Minggu, 27 Mei 2012

Hanya Satu Jalan Menuju Surga? Betulkah?

sekarang ini jamannya mulai pakai seragam, opini tentang cantik itu misalnya memiliki keseragaman model seperti : kulit putih, rambut lurus tapi dibawahnya agak ikal, langsing dll, ada patokan keseragaman.
Gaya bicara pun ada keseragaman, gaya berpakaian dan lain-lain.
Sekarang Tuhan pun harus seragam, jika memanggil tuhan hanya diakui jika menggunakan dasar2 kitab2 suci tertentu saja. Jika tidak seolah-olah tuhan tidak akan mau menoleh.
Banyangkan Tuhan seolah-olah menjadi sangat terbatas kemampuannya, hanya mampu mendengar doa dgn panggilan nama tertentu dan bahasa tertentu.
Ajaib bukan? Tuhan yang maha tahu menjadi terbatas kemampuannya.
Ini aneh dan juga lucu.
Lebih lucu lagi Tuhan hanya menyediakan surga untuk umat agama tertentu saja, karena tanpa ikut aturan agama itu, manusia yg lain dipastikan akan masuk neraka.
Ini sangat aneh dan lucu, tapi walau lucu saya tidak menjadi tertawa. Saya sedang berpikir, kenapa ada istilah peribahasa yang mengatakan banyak jalan menuju roma, sedangkan menuju surga hanya 1 jalan?
Kenapa tuhan yg maha kasih dan penyayang hanya menyiapakan cuma 1 jalan saja? Tidakkah ini suatu keanehan?
Saya lebih meyakini ada banyak jalan menuju surga. Setiap orang berhak menentukan jalannya sendiri tanpa harus di adili atau dinilai oleh kitab2 tertentu saja, kitab2 itu hadir bukanlah menjadi kitab terakhir, kitab2 suci baru akan terus hadir dalam setiap jaman, Tuhan akan selalu memperbaharui juklaknya, walau begitu untuk teori2 basic akan tetap tak berubah.


Sumber : http://filsafat.kompasiana.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar