Rabu, 13 Juni 2012

Pengobatan Bau Badan, dari yang Medis sampai Kosmetik


img
ilustrasi (foto: Thinkstock)

Jakarta, Bagi diri sendiri, bau badan bukanlah masalah yang amat mengganggu. Tapi berbeda bagi orang lain, terutama mereka yang sering berinteraksi dengan pemilik bau badan. Karena aromanya yang tak sedap, pemilik bau badan berisiko dijauhi oleh orang-orang di sekitarnya. Pada tahap ini, ada baiknya mencari pengobatan untk mengembalikan kehidupan sosial yang terganggu.

Secara sederhana, bau badan disebabkan oleh pengeluaran keringat secara berlebihan. Keringat yang banyak mengandung lemak, protein dan karbohidrat ini akan diuraikan oleh bakteri yang banyak berdiam pada bagian tubuh yang ditumbuhi rambut. Pada manusia, bagian tubuh yang paling ideal memproduksi bau badan adalah keringat karena banyak terdapat kelenjar keringat, ditumbuhi rambut dan tempatnya relatif tersembunyi.

"Obat untuk mengobati bau badan sampai saat ini belum ditemukan ada yang efektif. Untuk mengatasi masalah bau badan cara paling sederhana adalah menggunakan deodoran atau parfum. Tapi memang tidak bertahan lama sebab bau badan masih bisa muncul lagi," kata dr Dani Djuanda Sp.KK, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin yang berpraktik di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading seperti dihubungi detikHealth, Rabu (13/6/2012).

Menurut dr Dani, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi bau badan, dari yang sederhana hingga memerlukan operasi. Cara-cara tersebut antara lain:

1. Mengubah pola makan
Mengubah pola makan dengan cara mengurangi makanan berlemak dan berminyak akan dapat mengurangi bau badan karena keringat yang dihasilkan tubuh jadi tidak terlalu banyak mengandung lemak. Selain itu, memperbanyak asupan sayur dan buah juga akan sangat membantu mengatasi bau badan.

2. Pakai parfum dan deodoran
Cara ini adalah cara yang paling sederhana untuk menyamarkan bau badan. Deodoran mengandung antiperspirant yang berfungsi mencegah pengeluaran keringat berlebihan serta anti bakteri untuk membunuh bakteri penyebab bau. Sedangkan parfum digunakan untuk mengharumkan badan.

3. Suntikan botox
Memakai deodoran dan parfum setiap hari untuk menyamarkan bau badan mungkin dirasa merepotkan. Untuk orang yang tidak mau ribet, bisa mencoba suntik botox. Suntik botox bisa menyeimbangkan pengeluaran keringat lewat kelenjar keringat di ketiak. Tapi metode ini harus diulang 3 - 6 bulan berikutnya karena bau badan masih bisa muncul lagi.

4. Membuang kelenjar keringat
Apabila bau badan sudah dirasa begitu mengganggu dan tidak manjur diatasi dengan ketiga cara di atas, bisa mencoba cara yang lebih ekstrim, yaitu operasi. Operasi dilakukan untuk mengangkat kelenjar keringat di ketiak, sumber bau badan. Pengeluaran keringat tidak akan terganggu sebab permukaan kulit lainnya masih bisa mengeluarkan keringat.





Sumber : http://health.detik.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar