Minggu, 18 Maret 2012

SMCH - Ajaran Sejati






 Ajaran Sejati
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai

Ajaran Sejati Ada Jika Sang Guru Masih Hidup
Tanya: Saya mempunyai pertanyaan spesifik tentang Islam. Apakah pendapat Anda tentang Islam, ilham yang diturunkan Tuhan melalui Muhammad..., apakah Anda berpendapat bahwa Islam seperti itu? Ilham itu diturunkan melalui Sang Nabi?
Guru: Ya, itu sungguh dari Tuhan! Tetapi bukanlah Muhammad sebagai tubuh fisik, tetapi itu adalah Muhammad sebagai Tuhan. Tuhan di dalam diri-Nya dan Tuhan dari segalanya menjadi satu dan berbicara melalui kerangka fisik yang disebut Muhammad. Dia adalah Nabi pada masa itu. Dialah satu-satunya pada saat itu. Tetapi, Tuhan harus mengirimkan banyak Muhammad pada masa yang berbeda-beda untuk mengingatkan lagi anak-anak-Nya. Karena kita tidak cukup beruntung untuk dapat dilahirkan pada zaman Nabi Muhammad. Kita dilahirkan sekarang!
Jadi, harus ada yang mengingatkan kita setiap waktu -- keturunan Muhammad. Tetapi, keturunan Muhammad atau Kristus tidak harus selalu dilahirkan di Israel atau Turki, ya? Mereka dilahirkan di mana saja sesuai dengan kehendak Tuhan. Untuk kebaikan anak-anak-Nya di suku bangsa yang berbeda. Itulah kehendak surga.
Tanya: Apakah Anda menyetujui bahwa ada beberapa perbedaan di dalam agama-agama yang berbeda....
Guru: Adat Istiadat... hanya adat istiadat...
TanyaJika semuanya dari Tuhan, maka apakah ada banyak ajaran dari Tuhan?
GuruSemua menunjuk ke satu titik, yaitu Tuhan. Dan semua ajaran memberitahu kita untuk menemukan Tuhan selagi kita masih hidup. Alquran mengatakan bahwa semua agama adalah milik Tuhan. Dikatakan begitu!
Tanya: Tetapi, hal ini bukanlah seperti apa yang kami pahami saat ini. Karena pada kalimat lainnya Alquran mengatakan bahwa: "Satu-satunya agama bagi Tuhan adalah Islam, dan tidak ada agama lainnya".
GuruItu baik, itu benar, seratus persen benar, percayalah pada saya! Pada saat itu Muhammad sedang mentransmisikan ajaran Kebenaran, ajaran langsung dari Tuhan. Oleh karena itu, setiap orang yang hidup pada waktu Muhammad masih hidup, jika mereka percaya kepada Muhammad dan mendapatkan ajaran langsung dari-Nya, maka pada saat itu Islam adalah satu-satunya ajaran sejati..., karena Sang Guru masih hidup dan mentransmisikan ajaran langsung, ajaran sejati. Semua agama lainnya yang ada pada zaman itu hanya teori saja. Anda paham?
Sewaktu Kristus masih hidup, agama Kristen adalah yang sejati, karena melalui ajaran langsung ini orang-orang dapat melihat Cahaya dan berkomunikasi dengan Tuhan. Setelah Sang Guru meninggal, nabi lainnya harus datang. Apakah itu nabi yang terakhir atau yang pertama... harus datang dan menghubungkan kembali manusia dengan Tuhan. Dan pada saat itu, siapa pun yang pada saat itu membawakan ajarannya, ajaran itulah satu-satunya ajaran sejati.
Tanya: Tetapi, itu sungguh bertentangan dengan Alquran...
Guru: Karena Anda tidak melihat Tuhan, itulah sebabnya kita berdebat tentang kata-kata, konsep, dan teori. Pejamkanlah mata Anda, saya akan membuat Anda dapat melihat Tuhan dengan seketika. Dan kemudian Anda dapat berbicara dengan-Nya dan bertanya kepada Allah Anda, "Apakah yang sejati, apakah kebenaran itu...". Anda sangat religius dan berbakti. Saya sungguh tersentuh dengan iman Anda. Tetapi, ada satu hal yang hilang... Tuhan!
Kita berbicara tentang Tuhan sepanjang waktu, kita berbicara tentang Nabi Terakhir, kita berbicara tentang Kebenaran, tetapi kita tidak melihatnya. Jika saja Anda melihat apa yang saya lihat, kita tidak akan berdiskusi lagi. Maukah Anda melihat Tuhan? Maukah Anda melihat Cahaya? Saya bisa membuat Anda melihatnya, saya dapat membantu Anda, karena itu semua ada di dalam diri Anda! Allah ada di dalam diri Anda!
Karena jika kita tidak memahami hal ini, jika kita tidak melihat Tuhan; maka pengetahuan kita sangat terbatas. Alquran mengajarkan Kebenaran, tetapi orang-orang tidak dapat memahaminya. Karena Anda harus berada pada tingkatan Muhammad untuk memahami kata-kata Muhammad, harus naik..... ke tingkat yang sama, atau setidaknya hampir sama. Jika tidak, maka akan timbul banyak kesalahpahaman. Itulah sebabnya dalam agama yang berbeda terdapat peperangan dan pembunuhan. Bahkan dalam agama yang sama! Tuhan yang sama! Jangan bicara tentang agama yang berbeda, Anda paham? Hal ini bisa terjadi karena kita hanya mengandalkan pemahaman kita yang terbatas daripada pengetahuan Tuhan.


Sumber : http://godsdirectcontact.or.id/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar