Selasa, 26 Juni 2012

Mengenal Jenis-Jenis Lemak dan Sumbernya


Jenis-Jenis LemakApa yang anda pikirkan ketika mendengar kata lemak? Pasti yang ada dipikiran anda adalah benda berwarna coklat kekuningan, mengkilat, licin dan terkadang berbau. Atau jika dikorelasikan dengan makanan, lemak terkadang disebut sebagai tidak sehat atau musuh diet. Namun sebenarnya itu tidak sepenuhnya benar. Dalam jumlah tertentu, lemak diperlukan oleh tubuh untuk pembentukan sel, terutama pada anak-anak. Kenapa lemak sampai bisa dianggap begitu jahat merugikan kesehatan?

Pada dasarnya tubuh manusia menyimpan makanan dalam dua bentuk. Gula otot atau glikogen dan juga lemak. Yang paling mudah penyimpananan itu adalah dalam bentuk lemak karena bisa disimpan dibawah kulit dalam jumlah berapapun. Sedangkan glikogen tidak bisa banyak disimpan jika massa otot anda kecil. Untuk anda yang tidak pernah berolahraga atau tidak teratur berolahraga, otot tentu tidak berkembang baik. Itulah kenapa akhirnya anda memiliki cadangan lemak di bawah kulit pada bagian-bagian tertentu tubuh anda.

Lemak dibagi menjadi dua jenis, yaitu lemak jahat dan lemak baik, keduanya untuk tubuh manusia. Jenis-jenis lemak itu menurut ikatannya dibagi menjadi 3 macam yaitu adalah sebagai berikut:

1. Lemak tak jenuh berikatan tunggal
Lemak ini baik untuk kesehatan jika dikonsumsi setiap hari. Pada umumnya lemak jenis ini adalah lemak nabati. Sebagai contoh adalah alpukat dengan buahnya serta zaitun dengan minyaknya.

2. Lemak tak jenuh berikatan ganda
Lemak ini baik dalam jumlah yang tepat. Lemak ini terdiri dari lemak esensial omega 6 dan omega 3. Lemak ini sangat dianjurkan dikonsumsi oleh anak-anak sehingga dapat membantu pertumbuhan sel-sel terutama organ vital termasuk otak.

3. Lemak jenuh
Inilah yang disebut dengan lemak jahat. Lemak jenis ini sulit untuk diproses oleh tubuh. Kelebihan lemak ini akan tertimbun di bawah kulit dan aliran peredaran darah. Di pembuluh darah dapat menyebabkan penyumbatan. Inilah salah satu penyebab penyakit jantung dan stroke. Umumnya lemak jenis ini didapat dari lemak hewani, untuk itulah konsumsi daging berlemak harus kita batasi.
Salah satu fungsi lemak adalah sebagai pelarut vitamin, yaitu A, D, E dan K. Tanpa lemak, tubuh kita tidak bisa menyerap vitamin tersebut. Padahal vitamin ini sangat esensial bagi perkembangan sel-sel tubuh kita. Manfaat lemak yang lain adalah sebagai cadangan makanan dan melindungi organ-organ vital dengan berfungsi sebagai bantalan. Untuk itulah ada pepatah yang mengatakan bahwa tak kenal maka tak sayang. Dengan mengenali lemak apa saja kita menjadi tidak takut lagi mengkonsumsi makanan yang berlemak. Tentu saja dengan batasan yang sesuai dengan anjuran kesehatan. Jadi, makanan berlemak? Tidak takut lagi! (Iwan)


Sumber : http://ridwanaz.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar