Tampilkan postingan dengan label SUMA Ching Hai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SUMA Ching Hai. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Mei 2012

SMCH - Air Mata Keheningan

Air Mata Keheningan

O Bapa Yang Kudus!
Buddha Yang Maha Pengasih!
Penguasa Semua
Yang ada di alam semesta.
Betapa aku berdoa agar Perjalanan segera berakhir
Dan anak yang pemboros dan tebal berselimut debu ini
Akan membasuh diri lagi dalam
Air Mukjizat CINTA-Mu yang tak bersyarat.

Akan kujual semua matahari, semua bulan, dan semua bintang
Di alam semesta,
Hanya untuk membeli secercah Tatapan-Mu yang Indah.
Oh Penguasa Pancaran Tak Terhingga!
Berikan kemurahan dan pancarkan berkas sinar-Mu
Ke dalam hatiku yang mendamba.

Berkah-Mu melimpah kepada semua.
Yang jahat dan yang baik, yang cantik dan yang buruk,
Yang tulus dan yang tidak layak,
Sama!
Oh Yang Kuasa, aku tidak pernah dapat menyanyikan pujian-Mu.
Cinta-Mu kusimpan di dadaku,
Kubawa tidur setiap malam.

Sejak kutahu Kemuliaan-Mu O Tuhan
Tak dapat kucintai apapun di dunia ini.
Dekaplah daku dalam kemurahan Cinta-Mu
Selamanya!
Amin.


Pilihan dari “ Air Mata Keheningan”
oleh Maha Guru Ching Hai
 

 

Berjalan di Jalur Kasih

Jejak Langkah Seorang Guru Tercerahkan yang Hidup

 
Kita akan mencari tinggi dan rendah
Demi sedikit kasih,
Demi sedikit kasih,
Untuk berbagi dengan semua makhluk
Di seluruh penjuru dunia. 
 Maha Guru Ching Hai, seperti Beliau telah dikenal oleh mereka yang telah mendapat kesempatan untuk bertemu atau bekerja bersama-Nya, menjalani hidup dengan berjalan di jalan kasih.
Maha Guru Ching Hai adalah seorang pecinta sesama manusia, seniman, dan visionaris rohani yang terkenal. Kasih dan bantuan-Nya telah menyebar hingga melampaui semua batas kebudayaan dan ras kepada jutaan orang di seluruh dunia, termasuk para fakir miskin dan tunawisma, lembaga riset AIDS dan kanker, veteran perang Amerika Serikat, para manula, orang cacat baik jasmani maupun mental, para pengungsi, serta para korban bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan kebakaran.
Melalui kegiatan-kegiatan ini, kami menyaksikan berbagai kejadian yang mengingatkan welas asih yang tidak terhitung jumlahnya, yang merupakan ciri khas dari wanita yang penuh kepedulian ini serta organisasi internasional yang telah tumbuh dari contoh kasih-Nya.
Maha Guru Ching Hai suatu kali berkata, “Apapun yang dapat kita bagi, kita mulai berbagi. Kemudian kita akan merasakan perubahan halus di dalam diri kita - lebih banyak kasih sayang yang akan dilimpahkan ke dalam kesadaran kita, dan itulah permulaannya. Kita di sini untuk belajar, belajar untuk tumbuh dan juga belajar untuk menggunakan kekuatan kita, kekuatan kasih dan kreativitas kita yang tak terbatas, untuk membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih baik di mana pun kita berada.
 
Tahun-Tahun Awal Beliau
Maha Guru Ching Hai lahir di Au Lac tengah. Selama masa kecil-Nya, Beliau sering memberikan bantuan dan hiburan kepada pasien rumah sakit dan para fakir miskin. Di atas semuanya, kerinduan rohani yang menyala sejak masa kecil telah menuntun-Nya ke jalan yang berbeda akan pengabdian kepada Tuhan. Pada masa remaja, Beliau pindah ke Eropa untuk belajar sambil membantu menjadi perawat sukarelawan serta penterjemah di Palang Merah. Beliau menemukan bahwa kesakitan dan penderitaan ada di semua kebudayaan dan di seluruh penjuru dunia. Pencarian-Nya untuk menyembuhkan semua masalah ini telah menjadi tujuan utama hidup-Nya.
Saat itu Beliau menikah dengan seorang dokter Jerman dalam pernikahan yang berbahagia, dan walaupun itu merupakan keputusan yang sangat sulit bagi mereka berdua, tetapi suami-Nya telah setuju untuk berpisah, dan setelah itu Beliau kemudian mulai melakukan perjalanan demi mencari pemahaman rohani.
 
Perjalanan ke Himalaya
Akhirnya, di tempat yang terdalam dari Himalaya di India, Beliau menemukan seorang Guru tercerahkan yang menurunkan Metode Quan Yin kepada-Nya, sebuah teknik meditasi yang berkontemplasi pada Cahaya dan Suara batin. Setelah berlatih beberapa saat, Beliau akhirnya mencapai pencerahan sempurna.
Segera setelah Beliau kembali dari pegunungan Himalaya, atas permintaan yang tulus dari orang-orang di sekitar Beliau, Guru Ching Hai mulai berbagi Metode Quan Yin untuk mendorong orang lain untuk melihat ke dalam untuk menemukan keagungan mereka sendiri. Orang-orang dari segala jalan kehidupan menemukan bahwa dengan melalui meditasi Metode Quan Yin, mereka mencapai pemenuhan, kebahagiaan, dan kedamaian yang lebih besar dalam kehidupan mereka sehari-hari. Tidak lama kemudian, undangan yang meminta Guru Ching Hai untuk memberikan ceramah di publik datang dari Amerika Serikat, Eropa, Asia, Australia dan Afrika, begitu pula dari PBB.
 
Memperindah Dunia Yang Kita Tempati
Seperti halnya menjadi teladan mulia dalam bantuan kemanusiaan, Guru Ching Hai juga memberi semangat kepada orang-orang untuk memperindah dunia yang kita tempati. Melalui latihan Metode Quan Yin, Guru Ching Hai telah menyadari banyak bakat terpendam yang Beliau ekspresikan melalui lukisan dan kreasi yang lain, termasuk musik, puisi dan rancangan perhiasan dan gaun estetis. Karya seni ini melukiskan keindahan luar dan batin dari budaya serta masyarakat yang Beliau temui. Pada tahun 1995, atas permintaan publik, kreasi busana Beliau diperagakan di pusat-pusat mode internasional di London, Paris, Milan, dan New York. Penjualan dari usaha artistik Beliau memungkinkan Guru Ching Hai menciptakan sumber penghasilan sendiri bagi kegiatan kemanusiaan, serta untuk menyalurkan kasih mulia Beliau terhadap semua anak-anak Tuhan yang merupakan tanggung jawab kita membantu mereka yang kurang beruntung.
 
Penghargaan Dan Mimpi Guru
Walaupun Beliau tidak mengharapkan segala jenis penghargaan, akan tetapi Maha Guru Ching Hai telah menerima barbagai penghargaan dari pejabat-pejabat pemerintah dan organisasi swasta di seluruh dunia, termasuk Penghargaan Perdamaian Dunia, Penghargaan Kepemimpinan Rohani Dunia, Penghargaan untuk Peningkatan Hak Asasi Manusia, Penghargaan Kemanusiaan terhadap Warga Dunia, dan Penghargaan untuk Pelayanan Umum yang Paling Menonjol kepada Umat Manusia. Seperti mantan Gubernur Honolulu Frank Fasi katakan, “Beliau membawa kasih ke seluruh dunia dimana ada kebencian, Beliau membawa harapan dimana ada keputusasaan. Dan Beliau membawa pengertian dimana ada kesalahpahaman. Beliau adalah cahaya seorang yang agung, malaikat welas asih bagi kita semua.”
Maha Guru Ching Hai adalah salah satu dari individu yang benar-benar berdedikasi di zaman ini. Beliau membantu orang-orang untuk menemukan dan menciptakan suatu visi masa depan yang indah. Banyak tokoh-tokoh besar di dalam sejarah yang mempunyai sebuah mimpi, demikian pula Maha Guru Ching Hai:
“Saya bermimpi bahwa seluruh dunia akan menjadi damai.
Saya bermimpi bahwa semua pembunuhan akan berhenti.
Saya bermimpi bahwa semua anak akan berjalan dalam kedamaian dan keharmonisan.
Saya bermimpi bahwa semua bangsa akan saling berjabat tangan,
saling melindungi dan membantu sesamanya.
Saya bermimpi bahwa planet kita yang indah tidak akan dimusnahkan.
Dibutuhkan waktu milyaran tahun untuk menghasilkan planet ini
dan ini sangat indah, sangat menakjubkan;
Saya bermimpi ini akan berlanjut, tetapi dalam kedamaian, keindahan, dan cinta.
Ya, itu adalah mimpi saya."


Sumber : http://www.godsdirectcontact.or.id/

SMCH - Di Luar Kejahatan

Baru-baru ini seseorang bertanya kepada saya, “Mengapa Tuhan yang begitu Maha Kuasa juga menciptakan begitu banyak penderitaan?” Tuhan tidak menciptakan penderitaan tetapi tangan-tangan manusia kita sendirilah yang menciptakannya. Tuhan tidak membuat senjata. Tuhan tidak pernah membuat bom atom. Kitalah yang membuatnya dengan tangan kita. Jadi jika kita menghentikannya, maka tidak akan ada lagi penderitaan. Kitalah yang tidak berbagi harta milik kita dengan tetangga miskin kita. Kitalah yang tidak cukup rajin menyiarkan Kebenaran, pesan cinta, kedermawanan, ketabahan, kesabaran, dan kasih sayang, untuk didengarkan orang lain.
Tuhan hanya membuat keindahan. Tuhan membuat bunga-bunga untuk kita pandangi. Dia membuat matahari untuk menghangatkan kita, menyinari dunia. Dia membuat hujan untuk menyuburkan sawah kita. Tuhan tidak pernah membuat hal-hal yang menghancurkan. Ini adalah perbuatan kita sendiri, atmosfer negatif kita sendiri yang membawa semua bencana tersebut.
Sekali kita mengerti mengapa kita menderita, kita dapat mengubahnya. Hanya karena kita tidak mengerti, maka kita melanjutkan. Sama halnya, ketika dokter mendiagnosa suatu kondisi dan tahu di mana penyakitnya, maka dia dapat menyembuhkannya; tetapi hal yang paling penting adalah si pasien sendiri harus tahu bagaimana menjalani hidup sehat. Supaya tubuh tetap sehat, kita harus tahu aturan hidup sehat. Kita harus tahu makanan apa yang dimakan, dan olahraga apa yang perlu dilakukan, jadi dapat mencegah banyak penyakit. Supaya jiwa tetap sehat, kita harus tahu Hukum Tuhan, Hukum Alam. Kita harus tahu ini supaya kita tetap sehat dalam kebijaksanaan dan menjadi seperti Tuhan, karena Tuhan membuat manusia seperti citra dan gambar-Nya.
Kita mempunyai banyak prasangka, banyak yang disebut gagasan prasangka tentang kehidupan, tentang Pencerahan, tentang agama, tentang bagaimana kita harus menjalani hidup kita, tentang bagaimana seharusnya orang yang religius, tentang bagaimana Guru yang tercerahkan menjalani hidup-Nya, tentang bagaimana Dia berpakaian, makan, dan bahkan berbicara. Sebelumnya saya juga punya banyak prasangka, kadang setelah Pencerahan juga. Sebelumnya, tentu saja lebih banyak, tetapi setelah sedikit Pencerahan hal itu berkurang, dan semakin berkurang setiap hari. Tuhan membuat saya semakin rendah hati setiap hari, sampai saya tidak punya satu pun gagasan saya sendiri, kecuali gagasan Tuhan. Saya harus bertindak sepenuhnya sesuai keinginan-Nya. Seperti Anda, saya belajar dari kesalahan-kesalahan.
Semakin kita tahu, semakin sedikit yang kita mengerti. Karena kita mengumpulkan terlalu banyak pengetahuan dunia, kita tidak mengerti kebijaksanaan sejati. Maka inilah kehidupan kita yang sesak. Kita terlalu bangga dengan gelar Doktor kita atau pengetahuan apapun yang kita raih di dunia ini dan kita lupa bahwa kita jauh lebih mulia daripada itu semua. Sebenarnya, jika kita terlalu bangga, itu berarti kita merendahkan diri sendiri, karena kita seharusnya lebih mulia daripada itu. Tentu saja, pengetahuan dunia tidak akan menghalangi kebijaksanaan spiritual, tetapi jika kita terikat padanya maka itu menjadi masalah.
Ketika kita tumbuh lebih tinggi dalam kedewasaan spiritual, maka kita akan menjadi lebih tenang dan lebih jernih dalam pikiran serta dalam pandangan hidup. Jadi orang-orang selalu datang kepada kami dan bertanya. Saya telah mencoba yang terbaik setiap saat untuk memuaskan mereka; tetapi sulit bagi sebagian orang untuk memahami jawaban-jawabannya, sekalipun kedua pihak telah berusaha yang terbaik. Hal itu karena kita menggunakan daya nalar kita yang terbatas untuk mencoba menangkap sesuatu yang di luar nalar itu. Saya juga punya banyak pertanyaan sebelumnya, karena itu saya mengerti dengan baik siapa saja yang datang dan bertanya kepada kami. Sepertinya mereka tidak pernah mendapatkan jawaban yang cukup. Begitulah pikiran kita. Kita selalu merasa ingin tahu karena pikiran kita selalu ingin tahu. Pikiran mengumpulkan banyak informasi setiap hari, baik atau buruk, karena pikiran tidak punya daya untuk memilah-milah. Dan kebanyakan penderitaan kita, ketidakpuasan, dan prasangka; dan banyak perbedaan di antara diri kita dengan masalah dalam kehidupan ini, datang dari pikiran yang ingin tahu ini, yang menyerap semua informasi dan menjadikannya miliknya.
Jadi kita harus waspada terhadap apa yang kita baca dan dengar, karena jika kita tidak memilih dengan daya diskriminasi kita, setiap gagasan dan filosofi orang lain, yang kadang-kadang tidak benar, akan tertanam dalam pikiran kita dan menjadi milik kita. Lalu kita akan berpikir bahwa kitalah yang berpikir demikian, yang menerima ini. Dan kemudian, jika datang informasi lain yang lebih benar dan bermanfaat bagi kita, kita kemudian menolak atau meragukannya, karena sebelumnya kita telah merekam beberapa teori yang terasa berlawanan dengan yang baru. Jadi informasi apapun yang kita masukkan, pertama-tama kita harus mengujinya setelah beberapa saat, apakah teori ini, ajaran-ajaran, atau idealisme ini bermanfaat bagi kehidupan kita sehari-hari atau kemajuan spiritual. Bila tidak, kita akan mempunyai banyak sekali masalah yang berkutat di antara gagasan-gagasan, antara kelompok-kelompok dan sistem berpikir yang berbeda-beda.
Jika kita mengira bahwa kita sudah baik atau sempurna, kita mungkin tertipu oleh pikiran. Pikiran cinta kemuliaan, cinta pujian, cinta fantasi, berpikir bahwa kita baik. Di lain pihak, pikiran menurunkan kita. Pikiran dapat menenggelamkan kita ke dalam depresi dan perasaan rendah diri, dan juga menipu kita dari kemuliaan kita.
Kadang kita berpikir bahwa kitalah pelaku di dunia ini, dan oleh karena itu kita memikul semua beban di atas bahu kita. Itulah sebabnya kadang kita kelelahan dan tidak menyelesaikan apa-apa. Jika kita mencapai Pencerahan, kita akan tahu apakah kita menggunakannya. Jika kita tahu cara menggunakan daya terbesar yang sudah ada di dalam diri kita, dari mana kita berasal, juga ke mana kita akan kembali, dan dengan apa kita hidup, maka kita tidak terlalu bingung, semakin berkurang setiap hari, hingga tidak ada satu pun kebingungan di dalam hati, kecuali melakukan kehendak dari Yang Maha Kuasa. Yesus Kristus juga menyinggung tentang Aku melakukan, ya, tapi bukan Aku, Bapa di dalam diri-Ku yang melakukannya (Yohanes 14:10). Dan dalam Hinduisme juga selalu disinggung tentang Bukan Aku tapi Engkau.
Sebelum pencerahan, tentu saja saya punya kritikan dalam pikiran saya. Saya juga punya rasa suka dan tidak suka tentang bagaimana orang lain harus hidup. Saya punya pendapat sendiri tentang banyak hal di dunia, sekalipun itu tidak ada hubungannya dengan saya, dan tidak membahayakan saya, dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan saya. Saya bahkan berani mengkritik mereka atau mencoba meluruskannya. Dengan hal seperti itulah kehidupan kita disibukkan. Setelah sangat lelah mengkritik dunia dan berusaha membuat orang lain benar, saya akhirnya menyadari bahwa saya sendirilah yang harus berkembang, dan segala hal akan menjadi benar. Tuhan membuat kita belajar dari kesalahan kita, dengan pelajaran serta contoh dari orang lain. Oleh karena itu saya pikir mengapa pepatah China kuno menyatakan jika kita berjalan bersama dua orang lain, atau 3 orang lain, satu di antara mereka, paling tidak satu, akan menjadi guru kita, atau berharga sebagai guru. Inilah kebenaran yang telah saya pelajari hingga saat ini. Karena kesalahan orang-orang lain juga menyentak ingatan kita. Hal itu mengingatkan kita tentang sesuatu yang mungkin pernah kita lakukan di masa lampau, yang tidak boleh dilupakan. Kita harus belajar dari hal itu untuk memperbaiki diri sendiri, dan kita tidak boleh mengkritik orang lain.
Tapi saya katakan kepada Anda, maafkanlah dirimu. Maafkanlah dirimu setiap saat. Apapun yang Anda lakukan, persembahkanlah kepada Tuhan, dan jangan pedulikan apapun hasilnya. Karena kita bukanlah tubuh, kita bukan perbuatan, kita bukanlah pelaku dari segala sesuatu di dunia. Walaupun ya, anggaplah kita si pelaku, tapi kita tetap harus memaafkan diri kita. Kita harus memaafkan diri sendiri jika kita berbuat kesalahan, atau bila kita belum bisa menahan kebiasaan kita seperti marah, atau kadang kala serakah, atau nafsu birahi. Hal-hal ini juga muncul karena keadaan. Itu bukan benar-benar sang Diri, itu bukan benar-benar sang jiwa yang menginginkan hal-hal itu. Jadi jika kita marah kepada diri sendiri, kita seharusnya marah hanya kepada kebiasaan-kebiasaan kita, kebiasaan yang telah menumpuk dalam waktu lama. Atau kita seharusnya menyalahkan situasinya juga, bukan menyalahkan kebijaksanaan Agung, Jati Diri, karena Jati Diri tidak pernah salah, tidak pernah berbuat kesalahan.

P. Bagaimana kita dapat membebaskan diri dari penderitaan, dari perasaan-perasaan kita yang menyakitkan pada waktu yang tepat ketika kita begitu ingin keluar dari kehidupan, keadaan di sekeliling? Sangat sulit untuk berpandangan lebih jauh karena orang-orang yang dekat dengan kita, dan kita tahu bahwa ada hal yang lebih dari kehidupan daripada diri kita saja dan cinta kepada seseorang yang tidak dapat kita lepaskan?
G. Maafkanlah dirimu dan cobalah lagi. Kadang, dalam suatu keadaan kita dapat mengendalikan diri, tetapi dengan usaha keras; dan di waktu lain kita tidak ingin mengendalikan diri kita, atau kita tidak dapat mengendalikan diri. Dalam keadaan yang manapun, lakukanlah yang terbaik bagi Anda pada saat itu. Jangan terlalu kuatir akan perasaan Anda. Itu hanyalah riak gelombang di permukaan samudra. Itu bukan kesalahan samudra. Penyebabnya adalah angin dan rotasi Bumi yang menyebabkan gelombang. Maka samudra tidak bisa terus menyalahkan dirinya setiap saat; dan berkata bahwa dialah yang menyebabkan gelombang, dia yang membuat masalah bagi perahu-perahu dan orang-orang. Dia tidak dapat menanggulangi itu.

P. Bagaimana mengatasi pikiran buruk?
G. Ya, itu sulit. Anda harus menggunakan kekuatan hakiki Anda. Anda harus berlatih Metode Quan Yin; maka Anda akan menjadi suci dengan sendirinya. Setelah itu kita tidak perlu bergulat keras lagi. Setiap hari kita menggunakan Cahaya dan Suara untuk menyucikan diri, untuk memandikan kita. Tetapi juga ada sejenis inspeksi, catatan harian spiritual. Setiap hari Anda mencek diri sendiri seberapa bersih Anda telah bertambah setiap hari dalam ucapan, tindakan, dan pikiran. Anda memantau kemajuan Anda.

P. Apakah kemarahan itu, mengapa ia begitu membara di dalam diri kita, dan bagaimana melepasnya?
G. Kadang sangatlah baik untuk melampiaskannya keluar. Kadang-kala antara suami dan istri, atau orang tua dan anak-anak ada semacam ketegangan, dan setelah Anda menjernihkannya bersama, maka suasananya menjadi jernih. Itu juga menolong. Apapun yang muncul secara alamiah, biarkan saja. Jika Anda tidak dapat mengendalikannya, atau tidak dapat mengendalikan sepenuhnya, cobalah untuk tidak sampai menyimpan kebencian. Perlihatkan perasaan Anda dengan sikap yang paling tepat yang Anda bisa. Karena kadang jika kemarahan dipendam terlalu banyak maka akan menimbulkan penyakit. Maka yang terbaik adalah pertama kita harus memiliki kebajikan Tuhan, dengan demikian maka semua nafsu-nafsu, seperti kemarahan, keserakahan, atau keterikatan akan mereda sedikit demi sedikit.

P. Bagaimana Anda menjelaskan atau mendefinisikan ketakutan?
G. Ketakutan adalah kekurangpercayaan kepada Tuhan. Jika Anda selalu merasakan kehadiran Tuhan di mana-mana dan dalam segala situasi, maka Anda tidak akan pernah takut.

P. Bagaimana Anda menghadapi ketakutan melepaskan diri?
G. Saya tidak ingat bagaimana menghadapinya. Secara alamiah lepas sendiri. Dengan berhubungan dan menyatukan diri dengan Tuhan, Anda secara alamiah tidak mempunyai Aku lagi. Perlahan-lahan, Aku akan keluar. Itu saja. Saya tidak menghadapinya. Menghadapinya akan menimbulkan masalah karena Aku sangat besar. Sebab itu, biarkan Tuhan saja yang menghadapinya. Setelah berlatih metode kami, Anda akan semakin berkurang Aku-nya, dan kemudian Anda akan menjadi semakin mulia dan besar. Ini adalah paradoks dari Tuhan, bukan untuk dimengerti.

P. Guru yang terkasih, saya selalu melakukan kesalahan yang sama yang tidak ingin saya lakukan. Saya merasa ada dua ‘saya’ di dalam, satu baik dan satu buruk. Bagaimana saya menghentikannya?
G. Baik, mungkin ini adalah proporsi yang seimbang dalam kehidupan Anda yang harus Anda pelajari. Sebenarnya, kita tidak dapat terlalu baik setiap saat. Anda akan pecah! Anda lihat orang di sirkus, ketika ia berjalan di atas tali? Dia harus berjalan di sisi ini dan kemudian sisi itu. Anda tahu maksud saya? Satu saat dia miring ke sisi ini, di sisi lain saat ia bergeser ke sisi lain. Kalau tidak, jika dia mengambil satu sisi saja, dia akan jatuh. Kehidupan ini selalu punya dua sisi, satu positif dan yang lain negatif; satu kebahagiaan dan yang lain penderitaan. Kadang, kita tidak dapat tidak mengayun dari satu sisi ke sisi lain. Tidak apa! Maafkan dirimu. Cobalah semampu Anda; kalau tidak, maafkan diri Anda.

P. Mengapa kita tertimpa begitu banyak nasib buruk dan kesukaran? Apakah ini direncanakan Tuhan?
G. Tidak, hal itu karena kita hidup di dunia ini, selalu ada aksi-reaksi. Kita menciptakan sebab dan akibat individual dan juga mengalami efek kolektif dari seluruh masyarakat dan seluruh atmosfer. Energi yang buruk menciptakan kecelakaan, bencana, bencana alam, penyakit, dsb. Energi yang buruk timbul dari pikiran yang buruk, perbuatan yang buruk dan ucapan yang buruk. Setiap hal mempunyai energi. Oleh karena itu kita harus suci dalam ucapan, perbuatan, dan pikiran. Karena itu kita menyarankan Lima Sila dan diet vegetarian, untuk menyucikan lingkungan kita.

P. Bagaimana Anda menjelaskan perkosaan, kanker, dan kecelakaan-kecelakaan?
G. Karma, sebab dan akibat. Apa yang kau tabur, itulah yang kau tuai (Galatia 6:7). Kita tidak melihat terlalu jauh ke masa lampau. Karena itu kita menyalahkan kondisi sekarang. Tidak ada yang terjadi tanpa suatu sebab, meskipun kadang itu bukanlah sepenuhnya kesalahan kita. Dunia ini begitu menyedihkan, karena itu kita harus menemukan jalan keluar. Ini seperti jika Anda selalu mengendarai mobil di jalan tol, dan jika Anda tidak menemukan jalan keluarnya, kadang mobil Anda akan kehabisan bahan bakar, atau Anda bisa mengalami kecelakaan karena ada yang menabrak Anda.

P. Jika ada orang yang menguasai ruang psikis kita, kapan kita harus membiarkan, dan kapan kita harus melawan?
G. Setiap orang punya hak atas ruang pribadinya secara fisik, demikian pula dengan ruang mental. Tidak seorang pun boleh memasuki ruang mental orang lain. Bila itu sampai terjadi, Anda harus memohon dengan sungguh-sungguh agar hal itu pergi. Mohon kepada Kekuatan Tuhan di dalam diri Anda untuk membantu Anda. Lindungi diri Anda dengan keyakinan agama Anda dan kuatkan diri Anda. Kalau tidak, kami mempunyai inisiasi untuk Anda. Gunakan kekuatan terbesar, dan semuanya akan meninggalkan Anda. Dengan kehadiran seorang raja, tidak ada tempat untuk makhluk-makhluk yang sembarangan.

P. Bagaimana kita dapat melindungi anak-anak dari pengaruh buruk kehidupan modern, televisi, obat-obatan terlarang, kemalasan, kesombongan, dsb, tetapi pada saat yang sama kita menghargai kebebasan mereka untuk memilih?
G. Anda dapat menolong mereka memilih apa yang terbaik dari televisi dan dari lingkungan mereka, maka mereka juga punya kebebasan untuk menonton televisi, tetapi bukan kebebasan untuk memilih acara-acara yang buruk. Kebebasan tidak selalu merupakan hal terbaik untuk anak-anak yang belum cukup cerdas untuk memilih. Ketika mereka tumbuh lebih dewasa, Anda bisa beri mereka kebebasan lebih. Tetapi di atas segalanya, jika Anda menjalankan kehidupan yang penuh kebajikan, kebaikan, dan keindahan, Anda akan menjadi contoh bagi anak-anak Anda untuk ditiru.

P. Mengapa obat-obatan terlarang begitu mempengaruhi penduduk di Amerika?
G. Banyak alasannya: beberapa bisa dilihat, yang lainnya tidak bisa dilihat. Satu alasan yang jelas adalah bahwa banyak orang Amerika mempunyai kenyamanan materi yang cukup, tetapi masih merasa sangat kesepian. Di beberapa daerah Anda dapat mengendarai bermil-mil tanpa melihat seorang pun, hanya jalan raya dan hutan-hutan. Anda mungkin melihat beberapa rumah yang tersebar dan terpencil, dan Anda hampir merasa seperti di gurun dan sangat kesepian. Komunikasi dengan tetangga hampir tidak ada sehingga Anda merasa hilang. Waktu seperti berhenti dan Anda tidak tahu apa yang mau dilakukan. Anda ingin mengerti arti kehidupan, arti kematian, memahami sepenuhnya jiwa Anda dan rasa sakit tersebut begitu tak tertahankan sehingga Anda berpaling ke obat-obatan terlarang yang menawarkan pelepasan sesaat dan membuat Anda melupakan kenyataan hidup. Orang-orang yang minum atau menggunakan obat-obatan terlarang atau bahan-bahan beracun lainnya memiliki alasan yang sama. Jadi saya tidak pernah mengutuk orang-orang yang menggunakan obat-obatan terlarang tersebut. Saya hanya berharap dapat membantu mereka dan sebab itulah saya ada di sini, untuk menawarkan penyelesaian.
Jika Anda merasa kesepian, jika Anda tidak punya teman sejati yang mencintai Anda tanpa syarat, maka Anda dapat selalu datang kepada saya. Kita akan selalu terhubungkan, dan Anda akan tahu bahwa Anda akan selalu punya teman. Anda mungkin dapat melihat saya muncul, jika Anda ingin dan cukup tulus hati. Anda bisa memenangkan suatu persahabatan abadi, seorang petunjuk jalan yang selalu dapat berbagi suka dan masalah-masalah Anda, dan yang selalu menolong Anda yang terbaik sesuai dengan keperluan Anda. Anda tidak perlu menggunakan pengganti-pengganti murahan tersebut untuk menyamankan jiwa Anda. Ada yang lebih baik di Surga dan itu akan menjadi milik Anda setelah inisiasi.

P. Apakah bisa dibenarkan jika saya membunuh seorang pembunuh untuk menghentikan pembunuhannya terhadap orang lain? Jika tidak, apa yang harus saya lakukan?
G. Beritahu polisi, karena jika Anda membunuhnya, Andalah si pembunuh dan polisi akan mengejar Anda! Beritahu polisi sehingga mereka bisa melaksanakan tugas mereka. Itu bukan pekerjaan Anda, benar? Tetapi mungkin orang ini akan bertobat, maka berilah ia kesempatan. Ketika dipenjara, dia mungkin bertobat, atau dia mungkin membaca beberapa buku Pencerahan Seketika (Tertawa) dan kemudian mengubah hidupnya. Anda tidak pernah tahu apa yang membuat seseorang menjadi pembunuh. Bisa saja berupa situasi yang sangat rumit. Bisa berupa sistem masyarakat yang begitu rumit, atau sesuatu jebakan yang membuatnya terjerumus dan tidak bisa keluar. Mengertikah maksud saya? Jadi kita tidak bisa begitu saja mengadili tanpa mempertimbangkan banyak latar belakangnya, dan banyak jaring-jaring karma masa lampau di antara hubungan yang berbeda-beda antar individu. Maka kadang kita mengadili mereka secara tidak adil. Pembunuh itu mungkin membunuh pembunuhnya di masa lampau. Dan sekarang, jika Anda membunuhnya, lain kali dia akan datang untuk membunuh Anda, dan lingkaran setan ini tidak pernah berakhir. Jadi sebaiknya kita tidak menggunakan kekerasan di atas kekerasan.

P. Jadi, tidak ada yang namanya makhluk yang benar-benar tanpa harapan, tidak peduli seburuk apapun yang pernah dilakukannya?
G. Setiap Orang Suci punya masa lalu dan setiap pendosa punya masa depan. Tak ada orang yang tak berpengharapan. Hanya soal mereka tidak tahu bahwa mereka sebelumnya mulia, bahwa mereka bisa menjadi mulia lagi. Dan jika mereka menemukan seseorang yang dapat menunjukkan kemuliaan mereka, maka setiap orang dapat menjadi mulia lagi. Bahkan orang yang sudah membunuh 99 orang dan mencoba membunuh Buddha untuk menjadi korban keseratus, dapat menjadi seorang Arahat. Dia menjadi Orang Suci setelah Sang Buddha menerima dan menginisiasinya ke dalam Perkumpulan Suci.
Di Luar Kejahatan

P. Apakah ada penyelesaian untuk agresifitas dan kekerasan?
G. Tidak, saya tidak punya. Anda punya! Setiap orang punya kemampuan ini. Jika kita berhenti membunuh hewan, jika kita menghentikan semua tindakan kekerasan, dunia akan menjadi firdaus. Ini bukan hanya tangung jawab saya, ini adalah kewajiban setiap orang. Bukankah demikian? Karena jika seorang Guru, atau Guru yang mana saja bisa melakukannya, Yesus pasti sudah melakukannya, Sang Buddha sudah membereskannya di masa lampau.

P. Apakah gagasan tentang kekuatan gelap datang dari pikiran kita sendiri?
G. Ya, kita punya kehendak bebas. Kita berpikir secara hitam dan putih, dan iblis juga dilahirkan dari Kerajaan Tuhan yang ada di dalam diri kita. Ketika kita bertindak bertentangan dengan prinsip kehidupan yang baik dan benar, kita menjadi alat dari kekuatan gelap. Tetapi daya-daya negatif juga oke. Mereka membuat kehidupan menarik dan membuat kehidupan menjadi ada. Kalau tidak, kita semua sedang tidur di Surga tidak berbuat apapun. Tetapi segera setelah kita lelah terhadap kekuatan negatif dan ingin pulang ke Rumah, kita harus bangun. Kita tidak bisa terus bermain di tempat negatif; kita juga harus pulang ke Rumah. Ajaran saya adalah untuk mereka yang lelah bermain, untuk mereka yang ingin beristirahat dan pulang ke Rumah. Itu saja. Mereka yang tidak mau mendengar saya adalah mereka yang masih mencintai sisi negatif dari alam ini.

P. Apakah neraka ada?
G. Ya ada, tetapi terutama untuk orang-orang yang sangat terganggu pikirannya. Orang-orang yang bajik dan baik tidak pernah mengalami neraka. Untuk mereka yang sudah inisiasi, tidak akan pernah. Neraka adalah rumah sakit yang luar biasa untuk menolong orang-orang yang jiwa dan pikirannya sakit. Sama dengan rumah sakit di Bumi tempat dimana penyakit-penyakit disembuhkan.

P. Apakah ada roh-roh jahat, roh-roh iblis atau setan yang menguasai orang-orang?
G. Ya, memang ada. Tetapi banyak roh-roh jahat ada di dalam hati orang-orang. Ketika kita menimbulkan kebencian, ketika kita menimbulkan pikiran menekan dan mengancam orang lain, kita menciptakan semacam arus listrik yang tidak enak tetapi tak terlihat ke udara. Mereka menyatu dan menjadi suatu daya yang mengerikan untuk dihadapi bagi siapa pun yang melewati atau memasuki suatu lingkungan yang penuh kebencian, penuh daya gelap yang menghancurkan tersebut. Maka sebaiknya kita selalu berpikir baik, bertindak baik, berbicara baik; berpikir tentang Tuhan, bertindak seperti cara Tuhan, membicarakan Tuhan, dan lebih bagus lagi bila kita menyadari Tuhan.

P. Iblis sepertinya mempersonifikasi kejahatan, tetapi apakah benar ada makhluk jahat yang sesungguhnya atau siluman yang bergentayangan di dunia, atau ia ada di dalam diri kita?
G. Dunia di dalam diri juga adalah dunia di luar diri. Jadi kita tidak benar-benar bisa memisahkannya. Apapun yang ada di dalam pikiran akan termanifestasikan keluar. Oleh karena itu, dua orang dalam satu ruangan yang sama akan punya dua persepsi berbeda terhadap kondisi sekeliling yang sama dan atmosfer sekitar mereka. Mengertikah Anda? Satu orang mungkin merasa sangat menyedihkan seperti mendekati kematian, dan yang lain mungkin merasa senang. Jadi kita tidak dapat mengatakan bahwa kejahatan di dalam atau di luar kita. Ia sama seperti Tuhan ada di dalam dan di luar diri kita dan di mana-mana. Itu tergantung persepsi kita, konsep pikiran kita. Persepsi kita akan Tuhan atau iblis membuat Tuhan atau iblis muncul. Kita harus mengubah konsep kita. Jika kita berpikir secara Ketuhanan dan berlatih dalam Jalan Tuhan, maka kita selalu dalam kehadiran Tuhan.
Jika kita berpikir dan berlatih jalan kejahatan, maka kita selalu dalam kehadiran iblis. Iblis bukanlah seseorang dengan kepribadian. Ia adalah suatu daya yang dikeluarkan dari pikiran, perbuatan, dan ucapan negatif kita. Ia ada di mana-mana. Tetapi kita tidak perlu mengenalnya jika kita memalingkan diri kita ke Kerajaan Tuhan. Jika kita menyelaraskan diri kita dengan Kerajaan Tuhan maka kita ada di dalamnya, dan jika kita menyelaraskan diri kita dengan kejahatan maka kita akan berada dalam kerajaan kegelapan. Itu semuanya bergantung pada konsep kita dan kemampuan kita untuk menyelaraskan. Maka pada saat kita bermeditasi, kita menggunakan teknik untuk menyelaraskan diri dengan Kerajaan Tuhan. Persis seperti dengan radio, Anda dapat memutar ke berbagai saluran.


Sumber : http://www.godsdirectcontact.or.id/

SMCH - Makna Meditasi Sesungguhnya

Mengapa kita harus bermeditasi? Untuk menenangkan pikiran kita, agar kita dapat menerima ajaran dari Surga, dari Kerajaan Tuhan, atau dari dunia yang lebih tinggi. Kita selalu berdoa dan memohon, “Berilah saya kebijaksanaan, berilah saya itu,” tapi saat Tuhan hendak berbicara, Dia tidak pernah punya kesempatan karena kita sibuk setiap saat. Kita berbicara, kita memohon, tapi kita tidak mendengarkan. Mengertikah Anda? Jadi meditasi adalah waktu untuk mendengarkan. Sama seperti saat Anda bertanya kepada saya, maka Anda harus tenang dan diam untuk sesaat, dan saya baru punya kesempatan untuk mengatakan apa yang ingin saya beritahukan, atau apa yang ingin Anda ketahui. Jadi meditasi adalah seperti itu. Duduk dengan tenang dan menerima pesan. Kalau tidak, Tuhan ingin memberitahu Anda tentang jutaan hal tapi Anda tidak punya waktu untuk mendengar hal itu. Anda terlalu sibuk berbicara, berdoa, menyanyi, menyembah, dan menghitung tasbih. Boleh saja berbuat ini. Saya tidak bermaksud bahwa itu tidak baik. Ini sangat baik, tetapi kita juga tetap harus tenang untuk beberapa saat, agar Tuhan punya kesempatan untuk berkomunikasi.
Kedamaian ada bersama kita sejak lama. Hanya saja saat kita terlalu sibuk mencari di luar, kita mungkin melupakan kedamaian sejati di dalam diri kita, dan kita menghadapi sedikit ketidakmudahan serta kesulitan dalam kehidupan. Jika kita dapat mencari waktu untuk duduk diam, atau sekedar menenangkan diri, maka kita dapat menemukannya di dalam diri kita sendiri, kita akan menemukan kembali kedamaian serta kebahagiaan ini. Ini arti sesungguhnya dari meditasi. Kita tidak harus benar-benar duduk di sudut rumah kita yang sepi saja. Kita bisa duduk di mana saja, atau berdiri di stasiun bus, atau di dalam bus ketika pergi bekerja, atau duduk di tempat kita bekerja, dan dalam hening mencari Jiwa sejati kita yang selalu ada di sana. Karena kita bukanlah tubuh atau pikiran. Kita bukanlah apa yang kita kerjakan, atau apa yang kita pelajari, dan kita jangan sampai dicuci otaknya untuk mempercayai bahwa kita adalah seperti keadaan kita saat ini. Ini sulit untuk dijelaskan. Hanya diri saya yang mengerti hal ini dengan jelas, serta banyak dari murid praktisi kami yang juga mengerti.
Kita harus sungguh-sungguh menyadari bahwa ‘saya,’ atau ‘Nyonya Smith’ atau nama apapun yang kita berikan, bukanlah diri kita yang sejati. Kita tidak ada. Kita jangan berpikir bahwa kita adalah seorang yang punya banyak pengetahuan, atau seorang yang punya kemarahan saat dihadapkan dengan frustrasi atau masalah hidup, atau seorang yang punya banyak cinta, atau seorang yang puas terhadap keberhasilan, dan sebagainya, ini bukanlah ‘kita’ yang sesungguhnya. Sebelum dilahirkan kita tidak mempunyai segala pengetahuan sekolah tersebut, atau kebijaksanaan dari buku, sebagai contoh, dan kita tidak punya kualitas kemarahan seperti itu, kita tidak punya sikap mencinta, atau perasaan yang menyukai hal yang menyenangkan dan menolak peristiwa yang tidak menyenangkan, dan sebagainya. Jadi itu semua hanyalah kebiasaan serta pengetahuan yang kita kumpulkan saat kita dibesarkan.
Setiap orang sudah mengetahui cara untuk meditasi, tetapi mereka bermeditasi terhadap hal yang salah. Beberapa orang bermeditasi terhadap gadis cantik, beberapa terhadap uang, beberapa terhadap bisnis. Setiap saat Anda mencurahkan perhatian sepenuhnya ke satu titik dan sepenuh hati, maka itulah meditasi Anda. Sekarang, saya hanya mencurahkan perhatian kepada Kekuatan di dalam, kepada kasih sayang, kepada cinta, kepada kualitas Kemurahan Tuhan, dan itulah meditasi saya. Untuk melakukannya dengan benar, kita hanya harus duduk di sudut yang sepi dan menjadi diri kita sendiri; itulah proses meditasi. Tetapi bukanlah dengan duduk hening di suatu sudut yang membuat seseorang mendapatkan sesuatu. Anda harus mempunyai kontak dengan Kekuatan batin tersebut terlebih dahulu dan bermeditasi dengan menggunakan Kekuatan batin itu. Inilah yang disebut kebangkitan Diri. Kita harus membangunkan Jati Diri di dalam diri kita dan membiarkan-Nya bermeditasi, bukan otak manusia kita atau pengertian manusia kita. Jika tidak, Anda akan duduk dan berpikir tentang seribu hal dan tidak akan bisa mengalahkan nafsu-nafsu Anda. Tetapi saat Anda terbangunkan, Jati Diri yang ada di dalam, kekuatan Tuhan yang ada di dalam akan mengendalikan semuanya. Anda hanya tahu meditasi sejati setelah Anda dibangunkan dengan transmisi oleh Guru Sejati. Kalau tidak, itu hanyalah pemborosan waktu karena bergulat dengan tubuh dan pikiran Anda.
Makna Meditasi Sesungguhnya
Saat engkau berdoa pada Bapamu, masuklah ke dalam kamar rahasia dan berdoalah secara rahasia dan Bapamu akan melihatmu serta menjawabmu secara terbuka (Matius 6:6).
Jadi, bagaimana mungkin kita berdoa secara rahasia sedangkan kita semua pergi ke gereja dan berdoa secara terbuka? Mungkin ini bukanlah cara yang benar. Alkitab mengajarkan agar kita jangan berdoa keras-keras, seperti yang dilakukan oleh suku primitif ataupun orang-orang munafik, tetapi masuklah ke dalam kamar rahasia, dan berdoa secara rahasia. Itulah mengapa pada saat kita pergi ke gereja, kita berdoa keras-keras dan setiap orang dapat mendengarnya kecuali Tuhan! Jadi, permohonan kita seringkali tidak terkabul, dan itu mungkin karena kita tidak melakukan apa yang diajarkan Alkitab. Jika kita mempercayai Alkitab, maka kita harus mempelajari secara lebih hati-hati tentang apa yang harus dilakukan.
Jadi maksudnya bukanlah kita harus duduk di sana dan berpikir tentang Tuhan setiap saat. Kita hanya harus menyatu dengan Tuhan, dan menjadi satu dengan Tuhan serta selalu dalam kesadaran-Nya. Itulah yang disebut Kerajaan Tuhan. Jika Anda pergi ke gereja setiap hari Minggu, itu juga cara mencari Kerajaan Tuhan, tetapi mungkin bukanlah cara yang dapat membuahkan hasil. Karena Yesus berkata kepada kita bahwa Kerajaan Tuhan tidak datang melalui pengamatan, tetapi sudah ada di dalam diri kita. Jika demikian, apa yang harus kita perbuat? Tetap saja, kita harus bermeditasi, meskipun dikatakan bahwa Kerajaan Tuhan tidak datang dari penelitian, artinya bukan pula dari meditasi. Tetapi meditasi membuat kita lebih dapat mengenalinya. Kerajaan Tuhan tidaklah terjadi dari meditasi, tetapi dengan meditasi, kita menjadi sadar akan kerajaan kita, yang sudah ada di dalam diri kita.
Dalam meditasi, kita dapat mengetahui rencana Tuhan. Kita harus senantiasa berhubungan dengan kekuatan Tuhan atau dengan Firman Tuhan. Dalam Alkitab dikatakan,
Pada mulanya adalah Firman, dan Firman itu bersama dengan Tuhan dan Firman itu adalah Tuhan (Yohanes 1:1).
Jadi kita bermeditasi pada Firman itu, atau Getaran di dalam, Firman yang melambangkan kekuatan frekuensi Tuhan. Karena kita adalah rumah Tuhan, dan Tuhan berbicara kepada kita dengan cara itu. Dia muncul di hadapan kita dalam bentuk Cahaya dan berbicara kepada kita dalam bentuk Suara. Dengan melihat Cahaya, maka kita akan melihat banyak hal yang lainnya lagi. Dengan mendengar Sabda, maka kita akan mendengar banyak hal yang lainnya lagi. Kita mendengar ajaran langsung dari Tuhan. Jadi inilah hal yang kita meditasikan. Jika Anda punya guru yang kuat, Anda boleh berdoa kepada-Nya di dalam hati pada saat Anda menemui kesulitan dalam meditasi, atau jika Anda terlalu jauh dari Tuhan, maka Anda mungkin membutuhkan seorang perantara. Jadi Anda masih sedikit lemah seperti bayi kecil yang membutuhkan tangan orang tuanya untuk berjalan. Tetapi kelak Anda bisa berjalan sendiri. Anda harus tahu bahwa tujuan Anda adalah untuk berjalan sendiri, dan tumbuh besar, dan tidak bergantung pada orang tua selamanya.


Sumber : http://www.godsdirectcontact.or.id/

Sabtu, 24 Maret 2012

SMCH - Guru Mengetahui Segalanya


Guru Mengetahui Segalanya
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Retreat International 7 Hari, Youngdong, Korea, 6 Mei 1998

 
Tanya: Apakah tepat untuk mengatakan bahwa Guru mengetahui segalanya, tetapi Guru lebih memilih untuk menanggapi hal-hal tertentu saja dan tidak menanggapi hal-hal lainnya, meskipun Guru mengetahuinya?
Guru: Saya juga tidak tahu (Guru dan hadirin tertawa). Ini adalah suatu hal yang amat bersifat intelektual. Begini, pikiran itu berbeda dengan jiwa. Tubuh itu berbeda dengan Daya Kuasa Guru. Sang tubuh perlu makan, tetapi Daya Kuasa Guru tidak perlu makan, Sang tubuh perlu tidur, tetapi Daya Kuasa Guru dapat berjaga selama 24 jam. Pikiran menanggapi, dan Daya Kuasa Guru hanya bertindak berdasarkan pengetahuan, ia tidak bereaksi. Daya Kuasa Guru berada di atas tingkatan sang tubuh, di luar sang tubuh, dan di dalam sang tubuh, agar dapat mengetahui segala sesuatu pada saat yang sama.
Jika memang tidak perlu, Daya Kuasa Guru tidak akan mengarahkan pikiran untuk melakukannya, untuk bereaksi secara fisik. Jika tidak, Daya Kuasa Guru cukup melakukannya dalam pengertian yang abstrak, di luar tingkatan alam fisik. Sang tubuh tidak akan memahaminya, tidak juga Anda dan saya mampu memahaminya, demikian juga sang otak tidak akan mampu memahaminya. Daya Kuasa Guru bekerja tanpa henti selama 24 jam. Sang otak bisa mengalami kelelahan, terlalu kepenuhan, dan terkuras karena mendapatkan informasi yang terlalu banyak, terlalu tegang atau berpikir terlalu banyak. Tidak demikian halnya dengan Daya Kuasa Guru.
Jadi, apa yang Anda kaitkan tersebut, adakah saya mengetahui atau tidak mengetahui, adalah bertalian dengan otak saya. Agar dapat mengetahui cara pikir Anda, saya harus mengetahuinya sekarang juga. Tapi, itu juga masih dalam kerangka dasar sang otak. Mengetahui adalah Daya Kuasa Guru. Pikiran dapat saja dijelaskan sekilas, dengan informasi yang sedikit. Pikiran tidak perlu memahaminya. Jika sesuatu itu benar-benar penting, sang Guru akan menjadikannya bereaksi, dengan demikian juga membuat saya bereaksi. "Saya" yang adalah Daya Kuasa Guru selalu melakukan sesuatu, selalu mengetahui segala sesuatu, tapi bukan dalam tingkatan alam fisik. Sedangkan dalam tingkatan alam fisik, jika sesuatu terjadi, jika sesuatu itu perlu, maka Daya Kuasa Guru akan mengarahkan sang tubuh dan sang pikiran untuk melakukan hal tersebut, hanya hal-hal yang berkaitan. Bukan segala sesuatu yang Guru lakukan harus sang tubuh ketahui, atau sang otak ketahui, karena sang otak dan sang tubuh memiliki keterbatasan. Mereka akan pecah, meledak, karena kelelahan, terkuras tenaganya, mereka tidak dapat menahannya terlalu lama. Jadi, Daya Kuasa Guru melakukan sesuatu, tidak selalu disertai dengan sang tubuh dan sang otak. Bahkan tubuh dan otak fisik Guru hanya dapat menerima secara terbatas. Seperti halnya mobil Anda, tidak masalah apakah Anda adalah seorang presiden atau Raja dari Arab, Anda tetap tidak dapat mengendarai mobil Anda sepanjang hari, sepanjang malam, setiap hari, dan setiap malam. Meskipun mobil itu adalah Rolls Royce, Volvo, Mercedes, tetap saja mobil itu perlu masa istirahat tertentu, perlu bahan bakar, perlu banyak hal-hal lainnya. Namun sesungguhnya, tubuh sang Guru tentu saja melebihi mobil. Memang ada perbedaan, tapi tetap saja tubuh sang Guru bisa kecapaian, karena hukum alam semesta ini, hukum materi. Itulah sebabnya saya memberitahukan Anda, cukup terima saja ajaran-ajaran saya, lakukan meditasi, dan jangan risaukan tentang apa yang sang tubuh lakukan atau apa yang saya lakukan.
 
Sumber : http://godsdirectcontact.or.id/

SMCH - Cara Mengakhiri Ambisi dan Keserakahan

 Cara Mengakhiri Ambisi dan Keserakahan
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Brasil, 18 Juni 1989 (Asal bahasa Inggris)
 

 
Tanya: Kita sering beranggapan bahwa kita adalah orang yang penting, tapi kenyataannya tidaklah demikian. Maka, saya merasakan penderitaan karena perasaan mementingkan diri ini. Sebenarnya, saya ingin mengetahui bagaimana caranya menanggulangi perasaan mementingkan diri ini.
Guru: Bagus, kalau Anda telah mengetahui bahwa Anda memiliki perasaan mementingkan diri ini. Penyakit Anda telah terpulihkan sebagian. Ada cara yang cukup baik untuk menanggulangi bentuk kesombongan ini. Pikirkan tentang Keagungan alam semesta dan segala sesuatu yang berada di alam semesta ini yang Anda sendiri bahkan belum mampu memahaminya, hingga pada akhirnya Anda akan menemukan bahwa Anda tidak mengetahui apa pun di alam semesta ini, tentang hukum dari Tuhan, dan dengan demikian Anda akan merasa sungguh tiada artinya.
Apa pun pengetahuan duniawi yang kita peroleh akan menjadi sungguh tiada artinya. Apa pun usaha penting yang kita miliki menjadi hanya bersifat sementara saja. Dan kemudian pada waktu kita meninggal, kita sama sekali tidak memiliki apa pun. Maka, lebih baik Anda memperoleh pencerahan. Semakin penuh Anda tercerahkan, semakin rendah hati Anda jadinya, karena Anda akan memahami bahwa Anda hanya memiliki pengetahuan yang terbatas dan bahwa alam semesta ini begitu agungnya. Dan dengan demikian, Anda akan menjadi rendah hati, semakin rendah hati, dan akhirnya menjadi orang yang paling rendah hati. Lalu, Anda akan mengakui bahwa Anda tidak mengetahui apa-apa. Dengan demikian barulah Anda mengetahui segala-galanya. Itulah sebabnya Lau Tzu mengatakan, 'sang bijak bertindak laksana orang bodoh'. Itulah sebabnya Yesus mengatakan, 'Aku bekerja, tapi bukan Aku yang melakukannya, adalah Bapa yang melakukannya melalui diri-Ku.' Ia begitu agung, tapi Ia tahu bahwa Ia tidak dapat melakukan apa pun tanpa Bapa. Ia tahu bahwa Ia tidak dapat melakukan apa pun dan itulah sebabnya Ia dapat melakukan segala sesuatu.

------------
Tanya:
Bagaimana caranya agar saya dapat menghentikan sifat ambisi?
Guru: Tidak mudah. Hanya bila Anda telah melihat keindahan dan kemuliaan Kerajaan Tuhan, barulah Anda dapat melupakan ambisi untuk mencapai keberhasilan di dunia ini. Itulah kenapa saya memberikan Anda Metode Quan Yin, agar Anda dapat melihat kemuliaan Tuhan, kemuliaan Surga, barulah Anda dapat menghilangkan keinginan terhadap kemasyhuran dan keuntungan materi. Seperti halnya bayi - jika Anda memberinya susu maka bayi itu tidak akan mau mengedot (yang palsu) lagi.
 
Sumber : http://godsdirectcontact.or.id/

SMCH - Pentingnya Meditasi Kelompok


Pentingnya Meditasi Kelompok

Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai

 
Tanya: Guru, saya ingin mengetahui tentang pentingnya meditasi kelompok. Karena beberapa orang tidak ingin pergi ke Center untuk meditasi kelompok. Mereka mengatakan, tidak perlu, dan mereka bermeditasi di rumah mereka.
Guru: Sangat penting. Akan lebih baik bagi Anda bila Anda dapat ikut meditasi kelompok. Kami sampaikan itu sepanjang waktu. Saat Anda duduk bersama orang-orang lain, Anda lebih didayakuatkan. Pertama, lebih menyenangkan duduk bersama dengan orang yang banyak. Kedua, daya kekuatan gabungan akan membantu Anda. Sebagai contoh, misalnya tentang cara kerja bank, yang dikatakan ekonomis dan praktis. Setiap orang mengumpulkan uangnya dalam salah satu bank dan mereka menjadi kaya. Satu dolar, dua dolar, seratus, dua ratus, seribu, setiap orang mengumpulkan uangnya dan banknya menjadi penuh kekuatan. Tetapi, setiap orang yang mengambil bagian dalam banknya juga memperoleh keuntungan. Bila seseorang menyimpan uangnya sendiri, dia tidak memperoleh bunga, Tetapi, bila banyak orang mengumpulkan uangnya dalam sebuah bank bersama-sama, banknya memperoleh banyak keuntungan. Dan orang-orangnya juga memperoleh keuntungan; mereka memperoleh bunga. Maka, berlatih rohani mirip seperti melakukan usaha di dunia ini. Sangat logis. Satu orang mungkin tidak dapat mengangkat kursi ini atau panggung ini, tetapi banyak orang bersama-sama dapat mengangkatnya. Sangat sederhana.
Tanya: Saya memiliki pekerjaan tetap, dan saya juga seorang pendeta. Dan saya memimpin pemakaman dan melakukan kunjungan ke rumah sakit. (Guru: Anda harus mengerjakan tugas-tugas Anda, ya.) Maka, saya tidak dapat pergi pada saat mereka melakukan meditasi kelompok. Saya mengetahui betapa pentingnya untuk berkumpul. Saya tahu itu bagus untuk saya. Saya ingin bertanya kepada Anda karena saya cemas akan tanggung-jawab saya terhadap kelompok. Tetapi, saya juga memiliki tanggung-jawab terhadap gereja saya.
Guru: Usahakanlah yang terbaik untuk bermeditasi. Kapan pun Anda memiliki waktu, pergilah untuk meditasi kelompok. Tidak harus setiap minggu. Bila Anda tidak dapat melakukannya, mungkin pergilah sekali-sekali, seperti sekali sebulan - kapan pun Anda dapat. Kadang-kadang waktunya juga tidak sesuai bagi sebagian orang. Sebagai contoh, bila Anda dapat bermeditasi pada hari Sabtu, tetapi orang lain bekerja pada hari Sabtu, atau anak-anak libur sekolah pada hari Sabtu, atau orangtua Anda selalu berkunjung pada hari Sabtu, hal semacam itu. Tentunya, apa pun yang bermanfaat bagi Anda maka usahakan untuk memperoleh manfaat darinya. Tetapi, bila Anda tidak dapat, itu bukanlah dosa. Tidak masalah bagi siapa pun, hanya diri Anda sendiri. Tetapi, Anda telah berusaha datang ke sini, maka artinya Anda telah mengusahakan yang terbaik. Dan Tuhan mengetahuinya, itu tidak apa-apa. Hanya mungkin saja Anda menikmati lebih sedikit kemajuan daripada orang lain. Itu saja; Anda maju lebih lambat.
Pergaulan Kita

Kutipan Ceramah Maha Guru Ching Hai, Los Angeles , CA, Amerika Serikat, 20 Juli 1997 (Asal bahasa Inggris)
Tanya: Saya ingin tanya tentang dimensi. Ada hukum fisika yang menyatakan bahwa energi dengan getaran yang lebih rendah selalu mengikuti getaran yang lebih tinggi. Jadi, saya bertanya-tanya, adakalanya pada waktu kita bergaul dengan orang-orang yang tidak diinisiasi dan apakah pergaulan demikian dapat mempengaruhi meditasi kita, seandainya hukum fisika tersebut benar adanya bahwa getaran yang lebih rendah akan mengikuti getaran yang lebih tinggi?
Guru: Salah, getaran yang lebih tinggi turun pada getaran yang lebih rendah. Yang rendah tidak bisa naik ke atas, hanya yang tinggi yang bisa turun ke bawah. Apakah getaran yang Anda miliki turun ke bawah? Apa yang masih Anda ragukan? Apakah Anda meragukan kalau energi Anda mengalami kenaikan atau penurunan?
Tanya: Bukan, saya ragu apakah kehadiran kita, karena kita bermeditasi dan kita telah diinisiasi, akan membantu orang lain naik atau malahan akan membawa kita turun?
Guru: Baiklah, bisa dua-duanya. Agar dapat menolong mereka untuk naik, pertama-tama Anda harus turun dulu.
Tanya: Saya tahu adakalanya itu mempengaruhi saya dalam meditasi. Tapi, saya ragu apakah sebenarnya itu yang membuat tingkat rohani saya turun ataukah ini hanya semacam pertukaran karma yang muncul secara alami dengan orang-orang yang kita dekati?
Guru: Jika Anda berbicara dalam terminologi bisnis, berarti Anda telah menderita rugi. Tapi, Anda kemudian akan memperoleh pengisian kembali jika Anda cukup kuat. Bisa saja, jika Anda tidak cukup kuat maka orang lain tersebut yang akan menarik Anda turun hingga waktu yang cukup lama. Jadi, pastikanlah bahwa cadangan karunia Anda selalu penuh. Itulah sebabnya Anda harus meditasi setiap hari, kalau tidak Anda mungkin sudah menjadi Buddha, atau mungkin saja Anda kembali ingat bahwa Anda pernah menjadi Buddha. Anda tidak perlu datang ke sini lagi, tidak perlu menemui saya. Anda akan merasa tidak perlu apa pun lagi jika Anda pikir bahwa Anda tidak perlu memberikan apa pun kepada orang lain.
Itulah alasannya kita berada di sini. Kita bukan hanya datang ke dunia ini, makan sekenyang-kenyangnya, melakukan apa pun, tumbuh dewasa dan bertemu Guru, pengajar, atau siapa pun juga, lalu cukup mengatakan, "Oke, cukup sudah Bung! Anda boleh bebas sekarang." Secara otomatis, Anda harus melakukan sesuatu. Seperti tagihan rekening listrik dan air yang timbul secara otomatis di rekening bank Anda karena Anda telah memakainya. Sebenarnya, barang-barang yang kita pakai di dunia ini adalah bersifat materi, dan hanya bisa kita bayarkan kembali secara kerohanian. Tidak apa-apa, kita semuanya saudara sepelatihan. Kita berikan dan tidak apa-apa.
Tanya: Jadi, apabila kita merasa bahwa kita tertarik turun sedikit, kita cukup lakukan meditasi lebih banyak dan berharap bahwa kita akan bisa pulih kembali?
Guru: Ya, tentu saja. Meditasi lebih banyak atau lepaskan, biarkan saja. Inilah sistem yang merupakan sistem yang terbaik. Seseorang harus memberikan sesuatu kepada orang lain yang tidak memiliki sesuatu itu. Tidak masalah apakah itu berupa materi atau rohani. Itulah yang terjadi di setiap sudut dunia. Dunia kita telah menjadi terlalu terkuras, terjadi penurunan tingkat, terdapat begitu banyak penderitaan, sebab orang-orang tidak suka memberi bahkan secara materi, mereka yang punya tidak memberikan kepada mereka yang tidak mempunyai. Itulah sebabnya kenapa kita menjadi begitu sengsara. Jadi, kita harus berubah. Memang, kita tidak bisa mengubah seluruh dunia. Kita bisa mengubah diri kita, paling tidak lingkungan kita, sehingga kita dapat tinggal di Surga, Surga yang berada di dalam diri kita, setelah mengetahui bahwa kita adalah Tuhan, setelah mengetahui bahwa kita melakukan sesuatu yang memang pantas kita lakukan.
Begitu dunia ini tercipta sebagaimana kondisi saat ini, secara materialisme dunia seharusnya tidak akan menderita karena kelaparan, nafsu keinginan atau bencana alam. Meskipun ada bencana alam, kita seharusnya dengan segera saling menolong. Tidak ada seorang pun yang harus menderita kelaparan di dunia ini jika kita mengikuti sistem otomatis sebagaimana yang kita lakukan dengan peninggalan pusaka kerohanian kita. Kita memiliki karunia di dalam diri dan kita bahkan tidak pernah memikirkannya. Secara otomatis, kita berikan kepada orang-orang. Kadang-kadang, Anda pergi ke rumah sakit atau mengunjungi seseorang di suatu tempat, dan dengan hanya duduk di sana tanpa melakukan apa pun juga, mereka akan merasa lebih nyaman sebab Anda memiliki karunia di dalam diri Anda. Itulah sistem alam semesta ini. Yang punya harus memberikan kepada mereka yang tidak punya. Itulah satu-satunya cara kita agar dapat menjadi Tuhan. Itulah satu-satunya cara kita untuk mengetahui keberadaan Tuhan, karena semua itu adalah perwujudan cinta-kasih. Tiada yang lain di alam semesta ini selain cinta-kasih tanpa pamrih. Itulah yang terpenting, dan jika tidak mampu memahami pelajaran tersebut, kita tidak akan pernah sampai di manapun. Kita harus kembali dan kembali lagi, merasa bersalah dan merasa tidak benar hingga kita melakukan sesuatu yang seharusnya kita kerjakan. Jika kita tidak mengetahuinya, tidak apa-apa. Namun, kalau kita sudah mengetahuinya dan kita tidak melakukan apa pun juga maka kita akan merasa sangat tidak enak.
Tanya: Pada waktu saya berada di dekat inisiat, tidak masalah apakah mereka bangsa China, Au Lac atau bangsa apa pun juga, saya merasa sungguh nyaman, sepertinya saya berada di rumah dan mereka adalah keluarga saya. Betul-betul itu menghibur rohani saya, dan saya tahu secara alamiah mungkin secara intuisi bahwa berada di sekitar rekan sepelatihan lebih meningkatkan rohani saya. Dan jika saya berada di sekitar orang-orang yang bukan inisiat, kadang-kadang saya merasa terkuras. Maka, saya jadi bertanya-tanya adakah itu memperburuk latihan rohani saya apabila saya berada di sekitar mereka yang bukan inisiat, ataukah sebaliknya ini hanya suatu proses alamiah atas apa yang seharusnya saya kerjakan terlebih dahulu di sini dalam proses latihan saya?
Guru: Biarkan saja apa adanya. Anda tidak perlu harus menghindari orang-orang. Selain itu, kita juga tidak berlatih hanya untuk sekadar menyembunyikan berkah latihan kita bagi diri kita sendiri. Jadi, perluas pergaulan dengan siapa pun yang mesti Anda dekati. Berbahagialah bahwa Anda bukan hanya memiliki sahabat karib yang non-inisiat di dunia ini, tapi juga sahabat karib yang inisiat. Anda harus melihatnya dalam sudut pandang demikian. Maka, Anda dapat datang bersama lagi, saling menghibur, saling menolong, dan berkeliling untuk memberkahi dunia, bahkan ditendang, dipukul, dan kumpul kembali lagi. Kita cukup beruntung. Kita memiliki keluarga yang besar, kita memiliki orang-orang yang dapat kita ajak berbagi pandangan yang sama, kepentingan umum yang sama, yang memahami kita, yang mendukung dan tulus pada kita. Itulah penghiburan yang terbesar. Orang lain bisa saja tidak memilikinya. Jadi, Anda harus lebih sering keluar. Biarkan mereka mengetahui betapa baiknya diri Anda. Biarkan mereka melihat bahwa masih ada orang yang dapat dipercaya. Jadilah teladan sehingga mereka dapat mengikuti Anda ataupun tidak mau mengikuti Anda. Itu adalah masalah mereka. Buat apa bersembunyi? Tidak apa-apa. Pergi ke luar.
Saya juga pergi ke berbagai tempat. (Hadirin tertawa dan tepuk tangan). Saya bukan hanya berdiam di sini saja. Saya bahagia bertemu Anda sekalian, tapi saya juga sering pergi ke mana-mana. Coba, bagaimana pendapat Anda? Saya menginap di hotel, saya makan di Denny's Restaurant, saya pergi minum kopi di "n'importe quoi". Kadang-kadang saya juga ke MacDonald's untuk makan keripik dan apel pie. Sebenarnya, saya sering berkunjung ke mana saja. Saya bahkan tidak pernah memikirkan bahwa jika saya ke sini akan ada masalah atau tidak ada masalah. Saya pergi saja. Di mana-mana adalah tempat Tuhan. Di mana-mana adalah rumah Anda.
Retret

Retret sangatlah penting, retret dapat menenangkan hati kita, dan menyaring pencemaran kehidupan duniawi." "Adakalanya, setelah Anda mengikuti retret 7 hari, 2 hari atau 1 hari, Anda merasakan tingkat rohani Anda terangkat. Karena kita telah mencurahkan seluruh perhatian kita untuk menembusi tingkat rohani yang kita miliki sekarang. Kita mengetahui itulah satu-satunya tujuan untuk mengikuti retret, maka tingkat rohani kita terangkat dan karma kita akan tertinggal di belakang.
 
Sumber : http://godsdirectcontact.or.id/