
Sikhisme
Agama tertinggi adalah untuk menumbuhkan persaudaraan universal; dan untuk MEMANDANG BAHWA SEMUA MAKHLUK SEDERAJAT. ~ Guru Nanak Dev, Jap Ji XXVIII 
Kamu berkata bahwa TUHAN YANG ESA ADA DALAM SEMUA, jadi mengapa kamu membunuh ayam-ayam?~ Guru Granth Sahib, 1350 
Kabir berkata, MEMAKAI KEKERASAN ADALAH KELALIMAN SEKALIPUN KAMU MENYEBUTNYA PENGORBANAN AGAMA. Jika saatnya engkau dipanggil ke Kerajaan Tuhan, bagaimana kondisimu jadinya? ~ Guru Granth Sahib, 1374 
Manusia yang mengonsumsi mariyuana, daging, dan anggur -  puasa, dan ritual yang mereka jalani, mereka semua akan masuk neraka. ~ Guru Granth Sahib, 1377 
Kamu membunuh makhluk hidup dan menyembah benda mati, di saat terakhirmu, kamu akan mengalami penderitaan mengerikan. ~ Guru Granth Sahib, 332 
Bhagat Kabir berkata, bahwa MAKANAN TERBAIK ADALAH MAKAN KICHREE (SAYURAN) dengan nektar manisnya adalah garam. Kamu makan daging buruan, tapi hewan mana yang ingin kepalanya dipenggal? ~ Guru Granth Sahib, 1374 
Dusta pisau belatiku dan MAKAN DENGAN MENIPU ADALAH DAGING. ~ Guru Granth Sahib, 24 
Tamaknya anjing, dusta si penyapu dan TIPU SI PEMAKAN DAGING. ~ Guru Granth Sahib, 15 
Orang dunia makan bangkai, hidup tanpa peduli dan serakah. Seperti jin, atau hewan liar, mereka membunuh dan makan daging bangkai yang terlarang. Kendalikan keinginanmu, atau kau akan ditangkap oleh Tuhan, dan dilempar ke neraka. ~ Guru Granth Sahib, 723 
Kamu membunuh makhluk hidup dan menyebutnya perbuatan yang benar. Katakan padaku, saudara, apa yang kau sebut sebagai tindakan yang tidak benar? Kamu sebut dirimu orang bijak paling baik; lalu siapa yang kau sebut sebagai tukang jagal? ~ Guru Granth Sahib, 1103 
Tuhan telah memberikan kepadaku satu pengertian ini: SEMUA MAKHLUK, SEMUA YANG HIDUP KEPUNYAAN SANG PENCIPTA YANG ESA, semoga aku tidak pernah melupakan ini, Oh Tuhan. ~ Guru Nanak Dev, Guru Granth Sahib, Jap Ji Sahib, 2 
Sama seperti baju yang ternoda oleh darah menjadi kotor, seseorang TIDAK DAPAT MEMILIKI KESADARAN MURNI JIKA IA MENGONSUMSI DARAH DAN DAGING MAKHLUK LAINNYA. ~ Guru Nanak Dev, Guru Granth Sahib, 140 
BERSIKAP BAIKLAH KEPADA SEMUA MAKHLUK - ini lebih berpahala daripada mengunjungi dan mandi di 68 tempat ziarah dan memberikan amal. ~Guru Granth Sahib, 136
Jainisme
Karenanya, dia [seorang bijak] tidak akan mencelakai yang lainnya juga tidak akan membuat yang lain berbuat begitu. ~ Sutra Acharanga5.101-2. 
Seseorang harus MEMPERLAKUKAN SEMUA MAKHLUK SEBAGAIMANA DIA ingin diperlakukan. ~ Sutrakritanga 1.11.33 
Mereka yang pikirannya dalam kedamaian dan yang bebas dari hawa nafsu tidak ingin hidup di atas penderitaan orang lain. ~ Mahavira, Sutra Acharanga 
SESEORANG TIDAK SEHARUSNYA MENYIKSA, MENCELAKAI, ATAU MEMBUNUH HEWAN, MAKHLUK HIDUP, ORGANISME apa pun atau makhluk yang berperasaan. DOKTRIN TANPA KEKERASAN INI ADALAH TANPA NODA, TIDAK DAPAT DIUBAH, DAN ABADI. Sebagaimana penderitaan menyiksa dirimu, sama halnya hal itu menyiksa, menggelisahkan, dan menakutkan bagi semua hewan, makhluk hidup, organisme, dan makhluk berperasaan. ~  Sutra Acharanga4.25-26 
BERBAIK HATILAH TERHADAP SEMUA MAKHLUK HIDUP. ~ Sutra Tattvartha 7.11 
TIDAK MENCELAKAI MAKHLUK HIDUP ADALAH AGAMA TERTINGGI. ~Kebenaran Pertama Jainisme, peribahasa'Ahimsa Paramo Dharmah' 
INILAH INTI DARI KEBIJAKSANAAN: TIDAK MEMBUNUH APA PUN. Semua makhluk yang bernapas, yang ada, yang berperasaan tidak seharusnya dibunuh atau diperlakukan dengan kejam, atau diperlakukan sewenang-wenang atau disiksa, atau dihalau. Ini adalah Hukum yang murni dan tidak dapat diubah. Karenanya, berhentilah menyakiti makhluk hidup. ~ Sutrakritanga1.11.10-16










Sumber : http://www.godsdirectcontact.or.id/