Minggu, 18 Maret 2012

SMCH - Nilai Meditasi


 


Nilai Meditasi
 Disampaikan oleh Maha Guru Ching HaiCenter Youngdong, Korea, 9 Mei 1998 (Asal bahasa Inggris) 
 
Dua setengah jam yang Anda investasikan setiap hari akan bekerja untuk waktu yang lama, ribuan tahun, karena saat Anda memasuki alam keabadian selama meditasi, maka waktu akan berhenti. Bukan hanya dua setengah jam. Ribuan tahun, berkalpa-kalpa evolusi atau perkembangan. Anda memasuki zona waktu dan ruang yang berbeda. Seperti ini, Anda diisi kembali dan Anda diperbaharui kembali sehingga Anda tidak perlu datang kembali di kehidupan yang lain untuk diperbaharui, atau untuk menjadi diri Anda sendiri, karena bagi kita masing-masing, tujuan mengapa kita dilahirkan adalah untuk mengenali diri kita sendiri lagi. Itu saja. Jika kita tidak melakukannya di masa kehidupan ini, maka kita harus melakukannya di masa kehidupan berikutnya, dan berikutnya, dan berikutnya. Jadi, jika kita memiliki waktu sekarang, dua setengah jam, maka kita harus melakukannya setiap hari. Itu berarti kita sudah melakukannya untuk jutaan tahun. Setiap dua setengah jam yang Anda luangkan, jangan kira hanya dua setengah jam saja, dan jangan berpikir bahwa itu sudah terlalu banyak. Setiap menit yang Anda habiskan mewakili satu masa kehidupan! Karena dalam keabadian tidak ada hal seperti dua setengah jam atau satu menit. Selalu keabadian. Kita hanya menghitung waktu karena kita terperangkap dalam waktu, maka kita tahu adanya waktu. Sekali kita keluar dari waktu, maka tidak ada waktu.
Waktu untuk bermeditasi sangatlah berharga. Di situlah ratusan kalpa evolusi Anda. Seperti sebuah mikrocip komputer. Hanya sekeping kecil seperti ini berisi ribuan, bahkan jutaan bit informasi. Maka, bukan ukurannya, bukan waktunya, dan bukan jumlahnya yang kita lihat. Ketika meditasi, kita memasuki waktu yang sama sekali berbeda dan ruang yang sama sekali berbeda. Jadi, semakin banyak Anda memasuki alam yang tanpa waktu dan tanpa ruang [Guru tertawa] maka akan semakin baik bagi Anda. Semakin Anda mengenal diri Anda, maka Anda akan semakin bebas.

Berkahi Diri Anda dengan Saat yang Paling Berharga - Meditasi
Disampaikan oleh Maha Guru Ching HaiRetret Internasional Lima Hari, Florida, Amerika Serikat, 25 Desember 2002 (Asal bahasa Aulac)
T: Saya merasa bahwa jika saya terlalu serius, misalnya ketika saya baru saja mulai berlatih dan tiba saatnya untuk bermeditasi, maka saya akan berkata, “Oh! Tiba saatnya meditasi!” pikiran saya terasa tegang. Tetapi, jika saya berpikir, “Ah! Ini saatnya untuk menjumpai Tuhan, dan mengulang Nama-Nama Suci dan berkonsentrasi,” maka meditasinya akan berjalan dengan lancar.
G: Itu benar! Ya. Jadikanlah hal itu seperti suatu kesenangan. Suatu kesenangan!
T: Saya pun menerapkan hal ini dalam pekerjaan saya. Misalkan ketika saya merasa begitu lelah karena pekerjaan dan tidak berenergi lagi, maka saya bertanya kepada diri sendiri dari mana asalnya energi itu, dan mengatakan pada diri sendiri bahwa sumber dari semua energi berasal dari Alam Semesta, bukan dari tubuh saya. Dan secara tiba-tiba saya merasa bahwa diri saya terisi dengan kekuatan yang tidak terbatas. Saya tidak merasa letih lagi, dan sekalipun saya lelah, saya akan pulih dengan cepat. Oleh sebab itu, saya pikir bahwa kita mempunyai dua pilihan; apakah kita memilih “saya” yang rendah dan sangat terbatas ini, atau berpikir sederhana, “Saya bukanlah apa-apa. Saya bukanlah siapa-siapa. Kekuatan Semestalah yang melakukan segalanya.” Dengan demikian saya merasa lebih baik dan tidak menemui masalah apa pun.
G: Ya. Itu benar. Ketika kita duduk bermeditasi, kita harus santai. Itu benar. Kita seharusnya bersyukur kepada Tuhan karena telah memberi kita waktu untuk beristirahat. Sekolah yoga lain biasa menyebut meditasi sebagai “kesempatan bersantai.” Sekarang, jika Anda membaca surat kabar atau majalah yang terbit berkala, Anda akan menemukan banyak artikel tentang meditasi, atau cara untuk panjang umur dan sehat. Dalam artikel itu dikatakan bahwa kita harus mencari waktu untuk “bersantai,” istirahat, atau meditasi. Mereka jelas-jelas menyebutkan meditasi.
Meditasi sudah sangat populer sekarang. Mereka tidak mengatakan “Meditasi untuk bertemu Tuhan,” melainkan “Meditasi untuk santai, untuk kesehatan, merasa lebih nyaman, lebih panjang umur, dan sukses.” Maksudnya, agar berhasil dalam segala segi kehidupan, maka kita harus meluangkan waktu setiap hari untuk beristirahat. Bukan tidur, tetapi bermeditasi, atau menarik napas, menghembuskan napas, atau apa saja. Sekarang semua orang tahu tentang hal ini, karena ilmu pengetahuan sudah membuktikannya. Jika kita meluangkan waktu setiap hari untuk beristirahat atau bermeditasi, maka tubuh kita akan semakin sehat. Salah satu metode yang terbaik adalah meditasi; yakni, meluangkan waktu untuk bermeditasi setiap hari. Sekarang semua majalah, bahkan majalah yang biasa saja menyebutkan hal ini. Meditasi telah diterima oleh ilmu pengetahuan dan orang-orang di seluruh dunia. Jadi, janganlah membuatnya terdengar seperti sebuah siksaan, seperti “Oh Tuhan! Saya harus bermeditasi sekarang; kalau tidak, saya tidak bisa ikut meditasi kelompok, atau siswa penghubungnya akan mengatakan ini dan itu.” Bukan seperti itu. Meditasi sangat baik untuk Anda.
Meditasi adalah waktu yang harus Anda hargai. Kita sudah bekerja sehari penuh, sibuk mengurus dunia dan sesama. Maka, kapan pun kita bermeditasi, itulah waktu untuk kita. Kita harus mengasihi diri kita terlebih dahulu. Kita harus mengasihi sesama, tetapi juga harus mengasihi diri sendiri. Kapan pun kita bermeditasi, pada saat itu kita memusatkan semua harta yang berharga kepada diri kita saja, untuk mengasupi tubuh dan pikiran kita. Bukan karena saya menyampaikan ini dan itu sehingga Anda baru meditasi dengan cukup, kalau tidak akan terjadi ini dan itu. Tidak. Meditasi sangat baik untuk Anda. Waktu yang paling berharga sejak Anda lahir hingga Anda meninggal adalah saat Anda meditasi. Ini merupakan hal terbaik yang dapat Anda lakukan bagi diri sendiri. Tiada seorang pun yang dapat memberikannya kepada Anda; hanya Anda yang dapat memberikannya kepada diri sendiri. Hal terbaik dapat Anda lakukan bagi diri sendiri adalah meditasi. Saat Anda melakukannya bagi diri sendiri, maka orang lain secara alami juga akan memetik manfaatnya juga. Keluarga, teman, anjing, dan kucing Anda juga akan memetik manfaatnya. Bahkan pohon-pohon dan bunga-bunga juga akan memetik manfaatnya. Saya pernah menyampaikan hal ini kepada Anda.
Jadi, ketika kita bermeditasi, semua orang dan segala sesuatu di sekitar kita memetik manfaatnya, tetapi pada dasarnya kitalah yang memetik manfaat paling banyak. Meditasi adalah hal terbaik yang dapat Anda lakukan bagi diri sendiri, obat terbaik untuk mengasupi tubuh Anda, energi terkuat untuk memelihara otak Anda, dan buku terbaik untuk mengembangkan kebijaksanaan Anda. Tidak peduli seberapa cantik mobil yang Anda miliki, seberapa banyak dan mahalnya mutiara yang Anda miliki, semuanya tidaklah sebanding dengan waktu yang Anda luangkan untuk meditasi bagi diri sendiri. Itulah permata yang paling mulia di seluruh alam semesta yang dapat Anda berikan kepada diri sendiri. Seperti yang inisiat itu katakan, meditasi adalah istirahat, mengasupi diri sendiri, mengenakan seluruh permata mulia untuk mempercantik diri Anda. Siapa yang tidak menginginkan hal itu? Ketika pikiran kita mendengar “permata mulia,” maka dia akan menjawab, “Oke!” atau “istirahat,” dan ia akan mengatakan, “Oke, saya menyukainya. Saya tidak suka pekerjaan. Santai saja! Oke, saya siap.” Jadi, itu hanyalah otak.
Otak kita hanya tahu cara membedakan antara “baik” dan “buruk,” “hitam” dan “putih.” Kerja adalah masalah, atau “Pekerjaan, oh tidak!” Saya sudah bekerja sepanjang hari. “Tidak. Tidak. Tidak!” Tetapi, jika Anda katakan, “Oke, mari kita istirahat sebentar,” maka ia akan menyukainya. Pikiran kita tahu apa arti “baik” atau “buruk,” “istirahat” atau “bekerja keras.” Maka, apa pun yang kita katakan, ia akan menurutinya. Kita harus mengajarinya. Demikian pula sel-sel dalam tubuh kita, semuanya harus mendengarkan kita. Jika Anda mengatakan bahwa itu baik, maka ia akan melakukannya; dan jika Anda mengatakan bahwa itu buruk, maka ia juga akan mengetahuinya. Oleh sebab itu, Buddha berkata, “Segala sesuatu diciptakan oleh pikiran.” Kita harus menciptakan pikiran kita; kita harus mengucapkan hal-hal yang baik, memikirkan hal-hal yang baik sehingga kita dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif. Kita mendidik sel-sel dalam tubuh kita sendiri untuk berpikir positif. Hal-hal baik apa pun yang Anda pikirkan atau ucapkan kelak akan didengar oleh pikiran, tubuh, serta jutaan sel dalam tubuh Anda. Itulah mengapa saya mengatakan bahwa Andalah guru bagi diri Anda sendiri. Anda tidak memerlukan saya, tetapi Anda telah lupa bagaimana mengajari diri Anda sendiri.
Sepanjang hari Anda sudah ditarik ke bawah oleh kekuatan negatif, mendengarkan berbagai hal buruk, kemudian mengulang-ulang sampah ini dalam kepala Anda. Apa pun yang didengar oleh pikiran Anda, Anda membiarkannya masuk begitu saja. Oleh sebab itu, saya pernah menyampaikannya kepada Anda, “Jangan dengarkan hal buruk, jangan memikirkan hal buruk, dan jangan mengucapkan hal buruk.” Murnikan tindakan, ucapan, dan pikiran Anda. Jika Anda mendengar apa pun yang buruk, hentikan dan lemparkan ke luar. Jika Anda sudah mendengarnya, maka beritahukan kepada pikiran Anda, “Itu tidak benar. Dia keliru. Jangan dengarkan dia.” Kita mengatakan kepada diri sendiri agar pikiran kita memahami “Ah, semua ini informasi keliru. Lemparkan semuanya. Buanglah semuanya.” Karena jika kita menerimanya, maka pikiran kita akan menganggap bahwa informasi ini baik-baik saja sehingga ia akan mencatatnya dan suatu hari akan mengeluarkannya. Segala hal yang baik dan yang buruk dalam hidup kita diciptakan oleh diri kita sendiri. Ketika kita mengucapkan berbagai hal baik, maka pikiran akan merekamnya serta berpikir, “Oke! Itu baik.” Ketika kita mengucapkan berbagai hal buruk, pikiran kita seharusnya berpikir, “Oke! Itu buruk.” Jadi, siapa lagi yang menjadi Guru selain diri kita sendiri?
Misalnya, ketika Anda ingin minum, apakah Anda yang menyuruh tangan Anda untuk mengambil air, atau apakah Anda meminta tetangga Anda untuk menyuruh tangan Anda mengambilnya? Atau ketika Anda lapar, apakah pikiran Anda yang menyuruh Anda untuk mencari makanan? Bukankah Anda yang memberikan perintah itu? Dan ketika Anda ingin berangkat ke tempat kerja, Anda harus menunggu bus atau mengendarai mobil sendiri ke kantor. Dalam segala hal, kitalah majikan bagi diri kita sendiri. Jadi, kita seharusnya mengarahkan diri kita dengan gambaran yang positif, dalam kebajikan dan kebaikan sehingga hidup kita akan menjadi semakin baik setiap harinya. Berbagai hal buruk yang terjadi dalam hidup kita, semuanya diciptakan oleh diri kita sendiri. Jika bukan diciptakan saat ini, maka diciptakan pada waktu yang lampau. Kita pernah meletakkannya di sini, tetapi kita lupa membersihkannya, dan setelah beberapa saat ia kembali lagi dan mencelakakan kita. Oleh sebab itu, jangan salahkan siapa pun. Mulai sekarang, hal buruk apa pun yang Anda dengar, maka Anda harus segera mengatakan kepada diri sendiri bahwa informasi itu tidak benar, negatif, tidak baik, dan tidak bermanfaat bagi diri kita atau siapa pun. Hentikan itu. Anda harus segera membuangnya. Ketika Anda pulang di malam hari, ulangi Nama-Nama Suci untuk membersihkan diri Anda. Dan di pagi hari, kantongi cadangan yang banyak sebelum Anda pergi. Oleh karena itu, Anda harus bermeditasi pada pagi dan malam hari. Ketika Anda pulang ke rumah, jika ada sedikit sisa sampah dari luar di saku Anda, maka bermeditasilah untuk membersihkannya. Semakin banyak Anda membersihkan diri, maka akan semakin baik. Semakin banyak cadangan di saku Anda maka akan semakin baik, jadi ketika Anda terkena sedikit sampah, Anda dapat segera membersihkan diri dan tidak perlu membawanya pulang ke rumah.
 



Sumber : http://godsdirectcontact.or.id/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar