Jumat, 27 April 2012

Self Sex

13354905771929342519
sumber : http://www.ruanghati.com

Perempuan dan lelaki memang berbeda, terutama dalam hal yang dianggap paling tabu, sex. Lelaki butuh sarana untuk melampiaskannya, sedangkan perempuan masih bisa menahannya dan menutupi keinginan itu. Jika lelaki sedang ingin, maka biasanya mereka melampiaskan dengan berfantasi, menonton film begituan sambil menutup pintu kamar rapat-rapat kemudian anda tahu apa yang terjadi, self sex. Sedangkan perempuan, entahlah, saya tidak tahu.

Ya, menyaksikan film begituan menurut sebagian besar sahabat saya adalah kebutuhan mereka. Sehingga sebagian sahabatku dahulu banyak yang mengoleksi film-film itu di dalam hape, laptop, atau gadget lainnya. Namun, keseringan menonton film begituan juga mengakibatkan banyak hal di luar nalar. Berikut beberapa efek negatif yang ditimbulkan dari seringnya menonton film begituan.

Pertama, seorang yang sering mengonsumsi film begituan memiliki kemampuan fantasi yang berlebihan. Jika kita yang tidak biasa menonton film begituan melihat wanita biasa saja, tidak ada efek apa-apa, lain dengan orang yang keseringan menonton film begituan. Ia akan melihat perempuan yang ada di sekitar mereka dari sudut pandang yang berbeda, mupeng. Pandangannya hanya tertuju pada titik-titik tertentu saja. Pandangan mereka seperti hendak menerkam perempuan yang ada di sekitarnya. Hal ini tentu akan mengakibatkan kondisi tak nyaman bagi perempuan yang dipandangnya.
Kedua, orang yang sering melihat film begituan biasanya tidak akan bisa berpikir jernih, otaknya rusak. Tapi kerusakan ini tidak mereka sadari. Kasihan dia.

Ketiga, ketagihan. Keseringan menonton film begituan akan mengakibatkan kecanduan yang menggila dan susah untuk diobati. Pelaku biasanya bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memelototi adegan-adegan tak senonoh dan akhirnya Ia tidak produktif. Maka memblock situs-situs begituan adalah hal penting dilakukan terutama di kantor, kampus, dan sebagainya.
Keempat, ini yang paling parah dan aneh, sahabat saya di Bengkulu dahulu, karena sering sekali menonton film begituan, Ia sering melakukan opera sabun di kamar mandi, akibatnya setiap kali Ia masuk ke kamar mandi dan melihat sabun mandi, Ia terangsang dan ereksi. Kasihan sekali ia, sehari bisa berkali-kali melakukan onani. 

Kelima, keseringan melakukan onani akan menjadikan pelaku mengalami penyakit berbahaya, ejakulasi dini. Hal ini terjadi karena otot-otot dan pembuluh darah di sekitar kemaluannya lemah dan tidak mampu lagi menahan labih lama sperma yang ingin keluar. Kita semua paham bahwa ejakulasi dini mengakibatkan hubungan rumah tangga menjadi kurang mengasikkan.
Keenam, orang yang sering menonton film begituan memiliki rasa penasaran yang tinggi dan ingin mencobanya. Jika dilakukan dengan pasangan halalnya (istri) tidak akan menimbulkan masalah berarti, namun jika dilakukan dengan pacar atau istri orang, maka berbahaya. 

Melihat begitu banyaknya efek negatif yang ditimbulkan, maka lebih baik kita menghindari menonton film begituan. 

Bagaimana cara menghindarinya?
Pertama, carilah kesibukan di setiap hari. Kesibukan yang mendera akan menghilangkan keinginan untuk menonton film begituan. Kesibukan juga akan membuat kita lebih produktif dibandingkan hanya duduk berjam-jam menyaksikan adegan tak bernilai.
Kedua, jika sudah mampu maka menikahlah, namun jika belum perbanyaklah berpuasa, inilah titah sang nabi empat belas abad yang lalu. Sepertinya patut menjadi renungan mendalam. Kalau ustadz saya dahulu bilang, “Syaiful, pilihannya hanya dua, jika sudah mampu maka menikahlah, tapi jika belum menikah maka perbanyaklah berpuasa. Nah jika kamu belum menikah tapi juga tidak memperbanyak puasa, maka kamu ikut nabi yang mana?

Saat ini, karena belum menikah maka yang saya lakukan adalah mencari kesibukan yang banyak dan memperbanyak puasa, hasilnya? Alhamdulillah bisa meredam nafsu yang menggebu itu.
Selamat pagi!!




Sumber : http://kesehatan.kompasiana.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar