Minggu, 18 Maret 2012

SMCH - Guru Sejati yang Masih Hidup


Guru Sejati yang Masih Hidup
Disampaikan oleh Maha Guru Ching HaiFlorida, Amerika Serikat, 8 Juni 2001 (Asal dalam bahasa Inggris)

Anda dapat Menemukan Kebenaran Hanya Jika Anda telah Menemukan Seorang Guru Tercerahkan
 Disampaikan oleh Maha Guru Ching HaiHong Kong, 8 Juli 1989 (Asal dalam bahasa China)
 T: Ada banyak sekte agama di dunia ini. Bagaimana kita tahu yang mana yang akan membawa kita kepada Kebenaran?
G: Anda akan menemukan Kebenaran hanya jika Anda sudah menemukan seorang Guru Tercerahkan. Masalahnya bukan pada sekte agama. Semuanya baik, tetapi yang terbaik adalah menemukan seorang Guru Tercerahkan. [Tepuk tangan] Ada banyak jenis agama pada masa India kuno, tetapi mengapa mereka mengikuti Buddha Shakyamuni? Itu karena Beliau adalah seorang Guru yang Tercerahkan. Dengan mengikuti ajaran saya di jalur kerohanian, Anda tidak harus mengubah kepercayaan agama Anda. Umat Katolik dapat terus percaya kepada Yesus Kristus dan Tuhan; umat Buddha dapat terus percaya kepada Buddha yang tertinggi, yang merupakan Tuhan juga. Tuhan yang tertinggi adalah Buddha yang tertinggi; satu-satunya perbedaan adalah nama yang diketahui oleh orang yang berbeda. Jadi, yang harus kita lakukan adalah percaya kepada Kekuasaan Tertinggi yang berada di dalam; tidak perlu mengganti apa pun.
Berbagai perwujudan Buddha, Bodhisattva, Dewi Murah Hati, Maria, Yesus, dll. semuanya berasal dari satu Sumber Kekuatan. Mereka senantiasa berubah untuk menyesuaikan diri dengan selera makhluk hidup. Mereka berbicara dengan bahasa yang berbeda untuk membebaskan makhluk hidup di berbagai pelosok Dunia.
~ Maha Guru Ching Hai

Disampaikan oleh Maha Guru Ching HaiKosta Rika, 16 Desember 1990 (Asal dalam bahasa Inggris)
Jika setiap orang sungguh melakukan apa yang diajarkan oleh Alkitab atau Sutra Buddha, maka mereka tidak akan pernah bertengkar satu dengan yang lainnya, dan semua agama akan berbahagia serta merayakannya di gereja yang sama. Paus akan datang ke candi, rahib akan pergi ke gereja, dan tidak akan ada masalah. 
Hanya ada satu agama, yaitu Agama Tuhan, cinta kasih, dan pengertian. Hanya ada satu gereja dan satu candi, yaitu candi pencerahan. Datang ke candi itu, lalu kita akan mengerti semua agama di dunia ini.

Disampaikan oleh Maha Guru Ching HaiTainan, Formosa, 31 Agustus 1989 (Asal dalam bahasa China)
Guru di dalam batin kita mempunyai kebijaksanaan yang luar biasa. Ia tahu apa yang harus kita gunakan dan apa yang harus kita lakukan untuk menghindari kerugian bagi diri kita sendiri, menghindar dari urusan orang lain, atau melanggar undang-undang di dunia ini. Ini berbeda dengan kekuasaan gaib yang sangat terbatas dan tercatat dalam pikiran kita. Jika kita mengetahui kekuasaan gaib tertentu, maka itu saja yang kita miliki. Jika kita mendapatkan kekuatan gaib setelah berlatih Metode Quan Yin, maka kekuatannya tak dapat dibayangkan dan kita dapat memakai kekuatan yang berbeda di bawah kondisi yang berbeda.
Tanpa kebijaksanaan luar biasa ini, kita akan mudah keliru dalam perjalanan rohani. Tanpa seorang Guru yang baik, kita dengan mudah disesatkan. Akibatnya, kita hanya mempelajari sebagian saja dan tidak secara keseluruhan. Banyak agama yang menekankan untuk mempelajari ini dan itu, serta berbagai teknik dan sihir. Tetapi, mereka tidak menitikberatkan cara untuk menemukan Sifat Sejati kita.

Menemukan Guru Sejati dan Jalan Sejati
 Disampaikan oleh Maha Guru Ching HaiHamburg, Jerman, 25 Agustus 1995
(Asal dalam bahasa Inggris)
Hanya saat kita benar-benar tulus maka Tuhan akan membawa kita kepada jalan yang paling sesuai. Tidak ada pertanyaan apakah guru itu baik atau tidak. Yang ada hanya pertanyaan, apakah murid itu baik atau tidak. Selama kita belum siap, selama kita tidak sungguh-sungguh tulus mencari Yang Maha Tinggi, maka kita akan bertemu dengan segala macam tingkat guru, tetapi bukan yang tertinggi. Jadi, pertanyaannya ada pada diri Anda, apakah Anda benar-benar mencari Yang Maha Tinggi. Jika tidak, maka Anda hanya akan menemukan kekuatan gaib, atau sedikit keingintahuan saja. Luangkan waktu dan periksalah hati Anda sendiri. Saya yakin bahwa Anda berada di jalan yang benar. Tetapi, keyakinan saya tidak dapat menolong Anda jika itu bukan keyakinan Anda. Jika Anda dapat mempercayai saya, maka saya dapat mengatakan kepada Anda 100% dalam nama Tuhan bahwa Anda berada di jalan yang terbaik. Tetapi, Anda sendirilah yang harus mempercayai diri sendiri. Yakini intuisi Anda, kebijaksanaan Anda, ketulusan Anda, sehingga Anda akan tahu apakah Anda benar atau tidak.

 Melalui Buahnya, Maka Mereka Dapat Dikenali
 Disampaikan oleh Maha Guru Ching HaiLaiyi, Pingtung, Formosa, 29 Desember 1992 (Asal dalam bahasa Inggris)    
Ada banyak kesulitan yang kita buat sendiri. Jika kita tidak memiliki keyakinan kepada seseorang, maka kita bisa mencari yang lain. Selama kita bahagia, maka tidak masalah. Temukan saja kebahagiaan Anda, jelajahilah semua tempat jika Anda ingin. Saya tidak pernah mengikat siapa pun juga. Apa pun yang Anda lakukan dan membuat Anda bahagia, maka lakukanlah. Tetapi, sebelum Anda pergi, Anda harus memastikan ke mana Anda akan pergi dan kapankah Anda pergi ke tempat lain, putuskanlah apakah itu lebih baik daripada tempat ini atau tidak. Jika tidak maka Anda hanya akan memboroskan waktu Anda. Anda mungkin hanya duduk di sini dan bersepeda dengan cepat. Tetapi, jika Anda hanya pergi ke segala arah, sekalipun Anda pergi dengan pesawat terbang, maka akan sia-sia saja. 
Karena itu, Anda harus melihat ke mana Anda akan pergi atau memutuskan apakah perlu untuk pergi, apakah perlu untuk mengubah arah atau tidak. Jika kita berjalan atau bersepeda di jalan ini, maka membutuhkan waktu yang lama. Kita mungkin saja menjadi tidak sabar dan kehilangan keyakinan. Tetapi, kita harus melihat dan bertanya kepada mereka yang datang dan yang pergi, apakah arahnya tepat. Jika mereka menuju ke arah yang tepat, maka kita tahu bahwa kita berada di jalan yang benar, apakah dengan sepeda, motor, mobil, atau pesawat terbang. Jangan hanya menjelajah atau berlari ke tempat yang lain hanya karena Anda bergerak terlalu lamban, kendaraan Anda yang terlalu lamban. Jalannya tepat. Maka, kita terima saja. 
Karena itu, sebelum Anda menjelajah, Anda seharusnya memeriksa dengan teliti, itu saja. Jika semua orang memiliki pengalaman yang baik dan mendapatkan pencerahan, maka Anda tahu bahwa jalan ini baik, Anda tahu bahwa Maha Guru-nya baik. (Tepuk tangan) Itulah satu-satunya cara untuk menilai. Mereka dikenal melalui buahnya. Jika tidak, dengan apa Anda menilainya? Jika Anda tidak bisa meraih buah di pohonnya, mungkin lengan Anda terlalu pendek. Itu bukan berarti pohonnya tidak berbuah. Orang lain memakannya dan Anda bisa melihatnya. Anda tidak bisa memakannya karena Anda tidak dapat meraihnya, dan itu adalah kesalahan Anda. Anda harus berusaha lebih keras atau memanjat pohonnya. Anda tidak boleh menyalahkan pohonnya. 
Jika setiap orang memakannya dan Anda dapat melihat mereka sedang memakannya, atau melihat buahnya ada di sana, akan tetapi Anda tidak dapat memakannya, maka Anda tidak boleh menyalahkan pohonnya. Kecuali jika tidak ada seorang pun yang pernah merasakan buah di pohon itu, dan Anda tidak melihat orang yang memakan buahnya, maka Anda dapat mengatakan bahwa pohonnya tidak berbuah. Tetapi, jika Anda melihat bahwa semua orang memakannya, maka Anda harus tahu. Dan misalkan Anda tidak dapat memakannya, maka masalahnya mungkin ada pada diri Anda.    

Disampaikan oleh Maha Guru Ching HaiMalaysia, 27 Februari 1992
(Asal dalam bahasa Inggris) 
Dibutuhkan hati yang tulus agar tetap berada di jalur ini, karena godaan dari luar sangatlah besar. Saya tahu kadang Anda bisa gagal, tetapi Anda dapat bangkit kembali dan memulainya lagi. Anda dapat pergi berbelanja, berbelanja rohani, tetapi Anda kelak akan kembali lagi, karena saya tahu bahwa tidak ada jalan lain yang lebih baik untuk Anda. Saya telah berbelanja ke seluruh dunia. Jika ada jalan lain yang lebih baik bagi Anda, maka saya telah membawanya terlebih dahulu untuk Anda dengan harga yang mahal. 
Karena saya telah menggunakan uang dan waktu saya untuk berkeliling, mencari metode pencerahan, atau Guru. Saya telah mencari, saya telah berusaha, saya pernah berlatih zazen, saya pernah berlatih zen zen, saya pernah berlatih yoga, dan saya pernah berlatih segala macam hal. Saya juga pernah  makan sekali sehari, dan pernah duduk selama berjam-jam dengan mata terbuka supaya tidak jatuh tidur dan melakukan segala macam usaha. Saya pernah mengunjungi semua orang suci, sampai tidak ada lagi orang suci yang bisa dikunjungi. Dan saya pernah mengulang-ulang semua mantra yang pernah Anda bincangkan, yang pernah Anda dapat sebutkan, dan yang pernah Anda dengar.
Saya pernah bersujud dengan semuanya sampai lutut saya goyah seperti daun di musim gugur. Dan saya pernah menjelajah ke berbagai tempat ziarah untuk mencari berkah dan pencerahan. Saya pernah mempelajari berbagai jalan pembebasan yang terbaik dengan seluruh kekuatan saya. Dan yang metode yang satu ini telah saya pilih dan cocok untuk semua orang; dari anak-anak sampai orang dewasa, dari yang tua sampai yang muda. Tetapi, jalan ini bukan untuk semua orang. Meskipun kita terbuka bagi semua orang, akan tetapi tidak semuanya datang. Karena ini bukanlah hal lahiriah. Bukan hanya ajaran-ajaran saya yang menarik orang, bukan hanya penampilan atau kepribadian saya, akan tetapi jiwa yang penuh kerinduanlah yang penting.

Guru yang Terhebat ada di Dalam Batin 
Disampaikan oleh Maha Guru Ching HaiUniversitas Harvard, Amerika Serikat, 27 Oktober 1989 (Asal dalam bahasa Inggris)
Sebenarnya, apa yang saya ajarkan kepada Anda adalah metode yang mandiri. Buddha dalam diri Anda sendiri yang akan bangun dan mengajar Anda. Tuhan Anda sendiri yang akan bangun dan mengajar Anda. Tetapi, pertama-tama saya harus memperlihatkan Anda bagaimana caranya untuk membangunkan Tuhan atau Buddha yang ada di dalam diri Anda, yang merupakan Guru yang paling luar biasa. Kerajaan Tuhan di dalam atau Buddha di dalam diri Anda adalah Guru yang paling luar biasa, Bukannya saya. Tetapi, saya hanya membantu untuk membangunkan-Nya dan memperkenalkan-Nya dengan Anda, menyuruh-Nya bangun dan bekerja dengan benar. Itulah pekerjaan saya.

Hubungan Antara Guru Sejati dan Tuhan
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai
Berlatih sebelum meninggal; itulah yang terbaik. Maka, ketika kita meninggal, akan seperti berjalan dari satu ruangan ke ruangan berikutnya. Tidak ada masalah! Dan kita dapat berjalan ke luar selamanya. Kita dapat memecahkan keseluruhan cangkir dan bersatu dengan keseluruhan lautan, atau kita dapat menjaganya; kita dapat mencari cangkir lainnya agar dapat memuaskan kerinduan seseorang atau membantu orang lain. Seperti seorang Guru, adakalanya sang Guru lahir terus-menerus dalam berbagai tubuh, agar dapat membantu umat manusia. Beberapa Guru hanya senang menikmati Surga, menikmati Nirvana dan tidak pernah kembali lagi. Beberapa Guru tidak pernah, sama sekali tidak pernah lahir di Bumi ini, tanpa ada maksud sama sekali untuk melakukannya. Beberapa Guru lahir lagi dan lagi agar dapat membantu anak-anak-Nya yang menderita, yang memiliki harta benda agung tetapi tidak mengetahui bagaimana menggunakannya; sehingga menjadi sangat miskin, miskin dan sengsara.
Orang-orang di India sangat menghargai para Guru. Mereka bahkan lebih memuja Guru daripada Tuhan karena alasan ini. Mereka berkata, "Oh, jika sang Guru dan Tuhan muncul bersamaan saat ini juga, saya hanya akan memuja sang Guru. Saya tidak peduli akan Tuhan." (Guru tertawa.) Hal tersebut merupakan suatu pencurahan cinta dan terima kasih yang besar kepada sang Guru. Sebenarnya, mereka memuja sang Guru karena Tuhan; mereka memuja Tuhan karena sang Guru. Tanpa sang Guru, mereka tidak mengetahui bahwa Tuhan sejati itu ada atau tiada. Ya. Tanpa kuasa Tuhan, sang Guru juga tiada apa-apa, mengertikah?
Kita Lebih Agung Daripada Pemahaman Intelektual Kita
Jadi, kita semuanya berasal dari Tuhan, apakah Guru ataupun bukan Guru. Sang Guru adalah seseorang yang mengetahui Tuhan, dan yang bukan Guru adalah seseorang yang masih belum mengetahui Tuhan, tetapi mereka masih memiliki Tuhan; mereka masih berasal dari sumber yang sama. Saya telah menceritakan kepada kalian kisah tentang cangkir, air lautan dalam cangkir. Jadi, pada saat inisiasi, kalian sudah mengetahuinya. Jika tombol tersebut ditekan maka akan terbuka, dengan begitu kita dapat sedikit bersentuhan dengan Tuhan, paling tidak untuk sejenak saja. Kemudian kita terus melakukan itu setiap hari, sampai kita sadar sepenuhnya bahwa kita adalah satu dengan Tuhan; tiada pemisah.
Anda lihat, terdapat banyak hal yang diketahui oleh para inisiat, tetapi hal itu sulit untuk diungkapkan dalam kata-kata. Saya juga. Jika tidak ada seorang pun yang meminta sesuatu dari saya, saya bahkan tidak akan memikirkan Tuhan. Mengertikah kalian maksud saya? Ia selalu berdiri di sekeliling atau Ia berada di dalam batin saya. Jadi, saya bahkan tidak memikirkan-Nya. Saya tidak membicarakan-Nya. Saya tidak kehilangan-Nya. Saya tidak mencari-Nya lagi. Hanya untuk kepentingan orang lainlah saya membicarakan tentang Tuhan. Saya membicarakan hal-hal ini. Adakalanya sulit bagi saya berbicara tentang Tuhan. Kemungkinan itulah alasannya kenapa saya tidak berkeinginan untuk pergi berceramah atau melakukan sesuatu seperti itu, karena saya cukup puas di mana pun saya berada dan apa pun yang saya lakukan. Orang-orang yang telah diinisiasi kebanyakan seperti itu. Kebanyakan dari mereka memiliki kepuasan seperti itu, tepat pada saat inisiasi dan berlanjut selamanya.
Beberapa dari mereka harus menunggu sekian lama untuk dapat menyadari bahwa mereka telah menemukan harta karun tersebut. Kenapa demikian? Karena terdapat tirai. Pada beberapa orang, tirai itu lebih tebal daripada yang lainnya. Ini karena kita dirintangi oleh begitu banyak pemahaman intelektual dan ilmu pengetahuan yang telah kita kumpulkan selama jangka waktu kehidupan kita; di samping itu kita malahan bangga akan dan melekat padanya. Itulah sebabnya kita telah lupa bahwa kita lebih agung daripada ilmu pengetahuan, lebih agung daripada sertifikat Ph.D, lebih agung daripada gelar yang kita banggakan, seperti Dr. yang demikian dan demikian, atau posisi yang ini dan itu. Kita lebih agung daripada itu, lebih agung daripada raja apa pun di Bumi ini. Adakalanya kita bahkan tidak menyadari bahwa kita memiliki keakuan ini dan bahwa kita terjebak dalam keakuan ini yang merupakan perangkap dari Maya. Kita bahkan sama sekali tidak menyadarinya sampai kita berlatih lebih dan lebih. Dan semakin banyak kita berlatih, semakin banyak kita menyadari bahwa kita dirintangi oleh kebiasaan-kebiasaan kita, oleh sekumpulan sampah kita sendiri, ataupun serangkaian pemikiran yang tidak benar.
Rahasia Mencapai Keseluruhan Alam
Sama halnya juga bahwa setiap hari kita sibuk dengan pekerjaan rutin kita dan kita sibuk dengan pengetahuan duniawi kita dan kita pikir kita mengetahui begitu banyak, sedemikian banyak, dan bahkan kita lupa bahwa kita adalah makhluk agung. Kita mengetahui lebih banyak daripada itu. Kita mengetahui di atas segala sesuatu, termasuk segala sesuatu ini. Kuasa teragung, sang kebijaksanaan agung, adalah sedemikian besar seperti itu, sebagai contoh, sedemikian agung, sedemikian menyeluruh, dan kemudian kita menggunakan kebijaksanaan agung itu hanya untuk memahami sedikit pengetahuan duniawi, misalnya, pengetahuan kedokteran atau pengetahuan pengacara atau apa pun, dan kemudian kita melekat pada pengetahuan itu. Keseluruhan kebijaksanaan kita hanya dipergunakan untuk memberikan perhatian kepada satu sudut pengetahuan ini saja sehingga kita lupa seluruhnya. Mengertikah kalian terhadap apa yang saya maksudkan? Yah itulah. Dan kita pikir bahwa kita telah sedemikian agungnya, kita adalah dokter ini dan Ph.D itu. Saya tidak bermaksud membicarakan tentang Anda. Saya berkata "kita", yang berarti termasuk diri saya. Maaf!
Jadi, sekarang kita pikir kita mengetahui sedemikian banyak. Kita cantik. Kita memiliki ini dan sertifikat ini dan itu. Pada kenyataannya, kita kehilangan keseluruhan 99,9999 persen dari kebijaksanaan agung kita hanya untuk memberikan perhatian kepada pengetahuan duniawi yang demikian banyak. Pada akhirnya kita tidak memiliki apa pun karena ini hanyalah sementara saja; pengetahuan ini akan berubah. Kita mengetahui begitu banyak definisi kedokteran atau begitu banyak obat-obatan yang telah dibuktikan kedaluwarsa dan telah digantikan dengan yang lainnya. Atau kenyataan ilmiah telah sering berubah, ditarik dan digantikan dengan gagasan lainnya, dan kemudian gagasan tersebut juga akan diganti lagi dan lagi, selaras dengan peradaban umat manusia yang melangkah maju ke dalam kesadaran yang lebih tinggi. Dengan demikian, tidaklah menjadi masalah betapa luasnya pengetahuan yang kita peroleh dari dunia ini atau dari daya penelitian otak, kita tidak akan pernah memperoleh seluruhnya, hanyalah setitik kecil di Alam Semesta. Seperti air dalam cangkir yang begitu bangga bahwa dirinya begitu besar dan ia tidak mengetahui bahwa ia sesungguhnya merupakan bagian dari seluruh lautan, tahukah kalian? Ketika air itu dihubungkan dengan keseluruhan lautan, air itu menjadi lautan. Saya pikir kalian mengerti apa yang saya katakan.

Anda Adalah Guru bagi Diri Anda Sendiri
 Disampaikan oleh Maha Guru Ching HaiRetret Internasional Tiga Hari di Los Angeles, California, Amerika Serikat16-18 Desember 1998 (Asal dalam bahasa Inggris) 
T: Dan saat kita memasuki Zaman Keemasan, bukankah itu berarti bahwa akan ada banyak inisiat kita yang akan “bermunculan” ke tingkat lima dan menjadi Guru? Jika demikian, maka saya ingin memohon agar saya dibawa ke tingkat kelima, karena saya telah lelah berada di bawah sini. 
G: Anda dapat setinggi apa yang ingin Anda capai. Karena itu, Anda hanya perlu menginginkannya. Semuanya lelah. Tetapi, saya kira Anda sudah merupakan seorang guru. Jika Anda menunggu sampai Zaman Keemasan muncul dan menjadi lebih dari seorang guru, maka saya tidak tahu ke mana saya akan pergi. Anda  sudah merupakan seorang guru atas diri Anda sendiri bagi takdir Anda sendiri. Anda memiliki semua yang Anda inginkan. Tidak perlu lagi menomori “kelima” atau “keempat.” Itu adalah istilah Buddhis. Kita tidak peduli lagi. 
Kita harus bahagia, percaya diri, dan positif. Setiap kali Anda kira bahwa Anda berada di tingkat yang rendah, buanglah pikiran itu. Setiap kali Anda merasa tertekan atau terpukul, buanglah pikiran itu! Memang sulit, tetapi itulah cara memeranginya. Itulah caranya agar kita menjadi semakin tinggi. Anda tidak bisa berada di tingkat kelima dan pada saat yang sama Anda masih  berpikir bahwa Anda masih rendah, ditekan oleh karma, dan tetap negatif. Saya tidak dapat membantu Anda. Andalah yang memutuskan tingkat apa yang Anda inginkan, bukan saya. Saya tidak dapat memberkahi Anda; Anda memberkahi diri Anda sendiri. 
Andaikan saya berkata, “Oke, pergilah ke tingkat lima; saya memberkahi Anda.” Tetapi, pikiran Anda masih tetap terbiasa dengan pikiran negatif, tertekan, dan pesimistis maka diri Anda tidak dapat menerimanya. Jadi, Anda harus melatih pikiran Anda. Katakan kepadanya bahwa Andalah gurunya; katakan kepadanya apa yang harus dipikirkan, dilakukan, dirasakan, dan tingkat apa yang Anda inginkan. Saat Anda dapat melakukan itu, maka Anda pun tahu bahwa Andalah gurunya. Anda sudah seorang guru; hanya saja Anda sedang kesulitan untuk meyakinkan diri sendiri. Anda harus bekerja sama dengan diri Anda sendiri.
T: Guru, saya hanya ingin memberitahu Anda bahwa dalam bidang kesehatan masyarakat mulai sadar. Saya tidak tahu apakah Anda melihat "The Power of Yoga." yang baru-baru ini diterbitkan majalah Newsweek dan Time itu. Juga, mereka mempelajari mekanisme ekstase (the physiology of ecstasy) dan pengalaman rohani.
G: Sudah waktunya!
T: Jadi, itu telah menjadi berita utama, Anda mungkin telah melihatnya.
G: Mereka menemui kesulitan, tetapi mereka sepertinya mengakui secara tidak langsung bahwa Tuhan itu ada.
T: Dalam artikel itu ada hal yang lucu karena mereka mengatakan bahwa kundalini yoga adalah yoga yang paling mudah dan hatha yoga adalah yang paling sulit.
G: Semuanya ini adalah latihan, kita harus lebih daripada itu. Sebenarnya, ketika Anda berlatih Metode Quan Yin, terkadang Anda juga dapat merasakan bahwa kundalini Anda bangkit. Itu lebih alami daripada memulainya dari bawah sekali. Kita mulai dari atas, dan segalanya harus naik ke atas. Itu lebih baik daripada memulainya dari bawah, dan naik. Jika Anda kebetulan memiliki bagian bawah yang lebih besar, maka itu dapat memakan waktu yang lama! (Tertawa)
T:  Tetapi, itu telah menjadi sebuah masalah, karena begitu banyak orang yang mengikutinya secara buta, dan kemudian mendapat masalah. Mereka datang ke dokter karena berbagai macam gejala dan masalah. Jadi, dibutuhkan pengaturan yang menyeluruh untuk memastikan bahwa tidak ada efek negatif bagi mereka yang berlatih. Mereka berlatih sendiri karena mereka mendengar tentang semuanya, dan mereka melakukan apa pun yang mereka ingin lakukan.
G: Saya tahu. Anda semua beruntung. Berapa banyak orang telah menjadi "gila" karena salah dalam berlatih rohani? Saya telah mengatakannya kepada Anda beberapa kali: Janganlah melakukan apa pun, atau pergi dan carilah seorang Guru Sejati untuk mempelajarinya dengan benar, seorang yang dapat membantu Anda dan mendukung Anda sepanjang jalan yang dilewati, dari sini ke Surga. Jika tidak, Anda akan tersesat di dalam alam "kekosongan" atau kehampaan. Kekosongan itu besar dan alam semesta maha luas. Ke mana Anda akan pergi tanpa seorang Pemandu?
Dan tentu saja, Anda akan terikat saat bertemu dengan beberapa makhluk astral atau sebuah lubang hitam. Anda dapat hilang selamanya, dan itu akan mengerikan! Sebaiknya jangan bermain-main dengan alam semesta, khususnya kekuatan rohani. Jika Anda bermain-main dengan kekuatan bom atom, itu sudah cukup menakutkan. Tetapi walaupun begitu, Anda masih dapat menanganinya, itu masih bersifat fisik. Tetapi, sesuatu yang tak terlihat atau tak dikenal, jika Anda mengutak-atiknya: Ya Tuhan, saya bahkan tidak dapat mulai untuk memikirkannya!
T:  Dalam artikel tentang ekstase, yang juga menjadi masalah di mana orang-orang mendapatkan penglihatan sekilas, dan mereka kemudian menjadi frustrasi karena mereka tidak mendapat panduan setelah itu.
G: Ya, itu benar. Yah, mereka harus mencari. Sekarang ini, jika Anda tidak menemukan seorang Guru, itu adalah kesalahan Anda sendiri. Ada email dan situs web; ada apa pun, di manapun. Maha Guru berada di mana-mana, di manapun. Kapan pun saya menyalakan komputer, saya menatap langsung pada diri saya. "Siapakah itu? Ya Tuhanku!" (Guru dan semua orang tertawa)
Sangatlah mudah untuk bertanya sekarang ini. Tetapi, saya tidak tahu. Mungkin tidak mudah bagi orang biasa untuk mengerti siapa adalah siapa. Dan mereka tidak tahu siapa yang harus dipercayai; jadi mereka hanya mengikuti angin saja. Kasihan. Itulah sebabnya Anda di sana. Anda ada di manapun; Anda berada di mana-mana. Anda dapat mengatakan kepada semua orang apa adalah apa, dan siapa adalah siapa. Anda adalah ribuan tangan dari Bodhisattva Quan Yin dan ribuan mata dari Bodhisattva Quan Yin. Anda ada di mana-mana. Anda melakukan berbagai hal, Anda berbicara dan Anda berjalan.
Itulah sebabnya mengapa saya menyuruh Anda untuk berjalan seperti seorang Buddha. Jika Anda tidak dapat berjalan seperti itu setiap menit setiap harinya, setidaknya berjalan seperti seorang Buddha pada saat berada di Center. Di sini kita hanya memiliki para Buddha, dan tidak ada yang lain. Maka, jadilah salah satu di antaranya. Jika tidak, Anda akan terpinggirkan dalam hutan Kebuddhaan di sini.
T: Jadi, satu-satunya yang mencegah kita menjadi Hakikat Kebuddhaan kita adalah mempercayai bahwa kita bukanlah Buddha?
G: Ya, itulah satu-satunya!
T:  Dan sesederhana itu?
G: Ya, benar. Tetapi, tidak semudah itu, karena pikiran Anda membuatnya menjadi sangat rumit. Anda membuat Buddha atau Tuhan menjadi sesuatu yang sangat jauh, sesuatu yang tak dapat disentuh, sesuatu yang tak dapat didekati. Dan seperti yang Anda pikirkan, seperti itulah Anda jadinya. Jika seekor ikan tidak tahu di mana samudra berada, sementara ia sedang berenang di dalamnya, maka tidak ada seorang pun yang dapat menolongnya. Jika ia tidak tahu di manakah samudra itu, di mana ia sekarang berenang, maka ia tidak akan pernah tahu di tempat manapun yang lain, tak peduli seberapa jauh ia pergi. Itu sama seperti apa yang telah saya katakan kepada Anda: Tidak ada gunanya pergi ke Himalaya. Anda harus tinggal di sini, dan bekerja dengan Himalaya Anda sendiri. (Guru menunjuk pada mata kebijaksanaan)
Tetaplah tinggal di manapun Anda berada; Anda harus mengetahui Tuhan tepat di situ. Karena Ia berada di manapun. Saya terus mengatakan kepada Anda bahwa Tuhan berada di mana-mana dan Maha Kuasa. Apakah itu hanyalah sebuah lelucon? Dan "Kerajaan Tuhan ada di dalam dirimu." Apakah itu sebuah lelucon, atau apakah Yesus berbohong? Atau, "Buddha ada di dalam dirimu." Apakah Buddha membuat sebuah lelucon tentang kepercayaan? Tidak! Mereka semua mengatakan Kebenaran. Jadi, Anda hanya harus mengingatkan diri Anda setiap hari, "Saya seorang Buddha." Dan jika Anda tidak tahu bahwa Anda adalah Buddha, maka lakukan sesuatu seperti Sang Buddha. Misalnya, membantu orang lain untuk mendapat pencerahan. Semakin Anda membantu orang dalam berbagai cara, semakin tercerahkan Anda jadinya dan semakin Anda sadar, "Ya, saya memiliki kekuatan ini."
Sekali Anda berbicara dengan orang lain, Hakikat Kebuddhaan dalam diri Anda akan keluar dan berbicara kepada mereka. Anda akan terkejut, "Ya Tuhan, dapatkah saya berbicara seperti ini sebelumnya? Lihat siapa yang berbicara! (Tertawa) Saya tidak pernah tahu bagaimana berbicara seperti ini sebelumnya." Semakin Anda menggunakan kekuatan Buddha di dalam diri Anda, maka secara alami Anda akan berharap dengan tulus agar orang lain juga tercerahkan. Anda tidak akan menuntut, memaksa, atau mengancam mereka, tetapi secara alami. Semakin hal itu keluar, semakin Anda sadar, "Saya benar-benar memiliki kekuatan ini! Jika tidak, dari mana lagi asalnya? Bagaimana saya dapat berbicara seperti ini?" Sekali Anda mengenali kepandaian bicara dan kekuatan meyakinkan Anda, maka Anda akan meyakinkan diri sendiri juga. Yah, terima kasih, saya menjadi seorang Buddha. Itulah yang dimaksudkan. Karena jika Anda tidak membutuhkan saya, maka saya mungkin akan menaruh Buddha saya dan pergi bermain bola. (Tertawa)    

Meninggalnya Seorang Guru Sejati

Kutipan Ceramah Maha Guru Ching Hai
Kuala Lumpur, Malaysia, 4 Juni 1993 (Asal dalam bahasa Inggris)

Tanya: Guru, Anda mengatakan bahwa hanya Guru Hidup yang dapat membimbing murid-murid-Nya, jadi pertanyaan saya adalah apakah yang akan terjadi pada murid-murid Guru apabila Guru meninggal dunia?
Guru: Saya tidak pernah "meninggal" karena saya tidak pernah "lahir". Hanya peralatan fisik saya yang binasa, seperti halnya mobil Anda setelah dua puluh tahun. Kita senantiasa tersambungkan satu sama lainnya secara rohani. Kita bukan dalam bentuk jasmani. Anda dan saya bukanlah dalam bentuk jasmani, oleh sebab itu, setelah Anda meninggalkan sang tubuh, tubuh Anda masih ada di sana, tapi tubuh ini tidak dapat berfungsi lagi. Jadi, Anda harus dapat memahami konsep dasar ini. Kita bukanlah sang tubuh ini saja. Saya kebetulan meminjam sang tubuh ini untuk menghubungkan Anda dengan Kekuatan rohani. Begitu kita sudah tersambungkan, kita tidak akan pernah terpisah lagi, dan meskipun sang tubuh saya meninggal dunia, Anda akan tetap tersambungkan. Itu penting untuk dipahami.





Sumber : http://godsdirectcontact.or.id/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar