Jumat, 08 Juni 2012

Ternyata Buah Ceri Bisa Kurangi Nyeri Radang Sendi

Ternyata Buah Ceri Bisa Kurangi Nyeri Radang Sendi
Foto: thinkstock 
Jakarta - Buah mungil ini punya rasa manis renyah. Warnanya yang merah cantik merekah dengan tangkai buah yang panjang. Enak dibuat jus dan cantik sebagai hiasan kue. Meskipun kecil buah ini mampu meredam nyeri radang persendian.

Para peneliti dari Oregon Health and Science University menemukan bahwa, buah ceri mengandung zat anti-inflamasi. Zat ini dapat mengurangi nyeri pada orang yang menderita radang sendi pada tulang.

Studi ini melibatkan responden wanita berusia antara 20 tahun hingga 70 tahun yang menderita radang sendi atau osteoarthritis inflamation. Semua responden diberikan jus ceri sebanyak dua kali sehari selama tiga minggu. Hasilnya sangat signifikan, radang sendi yang dialami responden berkurang.

“Jutaan orang mencari cara untuk menghilangkan rasa sakit ini dan buah ceri dapat membantu mengatasi masalah mereka. Buah ini tidak memiliki efek samping jika dikonsumsi banyak dan sering.” ujar Kerry Kuehl, M.D, Dr.PH., M.S., seorang peneliti dari Oregon Health and Science University.

Biasanya para atlet paling beresiko terkena penyakit ini, karena mereka lebih sering melakukan gerakan berlebihan. Hal ini bisa menyebabkan kerusakana pada tulang rawan dan menyebabkan rasa sakit atau cidera.

Warna merah pada buah ceri mengandung senyawa antioksidan yang disebut antocyanin. Senyawa ini mengandung jumlah antioksidan tertinggi yang dapat mengurangi peradangan. Buah ini juga bisa dikatakan sebanding manfaatnya dengan obat penghilang nyeri.

Penelitian sebelumnya yang dilakukan di Baylor Research Institute menemukan bahwa, makan ceri setiap hari dapat membantu mengurangi nyeri osteoarthritis lebih dari 20 persen pada pria dan wanita. Buah ini juga telah digunakan untuk pemulihan para atlet yang mengalami cedera.

Buah ceri bisa dimakan segar, dikeringkan, atau dijadikan hiasan cake. Dibuat jus dengan tambahan es batu rasanya lebih manis segar dan enak.


(dyh/odi)




Sumber : http://food.detik.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar