Sabtu, 24 Maret 2012

SMCH - Rahasia Latihan Spiritual - Keyakinan Penuh Terhadap Guru

 Rahasia Latihan Spiritual - Keyakinan Penuh Terhadap Guru
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Retret Tujuh Hari, Ilan, Formosa, 12-18 Agustus 1988 (Asal bahasa China)

 
Rahasia saya dalam latihan rohani adalah: Tiada rahasia! [Guru dan hadirin tertawa] Saya benar-benar lugu! Dulu, saya pasrah sepenuhnya kepada Tuhan dan kepada Guru saya saat Beliau masih hidup. Setelah Beliau meninggal, saya mulai menganggap setiap orang sebagai Guru saya. Saya sangat yakin bahwa Guru saya akan selalu mengurus saya. Ke mana pun saya pergi, Beliau akan mengurus saya. Tiada seorang pun yang dapat menyakiti saya. Karena itu saya mempercayai semua orang.
Saya memperlakukan setiap orang dengan baik sama seperti saya memperlakukan Guru saya, bukan karena saya menghormatinya sebagai manusia, tetapi karena saya dapat melihat Guru batin setiap orang. Saya dapat melihat Hakikat Ketuhanan batin seseorang dengan sangat jelas. Saya melihat Cahaya Tuhan bersinar di mana-mana. Semua makhluk hidup memiliki Hakikat Ketuhanannya. Segalanya adalah perwujudan Guru tertinggi.
Tetapi, Anda tidak dapat meniru saya, karena Anda belum mencapai tingkatan ini. Karena itu, lebih baik berhati-hati. Saya masih berada di sini. Percayalah kepada saya, itu cukup bagi Anda. Jika hati Anda masih kacau, Anda tidak bisa berlatih dengan perhatian yang terpecah-belah. Jika Anda tidak percaya kepada saya, maka putuskanlah hubungannya. Carilah orang lain yang Anda percayai, dan layani dia dengan perhatian yang tidak terpecah-belah. Ikuti ajarannya. Coba dan lihat apakah ada hasilnya. Lebih baik demikian. Janganlah berdiri di atas dua perahu yang berbeda karena Anda akan jatuh ke dalam laut setelah beberapa saat.
Saya tidak dapat berbicara tentang rahasia latihan rohani saya. Kenyataannya saya tidak memiliki rahasia sama sekali. Mungkin satu-satunya rahasia adalah keluguan saya! Tuhan menjaga orang-orang yang lugu. Karena mereka tak berdaya seperti bayi, setiap orang ingin melindunginya. Saat kita melihat seorang bayi yang terbuang dan tak berdaya, dengan cepat kita akan menggendongnya meskipun kita bukanlah orangtuanya. Melihat dia menangis, kita  menepuk-nepuknya. Melihat dia lapar, dengan cepat kita menyuapinya. Ini karena seorang bayi tidak berdosa dan polos. Karena itu, setiap orang suka melihatnya.
Mungkin rahasia saya hanyalah “keluguan.” Saat kita begitu lugu, maka Tuhan akan mengurus kita. Setelah itu, kita akan selalu berada di samping-Nya karena Dia tidak akan meninggalkan kita. Kita terlalu lugu. Kita akan mati jika Ia meninggalkan kita. Kita merawat bayi yang begitu kecil, lugu, dan tidak dapat melakukan apa pun, dan kita senantiasa berada di sampingnya untuk melindunginya dua puluh empat jam sehari. Jika kita seperti  bayi, maka kita akan senantiasa bersama dengan Tuhan, dan segala sesuatunya akan dilakukan oleh “orang dewasa.”
Saya bergantung pada kekuatan Tuhan saat mentransmisikan Kebenaran kepada Anda. Segala sesuatu yang saya kerjakan, dilakukan oleh Tuhan, bukan oleh orang awam ini. Lebih aman, karena orang awam dapat melakukan banyak kesalahan, tetapi Tuhan  tidak akan berbuat kesalahan. Seperti ada pepatah yang menyebutkan, “Orang bijak tampak seperti orang bodoh.” Jika kita bodoh seperti demikian, maka Tuhan tidak dapat mengabaikan kita. Dia akan melakukan segalanya, dan kita tidak akan pernah melakukan kesalahan.
Saat saya masih menjadi seorang murid dan disalahpahami atau difitnah oleh rekan sepelatihan saya, saya hanya mengabaikan mereka. Saya berpikir, “Guru saya tahu segalanya. Ia akan menanganinya. Saya memiliki keyakinan yang besar, saya tidak mengeluh atau berusaha untuk membela diri saya. Saya sepenuhnya menempatkan hati, pikiran, perkataan, tindakan, serta kehidupan saya yang lampau, sekarang, dan yang akan datang di tangan Guru saya. Karena itu, saya merasa aman seperti bayi, tanpa harus melakukan apa pun atas inisiatif saya sendiri. Mungkin inilah rahasia saya. Pada saat itu saya merasa sangat aman tanpa harus memikul tanggung jawab. Karena itu, saya sangatlah santai, tanpa kesedihan ataupun kekuatiran, “karena Guru saya mengetahui segalanya. Dialah yang terhebat.” Saya merasa seperti itu dalam hati saya.
Saya tidak pernah merasakan dukacita sampai sekarang. Dulu ketika masih menjadi seorang murid, segala-galanya begitu sempurna, saya menyerahkan segalanya kepada pengaturan Guru. Tidak ada yang perlu dikeluhkan karena di dalam hati saya tahu bahwa Dia akan mengurus saya. Hanya inilah rahasia yang saya miliki: keyakinan penuh. Jika Anda tidak memiliki keyakinan kepada saya, maka yakinlah kepada Tuhan yang Maha Tinggi, Buddha yang Maha Tinggi. Dia dapat melihat segala tindakan kita, seluruh makhluk hidup, dan Ia akan mengurus segalanya. Ia benar-benar akan mengurusnya!
    
Berkonsentrasi pada Satu Metode Agar Mencapai Kesucian 
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Florida, Amerika Serikat, 8 Juni 2001
(Asal bahasa Inggris) 
T: Saya mendengar setiap Guru mengatakan, “Tidak perlu berguru di tempat lain.” Saya tahu Anda juga mengatakannya bahwa jika kita mengendarai dua sepeda, maka kita tidak akan bisa mengendarainya. Akan tetapi, saya percaya bahwa bagaimanapun juga kita adalah Satu. Oleh karena itu, mengapa Keesaan ini tidak mencakup personalitas Guru? 
G: Karena Anda telah terpisah. Dibutuhkan waktu, kekuatan, dan konsentrasi untuk menjadi Satu kembali dengan semua makhluk. Karena itu, saat Anda terpisah, lebih baik hanya berkonsentrasi pada apa yang Anda ketahui, dan pelajari apa yang Anda miliki terlebih dahulu. Jika tidak, Anda sendiri akan kewalahan dengan banyak teori dan ajaran yang kelihatannya bertentangan.  
Para Guru Sejati mengajarkan Kebenaran yang sama, tetapi Mereka dapat mengungkapkannya secara berbeda kepada pribadi-pribadi tertentu. Dan pertalian antara Guru ini dengan murid-murid-Nya berbeda dengan pertalian antara Anda dengan Guru lainnya. Jika Anda membebani diri sendiri dengan begitu banyak faktor, maka Anda tidak akan dapat mencernanya, Anda menjadi bingung dan ragu-ragu akan jalan ini sehingga kemajuan Anda akan menjadi lambat. Pada saat itu, Anda pun tidak bisa pergi ke jalan yang lainnya karena kelihatannya mirip, karena Anda belum cukup berkembang untuk membedakan yang satu dengan yang lainnya, atau benar-benar memahami bahwa semuanya adalah Satu. Jadi, Anda sebaiknya tetap berada di tingkat pencapaian Kebenaran Anda, sampai Anda melampauinya. Setelah itu, jangankan pergi ke tingkat manusia yang sama, atau lebih tinggi, atau berbeda; Anda bahkan dapat pergi ke neraka. 
Tetaplah pada satu hal pada suatu saat. Bukannya dilarang; hanya saja saat Anda belajar dengan seorang profesor bahasa Inggris, maka Anda tidak perlu belajar dengan profesor bahasa Inggris lainnya, karena ia mungkin akan memberikan penjelasan, pelajaran, atau istilah yang berbeda kepada Anda. Anda sedang belajar untuk menjadi seorang tukang pipa, maka dia akan menggunakan istilah yang berbeda untuk Anda. Keduanya mengajarkan bahasa Inggris, tetapi Anda sebaiknya mempelajari satu hal saja dalam satu waktu. 
Jika nantinya Anda ingin, maka Anda dapat bergabung dengan guru lainnya. Tetapi, setelah itu, maka sudah tidak perlu lagi. Karena itu, sekarang, nanti, dan kelak tidak akan pernah diperlukan. Jadi, tetaplah bersama seorang guru. Jika Anda yakin bahwa guru tersebut mengajarkan Kebenaran yang utuh, maka tetaplah bersamanya. Jika Anda tidak mempercayainya, maka Anda dapat meningggalkannya, pergi ke tempat lain, dan tinggal bersama guru itu saja. Tetapi, berhati-hatilah sebelum Anda pindah. Jika tidak, Anda akan memboroskan waktu Anda untuk berkeliling saja. 
Iman dapat memindahkan gunung. Dan saya dapat menjanjikan kepada Anda bahwa apa pun yang saya ajarkan adalah Kebenaran. Jika tidak, saya takut akan hukuman Tuhan. Seandainya saya tidak mampu mengajar, maka saya tidak akan berani melakukannya, karena saya juga seorang perempuan terhormat. Saya seorang manusia, dan takut akan Tuhan. Jika saya tidak tahu maka saya tidak akan berani. Mungkin Anda berani, tetapi saya tidak berani, karena saya takut akan Tuhan. Mengapa saya melakukan hal itu jika saya tidak tahu? Karena saya tidak merasa bahwa saya membutuhkan apa pun. Saat saya menilik ke dalam hati, saya menyadari bahwa saya tidak membutuhkan apa pun. 
Jadi jika saya mengajar Anda, itu karena saya harus mengajar dan karena saya tahu. Dan apa yang saya ketahui akan saya berikan kepada Anda, semua Kebenaran tertinggi yang saya ketahui. Jika saya  mengajar Anda karena saya membutuhkan uang, ketenaran, keuntungan, atau berbagai hal seperti itu, maka mungkin saya melakukannya secara keliru. Tetapi, saat saya menilik ke dalam hati, saya melihat bahwa saya tidak membutuhkan apa pun! Dan apa pun yang saya ketahui, saya mengetahuinya, itulah Kebenaran. Banyak di antara kita yang tahu, itulah Kebenaran. Kita dapat membuktikannya berulang-ulang. 
Sekalipun saya salah, Anda semua tidak akan bisa salah. Dan saya telah mencari ke mana-mana: Tiada yang lebih baik daripada yang telah saya ajarkan kepada Anda. (Tepuk tangan) Ini bukan untuk mengubah keyakinan Anda. Ini hanya karena Anda menanyakannya. Tetapi tentunya, sesuai tingkatan Anda, maka Anda akan memahami saya atau tidak. Saya tidak dapat memaksa Anda. Saya hanya menyampaikan kepada Anda sebagai janji, sebagai sumpah, sebagai pernyataan jika Anda membutuhkan penegasan ini, sehingga Anda memilikinya.
 
Jalur Kebebasan
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai

Tanya: Saya dengar dari kebanyakan kaset bahwa Anda menyarankan untuk tidak mencampuradukkan metode latihan. Barangkali Anda bisa memberi penjelasan kepada kami apa maksudnya.
Guru: Misalnya, kini ada banyak macam meditasi. Begitulah, ada bermacam-macam yang disebut meditasi. Orang bilang segala sesuatu hal itu meditasi, jadi kita menjadi bingung. Tetapi, sebenarnya memang ada beberapa jenis. Ada semacam latihan mantra; mereka melantunkan sesuatu. Orang juga menyebutnya meditasi, jadinya membingungkan. Orang menyuruh Anda memperhatikan pernapasan Anda --- Anda menarik dan menghembuskan napas. Itu pun mereka sebut meditasi. Baiklah, tak ada yang salah. Tetapi, kita terlalu salah kaprah dengan kata meditasi dan membingungkan orang. Sebab kalau tidak, saya akan katakan bahwa semua orang bermeditasi. Saya katakan pagi ini waktu beberapa ibu berkata, " Kami tidak terbiasa dengan meditasi. Kami tidak tahu apa itu meditasi, dan Anda menyuruh kami bermeditasi" --- kalian tahu waktu saya diwawancarai di TV pagi ini. Saya katakan, "Ya, Anda bermeditasi setiap saat; ada yang bermeditasi pada uang, ada yang pada gadis, ada yang bermeditasi pada obat-obatan sewaktu mereka ketagihan padanya." Itulah meditasi mereka. Saat Anda memberi perhatian pada sesuatu hal secara sangat luar biasa, itulah saat Anda bermeditasi.
Oleh karena itu, saya katakan pada kalian, berkonsentrasi, jadi satu titik dengan ajaran saya. Itu sebabnya kalian memperoleh hasil-hasil terbaik. Kalau kalian bermeditasi pada ajaran saya dan bermeditasi pada uang pada saat yang sama atau bermeditasi pada mantra lain di waktu yang sama, terang saja kalian terbagi dan itu sangat masuk akal. Saya bukanlah seorang diktator. Saya beritahukan apa yang baik bagi kalian. Apa pun yang kalian ingin lakukan, kalian harus memberi seluruh perhatian pada hal itu. Apakah kalian bermeditasi, memperbaiki mobil, ataupun mengendarai taksi. Bilamana Anda tidak memperhatikan cara berkendaraan, maka Anda akan mendapat kesulitan.
Itu sangatlah sederhana. Dan orang menyangka saya melarang mereka begini begitu. Tidak begitu, segala yang saya beritahukan pada kalian hanyalah nasihat yang baik sebagaimana tugas seorang guru. Apa pun yang saya ketahui, saya harus memberitahu mereka. Jelas, kalian yang memilih. Jika kalian tidak mengikuti saya, itu boleh-boleh saja. Kalian bertanggung jawab atas segala perbuatan kalian, keberhasilan latihan meditasi kalian. Tetapi, saya bertanggung jawab untuk memberitahu yang baik bagi kalian. Jadi, jangan salah mengerti bahwa itu semacam larangan, atau perintah. Tidak, tidak, sama sekali tidak. Segala yang saya beritahu kalian merupakan intisari kuno dari seorang praktisi yang ingin menghindari segala jebakan materi dan menanjak ke atas kuasa pengendalian pikiran materi ini, hingga ia bisa menyadari sesuatu yang lebih mulia daripada tubuhnya sendiri, otak, komputer.
Itulah dia. Jadi, semua ini merupakan kode-kode rahasia, metode rahasia untuk mempercepat kemajuan diri kalian dalam perjalanan rohani. Tak ada satu pun perintah mengenai itu. Karena bila kalian tidak melakukannya, saya takkan pernah mengatakan apa pun pada kalian. Saya takkan memarahi kalian. Saya takkan menelepon kalian dan berkata, "Hei, kau tidak melakukannya." Atau saya takkan memeriksanya. Itu semua adalah pilihan kalian sendiri. Jalur Kebebasan adalah jalur tanggung jawab, tanggung jawab atas diri sendiri. Maka, saya tak pernah memaksakan apa pun. Hanyalah anjuran, hanya mengatakan pada kalian, "Inilah cara yang baik. Kalau kalian lakukan, kalian akan mendapatkannya. Bila tidak, baiklah kalian akan memperoleh separuh saja atau mungkin tiga perempatnya saja."
 
Hati yang Penuh Kerinduan Adalah Kunci Menuju Kerajaan Allah 
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Meditasi Kelompok di London, Inggris, 10 Maret 1998
(Asal bahasa Inggris)
Bagi para inisiat, saya katakan kepada Anda bahwa ini urusan jiwa, bukan tubuh, bukan penampilan luar. Seseorang mungkin saja mengulang Nama-Nama Suci sepanjang waktu, tetapi tidak melakukan hal-hal baik yang Guru ajarkan. Mereka tidak sungguh-sungguh menghormati dan menginginkan Tuhan. Tetapi, orang yang sangat murni dan lugu, seperti halnya seorang petani, dan tidaklah dengan sengaja melupakan Tuhan dan Nama-Nama Suci, akan tetapi terus merindukan Gurunya sepanjang waktu. Meskipun dia mungkin lupa, akan tetapi dia tetap ingat dan menginginkan Gurunya. 
Maka, bukan hanya Nama-Nama Suci saja yang membawa Anda ke Kerajaan Tuhan. Jiwanya. Jika seseorang tulus menginginkannya, maka Guru dapat melakukan apa saja. Bahkan tanpa inisiasi, Guru dapat membawa mereka. Mereka tidak memerlukan inisiasi. Orang yang berlatih Metode Kemudahan dapat naik ke Surga. Bagi mereka yang hanya melihat Guru sekali, dan kemudian berdoa dalam hati mereka pada saat kematian mereka, maka Guru akan datang. 
Tetapi, sebagian inisiat sangat keras kepala. Mereka kira bahwa setelah diinisiasi berarti mereka dapat melakukan apa pun yang mereka inginkan. Jika mereka ingin kembali bertransmigrasi, maka itu adalah pilihan mereka sendiri. Mereka harus memetik pelajaran mereka sendiri. Guru tidak mau ikut campur; Guru hanyalah membantu. Inilah masalah pada kebanyakan inisiat dari berbagai adat istiadat, mungkin termasuk diri kita. Mereka bergantung pada kekuatan Guru. Mereka kira bahwa inisiasi memberi mereka segalanya, sehingga mereka pergi ke luar dan melakukan banyak hal yang salah. Banyak yang disebut sekte di India dan di mana-mana yang melakukan banyak hal salah terhadap orang-orang; orang takut kepada mereka. Karena mereka kira, jika guru telah menginisiasi mereka, maka mereka dapat melakukan apa saja yang mereka inginkan dan mereka tidak akan pernah bertransmigrasi. Itu salah! 
Tetapi, ada di antara mereka yang sedikit berusaha di dalam hati. Mereka berusaha sebaik mungkin dalam situasi yang ada, sesuai dengan kemampuan mereka. Bukannya mereka harus berusaha sebaik mungkin menurut standar Tuhan atau Guru, tetapi berusaha sebaik mungkin sesuai dengan kemampuan dan kekuatan mereka. Bagi mereka yang tidak berusaha, bahkan saat diberi kesempatan, mereka bahkan menginginkan dunia, bukan Tuhan. Dan mereka harus kembali ke tempat yang mereka inginkan. 
Sangatlah sulit berlatih sendirian. Itulah sebabnya kita membutuhkan meditasi kelompok. Jika seseorang tidak bermeditasi, jika dia tidak mengulang Nama-Nama Suci dan tidak mengonsumsi makanan vegetarian, maka ia harus melangkah sendiri. Kapan pun orang itu siap, maka Guru akan datang kembali. Tetapi, pada saat kematian, jika ia tetap tidak siap, jika ia tetap tidak memanggil Guru, dan ia tetap tidak peduli dan ingin kembali ke dunia, maka dia dapat melakukannya. Tergantung kepadanya. 
Kadang kala orang tidak bermeditasi dengan begitu baik, tetapi di dalam batin mereka, mereka bermeditasi dengan baik. Maka, apakah seseorang menginginkannya dalam hati, itu juga penting. Jadi, selalu ada sesuatu yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Anda harus mengetahuinya dari hati Anda. Sebagai contoh, jika Anda mencintai seorang perempuan, maka Anda hanya mencintainya. Anda mengetahuinya dalam hati. Dan dialah satu-satunya perempuan yang Anda cintai. Anda tidak dapat menjelaskan dan membuktikannya kepada siapa pun. Tetapi, Anda tahu di dalam hati bahwa dialah wanita satu-satunya. Tidak masalah berapa banyak perempuan cantik di sekitar Anda, Anda hanya mencintai dia seorang. 
Sama halnya dengan tanggung jawab rohani. Tidak masalah apa yang saya katakan, dan tidak masalah apa yang Anda katakan, tetapi Anda sendiri tahu di dalam hati apakah Anda menginginkan Tuhan atau tidak. Dan itulah yang terpenting. Bukannya Anda duduk berjam-jam, atau menghadiri begitu banyak meditasi kelompok. Meditasi kelompok hanya membantu Anda. Seandainya Anda sungguh menginginkan Tuhan, maka meditasi kelompok akan membantu Anda lebih, menguatkan keyakinan Anda, dan membuat Anda duduk lebih baik. 
Akan tetapi, hanya dengan menghadiri banyak meditasi kelompok bukanlah berarti bahwa Anda menginginkan Tuhan. Belum tentu demikian! Anda  mungkin saja ingin melihat perempuan di sebelah Anda daripada masuk ke dalam batin. Seperti cinta, apakah Anda memilikinya atau tidak, tiada seorang pun yang dapat memaksa Anda untuk mencintai perempuan lain, tidak peduli apakah orang itu jauh lebih cantik, lebih pintar, atau lebih kaya. Anda hanya mencintai satu orang saja. Itulah, Anda mengetahuinya. Titik. (Tepuk tangan) 
Sangatlah sederhana. Saya tidak ingin memberi Anda gagasan yang salah bahwa secara jasmani inisiasi itu sendiri akan membawa Anda kepada Tuhan, karena itu akan menjadi suatu penghujatan. Itu akan memaksa Anda melakukannya. Andaikata Anda ingin berubah pikiran setelah itu, maka saya tidak dapat memaksa Anda untuk pergi ke Kerajaan Allah. Atas kehendak bebas Anda maka Anda datang, dan atas kehendak bebas Anda juga, Anda tinggal. Dan atas kehendak bebas Anda di detik-detik terakhir dalam kehidupan Anda, maka Anda kembali ke tempat Anda berasal. Jika di saat-saat terakhir Anda berubah pikiran dan berkata, “Tidak, Guru, lupakan saja! Selamat tinggal! Saya ingin kembali untuk menjumpai perempuan tetangga saya,” maka Anda akan pergi ke sana. Ingat, kita semua adalah Tuhan.  
Tiada seorang pun yang dapat memberi Anda apa pun yang tidak Anda miliki sebelumnya atau yang tidak Anda inginkan. Inisiasi hanyalah membangkitkan kekuatan Tuhan di dalam diri Anda sendiri jika Anda menginginkannya. Jika Anda tidak menginginkannya, maka Anda dapat menundanya, sama seperti sebelumnya, dan kemudian meneruskan kehidupan Anda yang bodoh. Tidak masalah. Inisiasi adalah suatu tuntunan, meditasi kelompok adalah suatu tuntunan, pola hidup vegetarian adalah suatu tuntunan, dan disiplin adalah suatu tuntunan. Itu semua bukanlah yang pokok. Bukanlah tujuannya. Semua hanyalah sarana menuju tujuannya. Hati Anda haruslah menginginkannya di atas segala-galanya. Maka, ini semua baru dapat membantu Anda. 
Jika Anda tidak menginginkan Tuhan, maka Anda dapat makan vegetarian selama seribu tahun, duduk selama dua ribu tahun, dan mendapatkan inisiasi tiga ribu kali, tetapi Anda tetap tidak pergi ke mana-mana. Inilah ritual luar, seperti orang yang pergi dan menyembah ini dan itu. Mereka tidak memahami, tidaklah bersungguh-sungguh. Tetapi, ada orang lain yang tampak tidak bermeditasi dengan baik, dan bahkan tidak mampu mengulangi Nama-Nama Suci dengan tepat. Tetapi, Tuhan tahu. Dan orang itu tahu bahwa dirinya sungguh menginginkan Tuhan. Sangat sederhana! (Tepuk tangan)
 
Rahasia Bagaimana Guru Mencapai Kebenaran
 Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai kepada Murid Penetap, Center Hsihu, Formosa, 3 Desember 1995 (Asal bahasa China)    
Tahukah Anda bagaimana saya bisa mencapai Kebenaran? Itu karena saya senantiasa melakukan segalanya untuk sesama. Latihan rohani Anda masih terhambat karena menyimpan semua hal yang indah untuk diri sendiri dan meraup semua makanan yang lezat untuk Anda makan sendiri. Anda segan berbagi dengan sesama, dan itulah sebabnya Anda tidak memiliki banyak. 
Kebenarannya adalah, semakin kita memberi maka akan semakin banyak kita mendapatkannya. Anda lihat, saya telah memberi begitu banyak, sehingga saya memiliki makanan lebih daripada yang saya dapat makan. Karena itu, saya telah berhenti memberikan bantuan akhir-akhir ini, kuatir kalau pahala berkahnya akan terus datang sampai saya bahkan tidak sanggup menerimanya lagi! [Guru dan hadirin tertawa] 
Ada beberapa rahasia tentang bagaimana saya dapat mencapai Kebenaran. Pertama-tama, saya sangat penuh perhatian terhadap sesama. Kedua, saya sangat menghormati guru-guru saya. 
Dari Sekolah Dasar sampai ke Sekolah Menengah Umum, banyak guru yang menyukai saya. Mungkin karena saya sangat menghormati mereka, dan mereka merasakannya dalam hati. Atau saya mungkin memiliki sesuatu, saya tidak tahu. Atau mungkin karena saya memiliki pertalian dengan mereka. 
Setelah beranjak dewasa, saya mengikuti banyak guru rohani. Meskipun mereka tidak begitu tercerahkan, akan tetapi saya tetap mengikuti instruksi mereka sepenuhnya. Tiada sedikit pun rasa tidak hormat dalam diri saya terhadap mereka. Tanpa perlawanan. 
Apakah Anda kira guru-guru saya senantiasa memperlakukan saya dengan baik? Tidak! Mereka kadang-kadang memarahi saya. Dibanding dengan tingkatan kita sekarang, mereka hanyalah seperti para guru Sekolah Dasar, kemudian saya adalah seorang murid Sekolah Dasar! Mereka tidaklah secara khusus berlaku manis terhadap saya. Saya membantu dan menawarkan banyak hal kepada mereka, tetapi kadang kala mereka memarahi saya, atau menyakiti hati saya dengan perkataan mereka, mengatakan bahwa saya bukanlah apa-apa. 
Sebagai contoh, setelah saya menikah, kata-kata pertama yang dicetuskan oleh guru perempuan saya adalah: “Engkau tidak layak menikahinya.” (Guru tertawa) Dia berkata bahwa saya tidak layak menikahi suami saya. Dia berkata, “Hanya temanmu yang perempuan yang layak menikahinya.” Kami telah menikah, tetapi dia tetap mengatakan hal seperti itu. 
Saya berkata kepada guru saya, “Seorang teman saya telah menikah. Ia menikah terlebih dahulu. Jika tidak maka saya akan mendengarkan Anda dan membiarkan mereka bersama, karena mereka lebih cocok satu dengan lainnya. Sejak saat itu dia berhenti berkomentar. Tetapi, saat itu saya tidak marah sama sekali. Saya tidak mengatakan, “Guru, mengapa Anda dapat berbicara seperti itu?”
Saya merasa, Anda berbeda dalam hal ini. Saya bukannya menyalahkan Anda; saya hanya ingin agar Anda mengetahui rahasianya.
 
 
Sumber : http://godsdirectcontact.or.id/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar