Minggu, 20 Mei 2012

Tanaman Anti Nyamuk

Nyamuk adalah serangga yang juga mematikan. Penyebaran virus dan penyakit mudah sekali dibawa oleh nyamuk. Hanya dengan hinggap di bagian kulit kita ataupun menggigitnya, kita bisa terkena kuman yang dibawa nyamuk. Demam berdarah contohnya. Penyakit ini penyebarannya dibawa oleh nyamuk yang bernama Aedes Aegypti. Beberapa jenis obat pengusir nyamuk telah dikeluarkan untuk mengurangi tumbuh dan berkembang biaknya serangga itu. Kalau anda tak tahan dengan aroma obat nyamuk, ada cara lain untuk mengatasinya. Yaitu dengan meletakkan tanaman yang tidak disukai nyamuk di salah satu sudut rumah anda atau di pekarangan. Tanaman apa sajakah yang bisa digunakan untuk mengusir nyamuk ?
1.Lavender
  
Tumbuhan lavender kerap kali digunakan sebagai bahan dasar lotion anti nyamuk. Bunga lavender memiliki aroma yang sangat harum. Tak perlu diproses menjadi pelembab kulit, cukup gosokkan bunga ini ke tubuh, dijamin nyamuk tak ada yang mau nempel dengan kulitmu.


2.Akar Wangi
 
Tumbuhan akar wangi dapat mengendalikan populasi nyamuk deman berdarah. Nyamuk demam berdarah konon sangat takut menghadapi tumbuhan akar wangi. Bau ngengat yang keluar dari tumbuhan ini cukup mematikan untuk nyamuk jenis itu.


3.Suren
Jika anda memiliki lahan pekarangan luas dan dipenuhi dengan pepohonan, ada bagusnya anda menanam tumbuhan suren. Tanaman ini terbukti sangat ampuh mengusir nyamuk. Tumbuhan yang bentuknya pohon berukuran 20 m ini memiliki daun dan kulit kayu yang beraroma tajam. Para petani kerap menanam suren di ladang-ladang pesawahan mereka, suren dipercaya juga dapat mengusir hama serangga tanaman.

4.Zodia
 Tanaman Zodia adalah tumbuhan yang paling favorit sebagai pengusir nyamuk. Daunnya pipih panjang berwarna hijau kekuningan. Berasal dari Papua.Tanaman ini memiliki kandungan evodiamine dan rutaecarpine yang tak disukai serangga. Zat tersebut menghasilkan aroma yang tajam, jika tertiup angin aroma itu mudah sekali tersebar ke seluruh ruangan. Ada baiknya anda menanam zodia dalam pot dan meletakkannya di salah satu sudut ruangan anda. Orang Papua terbiasa menggosok kulitnya dengan dedaunan tertentu sebelum masuk ke hutan. Maksudnya agar terlindungi dari serangan serangga, khususnya nyamuk.

5.Geranium

 
Tanaman jenis perdu ini memiliki aroma yang cukup harum namun tidak disukai serangga. Pasalnya tanaman yang memiliki kandungan zat geraniol dan sitronelol ini bersifat antiseptik. Selain berkhasiat mengusir nyamuk, tanaman ini bisa menjadi penghijau ruangan anda. Bentuknya yang indah bisa menjadikan tanaman ini sebagai media relaksasi mata.
Tanaman ini, mengandung geraniol dan sitronelol yang menyebabkan nyamuk tidak mau mendekat. Cara memanfaatkan tanaman ini adalah dengan meletakkannya di tempat yang terkena tiupan angin, karena aroma geranium akan tercium bila daunnya saling bergesekan. Lazim ditanam outdoor. Tumbuh merumpun, banyak anakan. Daunnya hijau, berbentuk menjangkar (menyerupai jangkar), tepi daun bergerigi. Batangnya banyak mengandung air. Lazimnya diperbanyak dengan menggunakan stek anakan.


6.Selasih 
Yang terakhir adalah tanaman selasih. Selasih dipercaya mengeluarkan aroma yang cukup tajam bagi serangga. Tanaman ini paling cocok berada di dalam rumah. Letakkan sedikit lama dalam ruangan akan lebih membantu pengusiran nyamuk di rumah anda.
Merupakan herbal tegak, sangat harum, tinggi 0,6-1,6 m. Batang cokelat, segi empat. Daun tunggal berhadapan, bertangkai, panjang 0,5-2 cm, bulat telur, ujung dan pangkal agak meruncing, permukaan daun agak halus dan bintil-bintik kelenjar, tulang daun menyirip, tepi bergerigi, panjangnya 3,5-7,5 cm, lebar 1,5-2,5 cm, warna hijau tua. Bunga berwarna putih atau lembayung, kelopak sisi luar berambut, bulat telur terbalik dengan tepi mengecil sepanjang tabung. Biji keras, cokelat tua, bila dimasukkan dalam air akan mengembang (Backer & van den Brink, 1965; Wijayakusuma, et al., 1996). Di Indonesia secara umum dikenal dengan nama selasih, kecuali di Sulawesi dikenal dengan Amping. (Wijayakusuma, 1996).

7.Rosemary
 Rosemary (Rosmarinus officinalis) bisa jadi pilihan. Tanaman ini menebar aroma wangi, sekaligus mengacaukan penciuman dan daya efektivitas “radar” sang nyamuk. Bunganya kecil-kecil warna ungu, daun berbentuk jarum tapi lembut, panjang 2-2,5 cm. Bisa diperbanyak dengan stek batang.

Tanaman famili lamiaceae ini perlu cukup air dan sinar matahari. Untuk dipajang dalam ruangan, sebaiknya diposisikan dekat jendela, agar mendapat sinar matahari.


Sumber : http://www.jakartalantern.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar