Minggu, 22 April 2012

Fenomena G-spot

G-spot selalu menjadi hal yang kontroversial. Beberapa wanita mengatakan itu merupakan hal penting untuk orgasme sedangkan yang lain bahkan mengatakan bagian itu tidak ada. Ahli terapi psikoseksual Paula Hall akan membahas bagaimana menemukannya, apa yang harus dilakukan dengan bagian ini dan mengapa ini tidak menjadi masalah ketika Anda tidak mendapatkannya.

Di mana letaknya?

Jika Anda memilikinya, bagian itu berukuran sekitar 2,5-5 cm di dalam vagina di bagian dinding depan. Anda seharusnya dapat merasakannya dengan jari Anda. Jika Anda sedang tidak terangsang, G-spot tidak lebih besar dari sebiji kacang polong. Tetapi begitu Anda terangsang, bagian itu akan berkembang sampai dengan ukuran koin.
G-spot sebenarnya lebih berupa suatu area daripada suatu titik. Jika Anda ingin mencari dan mengetahui apakah Anda memilikinya, rasakan suatu bagian terasa kasar, sedikit seperti kacang. Tidak sehalus bagian dinding vagina lainnya.

Asal nama

Aslinya dikenal dengan nama Grafenberg Spot. Dinamai G-Spot setelah ginekologis Ernst Gräfenberg, pertama kali menggambarkannya pada tahun 1944. Para ahli seks telah membicarakan “titik keramat” ini selama hampir 1000 tahun.

Apa itu?

Untuk banyak wanita, G-Spot adalah bagian yang sangat sensitif, sangat mudah terangsang yang menimbulkan suatu kenikmatan. Untuk yang lainnya, G-Spot adalah bagian yang agak menonjol yang jika disentuh banyak kali, akan menimbulkan sensasi rasa yang luar biasa. Pada beberapa wanita tidak dapat merasakan sensasi apa-apa dan bahkan pada lainnya bahkan tidak terlihat mempunyainya.
Ada banyak teori yang berbeda tentang apa itu G-spot atau bagian apa itu sebenarnya. Satu pandangan mengatakan kalau itu adalah suatu area dari jaringan prostat hampir sama dengan prostat pada laki-laki. Tidak adanya kromosom Y pada perkembangan janin perempuan menyimpan sel tersebut pada tempat yang sama dalam bentuk G-spot. Lengkap dengan kepekaan yang sama dengan prostat pada pria.
Ahli lain dengan teori prostat ini tapi mengembangkannya dengan mengatakan itu bukan hal utama dalam kepekaan. Masih ada klitoris dan saluran kencing yang menjadi sumber kenikmatan, yang keduanya dapat dirangsang lewat dinding bagian depan dari vagina. Selain itu masih ada banyak lagi bagian yang peka dan kita seharusnya berhenti terus mencari G-spot yang misterius ini.
Ahli berikutnya yang mana pertama mempublikasikan G-spot telah menemukan kegunaan lainnya. Dalam suatu penelitian dia menemukan rangsangan pada area G-spot dapat menaikkan batas rasa sakit sampai 47%. Jika rangsangan itu diteruskan, batas rasa sakit naik sampai 84% dan bahkan mencapai 107% saat orgasme. Hipotesanya ini mengatakan area yang peka dan sensitif ini adalah penahan rasa sakit alami untuk saat melahirkan anak.

Apa yang harus dilakukan dengan bagian ini

Sekali mengetahui apakah Anda mempunyainya atau tidak, Anda perlu merasakan kalau dengan memilikinya akan memberi kenikmatan pada Anda atau hanya sedikit rasa menjengkelkan. Suatu hentakan biasanya merupakan suatu tanda bisa menikmatinya.
Ahli masalah seks merekomendasikan untuk memasukkan jari telunjuk sedalam ruas kedua dari jari dan buatlah gerakan “kemarilah” ke arah dinding bagian depan vagina. Anda perlu beberapa kali mencobanya dengan tekanan dan lama dari sentuhan untuk menemukan mana yang terasa paling baik untuk Anda. Sebaiknya Anda harus terangsang lebih dahulu dan yang perlu jadi catatan kalau banyak wanita mengatakan mereka kepekaan yang berbeda dalam rentang waktu sebulan.
Selama rangsangan, sensasi pertama mungkin adalah rasa ingin kencing, kemungkinan karena G-spot ada di dinding bagian depan sehingga kandung kemih Anda tertekan. Anda dapat memeriksanya dengan memastikan kandung kemih Anda terlebih dahulu kosong kemudian rasakan bagaimana rasanya. Pada beberapa kali pertama akan terasa agak aneh, tetapi sangat sebanding dengan hasil yang didapatkan nanti..

Merasakannya saat berhubungan seks

Bergantung pada ukuran dan lokasi dari G-spot, Anda bisa atau tidak bisa untuk merasakan rangsangan pada bagian ini ketika berhubungan. Anda akan bisa merasakan jika mengangkat pinggul. Posisi populer lainnya yaitu dengan menekuk badan dari posisi berdiri dan penetrasi dilakukan dari belakang. Untuk ini Anda memerlukan beberapa uji coba.

Ejakulasi wanita

Beberapa wanita mengatakan mereka dapat berejakulasi ketika G-spot mendapat rangsangan. Peneliti menunjukkan kira-kira 10% dari wanita mengeluarkan antara 9-900 ml cairan dari saluran kencing selama penegangan dan orgasme. Sekumpulan ahli meneliti cairan ejakulasi ini dan menemukan enzim prostat, cocok dengan teori di mana G-spot sama dengan prostat pada pria.
Sedangkan kelompok ilmuwan lainnya yang meneliti cairan ini, mengatakan kalau cairan itu hampir sama dengan urin biasa. Pemikiran terakhir mengatakan kalau cairan itu adalah bentuk perubahan dari urin yang berubah komposisi kimianya selama adanya rangsangan seksual. Penelitian tentang ini masih terus berlanjut.

Bagaimana kalau kita tidak mendapatkannya?

Perlu diingat, kita semua unik. Anda mungkin mempunyai G-spot yang peka atau tidak. Jika Anda ingin mencarinya, lakukan dengan hati-hati. Jangan terlalu terpaku dengan bagian ini. Ada banyak sekali cara untuk meraih kepuasan seksual dan G-spot hanya salah satunya.




Sumber : http://www.benih.net/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar