Senin, 02 April 2012

HO’OPONOPONO - Kembali ke Titik NOL





Apa itu Ho’oponopono ?
Ho’oponopono pada awalnya banyak dikenal sebagai sebuah seni dalam pemecahan masalah keluarga di Hawaii. Dalam perkembangan selanjutnya, Morrnah Nalamaku Simeona, seorang Khuna La’au Lapa’au atau penyembuh, memperkenalkan cara penemuan identitas diri melalui Ho’oponopono.
Penemuan Identitas Diri melalui Ho’oponopono dilakukan dengan cara mengambil alih sepenuhnya atas apa pun yang terjadi di dalam kehidupan kita. Ya, mengambil alih tanggung jawab sepenuhnya.

Kenapa Penting bagi Kita untuk Mengambil Alih Tanggung Jawab 100% Sepenuhnya?
Bertanggung jawab sepenuhnya atas kehidupan kita, berarti kita terus menerus melakukan pembersihan memori-memori (ingatan) kita, yaitu data-data buruk yang ada di memori kita. Pembersihan memori yang kita lakukan ini akan membawa kita pada “TITIK NOL” kita.

Apa itu “TITIK NOL” ?
“TITIK NOL”, menurut Morrnah, adalah sebuah kondisi saat kita menjadi “bersih” dan di mana segala sesuatunya berjalan dengan sempurna. Ini adalah saat kita merasa sangat dekat dengan Tuhan. Dalam berbagai kisah spiritual, kondisi ini diibaratkan sebagai Surga, Taman Firdaus, Taman Eden, tempat Adam dan Hawa pada awal mulanya diciptakan dan hidup.
“TITIK NOL” adalah kondisi saat kita menjadi sempurna dan dapat mendengar suara Tuhan, mendapatkan suatu pencerahan. Sangat sulit bagi sebagian besar orang untuk mencapai kondisi “TITIK NOL” ini. Ya, sangat sedikit orang yang dapat mencapai “TITIK NOL” ini.

Mengapa Sangat Sulit bagi Kebanyakan Orang untuk Mencapai “TITIK NOL” ?
Sejak awal mula penciptaan hingga sekarang, memori terus terakumulasikan di dunia ini. Dengan demikian, sudah tidak terhitung lagi banyaknya memori di dunia ini. Semakin banyak memori yang terakumulasikan membuat kita semakin sulit untuk mencapai “TITIK NOL”. Ya, karena memori-memori ini selalu mengambang dan bergerak-gerak di sekitar kita sehingga membuat pikiran kita terus menerus bereaksi terhadapnya. Inilah yang biasanya memyebabkan kebanyakan orang sangat sulit untuk mencapai “TITIK NOL”.

Apakah Ho’oponopono dapat Membantu Membersihkan Memori Negatif?
Ya. Untuk membersihkan sebuah rumah yang kotor dan dipenuni oleh debu kita memerlukan sebuah “alat pembersih”. Seperti halnya sebuah rumah, untuk membersihkan diri kita dari memori-memori negative yang merugikan, maka kita juga memerlukan sebuah “alat pembersih”. Dan kabar baiknya bagi kita, Ho’oponopono dapat membantu kita membersihkan pikiran-pikiran negative itu.
Ketika orang menggunakan “alat pembersih” ini, Ho’oponopono, dan mempraktekannya, maka akan semakin banyak memori yang dapat dibersihkan di dunia ini. Setiap kali orang mempraktekan Ho’oponopono, maka setiap memori buruk yang ada akan dibersihkan dan dilepaskan untuk dibersihkan oleh Tuhan, dan dihapuskan dari diri kita. Dan ketika sebuah ingatan negative dihapuskan oleh Tuhan dari diri Anda, ini berarti memori itu telah dihapuskan dari dunia ini.

Bagaimana Ho’oponopono dapat Membersihkan Memori Negatif?
Dengan mempraktekkan Ho’oponopono, maka diri serta pikiran kita akan terus menerus diingatkan sehingga pikiran kita secara otomatis selalu menyensor dan membersihkan pikiran-pikiran negative yang muncul. Ya, pikiran-pikiran negative seperti kekhawatiran, menghakimi, dan melarutkan diri dalam masalah yang dihadapi, dan lain sebagainya. Sebenarnya dengan membiarkan diri kita hidup dalam pikiran-pikiran negative itu, dan mengakumulasinya dari hari ke hari, ini akan menyebabkan diri kita semakin jauh dari Tuhan, ini artinya seakan-akan kita mengatakan pada Tuhan bahwa kita tidak membutuhkan bantuan-Nya.
Mempraktekkan Ho’oponopono akan membantu kita untuk belajar melepaskan “ikatan” kita pada setiap pikiran negative dan permasalahan yang kita hadapi. Karena seperti yang kita ketahui, ketika kita larut dalam pikiran negative kita, misalnya kekhawatiran, maka sebenarnya kita semakin menambahkan kekhawatiran itu dalam memori kita alih-alih menghilangkan dan melenyapkannya.
Dengan mempraktekan Ho’oponopono, maka Ho’oponopono akan selalu membantu kita untuk selalu percaya dan memasrahkan diri sepenuhnya kepada kehendak Tuhan. Ya, karena kita percaya bahwa kehendak Tuhanlah yang terbaik.
Ya, setiap kali mempraktekkan Ho’oponopono, maka turut membantu menghapus memori yang terakumulai di dunia ini.

Bagaimana Cara Mempraktekkan Ho’oponopono untuk Membersihkan Memori Negatif?
Sangatlah mudah untuk mempraktekkan Ho’oponopono dan membantu membersihkan berbagai memori yang ada di dunia ini. Kita dapat mengafirmasikan dan mengulang-ulang kalimat-kalimat sebagai berikut :
-      “Saya Menyesal” atau “I am Sorry”,
-      “Maafkan Saya” atau “Forgive Me”,
-      “Terima kasih” atau “Thank You”,
-      “Saya Mencintaimu” atau “I Love You”
Ya, sesederhana itu untuk melakukan perubahan dalam hidup kita. Setiap kali kita mengulang-ulang baik salah satu saja maupun seluruh kalimat itu, ini artinya kita sedang melepaskan ingatan-ingatan negative dari pikiran kita. Dan tindakan selanjutnya adalah memasrahkan diri dan percaya sepenuhnya dengan ikhlas kepada Tuhan, biarkan Tuhan dengan kuasa-Nya yang ajaib dan mengagumkan menghapus berbagai memori-memori negative dari pikiran kita.

Apa Keuntungan Kita Mempraktekkan Ho’oponopono?
Mempraktekkan Ho’oponopono memberikan kita sebuah kesempatan untuk selalu bertanggun jawab atas segala sesuatu di dalam kehidupan kita. Setiap masalah yang datang dan kita hadapi dalam hidup kita akan mulai kita pandang sebagai tanggung jawab kita sepenuhnya, alih-alih melemparkan tanggung jawab kepada orang lain seperti biasa yang dilakukan oleh kebanyakan orang.
Dengan mempraktekkan Ho’oponopono, setiap masalah yang datang akan kita hadapi dengan tanggung jawab penuh. Dan masalah yang datang itu akan menjadi sebuah kesempatan bagi kita untuk melakukan pembersihan memori dan menghapus memori dari masalah tersebut.
Mempraktekkan Ho’oponopono juga memberikan kita sebuah kesempatan untuk selalu merasa bahagia dan damai. Memori negatif (buruk) dapat berupa orang-orang, situasi maupun kejadian yang mengganggu diri maupun pikiran kita. Sangat penting bagi kita untuk tidak larut dan terjebak terus menerus dalam momori negatif.
Penyakit kanker adalah contoh sebuah penyakit yang disebabkan oleh memori negatif, sehingga kita perlu untuk melakukan pembersihan. Kemiskinan juga merupakan memori negatif, kemarahan adalah juga memori negatif. Ya, segala sesuatu selain kedamaian adalah sebuah memori negatif (buruk).
Ini mungkin sulit untuk dipahami, sebagaimana pikiran sadar kita “hanya” mampu memahami sebagian kecil saja dari rahasia yang ada di alam semesta ini.

Akhirnya, Ho’oponopono untuk Kembali ke “TITIK NOL”..
Dalam hidup sehari-hari kita sering melakukan berbagai penilaian yang salah dan terjebak dalam memori negatif. Maka semakin kita terjebak, semakin kita menjauh dari Tuhan, dan semakin kita tidak dapat mendengarkan petunjuk Tuhan. Ho’oponopono memberikan kita kesempatan untuk semakin mendekat kepada Tuhan dan berjalan sesuai dengan jalan-Nya.
Dengan mengambil alih tanggung jawab sepenuhnya atas kehidupan kita, dan mempraktekan Meditasi Ho’oponopono sebagai sarana untuk membersihkan memori-memori negatif, itu artinya kita melepaskan dan membersihkan memori itu. Dan semakin diri kita bersih, maka kita semakin membuka diri kita kepada Tuhan dan kembali ke “TITIK NOL”.


Sumber : http://huna4indonesia.wordpress.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar