Minggu, 18 Maret 2012

SMCH - Sumber Semua Agama





Sumber Semua Agama
Disampaikan oleh Maha Guru Ching HaiParis, Perancis, 24 April 1993
(Asal bahasa Prancis)
T: Apakah ajaran Anda cocok dengan Agama Islam?
G: Ya, mengapa tidak? Agama Islam mengajar orang untuk menjadi tamu yang baik di Bumi ini, dan mendorong kita untuk menemukan Surga selagi kita masih hidup. Saya juga menawarkan hal yang sama. Saya menyuruh Anda menghormati kelima pantangan, yang memberi kita keagungan, kebijaksanaan, dan perdamaian di atas Bumi. Saya juga menawarkan jalan untuk menemukan Tuhan dengan segera. Oleh karena itu, jalur ini sangat cocok dengan semua agama baik.
Mengapa Ada Banyak Agama?
T: Guru, mengapa ada begitu banyak agama di dunia ini?
G: Sesungguhnya hanya ada satu. Namanya saja yang berbeda. Jika Anda tidak percaya kepada saya, ambillah kesempatan, pelajari semua agama itu bersamaan, bandingkan semuanya, kemudian Anda akan mengerti apa yang saya maksudkan. Hanya karena orang-orang tidak mempelajari agama-agama lain yang juga baik. Berkonsentrasilah pada agama Anda. Jika Anda memahami suatu agama, itu sudah cukup, karena mirip dengan agama lainnya. Agama mengajarkan orang-orang untuk melakukan kebaikan, jangan membunuh, jangan mencuri, tetapi menyembah Tuhan atau Buddha. Tidak ada agama yang mengajarkan orang berbuat kejahatan, atau tetap tinggal di dunia ini selamanya - makan, minum, dan mati di sini. Semua agama mengajarkan Anda "Jadilah orang yang baik di sini serta carilah Surga selagi Anda hidup." Hal lainnya hanyalah bla...bla...bla..., birokrasi dan cerita panjang lebar. (Tepuk tangan).

---------------
Ketika kita menyebut Tuhan dengan nama-nama yang berbeda, itu tidak apa-apa. Anda dapat memanggil istri Anda dengan "sayangku", "apel-pai-ku", "kembang gulaku", atau apa pun yang Anda inginkan. Demikian juga, kita memperbolehkan orang-orang dengan berbagai ekspresi cinta kasih memanggil Tuhan dengan berbagai nama. Itu sangat logis. Saya sangat heran bahwa kebanyakan orang tidak mengerti hal ini dan berkelahi karena nama. Tidak apa-apa memanggil istri Anda "kue" dan jika tetangga Anda memanggil istrinya "apel-pai". Itu hal yang sama. Jika kita memanggil Tuhan dengan nama Allah, Jehovah, Sifat Kebuddhaan Tertinggi, Annutara-Samyak Sambodhi, Yang Maha Kuasa, Yang Tercinta, Sang Bapa, Sang Ibu, Sang Pencipta, Tuhan, atau yang lainnya, apa masalahnya?
Oleh sebab itu, banyak orang berpikir bahwa saya mengkhotbahkan banyak agama. Tidak, tidak. Saya hanya mengkhotbahkan satu - agama Kebenaran Sejati, agama Kebijaksanaan, agama Kasih Sayang. Apa yang kita sebut Tuhan Yang Maha Kuasa atau Buddha Tertinggi adalah Kebijaksanaan kita sendiri.

---------------
Tanya: Saya paham bahwa dunia Buddhis dan dunia Kristen berbeda; tetapi bagaimana mungkin Anda dapat mengatakan bahwa mereka adalah satu?
Guru: Karena saya melihat mereka adalah satu. Kristus berarti Buddha dalam bahasa Yahudi, dan Buddha berarti Kristus dalam bahasa Hindi. Hanya nama yang berbeda... dan bahasa yang berbeda. Ini karena kita tidak menerjemahkannya sehingga menyebabkan banyak salah paham. Kedua gelar tersebut berarti Guru Yang Tercerahkan.
Juga, saat Anda masuk ke dalam, Anda dapat melihat Buddha dan Kristus. Mereka minum teh bersama. Mereka tidak berdebat seperti kita di luar: siapa yang lebih baik, siapa yang tidak.
Anda bermeditasi, dapatkan inisiasi dan naik ke atas. Kemudian Anda akan melihatnya. (Tepuk tangan). Terima kasih. Wah, itu suatu kejutan. Yah, sebenarnya beberapa saudara dan saudari inisiat kami, beberapa penganut Buddha saat mereka meditasi, mereka melihat Yesus bicara dengan mereka. Dan beberapa orang Kristen, ketika mereka meditasi, mereka melihat Buddha berbicara dengan mereka. Mereka bersenang-senang saja! Kadang kala kita melihat keduanya. Tetapi, mereka bukanlah satu-satunya. Kita memiliki banyak Guru Masa Lampau, Sekarang, dan Masa Yang Akan Datang. Kita dapat menghubungi mereka bila kita meditasi dan pergi ke dalam dunia yang sejati.
Mengapa Tuhan Menciptakan Banyak Etnik?
Tanya: Mengapa di dunia ini terdapat perbedaan etnik?
Guru: Mengapa kita memiliki begitu banyak bunga yang bermacam-macam jenisnya. Itulah alasannya.
Tuhan sangat artistik, mempunyai banyak bakat, sangat indah penuh warna. Jadi, Ia menciptakan kita seperti itu. Seperti halnya bunga untuk menyenangkan kita. Apakah hal itu salah? Apakah seharusnya hanya ada satu warna saja? Apakah Tuhan harus menciptakan satu saja? Kuning seperti saya? Apakah setiap orang harus terlihat persis seperti saya? Apakah Anda pikir itu akan menarik? Ya atau Tidak? (Jawab: Tidak). Yah! Sekarang Anda menjawabnya sendiri.


Sumber : http://godsdirectcontact.or.id/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar