Sabtu, 24 Maret 2012

SMCH - Mengembangkan Kualitas Manusia (HQ) dan Kualitas Mulia (NQ) Kita

Mengembangkan Kualitas Manusia (HQ) dan Kualitas Mulia (NQ) Kita
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Konferensi Telepon dengan Center Surrey, Inggris, 1 Juli 2007 (Asal bahasa Inggris)  

 
Ini adalah masalah karma; jika kita menciptakan kekerasan, maka hal tersebut akan berbalik kembali. Saya selalu mengatakan hal yang sama: Perang tidak pernah menjadi sebuah jawaban. Intinya adalah mereka telah melakukan karma buruk terhadap orang lain jauh di masa lampau. Jika mereka mau memaafkan pada kehidupan ini, maka tidak akan ada masalah lagi. Masalahnya adalah mereka tidak memaafkan satu sama lain; itulah masalahnya. Mereka meneruskannya karena mereka tidak mengetahui ajaran yang baik. Mungkin mereka belajar, tetapi mereka tidak mengerti, karena ajaran setiap agama mengatakan bahwa kalian tidak boleh menciptakan perang. Ajaran setiap agama juga mengatakan bahwa kalian harus mencintai sesama dan semua hal seperti itu, tetapi mereka tidak mengerti akan hal tersebut. Bahkan di dalam kelompok kita, kita memiliki orang-orang yang telah melakukan hal yang tidak baik sebelumnya. Tetapi, di masa hidup ini, mereka tidak melakukannya lagi.
Pada saat inisiasi, kita sudah menghapus karma tersebut. Hanya saja karma di kehidupan saat ini, dan karma sepanjang hidup tetap ada. Tetapi, jika di kehidupan ini kalian mungkin  ditakdirkan untuk melakukan hal-hal yang tidak baik, tetapi karena kalian telah mengikuti ajaran yang baik dari seorang Guru yang baik, maka Anda tidak akan melakukannya. Itulah bagaimana lingkaran karma kehidupan saat ini dipecahkan, dan kemudian setiap orang menjadi lebih baik (berbicara kepada para inisiat). Jadi, kalian tidak mempunyai gangguan dan masalah?
T: Tidak, kami hanya senang mendengar Anda. Saya merasa sangat terberkati hari ini. Saya baru tiba dari Australia akhir-akhir ini, dan telah tinggal di sana selama lima tahun dengan istri saya yang juga berada di sini. Ini adalah pertama kalinya kami berada di Center ini dan kami merasa sangat terberkati karena Guru telah menelepon ke sini. Jadi, terima kasih.
G: Sama-sama. Kalian bahagia di sana?
T: Ya, sangat bahagia. Kami tinggal di sini sebelumnya, tetapi ini adalah pertama kalinya kami kembali ke negara ini setelah lima tahun; kami diinisiasi di Australia, Brisbane. Kami pernah melihat Guru di Thailand pada saat retret Thailand; itu sungguh menakjubkan.
G: Hanya  melihat dari jarak jauh bukan? Baik, apakah kalian warga negara Inggris?
T: Ya.
G: Tetapi, bagaimana bisa intonasi bicara kalian seperti seperti orang Australia ? (Tertawa)
T: Ini karena terlalu banyak berinteraksi dengan orang Australia, Guru.
G: Anda telah terpengaruh, ha? (T: Ya.) Dapatkah Anda bayangkan? Hanya lima tahun dan kalian telah berubah; kalian terdengar seperti orang Australia bagi saya.
T: Sangat menakjubkan selama berada di sana.
G: Ya, baik. Tetapi, dapatkah kalian bayangkan bagaimana kita terpengaruh mulai dari saat kita lahir dan tinggal di dunia ini untuk waktu yang sangat lama? Kita berubah juga, sehingga kita lupa Diri Sejati kita. Jika kita tinggal di sini terlalu lama, di dunia fisik ini, atau mungkin tidak hanya di dunia ini, tetapi di dunia fisik yang lainnya untuk waktu yang terlalu lama, maka kita menjadi lebih mengidentifikasikan diri kita dengan hal-hal yang bersifat fisik. Seperti saudara yang baru saja datang dari Australia tersebut – hanya lima tahun di sana dan dia terdengar seperti orang Australia sekarang. Dan saya yakin bahwa dia banyak mengonsumsi makanan Australia yang tidak dapat dia lupakan dan dia mungkin akan terus memakannya di Inggris juga. Atau, dia akan memperoleh banyak kebiasaan-kebiasaan orang Australia atau tradisi-tradisinya, yang akan terus dia lakukan di Inggris.
Jadi, inilah masalah dengan diri kita; ketika kita tinggal terlalu lama di dunia fisik, baik di planet ini ataupun di planet fisik lainnya, maka akan sama saja. Kita menjadi terlalu terikat terhadap hal-hal fisik dan cara hidup fisik, cara berpikir fisik dan cara keterikatan fisik. Dan itulah bagaimana hal tersebut menjadi sangat sulit bagi setiap orang untuk mencoba mengingat Surga. Kalian mengetahuinya dengan sangat baik bahwa meskipun kalian di bawah bimbingan saya, mencerna baik ajaran saya, mengerti ajaran saya, dan mencoba untuk melakukannya yang terbaik, tetapi kalian juga masih sering bergulat karena kebiasaan dan karma masa lalu. Akan tetapi, saya mengatakan kepada kalian, itu tidak masalah. Tidak masalah karma buruk apa yang kalian lakukan di masa lampau, kalian selalu dimaafkan oleh Surga dan oleh Tuhan jika kalian berbalik. Kehidupan saat ini sangatlah penting. Ini bukan mengenai karma masa lalu; tetapi mengenai kehidupan saat ini. Jadi, di kehidupan saat ini, kalian harus benar-benar menjaganya dan kemudian kehidupan masa depan kalian akan berada di Surga.
Pentingnya Sifat Tidak Mementingkan Diri Sendiri
Cobalah untuk menjadi seperti manusia surgawi; janganlah mementingkan diri sendiri. Selalu berpikir apa yang baik untuk orang lain, dan kemudian lakukanlah. Saya tidak mempunyai rahasia lainnya kecuali itu, apa pun yang baik untuk siapa saja, bahkan hewan, saya akan mencoba melakukannya yang terbaik untuk mereka, terkadang bahkan melupakan kenyamanan tubuh fisik saya. Saya sudah seperti itu sejak lahir. Hal ini tidak dapat saya ajarkan kepada kalian, karena kalian telah mendengarnya berulang kali. Tetapi, kalian dapat berusaha menyamai dan kalian dapat mencoba sehingga hal tersebut akan menjadi sifat alami kedua kalian. Bahkan jika kalian tidak melakukannya untuk tujuan yang tidak mementingkan diri dan tanpa syarat, paling tidak orang tersebut menerima manfaatnya.
Jadi, cobalah untuk melakukannya tanpa syarat, penuh kasih, dan tanpa pamrih sebisanya. Itulah cara satu-satunya untuk dapat keluar dari karma masa lalu untuk kehidupan saat ini. Karena meskipun kalian melakukan sesuatu yang salah di masa lalu; dan orang yang telah diperlakukan dengan tidak baik tersebut telah memaafkan kalian, kalian terus hidup dengan jenis kecenderungan ini dan tidak memeriksa diri kalian serta tidak berubah menjadi lebih mulia – maka hal tersebut tidak berguna. Kemudian kalian akan membawa kotoran ini dengan kalian setiap waktu, dan kalian akan menarik lebih banyak atmosfer atau energi ”sejenis menarik sejenis” ini, dan kemudian kalian tidak akan menjadi lebih baik sama sekali, tidak pernah, atau bahkan menjadi lebih buruk.
HQ dan NQ Mengukur Spiritualitas Lebih Banyak daripada IQ
Masalah yang telah saya temukan dengan umat manusia tentu saja adalah ego, karma. Dan juga terdapat masalah lainnya, yang kita sebut IQ. IQ adalah kualitas kecerdasan. Tetapi, IQ tidak sepenting NQ. Apakah kalian tahu apa itu NQ? (Hadirin: Tidak.) Itu adalah Kualitas Mulia (Noble Quality). Dan ada hal lainnya lagi yang disebut HQ. Apakah kalian tahu apa itu?
T: Kualitas Surgawi
G: HQ adalah Kualitas Manusia (Human Quality). Kualitas Manusia adalah sejumlah sel-sel manusia yang kalian peroleh. Semakin mulia diri Anda, semakin banyak sel manusia yang Anda dapatkan. Anda akan terkejut jika mengetahui ada banyak orang yang disebut mulia di kantor-kantor yang sangat tinggi, atau di beberapa posisi yang paling kuat dari agama-agama yang paling kuat, akan tetapi tidak memiliki cukup HQ dan NQ. Dan saya akan memberitahu kalian sebuah rahasia: hewan memiliki NQ atau Kualitas Mulia yang sangat tinggi – tentu saja tidak semua dari mereka. Contohnya, singa dan harimau memiliki NQ yang sangat rendah. Itulah mengapa mereka seperti itu. Dan beberapa manusia, jika mereka tidak memiliki cukup HQ dan NQ, mereka yang dengan NQ rendah, akan diturunkan martabatnya lagi untuk beberapa saat.
Orang yang pada kehidupan saat ini tidak mempunyai NQ dan HQ yang cukup adalah karena mereka telah melakukan karma yang sangat buruk di kehidupan terakhir mereka: sebagai contoh, berkelakuan jahat atau membunuh orang hanya untuk sebuah tujuan yang rendah, seperti membunuh untuk merampas harta milik, atau membunuh hanya karena iri hati atau cemburu. Setiap jenis motif yang rendah seperti itu tentu saja akan menurunkan martabat mereka ke dalam sebuah keadaan yang bersifat jahat dan liar. Bahkan setelah mereka membayar hutang mereka dan kembali menjadi manusia lagi, mereka tidak mempunyai cukup NQ dan HQ. Tetapi, sekali mereka berada dalam bentuk manusia, mereka akan mempunyai kesempatan untuk mengembangkan NQ dan HQ mereka.
IQ adalah bagian yang mudah. IQ dapat dicapai dengan mempelajari pengetahuan duniawi atau dengan belajar praktis. Semakin kalian bekerja di bidang kehidupan yang berbeda-beda, maka semakin banyak IQ yang akan kalian kembangkan. IQ mirip dengan reaksi alami. Jika kalian telah dihadapkan pada banyak bidang kerja atau situasi yang berbeda yang memaksa kalian untuk berpikir atau bereaksi cepat untuk pertahanan hidup kalian sendiri, maka naluri bertahan hidup kalian akan muncul. Itulah bagaimana kalian mengembangkan IQ. Hanya dengan dihadapkan pada berbagai keadaan yang berbeda, situasi yang berbeda, pekerjaan yang berbeda, atau cara hidup yang berbeda, maka kalian mengembangkan lebih banyak IQ. Itulah sebabnya orang yang lebih sering berpergian dan yang melakukan banyak pekerjaan yang berbeda menjadi lebih cerdas. Sebenarnya, itu hanyalah kebiasaan. Jika Anda mengembangkan pemikiran yang berbeda atau cepat, kemudian otak hanya akan menjadi terbiasa dengan cara tersebut dan ia akan merekam data yang berbeda dan mengeluarkannya pada saat dibutuhkan. Ia hanya seperti sebuah komputer yang bagus dengan banyak data di dalamnya, semakin banyak Anda memasukkan data ke dalamnya, maka akan semakin banyak informasi yang keluar.
Jadi, IQ sungguh bukanlah suatu hal yang besar, kita dapat mengembangkannya dengan mudah. Tetapi, saya terkejut dengan cara kehidupan memperlakukan kita sehingga beberapa orang bahkan tidak mengembangkan IQ. Saya terkejut. Kalian seharusnya menjadi sangat cerdas sekarang, dengan cara kalian hidup di kehidupan ini. Apa yang saya maksudkan adalah IQ mudah untuk diperoleh, sementara NQ dan HQ tidak. HQ adalah pemberian dari surga, tergantung pada pahala sebelum kalian dilahirkan, kurang lebih seperti karma. Sedangkan HQ adalah kualitas manusia yang harus dimiliki setiap orang untuk menjadi manusia. Untuk memiliki tubuh manusia, kalian harus memiliki paling tidak 16% HQ. Jadi, semakin banyak HQ, semakin kalian menjadi murah hati dan semakin kalian menjadi lebih seperti manusia. Semakin sedikit HQ, semakin kalian kurang seperti manusia dan semakin dan semakin seperti seekor hewan buas.
Banyak hewan memiliki HQ atau Kualitas Manusia yang tinggi. Bahkan anjing-anjing saya, mereka memiliki 12% HQ. Itu sudah hampir seperti seorang manusia; 4% lagi mereka akan terlihat seperti kalian atau saya (Tertawa). Bahkan beberapa burung liar dan sebagainya, mereka memiliki HQ yang tinggi. Tetapi, singa dan harimau, sebagai contoh, mereka tidak memiliki HQ sama sekali, semua hewan tidaklah sama; saya tidak akan membahasnya. Hewan-hewan yang baik memiliki lebih atau kurang beberapa persen HQ, Kualitas Manusia. Jadi, bagi orang-orang yang pergi berkeliling mengebom dan membunuh yang lainnya, mereka memiliki HQ yang sangat rendah. Atau, bahkan jika mereka memiliki HQ yang cukup untuk menjadi manusia, mungkin mereka telah ditarik turun oleh karma masa lampau, dan oleh karma bersama. Karma bersama berarti orang-orang yang berhubungan dengan mereka, situasi-situasi di mana mereka berada, tempat-tempat di mana mereka pernah dilahirkan, dan DNA yang mereka wariskan dari orangtua mereka. Banyak hal berbeda yang menyebabkan hal tersebut. Dan jika mereka tidak dengan cara apa pun mencoba untuk naik melampauinya, dengan kesempatan, dengan keberuntungan, atau berhubungan dengan ajaran baik dari seorang Guru, maka mereka akan tetap seperti itu, atau tenggelam lebih rendah dan kemudian kembali ke tempat di mana mereka seharusnya berada lagi, ke kehidupan yang seperti neraka atau kehidupan hewan yang ganas.
Beberapa Hewan Memiliki Lebih Banyak NQ daripada Manusia
Tetapi, tidak semua hewan lebih rendah dari manusia. Mereka tidak memiliki Kualitas Manusia untuk memiliki tubuh manusia, tetapi ada faktor lainnya yang mereka miliki, yaitu NQ atau Kualitas Mulia. NQ bahkan lebih penting daripada HQ, karena jika kalian memiliki cukup HQ, kalian menjadi manusia, tetapi jika kalian tidak memiliki cukup NQ, yaitu Kualitas Mulia, maka kita juga akan turun lagi dan kembali ke sebuah keadaan yang buruk, atau kembali ke kerajaan ganas dan sangat menakutkan; ya kalian dapat menyebutnya sebuah kerajaan. Hewan yang lahir secara alami, sebagai contoh, dengan pilihan atau dengan ciptaan surgawi, mereka memiliki HQ yang sangat baik dan NQ yang sangat tinggi. Karena NQ yang mereka miliki, mereka tinggal dengan penuh kedamaian satu sama lain dan mereka akan kembali ke mana mereka termasuk, tidak harus menjadi seorang manusia; mereka bahkan dapat pergi lebih tinggi. Sebagai contoh, banyak orang yang memakan babi, tetapi mereka tidak tahu apa pun mengenai mereka. Seekor babi mempunyai banyak sekali IQ, HQ, dan NQ. NQ pada babi adalah 30%. Apakah kalian terkejut? (Hadirin: Ya.) Beberapa dari kita, para manusia, hanya memiliki 2 atau 3 % NQ! 
Ini adalah sesuatu yang tidak diketahui orang-orang. Itulah sebabnya mereka terus makan babi dan ayam. Bahkan ayam mempunyai 4% NQ, sebagai contoh. Kualitas NQ memungkinkan kalian menjadi lebih tidak mementingkan diri sendiri, lebih melindungi orang yang kalian cintai dan lebih tanpa syarat. Saya rasa ayam tidak memiliki banyak NQ, jadi dalam posisinya sendiri atau dunianya sendiri, NQ adalah cukup baginya untuk melindungi sanak famili dan kelompoknya sendiri. Untuk hal tersebut, sang ayam melakukannya dengan sangat baik; dia sangat mulia. Sebagai contoh, jika kalian melihat ayam dengan anak ayamnya yang kecil, jika seekor hewan besar datang dan mencoba menyerang anak-anak ayam tersebut – walaupun dia jauh lebih kecil dalam ukurannya – dia akan mencoba untuk berkelahi. Dia akan mencakar dan mematuk apa pun yang dia dapat serta melakukan apa pun untuk melindungi anak-anaknya, bahkan sampai ia harus mati. Saya juga telah melihat itik-itik, sang ‘quack-quack’ yang orang-orang makan; ini sangatlah kejam. Bebek mempunyai sekitar 8% NQ, kualitas mulia.
Dan saya telah melihatnya sendiri bahwa induk itik melindungi anak itiknya dengan segala kekuatannya. Jika ada hewan apa pun yang datang mendekat – besar, kecil atau apa pun – dia akan berkelahi dengan mereka dengan badannya yang kecil seperti itu. Saya melihatnya dengan mata saya sendiri ketika saya memberi makan itik-itik dan anak-anak itik tersebut. Sang induk baru saja keluar dari sarang di mana dia telah mengeram beberapa hari dan dia bahkan tidak makan banyak. Dia membiarkan anak-anak itik makan terlebih dahulu; dia tidak pernah makan satu potong pun ketika mereka sedang makan.
Ini adalah itik-itik liar yang sedang saya bicarakan; saya bahkan tidak membicarakan tentang itik-itik jinak yang dibesarkan secara manusiawi yang lebih, bisa disebut, beradab. Ini adalah itik-itik liar. Saya hanya kebetulan tinggal dekat sebuah daerah liar di mana mereka mempunyai itik-itik dan saya memberi mereka makan. Sang itik membiarkan anak-anak itiknya memakan setiap makanan kecil sedapat mereka. Dan bahkan setelah mereka makan dan mereka takut karena sesuatu, mereka dapat lari menghindar dari mereka yang mengejarnya. Dia bahkan tidak makan. Dia hanya menjaga keamanan anak mereka terlebih dahulu. Dan dia hanya berdiri menjaga dan membiarkan anak-anaknya makan terlebih dahulu. Jadi, dia memiliki sekitar 8% NQ. Kebanyakan itik adalah seperti itu, tetapi beberapa bahkan lebih istimewa; mereka memiliki lebih banyak NQ daripada itu, bahkan mencapai 10%.
Itik-itik dan ayam-ayam tersebut tidak akan membunuh seorang manusia untuk dimakan, atau hewan-hewan lainnya. Tetapi, kita membunuh apa pun: Kita membunuh yang lebih besar, yang lebih kecil, ikan di laut yang tidak melakukan sesuatu yang berbahaya bagi kita, burung-burung beterbangan yang bahkan tidak datang mendekati kalian atau mengganggu kalian atau apa pun; kita menembaknya jatuh dan memakan mereka; kita memberi makan beberapa dari mereka dan kemudian memakannya; kita pergi ke dalam hutan, menangkap gajah-gajah dan memakannya; kita pergi ke dalam laut, menangkap ikan-ikan paus dan memakan mereka; kita pergi ke manapun dan makan apa pun. Orang-orang memakan semua makhluk yang lebih mulia daripada kita itu. Mereka jauh lebih mulia daripada kita; itulah kenapa para manusia adalah makhluk hidup yang paling menakutkan di atas planet ini. Saya memberitahu kalian: Mereka harus berubah, dan saat ini mereka sedang berubah; dapatkah kalian melihat kecenderungan ini atau tidak? (Hadirin: Ya.) Ada lebih banyak orang yang bervegetarian dan lebih banyak paham vegetarian, yang bahkan dianjurkan oleh pemerintah sekarang.
Saya sangat senang akan hal itu. Saya sangat senang; saya sangat berterima kasih; saya sangat senang, karena terkadang saya harus menutup pikiran saya. Jika tidak, saya akan teriak setiap hari: “Hentikan itu, hentikan semua kekejaman ini; tolong hentikan ini!” Itu tidak tertahankan, itu tidak dapat diterima, itu tidak manusiawi sama sekali, semua pembunuhan di atas planet ini. Setiap hari, berjuta-juta hewan menderita – tidak setiap hari, setiap menit. Dan itu hanyalah untuk dimakan orang-orang, sedangkan mereka sebenarnya memiliki banyak pilihan. Mungkin singa dan harimau tidak memiliki pilihan. Tetapi, manusia, kita memiliki pilihan, kita cerdas dan kita dapat menemukan apa pun untuk dimakan. Kita dapat bercocok tanam, dan kita dapat melakukan pertanian. Kita memiliki cukup makanan untuk setiap orang – tetapi sebaliknya, kita pergi memakan makhluk yang lebih cerdas dan lebih mulia daripada kita, hanya karena mereka lebih mulia dan mereka tidak mempertahankan diri mereka. Inilah mengapa mereka tidak mempertahankan diri, karena mereka mulia.
Cerita Tentang Kualitas Mulia Itik 
Saya akan menceritakan kalian cerita itik lainnya, hanya itik dan ayam, supaya kalian tahu sebenarnya apa yang sedang manusia lakukan. Ada dua itik, satu pasang, yang selalu datang ke rumah saya karena mereka terbiasa dengan saya sekarang. Kapan pun mereka lapar atau kapan pun mereka menyukainya, mereka akan datang ke rumah saya dan saya memberi mereka makanan. Tetapi, ada beberapa itik berkualitas rendah, yang datang dan mengusir istrinya. Jadi, sang itik jantan yang baik selalu berdiri menjaga dan kapan pun sang itik betina sedang makan, dia tidak makan. Jika mereka datang ke rumah saya di halaman dan saya memberi  mereka makanan, itik jantan akan membiarkan itik betina makan terlebih dahulu. Jadi, itik betina makan, makan, dan makan sampai dia tidak mau makan lagi, dan setelah itu itik jantan baru akan makan: mungkin.
Kebanyakan saya memberi mereka makan di air karena lebih mudah bagi mereka untuk menelannya. Roti masuk ke dalam air dan menjadi lebih lembut sehingga mereka tidak tersedak. Tetapi, jika mereka datang ke rumah saya di daratan, saya juga memberinya; saya tidak ingin mengusir mereka dan membuat mereka menunggu. Jadi, saya memotong roti menjadi potongan kecil yang lembut, irisan roti yang penuh gandum dan lembut. Dan kemudian mereka memakannya, tetapi terkadang karena terlalu kering di daratan, mereka harus lari ke dalam air dan minum. Saya tahu itik jantan tersebut sangat menyukai roti karena terkadang jika sang itik betina sedang tidur atau melakukan hal lainnya, dia datang dan makan, makan, makan, seperti saat sedang lapar. Tetapi, biasanya, jika sang itik betina sedang makan, maka dia hanya berdiri menjaga; dia melihat sekitarnya dan bahkan tidak tertarik sama sekali kepada makanan tersebut.
Jadi, inilah itik, itik liar yang sangat biasa, yang orang-orang buru dan makan atau memandang rendah terhadapnya. Ini adalah itik-itik yang jauh lebih mulia daripada para manusia. Beberapa memiliki Kualitas Mulia dua kali lipat dari yang dimiliki manusia. Tetapi, apakah kalian tahu? Ini adalah berita baik. Walaupun beberapa manusia memiliki lebih sedikit Kualitas Mulia, karena mereka tidak dilatih untuk menjadi mulia, akan tetapi jika mereka mempelajari ajaran yang mulia, mereka juga akan menghindari banyak karma buruk dan mereka sendiri dapat menjadi mulia dengan segera. Paling tidak mereka tidak melakukan hal apa pun yang membahayakan. 
Kualitas Inti dari Ajaran Seorang Guru Hidup
Jadi, ajaran yang baik dari seorang Guru hidup sangatlah penting. Saya akan memberitahu kalian: Di beberapa sekolah di mana orang-orang mengajarkan sebuah hal yang baik seperti Metode Quan Yin atau anti kekerasan, bahkan di dalam kelompok kita, beberapa orang hanya memiliki kualitas yang sangat rendah, seperti 2 atau 3% Kualitas Mulia. Walaupun demikian, mereka masih melakukan sebuah pekerjaan yang baik untuk dunia dan masih menjalani hidup yang mulia. Ya, setidaknya mereka vegetarian, tidak membunuh, tidak melakukan perbuatan yang buruk, tidak membahayakan siapa pun. Tetapi, orang-orang ini masih memiliki sisa-sisa di dalam diri mereka seperti mungkin mereka melakukan sesuatu tanpa cinta yang tanpa syarat. Mungkin mereka melakukannya karena mereka suka melakukannya atau karena mereka kecanduan kerja, atau hanya ingin menjadi aktor besar atau hanya ingin melakukan sesuatu, atau kedengaran seperti sebuah hal yang baik. Tetapi, kadang orang-orang ini, ketika mereka melakukan sesuatu, mereka masih memiliki sisa kualitas ego yang lebih rendah. Atau, mereka juga melakukan sesuatu yang berbahaya. Tetapi, paling tidak, mereka tidak melakukannya dengan sengaja. Dan mereka sama sekali tidak melakukan apa pun yang tidak baik terhadap orang lain, sepanjang mereka dapat menoleransinya.  Jadi, ini adalah tanda yang sangat baik dari sebuah sekolah spiritualitas apa pun yang baik. Bahkan dalam sekolah kita juga ada beberapa orang yang tidak memiliki cukup NQ, tetapi mereka sedang mencoba dan mereka sedang mengembangkannya, mereka sedang mendapatkan sejumlah poin lagi untuk disimpan dalam gudang NQ mereka. Dan ini adalah hal yang sangat bagus; saya sangat senang menemukan hal-hal seperti ini dan saya berpikir bahwa sangatlah bagus pekerjaan yang saya lakukan, seperti mengingatkan orang-orang untuk terus menambahkan lebih banyak NQ dan HQ ke dalam harta karun mereka daripada euro atau dollar atau rupee. (Hadirin : Terima kasih, Guru.)
Ajaran yang baik dari seorang Guru hidup sangat penting dan sangat membantu. Bahkan jika seluruh dunia atau rata-rata kebanyakan orang tidak mempunyai cukup NQ, tetapi mereka percaya dengan ajaran Yesus atau Buddha, dan paling tidak mereka tidak melakukan sesuatu yang berbahaya. Hal ini lebih baik daripada orang-orang yang tidak percaya. Di Au Lac, jika kita marah dengan seseorang, kita memanggil orang tersebut sebagai seorang ateis. Hal ini berarti dengan menjadi tidak religius adalah panggilan terburuk yang dapat kalian gunakan terhadap seseorang di Au Lac. Mereka menyebutnya “DO VĂ” DAO” – itu adalah nama terburuk yang dapat digunakan untuk memanggil seseorang, bahwa mereka tidak religius, seorang ateis, seorang yang tidak percaya. Jadi, bahkan jika ajaran Yesus atau Buddha tidak diterapkan untuk pencerahan sekarang ini, maka paling tidak ajaran moral mereka masih berguna untuk kebanyakan orang.
Beberapa orang melakukan hal buruk yang membatasi mereka dengan kelakuan mereka dan standar moral mereka. Saya tidak maksudkan semuanya. Kalian sudah dapat melihat hal ini di masa lampau sebelumnya, bahwa bahkan orang-orang yang religius saling bertentangan satu sama lain. Tetapi, hal tersebut semakin kurang terjadi sekarang ini, dan karena semakin sedikit dan sedikit, maka sangat diharapkan agar hal tersebut akan hilang sama sekali, atau bahkan semua agama dan yang tidak beragama dapat hidup bersama dalam damai dan harmoni. Itulah yang seharusnya terjadi. Itulah cara hidup yang Tuhan kehendaki dari kita. Kita seharusnya hidup dalam kekayaan, dalam kedamaian, dalam cinta, dan dalam kelimpahan. Itulah cara hidup yang dikehendaki Tuhan dari kita, tetapi karena semua perbuatan kita yang buruk dan jiwa atau pemikiran moral kita yang rendah serta kurangnya keinginan serta perjuangan untuk menjadi lebih mulia, untuk menjalani sebuah kehidupan yang lebih surgawi, maka kita merosot dan tenggelam. Jadi, ajaran Sang Guru selalu baik. Ia akan membawa kita ke pantai seberang, ke keamanan, dan menjaga kita di sana. Ia bahkan akan menjaga kita bahkan dalam sebuah perlindungan yang lebih baik, dan kemudian kita dapat tumbuh dalam perlindungan itu, lebih jauh dan lebih jauh, dan kita akan pergi lebih tinggi dan lebih tinggi, terhindar dari bahaya dan godaan.
Begitulah, Kualitas Mulia (Noble Quality) dan Kualitas Manusia (Human Quality) harus kita kembangkan dengan lebih mencintai sesama, berbuat lebih banyak kebajikan, tidak mementingkan diri sendiri, dan dengan demikian akan ada lebih banyak NQ yang kita miliki. Lebih tinggi NQ yang kita miliki, maka nilai HQ kita juga akan lebih tinggi. Setelah itu, tingkatan ini akan terus meningkat dan meningkat sampai ke Surga. Inilah cara mengembangkan tingkat kesadaran kita. Karma yang lalu tidak dapat membantu, tetapi masa sekarang sangatlah penting, sekarang kita harus mengembangkannya. Setiap menit dan setiap hari dalam kehidupan kita haruslah berbuat baik, kapan pun itu memungkinkan. Berpikirlah yang baik, Berbuatlah yang baik, dan jadilah yang baik, itu saja yang harus kita lakukan. Tidak ada jalan lain untuk meningkatkan diri kita dari ilusi kesengsaraan di dunia fisik ini.
Meskipun sekarang banyak orang yang melakukan meditasi di dunia dan tingkat kesadaran manusia telah terangkat, akan tetapi mereka tidak akan dapat naik lebih tinggi lagi bila mereka tetap begitu saja. Mungkin mereka sudah dibebaskan dan mungkin sebagai manusia yang baik di kehidupan ini mereka tidak akan masuk ke neraka karena kekuatan Sang Guru atau Tuhan atau Surga; akan tetapi mereka tidak dapat pergi lebih tinggi lagi, mereka hanya dapat berada di tingkat timbul dan tenggelam. Sebagai contoh, bila seseorang mengambil risiko kehilangan nyawanya untuk menyelamatkan seseorang dari laut yang berbahaya, kemudian mengantarkan orang itu ke tepi pantai. Saat berada di pantai, orang ini tidak akan tenggelam lagi dan dia akan baik-baik saja sekarang. Tapi, dia harus terus berjalan, dia harus berjalan pulang dan berjalan menuju tempat berpenduduk; dia harus berjalan mencari makanan dan tempat tinggal. Kalau tidak dia hanya akan berdiri di situ dan hanya di situ. Anda mengerti apa yang saya maksudkan? (Hadirin: Ya.)
Manusia di dunia ini atau murid dari perguruan saya akan diangkat sampai satu tingkat di mana mereka tidak akan menderita di neraka atau hal-hal yang tidak menyenangkan yang menyebabkan mereka bersedih. Tapi, mereka tetap harus berjalan di kaki mereka sendiri, mereka harus lebih mulia, mereka harus lebih tidak mementingkan diri sendiri, tanpa pamrih, mencintai dan menolong sesama. Setelah itu, mereka baru dapat berjalan jauh, pergi ke Surga yang tinggi setelah kehidupan fisik ini. 
Dambakan Sesuatu yang Melebihi Dunia Fisik yang Tidak Kekal Ini
Kehidupan fisik tidak berlangsung lama, tetapi mengapa semua orang sangat kuatir dengan kehidupan fisik ini. Saya tidak mengerti. Karena kehidupan fisik, mereka kemudian berperang. Karena tubuh fisik yang berlangsung sebentar saja, mereka saling membunuh. Ini adalah fenomena yang paling tidak dapat saya pahami dari kehidupan manusia. Saya tidak mengerti. Jika Anda makan lebih banyak dari tahun lalu atau dari kemarin, maka saya mungkin dapat mengerti. Pada saat itu Anda mungkin terlihat lebih baik, lebih gemuk, tapi berapa lama ini akan bertahan? Pada akhirnya Anda akan pergi satu meter ke bawah tanah atau menjadi debu; tergantung di mana Anda akan tinggal. Atau Anda digantung di langit-langit dan orang lain kemudian memanfaatkan tubuh Anda. Di beberapa tempat masih ada orang yang memakan orang!
Jadi, semua dari kita akan menjadi makanan cacing atau makanan ikan bila di air. Inilah akhir dari tubuh fisik. Mengapa begitu banyak karma atau penderitaan? Mengapa kita menciptakan begitu banyak penderitaan untuk orang lain melalui peperangan atau perkelahian hanya untuk tubuh fisik yang tidak abadi ini? Menjadi seorang presiden pun, berapa lama akan bertahan? Berapa lama suatu posisi akan bertahan dalam tubuh fisik ini? Kebanyakan orang menggunakan tubuh fisik ini untuk bertahan, makan, memakai baju yang lebih bagus daripada tetangga, mobil yang lebih cepat,  atau memiliki kekuasaan yang lebih daripada orang lain. Mereka kemudian membunuh, menyiksa, dan membuat orang lain menderita; bukan hanya hewan saja. Hewan-hewan tidak berdaya dan telah menjadi korban kekejaman manusia sejak dahulu kala. Itu saja tidak cukup, manusia bahkan membunuh sesamanya sendiri yang serupa dengannya, bergerak serupa dengannya, dan hidup serupa dengannya. Orang-orang Irak dan Afghanistan hidup, mencintai, dan bergerak sama dengan orang Amerika, Inggris, Prancis, atau Italia.
Apa pun kebangsaannya, semua orang melakukan hal yang sama. Saat mereka mencintai sesama, mereka juga berkata, “Saya cinta kamu,” dan mereka memeluk orang itu, mereka bercinta dengan orang itu, sama seperti orang Amerika, Eropa, Asia, atau siapa pun juga. Mereka juga makan pada saat lapar, mereka tidur pada saat mereka letih, dan mereka mempunyai naluri untuk melindungi orang-orang tercinta mereka. Mereka berusaha supaya dapat tetap hidup, mereka menggunakan pakaian untuk melindungi mereka dari cuaca. Mereka melakukan hal yang sama seperti kita. Tetapi, mengapa ras yang sama membunuh orang dari ras yang sama juga? Anda tahu alasan yang tidak masuk akal dan tidak dapat dimengerti di balik peperangan, perkelahian, kriminalitas, gangster, atau yang lainnya? Semua ini karena kurangnya NQ dan HQ. Inilah yang saya temukan. 
Dengan Metode Quan Yin, Kita Dapat Naik ke Surga yang Tinggi
Meskipun demikian, bila NQ atau HQ kita kurang, kita masih dapat meningkatkannya bila kita mengikuti Metode Quan Yin atau bila kita mengikuti ajaran Guru. Lebih baik dengan Guru yang hidup, dan akan lebih baik lagi dengan Metode Quan Yin. Ini adalah yang terbaik untuk semua orang, tidak peduli apakah IQ Anda tinggi atau tidak. IQ rendah tidak menjadi masalah, karena NQ atau HQ yang rendah masih dapat diperbaiki, masih tetap dapat menjadi orang yang mulia, masih tetap dapat menjadi orang suci, masih dapat naik ke Surga yang tinggi dengan ajaran Guru hidup yang mengajarkan Metode Quan Yin. Inilah yang terbaik. Yang terbaik dari semua perguruan spiritual adalah Perguruan Quan Yin, ajaran Quan Yin, atau Metode Quan Yin. Tapi, bila ada metode lain yang dapat menjadi model, seperti agama yang baik atau teori yang baik, maka itu juga akan membantu. Mereka membantu manusia untuk menjadi baik dan ini lebih baik daripada tidak sama sekali. NQ dan HQ, Kualitas Mulia dan Kualitas Manusia harus dikembangkan dengan perasaan tanpa pamrih, cinta kasih, kebaikan hati, tidak mementingkan diri sendiri, serta meditasi dan mengikuti ajaran seorang Guru.
Sebenarnya tidak begitu sulit. Setiap kali Anda ingin melakukan sesuatu dengan motif yang rendah, marahi diri sendiri, meditasi, dan mulailah dengan pikiran yang mulia. Begitulah cara melatih diri sendiri. Tidak ada yang dapat selalu bersama Anda selama 24 jam. Guru secara fisik juga tidak dapat bersama Anda selama 24 jam untuk memarahi Anda, memperbaiki Anda, mengembalikan Anda ke jalan yang benar, tidak! Andalah Guru untuk diri Anda sendiri. Mahkota di kepala Anda adalah Guru, Anda yang mengajar diri Anda sendiri. Anda akan menjadi orang yang mulia. Anda adalah Orang Suci.
Menjadi Orang Suci adalah tanggung jawab yang besar! (Guru dan semua orang tertawa). Tidak seperti ini, “Saya Buddha dan tidak ada yang saya lakukan.” Ini hanyalah kata-kata. “Tidak ada yang saya lakukan” berarti Anda tidak harus berkompetisi lagi dengan dunia seperti yang harus Anda lakukan sebelumnya; tidak harus membuat tetangga iri bila pasangan Anda lebih cantik. Itulah sebabnya kita tidak perlu melakukan apa pun. Tapi, itu hanya permainan kata-kata. Untuk dapat mencapai ke sana, untuk tidak melakukan apa-apa, maka ada banyak usaha yang harus dilakukan. 
Arti Sebenarnya dari “Tidak Ada yang Dilakukan di Bawah Matahari”
Pada saat Guru Zen berkata “Tidak ada lagi yang saya lakukan; Saya telah tiba di sana,” ini berarti bahwa Ia telah melakukan tanpa melakukan! Ia melakukannya tanpa ego, tanpa berpikir “Saya yang berbuat, saya hebat, saya sangat baik, saya mulia, saya beramal, saya murah hati.” Ia tidak menyukai ide ini lagi. Meskipun Ia memberikan 10.000 dolar di balik pikirannya yang murah hati, tetapi Ia tidak berpikir demikian. Itu hanya sebagai tindakan murah hati yang harus dilakukan semua manusia. Itu saja. Tidak sebagai ego yang berkata, “Saya beramal, saya baik. Tuhan, saya baik 'kan? Lihatlah, saya baik. Hadiahi saya sesuatu!” Atau, Tuhan, mengapa saya tidak diberi sesuatu? Saya telah memberi 1.000 dolar untuk amal, tetapi mengapa tidak ada yang berubah dalam kehidupan saya. Bukan seperti itu.
Jadi, pada saat seorang Guru Zen dan praktisi Zen tercerahkan berkata, “Tidak ada lagi yang dapat dilakukan.” Jangan hanya mendengarkan dan pulang ke rumah makan dan tidak mengerjakan apa-apa. Anda harus berkarya, tanpa melakukan. Setiap kali ingatlah Tuhan. Ingatlah bahwa Tuhan yang bekerja. Apa pun yang Anda lakukan adalah baik, berterima-kasihlah. Tuhan memberi kesempatan kepada Anda untuk menjadi orang yang lebih baik, untuk menghasilkan kualitas orang yang baik. Berterima-kasihlah kepada Tuhan setiap saat atas setiap kesempatan untuk berbuat baik. Ini adalah melakukan tanpa melakukan. Dan ini adalah arti sesungguhnya dari pepatah Zen “Tidak ada lagi yang dapat dilakukan di bawah matahari.”
Ketika pengikut Zen berkata, “Tidak ada lagi yang dilakukan di bawah matahari,” atau “Tidak ada yang dapat dilakukan di bawah matahari,” artinya Melakukannya tanpa ego, melakukannya tanpa mementingkan diri sendiri, dan melakukannya tanpa pamrih; Inilah arti Zen yang sesungguhnya. Mereka juga berkata, “Tidak ada lagi yang harus saya selamatkan.” Pada saat mereka tercerahkan, mereka berkata, “Pekerjaan telah selesai, tidak ada lagi yang harus diselamatkan.” Ini bukan berarti pulang ke rumah dan menikmati pencerahan dan membiarkan sesama Anda tenggelam dalam kesengsaraan atau ke neraka. Bukan seperti itu. Anda harus keluar menyebarkan ajaran dan menjemput mereka. Seperti sebelumnya, ketika Anda masih gelap batin, ada berapa banyak penderitaan yang Anda jalani? Semua ini adalah penderitaan. Sesama Anda juga mengalami hal yang sama.
Bukan seperti setelah pencerahan maka tidak ada lagi yang dapat Anda lakukan, tidak ada lagi yang harus diselamatkan. Artinya adalah setelah pencerahan maka Anda tetap menyelamatkan jiwa orang lain, tapi tanpa merasa bahwa Andalah yang melakukannya. Anda hanya melakukannya seperti Anda bernapas, seperti menggaruk bila gatal, minum bila haus. Anda melakukannya seperti Sang Matahari yang bersinar tanpa mengatakan dirinya hebat, atau berpikir bahwa dirinya hebat. Ini adalah arti sesungguhnya dari Guru yang berkata, “Saya telah tiba di sana, saya telah mendapatkannya, tidak ada lagi yang harus diselamatkan.” Sama seperti “Tidak ada lagi yang dikerjakan di bawah matahari” Inilah arti yang tepat, karena Anda melakukannya tanpa mementingkan diri sendiri, tetapi dengan cinta kasih yang tanpa pamrih. 
Lakukan Sebanyak-banyaknya untuk Menyebarkan Ajaran yang Baik
Baiklah, saya rasa waktu makan telah tiba, bukan? (Hadirin: Ya.) Perhatikanlah tubuh kalian, tetapi perhatikan juga jiwa kalian. (Hadirin: Terima kasih, Guru.) Dan perhatikanlah seluruh planet ini. Tidak seperti “Tidak ada yang dapat dilakukan di bawah matahari.” Tidak ada yang dapat dilakukan. Kita harus melakukan banyak hal! Lakukan apa yang dapat Anda lakukan untuk menyebarkan ajaran yang baik, karena ini akan mencegah orang untuk saling membunuh satu sama lainnya, mengurangi penderitaan dan perusakan di planet ini. Mars sedang dipelajari saat ini. Jika tidak berhati-hati dalam melestarikan planet ini, maka Bumi kita akan menjadi seperti Mars dalam waktu yang tidak lama. Iklim di Bumi akan berubah seperti pada saat Mars masih berpenghuni. Mereka dulu seperti kita, akan tetapi mereka mengembangkan terlalu banyak teknologi. Inilah sebabnya planet ini menjadi kering. Tidak memerlukan waktu yang lama. Tidak selama yang dipikirkan.
Semuanya, lakukanlah sesuatu. Naik bus atau naik mobil bersama-sama. Hematlah listrik sedapat mungkin. OK ? (Hadirin: Ya, Guru.) Semua alat listrik yang tidak digunakan, cabutlah dari stop kontaknya. Saya sudah pernah mengatakannya pada saat retret di Austria. Ini penting. Bila Anda ingin hidup sedikit lebih lama untuk meditasi di sini, maka Anda juga harus melakukan bagian Anda. Apa pun yang lebih ramah lingkungan, lakukanlah. Misalkan, jika memasak dengan menggunakan gas lebih baik, maka lakukanlah, tapi belum tentu harus dengan gas. Maksud saya, lakukan sesuatu yang dapat membuat rumah Anda lebih ramah lingkungan. Misalkan, untuk mendapatkan listrik, kita harus menghabiskan banyak daya. Tapi, tergantung bagaimana listrik didapatkan. Ini hanyalah contoh. Lakukan apa yang harus Anda lakukan untuk menjaga lingkungan hidup. Dan setelah itu, Anda dapat tinggal lebih lama untuk meditasi. Setidaknya lakukan untuk anak-anak kita. Sebarkan berita baik, sebarkan ajaran yang baik, sebarkan kesadaran yang baik, sebarkan standar moral yang baik, dan sebarkan semua yang baik untuk manusia dan planet ini; lakukan apa yang dapat Anda lakukan, di waktu luang Anda.
Saya melakukan sesuatu yang terbaik yang dapat saya lakukan. Di rumah, saya mencabut semua alat listrik yang sedang tidak digunakan. Saya mencolok semuanya di stop kontak bertombol dan menyalakannya melalui tombol-tombol ini. Jadi, saya tidak perlu mencabut semuanya satu per satu. Karena misalkan, beberapa jenis charger telepon memiliki lampu, jadi tekan tombol dari penghubung stop kontak bila tidak diperlukan untuk mematikan listrik di area itu. Saya mematikan semua lampu dalam satu tombol. Bila tidak, itu juga akan memakan energi dan uang. Baiklah, saya tinggalkan Anda dengan aspirasi baru tentang Kualitas Mulia dan Kualitas Manusia. HQ dan NQ. Ingatlah hal tersebut. Semoga hari Anda terberkati.
Hadirin: Terima kasih, Guru! (Tepuk tangan)

Melatih Kualitas Mulia untuk Membantu Kualitas itu Berkembang
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Retret Eropa 3 Hari, Paris, Prancis, 22 Agustus 2007 (Asal bahasa Inggris)
Kualitas Mulia (Noble Quality/NQ) sama seperti IQ; Anda juga bisa melatih dan mengembangkannya. Secara normal, kualitas manusia telah diberikan kepada Anda. NQ atau kualitas mulia juga diberikan kepada Anda sebelum Anda lahir sesuai dengan apa yang Anda miliki dari kehidupan sebelumnya, dan ini adalah peninggalan yang Anda miliki. Ini bukan seperti Surga pilih kasih dengan Bapak Smith atau Ibu Mueller dari Hamburg. Ini berbeda, tidak seperti itu. Misalkan ada seseorang yang hanya mempunyai 3 persen NQ dari kehidupan sebelumnya. Mengapa? Itu karena sebelumnya ia hanyalah seseorang yang sangat biasa dan sederhana; ia tidak melakukan sesuatu yang baik atau ia tidak punya perasaan apa pun tentang siapa pun; ia tidak merasakan kasih atau welas asih untuk siapa pun. Itu mungkin karena ia tidak perlu untuk seperti itu, atau mungkin karena ia tidak berhubungan dengan sekelompok orang yang berwelas asih sehingga ia tidak termotivasi atau diajarkan atau dilatih oleh orang-orang tersebut untuk mengembangkan tingkat NQ-nya lebih jauh; atau ia tidak dihadapkan pada situasi apa pun yang menggugah rasa welas asihnya.
Misalkan Anda mempunyai rasa welas asih dalam hati Anda, tetapi Anda tidak pernah melihat situasi apa pun di mana Anda dapat menunjukkan rasa welas asih Anda. Segalanya tidak menyentuh Anda, karena Anda tidak melihat sesuatu yang menderita. Jadi, bagaimana Anda dapat memiliki welas asih? Oleh karena itu, bahkan Tuhan, Buddha, atau putra Tuhan harus turun ke sini untuk melihat. Di Surga tidak diperlukan hal seperti itu. Semuanya tenteram, bahagia, dan damai. Jadi, jika Anda ingin mengembangkan sifat welas asih, Anda hanya bisa melakukannya di dunia fisik ini, atau mungkin di neraka jika Anda bisa bertahan di sana, sama seperti seorang pengacara pergi ke penjara tanpa terganggu oleh itu.
Namun, jika di masa lalu orang tersebut adalah hewan, mungkin hewan dengan NQ rendah seperti para pemangsa atau hewan yang memburu di mana mereka membunuh untuk bertahan hidup. Mereka mempunyai NQ lebih rendah daripada hewan lainnya.  Hewan yang damai, seperti gajah sebagai contoh, mempunyai NQ 30 persen! Jadi, untuk meningkatkan NQ, Anda hanya dapat mengandalkan “pendapatan modal” yang Anda miliki, modal yang Anda miliki sebelum lahir. Itu akan menyertai Anda saat Anda lahir, dan akan terus bersama Anda. Tetapi, jika Anda mempergunakannya, memaksimalkannya, atau menggandakannya, maka itu akan berkembang lebih dari 3 persen, 4 persen, atau beberapa persen dari yang Anda miliki pada saat lahir.
Mayoritas orang hanya memiliki 3, 4, atau 5% NQ. Mengapa? Karena itulah yang dimiliki saat mereka lahir. Mereka dilahirkan dengan begitu, dan mereka tidak mempunyai kesempatan untuk mengembangkannya. Semakin Anda dihadapkan pada penderitaan orang yang kekurangan, maka rasa welas asih Anda akan semakin tersentuh. Dan kemudian Anda ingin melakukan sesuatu untuk orang itu, atau hewan itu, atau situasi itu; dan itulah caranya NQ Anda berkembang seperti suku bunga di bank. Anda bisa mempunyai modal dan hanya disimpan di bank tanpa melakukan apa pun, atau Anda bisa menginvestasikannya. Anda bisa melakukan bisnis dengan uang itu, dan uang itu akan berkembang.
Jadi, HQ dan NQ dapat dikembangkan. Kualitasnya melekat, tetapi itu dapat dikembangkan, dan tidak seperti yang lainnya; semakin banyak yang Anda keluarkan, semakin banyak yang Anda dapatkan. Itu lucu! Bukan seperti semakin banyak yang Anda keluarkan, maka akan semakin berkurang, bukan seperti itu. Bukan seperti uang, di mana semakin banyak Anda mengeluarkannya, maka akan semakin berkurang. Tetapi, ini bukanlah hal-hal materi. Semua ini, semakin banyak Anda gunakan, semakin banyak yang Anda dapatkan. Para orang suci lebih berkembang daripada orang biasa. Jadi, seperti itu. Bukan seperti setiap orang lahir dengan 300 persen NQ.
Banyak dari Anda hanya punya 3, 4, 5, 6, 10 persen… atau 15, 20, atau 30 persen. Itu sudah sangat baik. Tetapi, Anda sedang mengembangkannya, itulah perbedaannya.  Karena Anda mengikuti ajaran yang baik yang memperkaya NQ Anda. Tetapi, jika Anda dihadapkan pada situasi yang berbeda, maka NQ Anda mungkin akan berkurang atau tidak bergerak. Jika Anda dihadapkan pada ajaran-ajaran mulia dan Anda tahu bagaimana cara melakukannya dan Anda berusaha untuk melakukannya, maka itu akan menjadi nyata. Mungkin pada awalnya Anda tidak terlalu merasakan, tapi itu akan menjadi nyata.  Karena jika Anda tersentuh oleh suatu penderitaan, lalu Anda benar-benar ingin melakukan sesuatu, dan kasih Anda benar-benar terbangun dari dalam hati Anda. Itulah saatnya NQ Anda mulai bersemi dan semakin berkembang.
Tetapi, setidaknya Anda melakukan sesuatu. Bahkan jika Anda tidak merasa tersentuh, maka cobalah untuk bertukar posisi seolah-olah Anda menjadi orang yang menderita itu, apa yang Anda inginkan, dan setelah itu maka akan menjadi jelas bagi Anda. Jika seseorang tertimpa bencana gempa bumi dan mereka terluka, tentu saja mereka butuh pengobatan. Atau jika kehilangan rumah, tentu saja mereka membutuhkan tenda. Mereka perlu air dan baju, karena mereka telah kehilangan semuanya. Coba tukar posisi Anda, lalu Anda akan mengerti dengan tepat apa yang harus Anda lakukan dan bagaimana perasaan Anda. Bahkan jika Anda tidak merasakan persis seperti orang yang tertimpa, tetapi Anda sering mengidentifikasikan diri Anda sama dengan yang lain, dan setelah itu Anda akan merasa lebih dan lebih mengetahui apa yang dirasakan oleh orang lain. Tetapi, Tuhan akan berhenti di suatu tempat sehingga Anda tidak menderita terlalu banyak. Jika Anda menderita secara mengenaskan seperti orang itu, maka perasaan dalam batin Anda tidak akan bisa menanggungnya.
Jika seseorang terus berada di posisi yang sama saat ia lahir atau dari warisan atau dari tradisi, maka ia tidak akan mengembangkan NQ atau welas asih mereka. Kualitas welas asih dan mulia harus diwujudkan dalam kehidupan nyata, aksi nyata, dan tekanan nyata pada penderitaan. Mungkin tidak dari diri Anda, tetapi jika Anda melihat orang lain menderita, maka ada sesuatu yang bangun di dalam diri Anda: kasih yang murni dan tanpa syarat, kasih yang sejati. Dengan demikian maka NQ Anda akan berkembang.  Bahkan jika Anda tidak melakukan sesuatu yang berarti atau Anda tidak bisa melakukan sesuatu untuk mengurangi penderitaan orang itu dan Anda hanya dapat bersimpati atau berkeinginan untuk melakukan sesuatu untuk meringankan penderitaan orang itu, maka ini sudah merupakan nutrisi yang bagus untuk NQ Anda. Jadi, jangan merasa takut terhadap penderitaan, dan jangan merasa takut untuk menolong orang lain, karena ini sangat baik untuk Anda.
 
 


Sumber : http://godsdirectcontact.or.id/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar