![]() |
| Processor dan rangkaian keyboard |
“Key matrix” adalahsebuah kisi rangkaian
dibawah tombol-tombol keyboard. Di dalam keyboard, tiap rangkaiannya
terputus (seperti saklar) pada titik dibawah tiap tombol. Ketika kita
menekan sebuah tombol, tombol tersebut menekan sebuah saklar, menjadikan
rangkaian tersambung dan mengalirkan arus listrik melaluinya. Jika kita
lama pada tombol, prosesor mengenalinya sama dengan menekan tombol
tersebut berulang-ulang..
Ketika prosesor menemukan rangkaian tertutup (tersambung karena
adanya penekanan tombol), maka prosesor akan membandingkan lokasi yang
rangkaian tertutup tersebut dengan peta karakter yang tersimpan dalam
ROM (read only memory) keyboard. Peta karakter pada dasar nya adalah
tabel daftar karakter yaitu daftar posisi tiap-tiap tombol atau
kombinasi tombol beserta karakter yang direpresentasikannya. Sebagai
contoh, peta karakter memberitahu prosesor bahwa menekan tombol “a”
sendirian menghasilkan huruf kecil “a”, tetapi tombol Shift bersama
tombol “a” bersama-sama akan menghasilkan huruf kapital “A”.
![]() |
| Matriks tombol pada keyboard |
Komputer juga dapat menggunakan peta karakter tersendiri, berbeda
dengan peta karakter dari keyboard. Hal ini berguna jika pengguna
mengetik dalam bahasa yang hurufnya tidak sama dengan huruf dalam bahasa
inggris (huruf latin umumnya). Pengguna dapat mengatur komputernya agar
menerjemahkan tombol keyboardnya seolah-olah mengetik menggunakan
keyboard Dvorak walaupun keyboard yang sebenarnya digunakan adalah
keyboard Qwerty. Sebagai tambahan, sistem operasi dan program aplikasi
mempunyai pengaturan penggunaan keyboardnya yang memungkinkan pengguna
mengubah kelakukan keyboardnya untuk menyesuaikan kekurangan yang ada
seperti diuraikan diatas.
Sumber : http://taqim.wordpress.com/


Tidak ada komentar:
Posting Komentar