Sabtu, 24 Maret 2012

SMCH - Menuntun Kaum Muda ke Zaman Keemasan

 Menuntun Kaum Muda ke Zaman Keemasan
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Selama Konferensi Video di Internet,
11 Agustus 2002 (Asal bahasa Inggris)

 
T: Berhubungan dengan anak-anak yang berlatih, kapan kita seharusnya memulai dan bagaimana seharusnya kita menolong agar mereka tidak melekat pada materialisme sejak kecil?
G: Baik, Anda dapat mengatakan kepada mereka tentang sifat yang sementara dari segala hal dan berikan beberapa contoh dari buku, orang lain, atau alam tentang hal ini.
T: Apakah pikiran anak-anak secara alami tidak melekat pada hal-hal materi jika kita tidak mencemarinya, atau kita tetap harus melatihnya juga?
G: Kita dapat melatihnya, tetapi mereka akan tetap terpengaruh oleh masyarakat jika mereka pergi ke sekolah atau ke luar. Tetapi, jika mereka sudah memiliki latar belakang yang baik, maka mereka setidaknya dapat menahan tekanan dan kekecewaan yang datang dari kehidupan atau teman-temannya. Itu bukan karena mereka tidak akan memiliki kekecewaan, tekanan, dan kesepian yang datang dari teman-teman mereka, tetapi mereka akan dapat menahannya. Mereka akan cukup kuat untuk mengerti dan mengatasi kesedihan atau ketidakbahagiaan yang muncul dari keadaan-keadaan ini.
T: Terima kasih Guru. (Tepuk tangan)
G: Terima Kasih kembali.
T: Banyak di antara kita yang memiliki anak yang berlatih rohani dan setengah inisiasi. Kadang kala sangatlah sulit bagi kita untuk mengetahui bagaimana membesarkan mereka. Garis pedomannya bagi kita cukup jelas, tetapi membesarkan anak itu bagaikan memindahkan pikiran-pikiran Anda kepada orang lain. Dan hal ini sangatlah sulit, jadi terima kasih atas nasihat Anda.
G: Terima Kasih kembali. Saya berharap itu berhasil. Di dunia ini, tidak pernah ada sesuatu pun yang mutlak 100%. Anda hanya dapat melakukan yang terbaik menurut Anda dan merasa bangga atas apa yang Anda lakukan. Hal yang lain dapat dipengaruhi oleh karma, masyarakat, kesadaran bersama, kehendak Tuhan, cuaca, negara tempat Anda tinggal, tradisi, teman yang mereka miliki, dan hal yang lainnya. Anda tidak dapat mengendalikan semuanya. Jadi, lakukanlah yang terbaik menurut Anda. Dan jadilah orangtua yang baik. Jadilah orangtua yang penuh kasih dan baik. Hal ini sudah cukup bagus. Mereka adalah anak-anak yang sangat beruntung yang dilahirkan dengan orangtua yang spiritual dan suci seperti Anda.
T:  Beberapa remaja dari generasi ini tidak memiliki rasa hormat kepada orangtua mereka. Apakah ini karena kita bukan orangtua yang baik?
G: Tidak, saya tidak berpikir demikian. Itu tergantung. Saya tidak akan berkata bahwa semua orangtua baik, tetapi sebagian besar dari mereka baik. Anda lihat, remaja-remaja di generasi ini mungkin belum cukup dididik dalam hal moral, dalam hal melihat orangtua mereka sebagai perwakilan Tuhan di Bumi, yang mengambil tempat Tuhan untuk membesarkan serta mendidik mereka.
Jika orangtua entah bagaimana merintangi atau menghalangi anak-anak ketika mereka ingin mencapai Tuhan, maka kita barulah dapat mengatakan bahwa mereka bukan orangtua yang baik. Tetapi sekali lagi, tidak ada yang disebut sebagai orangtua yang “tidak baik.” Mungkin ada perbedaan pandangan dari remaja-remaja kita pada saat ini. Mereka mungkin mendapat pengaruh dari berita buruk, gambar-gambar kekerasan, alat-alat komunikasi yang tidak diinginkan, pergaulan yang tidak baik, serta teman-teman yang jahat. Hal inilah yang membuat mereka menjadi seperti sekarang ini.
Jadi, penyelesaiannya adalah kita harus kembali ke Zaman Keemasan. Kita harus hidup dengan cara Alkitab yang mengajarkan apa yang harus kita lakukan: hidup tanpa kekerasan, hidup dengan cinta kasih, hidup dengan pencerahan. Setelah itu, kita barulah dapat membawa anak-anak kita kembali ke kemurnian mereka, kembali ke cara hidup mereka yang beradab. Dan anak-anak bahkan juga dapat memperoleh pencerahan. Kemudian mereka dapat mengetahuinya untuk diri mereka sendiri, dan mereka akan mengubah cara hidup mereka.  
Jadi, jika semua anak mengetahui jalan Kebenaran, mungkin mereka akan memilihnya. Dan kemudian mereka akan menemukan cinta kasih dalam diri mereka sendiri, dan setelah itu, mereka akan lebih menghormati orangtua mereka. Pada gilirannya, jika orangtua lebih tercerahkan, maka mereka akan lebih mengerti dengan jelas bagaimana cara membesarkan anak-anak mereka.

Mengatasi Gangguan Kawula Muda
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Helsinki, Finlandia, 30 Mei 1999
(Asal bahasa Inggris)
T: Saya seorang pelajar, dan saya telah kehilangan motivasi serta kemampuan saya untuk berkonsentrasi. Bagaimana saya dapat mengembalikan konsentrasi saya? Mungkinkah dengan Metode Quan Yin? Saya benar-benar tidak dapat konsentrasi dengan pelajaran-pelajaran saya, dan saya sangat menderita. Hanya Anda Maha Guru Ching Hai yang dapat menolong saya dan pelajar yang lainnya.
G: Ketika Anda mulai beranjak ke dalam kehidupan remaja, maka akan ada banyak gangguan. Itulah sebabnya sulit bagi Anda untuk berkonsentrasi. Tetapi, Anda juga dapat sedikit berlatih meditasi.
Jika Anda menginginkan Metode Quan Yin, itu baik. Jika Anda tidak menginginkannya, lalu Anda dapat berlatih metode konsentrasi yang sederhana untuk menolong Anda. Selain itu, cobalah untuk tidak menonton terlalu banyak film-film yang mengganggu. Dan cobalah untuk tidak terlalu banyak melihat kepada wanita yang cantik atau pria yang tampan.
Setelah Anda menyelesaikan sekolah, tentu saja Anda dapat melakukan apa pun yang Anda inginkan. Pikirkan orangtua Anda dan dermawan yang telah bekerja keras untuk membayar uang sekolah Anda, dan cobalah untuk memenuhi kewajiban-kewajiban Anda. Karena masa sekolah sesungguhnya adalah masa yang terbaik dalam kehidupan Anda, jangan sampai Anda menyesalinya di kemudian hari. Katakan pada diri Anda sendiri bahwa Anda harus menyelesaikan sekolah Anda sebagai hal yang paling utama, dan hal yang lainnya akan menyusul kemudian. Tekunlah untuk menyelesaikannya.

Berlatihlah Sedini Mungkin
Tanya: Guru yang terhormat, saya tidak tahu apakah saya telah siap untuk pulang ke rumah. Saya mengagumi Anda, saya memiliki keinginan untuk bermeditasi dan mengenal Tuhan. Tetapi, ada kalanya timbul akal budi, keterampilan, dan bakat yang ingin saya kembangkan dalam hidup ini. Apakah ini berarti saya belum siap untuk pulang ke Rumah? Apakah itu berarti saya belum berada pada tingkat yang tinggi untuk diinisiasi?

Guru: Tidak, tidak, Anda hanya mencintai kehidupan; itu baik, baik, baik! Itu sungguh hebat. Anda jangan menunggu hingga Anda kehilangan segala kekuatan, bakat, dan akal budi Anda hingga Anda menjadi tertekan dan miskin dan cacat untuk memperoleh pencerahan. Anda harus lakukan saat Anda sedang penuh kekuatan dan memiliki segalanya. Itu merupakan waktu yang sempurna. Ok? Dan itu berarti Anda berada di tingkatan yang tinggi, karena Anda memiliki semuanya itu dan Anda memperoleh semua berkah, tetapi Anda masih ingin melihat Tuhan. Anda telah menjadi orang suci. Oke?
     
Meningkatkan Taraf Pendidikan Kita
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai,
Taipei, Formosa, 17 November 1988
(Asal bahasa China)
T:  Guru yang terkasih, saya seorang murid sekolah menengah atas. Setelah membaca buku-buku Anda, saya telah menemukan bahwa kita tidak dapat mempelajari metode pembebasan dari kehidupan dan kematian dari pelajaran sekolah. Jadi, apakah kita seharusnya menghilangkan pendidikan di sekolah?
G:  Tidak, Anda jangan melakukannya. Jika saya tidak pernah belajar di sekolah sebelumnya, maka saya tidak akan dapat berbicara dengan lancar di sini hari ini. Menerima pendidikan benar-benar membantu. Hal ini hanya karena sistem pendidikan kita tidak menawarkan pelajaran dalam hal peningkatan rohani. Mereka mengajarkan hal-hal yang tidak begitu berguna dan mereka tidak memberikan pendidikan moral yang baik. Di banyak negara, pendidikan hanya menekankan pada gelar atau ijazah saja.
Anak-anak pergi ke sekolah hanya untuk memperoleh sebuah ijazah, jadi mereka belajar di bawah tekanan yang besar. Kadang-kadang, mereka bahkan harus belajar sepanjang malam. Mereka tinggal di sekolah sepanjang hari, dan hal ini membuat mereka memiliki waktu yang sedikit dengan orangtua mereka. Setelah mereka lulus, mereka hanya menggunakan sedikit dari pelajaran yang mereka dapat di sekolah. Jadi, anak-anak itu sangat menyedihkan. Bagaimanapun, dunia kita seperti itu. Saya tidak dapat mengubahnya.
India memiliki sistem pendidikan yang lebih baik. Pendidikannya lebih alami dan bebas, dan sekolah dapat memutuskan bagaimana mendidik anak-anaknya. Sebagai contoh, anggota dari sekte Quan Yin di India mendidik anak-anak mereka sendiri. Mereka memilih pelajaran yang berguna untuk anak-anak, seperti matematika, sains, musik, moral, kitab-kitab kuno, pengetahuan spiritual, kepatuhan anak-anak kepada orangtua, dan sebagainya. Sebagai tambahan pada pelajaran yang berguna ini, mereka juga mengajar anak-anak untuk meditasi dan menjadi vegetarian. Hasilnya, semua anak-anak ini mempunyai tingkah laku yang baik. Mereka akan menjadi keuntungan yang besar bagi negara mereka ketika mereka dewasa, dan mereka akan menjadi orang yang sangat bermoral dalam masyarakat. Bahkan di India sendiri, sekolah semacam ini juga sulit untuk ditemukan.
 
Membimbing Kawula Muda Melalui Spiritualitas
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Panama, 27 Januari 1991
(Asal bahasa Inggris)
Ketika kita tumbuh besar dan menjadi remaja, kita selalu memiliki berbagai macam tekanan: dari pekerjaan sekolah, dari kompetisi dengan teman sekelas, dari teman perempuan, teman laki-laki, dan juga dari anggota keluarga.
Dan terkadang kita juga mendapat tekanan tambahan dari orangtua, atau dari saudara-saudari kita jika mereka memiliki masalah. Bahkan jika mereka tidak mengatakan kepada kita atau jika mereka mengatakannya hanya sedikit, kita mungkin mengetahui kondisi keuangan keluarga atau kondisi perkawinan orangtua kita, dan seterusnya. Semua hal ini kadang menambah tekanan dalam jiwa kita. Dan hal itu kadang membuat anak-anak merasa tidak dapat bernapas.
Jadi, mereka mungkin mengonsumsi pil-pil, obat-obatan, atau membunuh diri mereka sendiri. Atau mereka mungkin melarikan diri dari rumah, atau bergaul dengan teman-teman yang tidak baik hanya untuk melarikan diri dari tekanan. Itulah yang mereka pikirkan, untuk menggantikan kebahagiaan yang telah hilang atau apa yang tidak mereka dapatkan.
Kadang kala saya berpikir bahwa tekanan pada anak-anak lebih besar daripada orang dewasa. Karena ketika kita dewasa, kita lebih terlatih dan cukup kuat untuk dapat mengatasi masalah-masalah ini. Tetapi, anak-anak sangat sensitif, tidak berdosa, dan tidak berdaya. Oleh karena itu, mereka tidak tahu ke mana harus berpaling. Dan mereka tidak tahu bagaimana mengekspresikan diri mereka sendiri. Mereka penuh dengan perasaan takut, malu, dan lainnya. Jadi, saya tidak merasa bahwa menjadi seorang anak kecil atau anak muda adalah masa yang indah seperti yang orang gambarkan dalam novel-novel.
Itulah sebabnya ketika anak-anak melakukan suatu kesalahan, maka kesalahan itu sebenarnya bukanlah kesalahan mereka sepenuhnya. Kadang kala itu berasal dari tekanan dari masyarakat atau latar belakang keluarga. Ada banyak persoalan yang datang bersama-sama. Jadi, beruntunglah bagi anak-anak yang memiliki orangtua atau keluarga yang baik serta dapat merasakan kebahagiaan serta kasih sayang dalam keluarga. Saya pribadi tidak begitu merasakannya ketika saya masih muda. Tetapi, bagi anak-anak yang berlatih dengan orangtua mereka di jalan Kebenaran adalah lebih baik, lebih baik. Mereka memiliki kenyamanan dalam batin untuk bersandar. Dan itu akan memberi mereka banyak kekuatan serta kebijaksanaan yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan bertahan dari tekanan-tekanan di dunia ini.
Kadang kala orangtua kita atau anggota keluarga kita sendiri tidak dapat memberi kepuasan atau kekuatan batin untuk melalui kehidupan. Karena ada banyak hal yang tidak dapat kita bicarakan dengan orangtua kita. Para orangtua memiliki masalah dan tekanan dalam diri mereka sendiri. Bahkan jika mereka ingin lebih mencintai anak-anaknya atau ingin berbagi tekanan yang dialami anak-anaknya, terkadang mereka tidak dapat melakukannya karena keterbatasannya sebagai manusia.
Jadi, saya berpikir bahwa semua anak-anak seharusnya datang belajar Metode Quan Yin dan bervegetarian. Dan jika mereka memiliki masalah, mereka dapat membicarakannya dengan saya. Hal itu lebih baik daripada pergi dan berbicara dengan teman-teman yang tidak baik! Saya dapat menjadi ayah, ibu, teman, kekasih, guru, atau apa pun supaya mereka dapat bertahan pada masa mudanya. Lalu, ketika mereka dewasa, mereka dapat melakukan segala sesuatu untuk diri mereka sendiri.
 
Meditasi Adalah Sejenis Pendidikan
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Sao Paulo, Brasil, 11 November 1989 (Asal bahasa Inggris)
Meditasi adalah sejenis pendidikan, sejenis proses belajar. Itu seperti ketika Anda pergi ke perguruan tinggi, Anda bertanya sesuatu kepada profesor atau guru Anda, dan kemudian Anda harus duduk dengan tenang dan mendengarkan ajaran serta kebijaksanaannya. Jika pelajar hanya pergi ke perguruan tinggi dan bertanya sesuatu kepada profesor, tetapi ia malah keluar dan melakukan hal yang lainnya, apakah ia akan menjadi bijaksana? Jadi, meskipun profesor berada di depannya, akan tetapi dia tidak mendapatkan apa-apa, itu karena dia tidak memberikan sebuah kesempatan kepadanya untuk berbicara.
Meditasi itu seperti ilmu pengetahuan yang lainnya. Kita harus belajar. Kita harus bersedia untuk menerima kebijaksanaan yang akan diberikan kepada kita. Dan seperti ilmu pengetahuan atau pelajaran yang lain, kita belajar dengan mendengarkan dan dengan berlatih. Ketika kita duduk diam dalam keheningan, kelak akan ada banyak informasi, berkah, cinta kasih, dan kekuatan yang dilimpahkan ke dalam diri kita. Kita akan merasa berbeda setelah meditasi. Dan semakin lama masa meditasi atau semakin lama kita bermeditasi, maka kita akan menjadi lebih bijaksana, lebih damai. Inilah caranya agar dunia ini menjadi lebih damai.
 
Pendidikan Dimulai dari Keluarga
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Pingtung, Formosa, 1 Desember 1988 (Asal bahasa China)
T:    Guru yang saya hormati, bagaimana kita dapat mendidik anak-anak SMP dan SMU untuk menjadi lebih lemah lembut dan memahami cinta kasih orangtua mereka tanpa rasa ragu?
G:    Itu tergantung dari karma orangtua dan anak-anak. Pada mulanya anak-anak mempunyai hati yang baik, tetapi mereka kemudian dipengaruhi oleh masyarakat luas. Saat ini, lingkungan sosial tidak baik dan tidak menguntungkan bagi perkembangan anak-anak, karena film-film kekerasan dan poster-poster pornografi ada di mana-mana, dan mereka benar-benar mempengaruhi anak-anak kita. Sekarang ini, mata pelajaran di bidang moral tidak termasuk dalam kurikulum sekolah. Ini akan berubah di masa depan; mungkin pemerintah akan memasukkan mata pelajaran ini ke dalam sistem pendidikan. Suruhlah anak-anak Anda untuk membaca cerita-cerita moral atau bermeditasi selama tiga puluh menit setiap harinya. Setelah itu anak-anak akan menjadi lebih baik. [Tepuk tangan]
India telah memasukkan pendidikan moral ke dalam sistem pendidikannya. Sekarang beberapa universitas di Barat sepertinya telah menambah mata pelajaran moral juga. Pelajar-pelajar mereka bermeditasi setengah jam setiap harinya. Mereka telah menemukan bahwa pelajar-pelajar ini lebih cerdas, lebih pandai, lebih stabil dalam hati, serta memiliki sikap yang lebih baik terhadap guru-guru mereka. Jadi, jika kita ingin mengubah anak-anak kita, maka kita harus membenahi mereka dari dalam, bukan dari luar. Semua orang di dalam masyarakat seharusnya bekerja sama dan setiap orang seharusnya mengurus dengan baik kepribadiannya sendiri. Orangtua juga memiliki suatu tanggung jawab. Mereka tidak seharusnya hanya meminta kepada anak-anak agar mereka berubah; mereka sendiri sebagai orangtua harus berubah juga.
Ada seorang Guru yang telah meninggal dunia, Ia juga berlatih Metode Quan Yin dan memiliki seorang anak laki-laki. Anak laki-laki ini suatu kali bercerita tentang dirinya sendiri kepada Gurunya. Dia berkata bahwa sejak dia masih kecil, sekitar umur tiga atau empat tahun, dia melihat orangtuanya bangun lebih awal untuk bermeditasi setiap hari. Meskipun dia tidak tahu bagaimana untuk bermeditasi pada saat itu, akan tetapi dia duduk dengan orangtuanya. Jadi, dia telah belajar bagaimana bermeditasi pada waktunya dan terus duduk dengan orangtuanya. Dari situ dia belajar bagaimana bermeditasi ketika dia masih kecil dan bangun lebih awal untuk bermeditasi dengan orangtuanya setiap hari. Dia juga telah mengenal banyak orang yang bermoral yang datang mengunjungi orangtuanya. Banyak praktisi yang datang untuk bermeditasi bersama mereka. Orangtuanya dengan penuh kasih mengurus mereka yang datang untuk bermeditasi bersama. Setiap malam atau pada hari Minggu, orangtuanya akan membaca beberapa sutra yang isinya tentang moral, atau cerita yang baik kepada keluarganya. Kadang kala mereka mendengarkan kaset sebelum bermeditasi bersama. Dia dibesarkan dalam lingkungan yang seperti itu. Tidak heran dia menjadi seorang Guru yang terkenal di India ketika dia dewasa. Dia masih sangat terkenal di dunia internasional.
Karena itu, jangan menyalahkan anak-anak, karena kita sebagai orang dewasa terkadang juga sering membuat kesalahan. Sebagai contoh, pakaian yang kita kenakan mungkin tidak cukup sopan, kepribadian kita mungkin tidak cukup mulia, atau moral kita tidak cukup baik. Kita mendidik anak-anak mulai dari keluarga, bukan dari sekolah. Orangtua adalah orang yang paling berpengaruh, contoh yang paling dasar, dan guru yang paling penting. Benar? (Tepuk tangan)
 
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai
Singapura, 3 Maret 1992 (Asal bahasa Inggris)
Jika anak-anak tumbuh dan memiliki etika baik yang mengakar sejak  kecil, maka ketika mereka dewasa mereka tidak akan mudah jatuh. Tetapi, ketika pohon tidak berakar dengan baik, maka pohon itu hanya tumbuh sedikit, dan pohon itu kemudian dapat ditumbangkan oleh angin atau kekuatan alam yang lain.
Setiap Keluarga yang Mencurahkan Perhatiannya kepada Latihan Spiritual, Setiap Orang adalah Orang Suci
 
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai
Bandara Narita, Jepang, 18 Oktober 1993 (Asal bahasa China)
Kebanyakan anak-anak yang jahat, sebenarnya mereka tidak benar-benar jahat. Sebagian besar dari mereka yang bunuh diri atau merampok juga tidak begitu jahat. Mereka menjadi jahat karena tidak seorang pun yang mengajarkan hal-hal yang baik kepada mereka, dan mereka hanya mengenal orang-orang yang mengajar mereka tentang hal-hal yang buruk. Kode etis dan moral jarang diajarkan di sekolah. Sebagian besar anak-anak diajarkan untuk mengingat fakta-fakta dalam matematika, sejarah, dan kelas-kelas yang lain. Mereka dituntut untuk lulus dengan cepat dari sekolah, mencari pekerjaan, dan memperoleh uang. Satu-satunya motivasi yang mereka terima dari keluarga adalah: “Jika kamu gagal dalam pelajaran, maka kamu tidak akan dapat mencari nafkah ketika kamu dewasa nanti.” Sebagian besar sekolah menekankan hal ini. Sebagian besar orang bersaing satu sama lain hanya untuk uang, posisi, dan popularitas. Mereka tidak mendidik anak-anak tentang konsep moral, tanggung jawab, dan memberikan sumbangan kepada masyarakat. Jadi, generasi masa depan kita mungkin berada dalam situasi yang menyedihkan!
Kelak, sebelum Anda mengutuk seorang pencuri atau menyalahkan seorang anak karena jahat, maka pikirkan dan tanyakan kepada diri sendiri terlebih dahulu: “Sebagai orangtua dan orang yang lebih tua, apakah kita sudah benar-benar memenuhi tanggung jawab kita?” Mungkin kita harus malu pada diri kita sendiri! Bagaimanapun, kita tidak dapat disalahkan, karena generasi yang lebih tua tidak mengajarkan sesuatu yang baik kepada kita. Kita harus menemukan jalan yang lain, atau anak-anak kita akan merosot akhlaknya. Anak-anak yang jahat tidak dilahirkan jahat, tidak ada seorang anak pun yang jahat sejak lahir.
Di Amerika Serikat, ada penjara yang khusus disediakan untuk narapidana muda yang telah melakukan pembunuhan atau perampokan. Tentunya, ada beberapa penjara seperti itu di Amerika, tetapi penjara ini unik, di dalamnya mereka memberikan penekanan yang lebih besar pada kemajuan rohani dan pendidikan. Penelitian menunjukkan bahwa, meskipun mereka pernah melakukan kejahatan dan kekerasan, serta pernah menghabiskan waktunya di balik jeruji, akan tetapi mereka masih sering mengulang kesalahan mereka setelah mereka dibebaskan. Bagaimanapun juga, di penjara itu diterapkan sistem yang berbeda untuk mendidik narapidana muda. Mereka memberikan suatu rasa tanggung jawab dan rasa malu sehingga membuat para narapidana mengerti mengapa mereka harus berhenti berbuat seperti yang biasa mereka lakukan. Statistik menunjukkan bahwa 160 pemuda yang dihukum karena pembunuhan dan telah dibebaskan dari penjara itu, hanya seorang narapidana yang kembali menempuh jalan malapetaka yang sama!
Para narapidana dididik dan topeng ketenangan yang dangkal serta penolakan atas kesalahan-kesalahan mereka telah dihilangkan, untuk membuat mereka melihat hati nurani mereka sendiri. Akhirnya, mereka menyadari bahwa melakukan perbuatan semacam itu adalah jahat. Para narapidana menyadari bahwa mereka harus bertanggung jawab atas kehidupan orang lain, dan pada saat yang sama mereka juga harus bertanggung jawab atas diri mereka sendiri. Para narapidana juga memainkan peran sebagai korban, untuk merasakan kesakitan serta penderitaan yang dalam dari sanak saudara, anak-anak, dan teman-temannya. Para narapidana menerima pendidikan seperti itu hingga tangisan mereka meledak dan benar-benar menyesalinya. Setelah itu, mereka tidak akan melakukan kejahatan lagi setelah mereka dibebaskan.
Jika para narapidana tidak mengakui kesalahan-kesalahan mereka dan melihat hati nurani mereka dan tetap memakai topeng ketenangan serta mengabaikan perasaan batin mereka, maka mereka akan melakukan kejahatan kembali setelah mereka dibebaskan, dan membunuh akan menjadi suatu kebiasaan. Mereka akan memperlakukan manusia seperti sebuah objek dan tidak menyadari bahwa hidup manusia sangatlah berharga. Mereka tidak mempertimbangkan perasaan korban, sanak saudara korban, serta teman-teman korban. Karena itu, metode memperbaiki pendidikan para narapidana ini sangat efektif.
Anak-anak itu atau para narapidana itu tidak benar-benar jahat. Tingkah laku mereka sebagian besar disebabkan karena latar belakang keluarga mereka yang malang. Sebagai contoh, ibu mereka mungkin menjadi pencandu narkoba, atau ayah tiri mereka mungkin telah kecanduan judi atau alkohol dan sering memukul mereka. Latar belakang keluarga yang seperti itu dapat menciptakan kelakuan buruk pada anak-anak. Mereka melepaskan kemarahannya kepada orang lain. Oleh karena itu, sistem pendidikan dalam penjara ini juga memiliki narapidana yang mempunyai latar belakang seperti ini. Para narapidana dinasihati untuk tidak melepaskan dendam dan rasa permusuhan mereka kepada orang-orang yang tidak berdosa yang mungkin sama malangnya dengan mereka yang berasal dari latar belakang keluarga yang sama.
Metode yang berbeda diterapkan untuk mendidik para narapidana dari latar belakang keluarga yang berbeda, dan hasilnya telah membuktikan bahwa pendidikan semacam ini sangatlah efektif. Dari 160 orang narapidana yang telah dibebaskan dari penjara ini, hanya ada satu orang saja yang balik melakukan kejahatan lagi. Bagaimanapun, penjara ini hanya dapat menerima 24 narapidana ke dalam program ini setiap tahunnya, karena tugas ini memakan waktu dan kesabaran.  
Jadi, akan lebih baik untuk merawat anak kita dengan baik ketika mereka masih kecil, dan kita hanya memiliki sedikit anak untuk dirawat. Jangan tunggu sampai mereka dewasa dan menjadi beban yang berat bagi masyarakat.
Dasar dari etika dan moral seharusnya dibangun pada masa muda, sehingga ketika anak-anak tumbuh besar, mereka dapat melakukan segalanya dengan tegas, benar, dan bebas dari kesalahan. Oleh karena itu, selain berlatih spiritual bagi diri sendiri, Anda seharusnya merawat, mendidik, dan memberitahu anak-anak Anda tentang manfaat dari latihan spiritual. Hal ini bukan hanya kewajiban orangtua saja. Hal ini juga merupakan kewajiban dari setiap penduduk di negara itu, dan setiap saudara-saudari di dunia ini. Kita berharap bahwa di abad dua puluh satu akan menjadi zaman yang gilang-gemilang, di mana setiap keluarga mengabdi pada latihan spiritual dan setiap orang adalah orang suci. Ini membutuhkan usaha dari Anda semua untuk mencapai tujuan ini. (Tepuk tangan)
 
Menanamkan Konsep Etika Sejak Kanak-Kanak
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Center Hsihu, Formosa, 3 November 1995 (Asal bahasa Inggris)
Marilah kita berharap dan mendidik anak-anak kita dengan memberikan contoh yang baik. Biarkan mereka menjadi berani, terus terang, dan jujur. Itulah tugas Anda; Anda harus memberikan contoh yang baik untuk mereka.
Anak-anak belajar sangat cepat, dan mereka belajar banyak hal yang buruk di sekolah. Karena ada guru yang tidak selalu mengajar etika yang benar, dan ada beberapa teman sekelas yang tidak selalu memberikan contoh yang baik untuk anak-anak kita. Beberapa orang anak di sini, saya kirim ke sekolah. Tetapi, sebelum mereka pergi ke sekolah, mereka lebih manis, lebih baik, lebih tenang, dan lebih patuh. Setelah mereka sekolah selama beberapa tahun, mereka berbeda. Mereka tidak mendengarkan orangtua mereka seperti yang biasa mereka lakukan sebelumnya. Kadang-kadang mereka bahkan menjawab orangtua dengan kata-kata dan sikap yang sangat kasar. Sangat mengejutkan untuk mengetahui hal ini.
Masalah pada Anak Muda
Tetapi, saya tidak dapat menyuruh mereka berhenti sekolah. Jika saya melakukannya, maka orang-orang akan berkata bahwa saya tidak memperbolehkan anak-anak bersekolah, dan kita semua akan berada dalam masalah yang lebih banyak. Tetapi, jika saya membiarkan mereka bersekolah, kita hanya satu orang, dan mereka berada di sekolah sepanjang hari. Dan ketika mereka pulang, mereka sibuk mengerjakan pekerjaan rumah, dan kemudian mereka pergi tidur. Jadi, waktu yang dihabiskan dengan orangtua mereka lebih sedikit daripada waktu yang dihabiskan dengan teman-teman sekelasnya. Itulah masalah yang dialami anak-anak sekarang. Ketika seorang anak belajar sesuatu yang salah, anak-anak yang lain akan mengikuti, kecuali mereka yang benar-benar berani dan pandai. Karena jika mereka tidak mengikuti, maka anak-anak yang nakal di sekolah akan mengganggu mereka sampai mereka menjadi pengikutnya. Atau kadang-kadang mereka membuat malu anak-anak karena mengikuti sesuatu yang salah. Karena mereka berkata, “Kamu tidak jantan. Lihatlah dirimu ’Anak Baik,’kamu tidak tahu apa pun! Kamu tidak tahu tentang perempuan, kamu tidak tahu tentang narkoba, dan kamu tidak tahu tentang rokok. Kamu tidak tahu apa pun! Dan kami tahu semua. Ayolah! Kamu tidak berani, kamu adalah .........” Mereka akan memanggil anak itu ‘kelinci,’ ‘ayam,’ dan nama-nama yang lain. Jadi, hal ini membuat kebanggaan dan harga diri anak-anak yang lebih kecil terluka, dan cepat atau lambat dia akan mengikutinya.
Jadi, pada awalnya anak-anak kita tidak jahat, tetapi ketika kita  menyekolahkannya, mereka menjadi tidak baik, mereka menjadi penjahat. Dan mereka dapat meloloskan diri dengan apa pun, karena mereka adalah kelompok kecil. Mereka tidak dapat dipenjarakan dan mereka tidak dapat dibunuh dengan arus listrik, jadi mereka tidak dapat dihukum dengan kasar. Beberapa anak-anak mengetahui hal ini. Jika Anda membaca koran, Anda akan mengetahuinya. Bahkan mereka mengumumkannya. Mereka berkata, “Kami dapat melakukan segalanya, karena kami anak kecil. Kami tahu bahwa kami tidak akan pergi ke penjara untuk waktu yang lama. Kami tahu bahwa tak seorang pun yang dapat menghukum kami dengan kasar. Kami dapat lolos dari apa pun. Bahkan dengan pembunuhan.” Sekarang ini, ada anak-anak yang membawa senjata atau pisau ke sekolah untuk mengancam gurunya. Setelah itu bahkan tidak banyak orang yang mengambil tindakan atas kelakuannya. Mereka kemudian bersatu dan menjadi kuat, tetapi mereka adalah anak kecil, jadi mereka selalu memaklumi hal seperti ini.
Jadi, inilah dunia yang tidak baik yang kita berikan kepada anak-anak kita sekarang ini. Mereka memiliki banyak kebebasan. Anak-anak sekarang memiliki banyak uang dan waktu, serta peralatan untuk menolong mereka belajar, sehingga mereka belajar dengan cepat dan memiliki banyak waktu luang serta kebebasan. Dan jika Anda menyentuh mereka, maka orang-orang akan berkata, “Oh, penyiksaan anak!” Dan Anda akan berada dalam masalah yang lebih besar. Sebenarnya, beberapa orangtua sangat takut pada anak-anak mereka, karena terkadang anak-anak memukul atau memaksa orangtuanya untuk memberi mereka uang dan segalanya. Jadi, bahkan ada “Orangtua yang disiksa secara terselubung,” atau sesuatu seperti itu. Di banyak negara mereka memiliki kasus ini.
Menyeimbangkan Sisi Negatif Dunia Melalui Latihan Spiritual
Kadang kala orangtua takut kepada anak mereka karena orangtua bekerja keras, mencari uang, dan tidak mempunyai waktu. Mereka bertambah tua, dan menjadi sakit karena khawatir bagaimana membesarkan anak-anaknya. Sebaliknya, anak-anak tidak memiliki apa pun untuk dikhawatirkan. Selain makan yang banyak, mereka memiliki sepeda motor, CD, kaset, dan TV. Mereka juga banyak belajar hal-hal yang buruk, membaca majalah Playboy, dan hal-hal semacam itu. Mereka kemudian menjadi kuat, jahat, dan negatif. Jadi, mereka dapat menakutkan orangtuanya, karena orangtua mereka tidak memiliki pengalaman seperti itu ketika mereka masih muda. Mereka tidak memiliki persiapan mental untuk berurusan dengan anak-anak seperti itu dalam masyarakat masa kini. Banyak orangtua yang merasa putus asa, dan mereka merasa frustrasi serta terancam. Jadi, mereka kadang-kadang harus bersama-sama dan melindungi diri mereka sendiri dari darah daging mereka sendiri, dari anak-anak mereka sendiri. Anak-anak seharusnya menjadi lebih patuh, lebih lemah, dan dilindungi oleh orangtuanya. Tetapi, terkadang orangtua yang malah membutuhkan perlindungan. Anak-anak zaman sekarang bahkan dapat menuntut uang kepada orangtuanya! Semua hal dapat terjadi.
Jadi, jika orangtua tidak berpikir lebih jauh, seperti membawa anak-anak ke Miaoli untuk belajar Metode Quan Yin, belajar Lima Pantangan, dan belajar bagaimana harus bersikap, maka mereka kelak akan sangat menyesalinya. Sebagian besar orangtua akan menyesalinya. Jadi, selalu ada orang yang menentang saya dan bertanya mengapa saya mengajarkan hal ini dan itu, padahal saya tidak mengajarkan hal yang buruk di sini, saya hanya mengajarkan apa yang baik bagi mereka dan untuk anak-anak mereka. Jika semua orangtua mengetahui bahwa alangkah baiknya jika anak-anak mereka berada di sini, maka mereka akan datang dengan segera dan membiarkan anak-anak mereka menjadi orang yang baik. Karena mereka akan menanggung akibatnya. Orangtua adalah orang yang pertama kali menanggung akibat dari anak yang tidak baik serta pendidikan yang tidak baik. Tentu saja saya tidak akan berani berkata bahwa semua anak-anak yang datang ke sini akan menjadi seperti bidadari. Tetapi, sedikitnya 80 persen menjadi baik, jadi dapat memperkecil risiko mereka menjadi anak-anak yang tidak dapat diperbaiki. Setidaknya kita memiliki suatu keseimbangan atau pengawasan 100 persen atas sisi negatif di dunia luar ini. Ini sudah berarti! Itu lebih baik daripada 100 persen jahat dan tidak ada yang baik di dalam, tidak ada sesuatu pun untuk menetralkan atau menyeimbangkan sisi negatif.
Sebagai orang dewasa, kita terbentuk sejak kita masih anak-anak. Jika kita belajar hal baik di masa kanak-kanak, maka ketika kita dewasa, kita pasti akan menjadi baik. Tidak ada yang perlu diragukan tentang hal itu. Jadi, saya tidak mengerti mengapa banyak orang luar yang menentang saya. Mereka seharusnya datang kepada saya, mendapatkan pelajaran dengan cepat dan memasukkan anak-anaknya jika mereka ingin menghindari masalah ini di masa depan. Dan semua pemimpin negara seharusnya membungkuk kepada jenis ajaran yang seperti ini. Bukan membungkuk kepada saya, tetapi kepada jenis ajaran ini. Itulah yang saya maksudkan. Lalu hal ini akan menyebar ke seluruh pemerintahan, negara, dan setiap sudut negara. Dengan begitu hal ini akan membuat negara itu kuat. Kita juga dapat menciptakan perdamaian dunia tanpa harus berbicara, tanpa harus menggunakan senjata, kekerasan, bom Hidrogen, bom G, dan segala hal yang seperti itu. Saya tidak tahu mengapa orang-orang tidak melakukan hal itu.  
Memperkuat Pendidikan Melalui Meditasi Kelompok  
Di satu sisi, mereka berkata bahwa mereka bermoral, memiliki etika, dan mereka tahu apa yang mereka lakukan; mereka menghormati standar-standar spiritual, dan mereka menghormati batin, seperti “Kita percaya kepada Tuhan.” Tetapi, di sisi yang lain, mereka tidak mengetahui di mana sebenarnya kebaikan itu berada. Untuk berbicara tentang kebaikan saja tidaklah cukup. Kita harus memiliki suatu jenis pelaksanaan bersama, seperti dalam kelompok. Dan kemudian kita harus memperkuatnya setiap minggu atau setiap hari, sampai hal itu menjadi sifat kedua kita. Karena kita telah belajar hal-hal buruk sejak masa kecil sampai sekarang. Jadi, jika kita tidak membersihkannya setiap hari, atau sedikitnya setiap minggu, maka kita tidak akan pernah memiliki harapan untuk menjadi lebih baik.
Jadi, hal yang terbaik adalah mengajar sejak masa kecil. Saya merasa itulah yang terbaik bagi setiap negara, pemerintah, dan pemimpin untuk mengambil ajaran-ajaran kita, membuatnya menjadi nasional, dan mengajar anak-anak dari masa kecil, dan kemudian bersama-sama memperkuat ajaran-ajaran itu setiap minggu dengan meditasi bersama atau belajar melalui video-video. Bersama-sama kita menjadi kuat, benar?
Itulah sebabnya ketika Anda dalam meditasi kelompok, Anda bertambah baik. Karena ketika semua orang duduk dengan tenang, Anda tidak dapat tidak duduk. Sama halnya dengan anak-anak, mereka dapat menjadi lebih kuat oleh karena energi kelompok. Jika semua sekolah bermeditasi pada tanggal atau jam yang sudah ditentukan, dan pada waktu yang tertentu mengulang Lima Pantangan serta menerangkan kebaikan dari tetap mempertahankan hidup yang suci, maka anak-anak tentunya akan belajar.  
Belajar dari Masa Kanak-Kanak
Jika mereka mulai mempelajarinya dari masa kanak-kanak, maka mereka akan mengerti untuk selamanya. Mereka akan menanamkannya dalam hati. Apa pun yang kita pelajari di masa kanak-kanak, kita mengingatnya sekarang; kita tidak dapat melupakannya. Semua peristiwa dari masa kecil mempengaruhi seluruh kehidupan kita. Itulah cara psikiater memperoleh uang mereka, karena semua orang dipengaruhi oleh masa kanak-kanak mereka yang tidak beruntung, tidak normal, sangat sakit, takut, tidak berani, atau tertekan. Sebagian besar penyakit mental datang dari kesan yang berasal dari masa kanak-kanak ini. Jika seorang anak datang dari latar belakang yang dilatih dengan sangat keras, maka dia akan tumbuh lebih dewasa daripada anak yang dimanjakan. Itulah kenyataannya, setiap orang telah mengetahuinya sejak lama.    
Jadi, Anda dapat melihat, jika anak-anak kita latih dengan disiplin yang murni dan logis, serta tingkah laku yang etis, maka mereka akan mengerti. Karena jiwa-jiwa mereka pada saat itu masih murni. Mungkin kita tidak mendapatkan 100 persen baik. Mungkin dari 100 anak, kita hanya mendapatkan 50 anak yang baik. Tetapi, itu sudah baik! Atau 60 persen, 70 persen dari mereka yang menjadi baik. Tiga puluh persen dari mereka mungkin jahat, tetapi setidaknya tidak 100 persen dari mereka menjadi jahat. Mungkin mereka tidak sebaik yang 60 persen atau yang 70 persen, tetapi mereka meminimalkan sifat-sifat bengis mereka. Mereka meminimalkan dorongan dari dalam untuk melakukan hal-hal yang jahat dalam masyarakat. Mereka akan terpengaruh. Jadi, ajaran-ajaran ini sangatlah berguna. Karena sebagian besar anak-anak kami di center menjadi baik. Jadi, itulah yang mereka katakan kepada saya. Itulah masukan yang saya dengar.
Jadi, saya merasa sangat bahagia dapat melakukan pekerjaan ini. Bukan hanya untuk Anda, tetapi untuk anak-anak Anda, untuk anak-anak mereka, dan juga untuk generasi masa depan. Ajaran-ajaran kita sangat kuat, dan kekuatannya akan tetap terbawa sampai beberapa ratus tahun yang akan datang, bahkan setelah saya meninggal dunia. (Tepuk tangan) Dan setelah itu, terserah pada kehendak Tuhan dan kehendak anak-anak Anda sampai cucu dan cicit, apakah mereka cukup kuat untuk meneruskan garis keturunannya. Kalau tidak, orang yang lainnya akan berdiri, dan kemudian garis keturunan yang lain akan meneruskan. Pada dasarnya, itu berasal dari garis keturunan yang sama, tetapi ia akan muncul di tempat yang berbeda, itu saja. Jadi, saya benar-benar berharap bahwa semua negara akan datang dan membawa ajaran-ajaran kita untuk negara mereka. Semua pemerintah, semua pemimpin, dan semua orangtua kemudian akan menerima jenis ajaran yang murni ini ke dalam keluarga mereka, ke dalam negara mereka, ke dalam organisasi mereka, dan membuat dunia ini menjadi Surga.   
 
Pengaruh Musik bagi Kawula Muda
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, California, Amerika Serikat, 9 Maret 1994 (Asal bahasa Inggris)
T:    Apakah Anda setuju bahwa dalam beberapa kasus, musik modern mendorong suatu perasaan dan atmosfer yang dapat menciptakan hati yang lebih kejam bagi kaum muda sekarang atau bahkan mungkin dunia?
G:    Ya, sebagian karena itu. Sebagian lagi telah ada sejak berabad-abad yang berasal dari keadaan jiwa umat manusia yang berbeda. Jika kita dengan sengaja menambah bumbu ke dalamnya, maka hal itu tentunya akan menjadi lebih kuat. Musik sangat mempengaruhi. Penelitian telah membuktikan bahwa jika Anda memberikan musik yang halus, baik, lembut, dan penuh kasih, maka mereka akan merasa tenang dan tentram, sangat lembut, dan penuh kasih. Tetapi, jika Anda memberikan musik yang tidak harmonis, sangat tidak baik, maka mereka menjadi gila atau saling berkelahi.
Seperti ketika mereka akan pergi berperang, apakah Anda tahu jenis musik apa yang mereka berikan kepada orang-orang? Bukan musik “Saya cinta kepadamu!” Atau lagu-lagu seperti itu, tetapi “Bong! Bong! Bong! ...........Boom! Boom! Boom!” Jenis nada yang mematikan dan melodi yang agresif yang diberikan kepada para prajurit. Dengan begitu, mereka hanya berbaris dan membunuh dengan membabi-buta. Karena itulah waktunya untuk membunuh, mereka berada dalam suasana hati untuk membunuh. Jadi, musik tentu saja sangat penting.
 
Sumber : http://godsdirectcontact.or.id/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar