Kamis, 08 Maret 2012

Partai Paling Seru dalam Sejarah Kejuaraan Dunia Catur

Catur merupakan salah satu cabang yang dipertandingkan di kejuaraan olahraga multi cabang seperti SEA Games 2011. Namun catur juga cukup populer sebagai olahraga dunia yang dipertandingkan dengan hadiah besar. Karena itu sejumlah legenda yang amat terkenal lahir dari cabang ini. Salah satunya adalah Garry Kasparov. Ia bahkan menjadi pecatur terhebat sepanjang sejarah hingga kini.

Namanya amat populer tepat sejak 26 tahun lalu ketika pada 9 November 1985 ia menjadi juara dunia termuda. Ia mengalahkan juara bertahan yang legendaris, Anatoly Karpov. Sebenarnya, gelar termuda itu bisa saja ia peroleh lebih cepat kalau pertandingan Karpov-Kasparov tak dihentikan demi kesehatan keduanya pada tahun 1984.

Kasparov lahir pada 13 April 1963 di Baku, Azerbaijan.Nama lahirnya adalah Garry Kimovich Weinstein. Ketika ia berusia tujuh tahun ayahnya meninggal karena leukemia. Setelah itu ia menggunakan nama keluarga dari ibunya sehingga menjadi Garry Kimovich Kasparov.

Ia mulai berlatih catur saat usianya menginjak 10 tahun di sekolah catur Mikhail Botvinnik. Tiga tahun kemudian, 1976, ia sudah jadi juara catur yunior di negaranya, Uni Soviet. Dua tahun kemudian ia lolos kualifikasi kejuaraan catur nasional Uni Soviet. Tahun 1980 ia meraih juara dunia yunior.

Setelah mengikuti serangkaian kejuaraan di berbagai event, Januari 1984 Kasparov dinobatkan sebagai pecatur nomor satu dunia berdasarkan ranking poin dari FIDE. Namun untuk menasbihkannya sebagai juara dunia harus melawan juara dunia Anatoly Karpov yang dilaksanakan dalam ajang World Chess Championship 1984.

Namun inilah salah satu pertarungan catur paling kontroversial. Pemenang kejuaraan dua pecatur ini ditentukan dengan syarat, siapa yang lebih dulu meraih angka 6 dialah sang juara dunia. Setiap kemenangan mendapat nilai satu sedangkan jika kalah atau draw (remis) tak mendapatkan nilai.

Upaya Kasparov meraih juara dunia hampir gagal total.Pada sembilan pertandingan pertama Karpov unggul 4-0. Dua kemenangan lagi juara dunia tetap dipegang Karpov. Melihat hasil itu sejumlah pengamat menyebutkan, pertandingan hanya akan sampai game ke-18. Namun 17 game berikutnya berakhir dengan draw. Game ke-27 Kasparov kembali kalah. Kedudukan jadi 5-0. Peluang Kasparov menipis. Empat game berikutnya kembali draw. Namun pada game ke-32 untuk pertama kalinya Kasparov menang.

Game-game berikutnya kembali draw. Pada game ke-47 dan 48 Kasparov menang berturut-turut hingga kedudukan menjadi 5-3. Namun pertandingan itu harus dihentikan ketua FIDE (Federasi Catur Internasional) saat itu, Florencio Campomanes, dengan alasan stamina kedua pemain telah sangat menurun. Karpov sendiri sempat dirawat di rumah sakit. Pertandingan dilanjutkan beberapa bulan kemudian.

Pertarungan kedua dilakukan pada tahun 1985 dengan format baru. Format baru ini memberi nilai satu pada pemenang dan 0,5 jika draw. Pertandingan dilakukan untuk mencari siapa yang lebih dulu meraih angka 12,5 poin. Itu artinya, dalam 24 game sudah pasti ada juaranya. Jika berakhir 12-12, juara bertahan dinyatakan sebagai pemenang. Akhirnya pada 9 November 1985, Kasparov memenangkan dwi-tarung itu dengan skor 13-11 dari 24 game yang mereka jalankan. Kasparov pun jadi juara dunia termuda saat usianya 22 tahun. Itulah partai paling seru dalam sejarah kejuaraan dunia catur.

Sumber : http://pringsewuresto.co.id/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar