Kamis, 19 April 2012

SMCH - Vegetarian - Pemerintah Harus Mendidik Warga Negaranya akan Bahaya Daging, Alkohol, dan Tembakau

Disampaikan oleh Maha Guru Ching  Hai, Surrey, Inggris, 8 Januari 2006 (Asal bahasa Inggris)
G: Di masa depan, saya kira pemerintah dari semua negara nantinya akan melakukan sesuatu yang serupa pada makanan, seperti yang sekarang diterapkan pada rokok, di mana sebuah peringatan dicetak pada sisi luar kemasan, yang mengatakan hal-hal seperti "Rokok dapat membunuh" atau "Rokok menyebabkan kanker paru-paru dan memperpendek hidup Anda." Bila mereka melakukan itu, maka banyak orang akan berhenti makan daging dan semuanya akan menjadi vegetarian dalam waktu dekat.
Maka, saya menganjurkan para pemimpin, organisasi, atau pemerintah agar memperingatkan orang-orang atau paling tidak membuat kewajiban untuk menempelkan sesuatu seperti gambar seekor sapi mati di dalam toko. Atau memutarkan film yang menggambarkan seluruh proses penjagalan; itu bahkan akan lebih baik, menjadikan orang-orang sadar apakah itu yang mereka ambil dan apa yang sesungguhnya mereka bayarkan.
Jika tidak, saya merasa hal ini seperti suatu kebohongan jika daging yang dijual sudah tidak memiliki bentuk lagi. Sebagai contoh, ayam kadang kala dijual utuh, tetapi biasanya mereka hanya menjual separuhnya atau dalam bentuk potongan-potongan yang tidak menyerupai apa pun. Anda tidak melihat cara mereka memenggal kepala ayam yang masih hidup. Anda tidak melihat cara mereka menggantung sapi dengan satu kaki dan membiarkan darah menetes satu demi satu ke lantai. Anda tidak melihat cara mereka memotong tenggorokan babi saat dia masih meronta-ronta dan kadang kala mereka luput dan harus memotong ulang. Orang-orang tidak menyaksikan itu. Ingat ceramah saya yang berjudul Para Pahlawan Sejati? (DVD #760)
S: Oh, ya, itu tentang persoalan ini juga. Pemerintah Inggris saat ini juga berusaha untuk membuat larangan merokok di tempat-tempat umum.
G: Ya. Secara mengejutkan, Irlandia telah melakukannya terlebih dahulu. Dapatkah Anda mempercayainya? Irlandia adalah suatu negara dengan banyak bar dan orang yang suka minum-minum, akan tetapi mereka masih memiliki cukup akal sehat untuk melakukannya. Beberapa negara lain sedang memulainya secara bertahap dan banyak negara lain lagi yang juga telah mengikutinya. Bagus, Irlandia! Baik bagi negara itu. Saya sungguh merasa sangat bangga karena merokok tidak baik bagi siapa pun; itu sudah diketahui sejak lama. Sudah baik jika ada peringatan pada kemasan, akan tetapi masyarakat masih tetap membelinya. Maka, melarang merokok di tempat-tempat umum sedikitnya melindungi mereka yang tidak merokok.
Tetapi, kadang kala masih mengerikan. Sebagai contoh, di hotel, saya menempati  lantai bebas rokok. Tetapi, saya masih dapat mencium asapnya di kamar mandi. Mengapa tamu di kamar sebelah sembunyi-sembunyi merokok? Mereka tidak memiliki rasa hormat karena setiap hari seperti itu. Orang mungkin mengira bahwa bila mereka masuk ke kamar mandi maka itu sudah cukup baik, akan tetapi asapnya masih beterbangan ke dalam kamar mandi saya karena mereka menyalakan kipas dan kamar-kamar di hotel biasanya saling berhubungan. Kadang kala orang suka masuk ke ruang bebas rokok untuk merokok. Mereka hanya menunjukkan sikap suka melawan atau seperti itu.
Maka, Anda tidak hanya harus melarangnya, tetapi juga menjatuhkan hukuman. Sebagai contoh, bila Anda merokok di kamar kecil pesawat terbang, dendanya 2.000 dolar. Ini dapat berlaku di mana pun, bahkan di hotel. Bila Anda tertangkap basah, maka Anda harus membayar dendanya. Itu cara yang harus ditekankan karena tidak cukup membicarakannya saja. Orang-orang tidak demikian tertib atau bermoral jujur.
Juga, mereka harus menempelkan label pada botol minuman beralkohol seperti, "Minuman beralkohol dapat membahayakan otak Anda dan menyebabkan penyakit" atau setidaknya "Minuman beralkohol membunuh". Sungguh-sungguh membunuh! Minum dan mengemudi, membunuh ratusan ribu orang setiap tahunnya di seluruh dunia. Semua orang mengetahuinya.
Meskipun demikian, terbunuh bukanlah hal yang terburuk. Sebagian orang lebih suka mati daripada menjadi beban bagi keluarga dan masyarakat atau menyebabkan penderitaan dan dukacita bagi individu dan orang-orang yang terlibat. Itu bahkan lebih buruk daripada kematian. Tentunya, kita tidak ingin siapa pun meninggal seperti itu, tetapi bukankah lebih buruk jika Anda kehilangan lengan, kaki, atau otak Anda dan berbaring di sana karena Anda tidak dapat meninggal dan tidak dapat hidup? Itu membebani masyarakat dan uang pembayar pajak. Itu juga menyebabkan banyak dukacita. Tetapi, bila Anda harus merawat seseorang seperti itu dari hari ke hari, dapatkah Anda bayangkan berapa banyak tekanan psikologis yang akan diterima oleh para anggota keluarga? Tidakkah itu lebih buruk daripada kematian?
Dan juga, bagi anak-anak yang ayah atau ibunya demikian, seperti tidak memiliki apa pun, atau lebih buruk daripada tidak memiliki apa pun. Mereka ke sekolah dan semua orang menanyainya sehingga  membuat mereka merasa tidak enak, malu, dan sedih. Jadi, ada dampak psikologis dalam diri anak yang ayahnya berbaring di rumah atau rumah sakit seperti sayuran. Anak-anak tidak tahu bagaimana menjelaskannya sehingga anak-anak lain mengolok-olok mereka atau ayahnya. Dapatkah Anda bayangkan hal-hal seperti ini? Maka, itu bukan hanya sekadar sekarat.
Kita bukannya mendukung atau menyukai kematian dalam kecelakaan lalu lintas akibat mabuk; akan tetapi, dalam banyak kasus keadaan seperti ini masih lebih baik karena pengaruhnya nyata; tidak hanya bagi para korban, tetapi juga bagi keluarga dan teman. Bahkan membicarakannya saja sudah menyebabkan kita merasa tidak nyaman, belum lagi mengatakan penderitaan yang harus ditanggung oleh kita atau anggota keluarga kita bila kita mengalaminya.
Maka, saya kira pemerintah masih belum melakukan yang terbaik. Mereka seharusnya memberi label kepada setiap zat yang berbahaya, setidaknya label itu dapat dibaca oleh anak-anak. Sekarang mereka melarang anak-anak dengan mengatakan, "Jangan minum alkohol," akan tetapi anak-anak tidak mengetahui alasannya. Bila setiap botol yang diambil terdapat tulisan, "Merusak otak Anda," atau "Mengurangi kecerdasan Anda" atau "Mengganggu penalaran Anda dengan cara apa pun," sedikitnya anak-anak dapat membaca dan berkata, "Oke, itu alasannya." Bila hanya disebutkan di televisi atau dicetak sekali pada surat kabar, maka anak-anak tidak akan membacanya. Dan mereka tidak memutar iklan ini setiap hari supaya anak-anak dapat mengetahui bahwa alkohol itu buruk. Mereka hanya menyuruh anak-anak kita "Jangan minum". Dan Anda tentu memahami anak-anak: Mereka kuat dan pemberontak. Bila Anda mengatakan tidak, mereka menyelinap dan melakukannya dengan cara yang lain. Mereka mungkin berusaha melakukannya sendiri, mencurinya, atau saling menantang untuk melakukannya. Mereka juga dapat pergi ke kedai minuman untuk mendapatkannya. Tidaklah baik. Mengapa mereka tidak menempelkan label atau peringatan? Sebutkan alasannya, seperti yang mereka lakukan pada rokok. Setidaknya sebagian orang akan berhenti minum, atau anak-anak mengetahui dari awal bahwa ini sungguh-sungguh buruk.
S:Guru, saya kira pemerintah tidak sungguh-sungguh berusaha 100%; mereka khawatir akan kondisi perekonomian, karena cukai rokok merupakan sumber pendapatan yang besar.
G: Tetapi mereka telah berusaha; mereka menempelkan peringatan pada bungkus rokok. Mengapa mereka tidak melakukannya pada minuman beralkohol? Alasan ekonomi lagi? Pemerintah dapat memperoleh pendapatan pajak dengan cara yang lain. Jika Anda berhenti perang dan tidak membuat senjata yang menelan banyak dana, maka Anda dapat memberi makan seluruh dunia secara cuma-cuma.
Maka dari itu, pemerintah harus menempelkan peringatan pada segala hal yang membunuh, baik itu minuman atau hal yang lainnya. Itu yang harus mereka lakukan, karena merekalah pemimpin negara. Mereka seharusnya melindungi rakyatnya supaya jangan sampai ada lebih banyak orang yang jatuh sakit atau sekarat; karena hal ini dapat menguras pajak negara hanya untuk menyembuhkan mereka; kadang kala mereka bahkan tidak dapat disembuhkan karena sudah terlambat. Bahkan jika mereka sanggup menyembuhkan penyakitnya, akan tetapi sang pasien masih tetap harus mengalami banyak penderitaan dan masalah dalam keluarga, entah itu penderitaan emosional maupun psikologis.
Maka, saya tidak memahami apa yang dilakukan oleh para pemimpin dunia, apa yang mereka sibukkan. Mereka harus mengurus dari akar masalahnya: Melarang rokok dan juga menjatuhkan denda bila orang melanggarnya, seperti halnya melanggar hukum. Bila seseorang menikam punggung seseorang yang lain, maka mereka memasukkannya ke dalam penjara setidaknya untuk sementara waktu. Maka, bila seseorang meniupkan asap ke dalam hidung Anda dan menyebabkan Anda lambat laun terkena kanker atau sakit, mereka juga harus masuk penjara, atau sedikitnya menghadapi hukuman sehingga mereka akan berhenti merokok. Ini merupakan semacam pembunuhan yang berbeda, penganiayaan yang berbeda dengan kerugian yang berbeda. Tetapi, masih tetap menyangkut jasmani. Seperti menikam seseorang, hanya saja berbeda karena prosesnya lambat dan tidak kasat mata. Semua orang mengetahui bahwa asap rokok sangat buruk dan dapat membunuh banyak orang, menimbulkan banyak penderitaan, menyebabkan banyak orang sakit, dan mengancam sistem keamanan sosial. Semua orang mengetahuinya, akan tetapi mereka tidak melakukan apa pun.
Bagaimanapun juga, apa gunanya mencemaskan kemunduran ekonomi dengan memperingatkan orang agar jangan membeli rokok atau mencemaskan orang akan membeli lebih sedikit rokok dan pada saat yang sama Anda memboroskan pendapatan dari cukai rokok itu untuk membayar pasien yang sakit?
S: Ada penelitian yang menyebutkan bahwa biaya perawatannya jauh lebih mahal.
G: Ya, lebih mahal, itu yang pertama. Yang kedua, menimbulkan banyak penderitaan. Bukan hanya uang! Menyebabkan banyak penderitaan jasmani dan emosional; selain itu juga dapat merusak kecerdasan bangsa. Ada demikian banyak otak yang telah rusak karena rokok dan minuman keras. Otak itu seharusnya dapat kita gunakan untuk membangun bangsa, membangun dunia yang lebih damai, lebih cerdas, dan lebih layak.
Sebelumnya, sekitar seratus tahun yang lalu atau lebih, alkohol dilarang dan tidak diperbolehkan untuk diminum. Saya tidak tahu mengapa mereka sekarang mengizinkannya. Semua orang mengetahui bahwa zat itu beracun, akan tetapi mereka masih mengizinkannya untuk dijual secara bebas. Mereka mengatakan bahwa hanya orang dewasa yang dapat membeli minuman keras, akan tetapi bagaimana Anda dapat melarang anak-anak Anda untuk meminumnya, sedangkan di rumah, Anda memiliki sebotol wiski dan sepanjang hari Anda berkeliaran untuk minum-minum. Atau suatu hari Anda sedang duduk bersama teman-teman Anda dan nampak demikian menyenangkan, dan Anda berbicara dengan gembira sambil minum-minum. Hal itu dapat memberikan kesan yang sangat kuat kepada anak-anak, "Oh, wiski membuat Anda gembira."
Atau saat ada kesempatan romantis, Anda duduk bersama dan minum wiski atau minum minuman beralkohol; lalu anak-anak itu berkata, "Bila saya ingin menjadi romantis, maka saya harus melakukan hal yang sama seperti ayah dan ibu." Lalu anak Anda mungkin akan mengundang pacar perempuannya untuk datang, berbincang-bincang, atau minum alkohol bersama supaya sesuai dengan gambaran romantis yang Anda lihat di film atau di rumah Anda.
Masyarakat mengajarkan sampah ini, akan tetapi mereka sebaliknya berharap supaya anak-anak menjadi patuh, manis, cerdas, lurus, dan menjadi warga negara yang baik.  Bagaimana mungkin anak-anak dapat menjadi warga negara yang baik jika mereka terus melihat teladan buruk yang ditunjukkan oleh orang dewasa kepada mereka?
Maka dari itu, kita harus mengangkat suara. Dan suara-suara Anda sungguh dapat membuat perbedaan. Anda hanya harus mengatakannya. Orang-orang dapat memperhatikan atau mengabaikannya, akan tetapi setidaknya Anda telah mengatakannya. Itulah cara yang seharusnya ditempuh. Jika tidak dituliskan pada labelnya, sedikitnya dapat ditempel di rumah makan, "Minuman keras dapat membunuh." Mengapa hanya menempelkan peringatan pada rokok saja? Rokok bahkan membunuh lebih sedikit daripada minuman keras. Alkohol memiliki pengaruh yang lebih cepat. Misalkan ada seseorang yang mabuk, kemudian pergi. Jika ada orang lain yang mengganggunya, maka mereka mungkin akan mulai berkelahi, saling bunuh dan melukai satu sama lainnya. Bahkan lebih cepat. Maka, mengapa tidak menempelkan peringatan pada botol minuman keras? Saya tidak memahami hal ini.
Selain itu, alkohol dapat merusak otak Anda. Semua orang mengetahui hal ini. Otak kita tidak dapat tumbuh kembali. Bila Anda minum sedikit alkohol dan Anda tidak meminumnya lagi selama suatu jangka waktu, maka otak yang rusak dapat mempunyai waktu untuk tumbuh kembali, akan tetapi tidak akan bertumbuh kembali selamanya. Bila Anda terus membunuhnya, maka tidak akan tumbuh lagi. Dan bila Anda minum minuman keras yang beralkohol tinggi, maka otak Anda akan rusak selamanya. Bagian saraf atau apa pun yang rusak tidak akan tumbuh kembali. Banyak orang yang mengetahui hal ini, entah itu dari TV atau surat kabar. Anda tidak dapat mengatakan bahwa Anda tidak mengetahuinya. Jadi, mengapa tidak menempelkan label peringatan pada botol minuman keras.
Kemudian, Anda juga harus menempelkannya di toko-toko daging, pada segala hal yang membunuh. Setiap potong daging harus dipasang tulisan, "Anda hidup dari bangkai," atau "Sebagian makhluk dibunuh dengan kejam untuk hidangan Anda hari ini." Maka, setidaknya orang yang membeli dapat mengetahuinya dan memiliki pilihan. Mereka juga harus menempelkan gambar sapi yang mati atau dibunuh secara kasar pada seluruh dinding toko tukang daging. Maka, setidaknya para konsumen mengetahui apa yang mereka beli. Bukan pekerjaan yang jujur jika menjual sesuatu dan kemudian menutup mata orang yang membelinya. Itu seperti menipu, tidak jujur.
S: Kadang kala sepotong daging tidak sungguh-sungguh nampak seperti daging; mereka membuatnya seperti ham atau sosis dan anak-anak hanya makan sosisnya,tetapi mereka tidak tahu dari mana asalnya.
G: Ya, mereka tidak tahu. Saya mengenal seseorang yang memiliki keponakan laki-laki yang berusia empat tahun yang tidak menyukai daging sama sekali. Dia hanya menyukai makanan yang tanpa daging, akan tetapi orangtuanya terus memaksa dirinya untuk makan daging. Kadang kala dia bahkan jatuh sakit sehingga saya berkata kepada teman itu, "Anda harus meyakinkan orang tuanya agar memberi pilihan kepadanya." Saya tidak mengetahui apa yang telah terjadi setelah itu, akan tetapi saya telah mengusahakan yang terbaik. 

Meningkatkan kesadaran masyarakat umum dapat menciptakan surga di Bumi
Anda tidak dapat mengatakan kepada semua orang di dunia, akan tetapi katakanlah kepada siapa pun yang Anda dapat. Lakukanlah yang terbaik. Bila kita semua berusaha bersama-sama, maka nanti akan berbuah. Udarakan di televisi, radio, selebaran, brosur, dan di mana pun: "Jadilah vegetarian. Setidaknya hari ini, untuk menyelamatkan satu kehidupan yang tidak bersalah." Dan cetak brosur dengan sapi yang digantung di langit-langit dengan satu kaki. Cetaklah itu, biarkan mereka mengetahui bagaimana sapi-sapi dibunuh.
S: Guru, Masyarakat Vegetarian di Inggris melakukan cukup banyak upaya dalam hal itu. Mereka memiliki program-program khusus untuk sekolah dan membagikan kaus oblong bergambar.
G: Ya, saya tahu. Cetak saja gambar sapi yang digantung di langit-langit dan tukang jagal dengan pisaunya. Cara ini akan lebih efektif daripada seribu kata. Saya harap itu akan sungguh-sungguh menyentuh hati seseorang. Bila Anda tidak dapat menyelamatkan mereka secara rohani karena manusia tidak ingin mendengar, paling tidak kita harus menyelamatkan sebagian hewan yang malang.
Apa lagi yang harus kita lakukan untuk membersihkan planet ini? Tempelkan banyak peringatan di berbagai sekolah. Tempelkan tulisan-tulisan di mana pun yang mengatakan berbagai hal seperti "Narkoba membunuh", "Narkoba menyebabkan kecerdasan Anda berkurang", "Narkoba menyebabkan Anda kecanduan dan tergantung", "Narkoba menghabiskan uang dan merusak fungsi seksual Anda". Itu sungguh! Maka, mengapa kita tidak menyampaikan semua hal ini? Sungguh benar. Narkoba menyebabkan Anda tergantung, lemah, pucat, berbau, nampak buruk, tua, dan sakit. Mengapa mereka tidak menuliskan semua hal itu di sekolah-sekolah? Jangan hanya berkata, "Narkoba dilarang." Kita harus menjelaskan semua ini juga karena tidak setiap anak dapat membaca tentang ini semua; mereka terlalu sibuk belajar di sekolah. Dan bila gurunya tidak mengatakan apa pun, atau hanya mengatakannya sekali atau dua kali, maka itu tidaklah cukup.
Anda harus memasang slogan semacam itu di mana pun: tentang narkoba, tentang alkohol, dan tentang daging; tuliskan, "Satu makhluk hidup telah dibunuh demi makan malam Anda hari ini." Tempelkan pada sepotong daging sapi atau babi dan perhatikan berapa banyak orang yang masih ingin membelinya. Biarkan mereka berpikir. Karena membunuh seseorang disebut pembunuhan, maka membunuh seekor hewan juga termasuk pembunuhan. Bila hewan-hewan hanya berkeliaran dan tidak mencelakakan Anda, akan tetapi Anda pergi menangkap serta membunuhnya, maka itu merupakan pembunuhan yang disengaja. Apa lagi sebutannya? Maka, kita harus mengatakan, "Satu nyawa telah dibunuh demi potongan daging yang ada dalam hidangan Anda." Kemudian perhatikan apa yang mereka pikirkan tentang hal itu.
Di masa mendatang, dunia akan semakin bersih bila semakin banyak pemerintah yang sungguh-sungguh melakukan tugasnya, bila mereka memiliki moral lebih baik dan lebih kuat daripada sekadar mencemaskan aspek ekonomi saja. Karena ini merupakan suatu perhitungan yang bodoh bila Anda mengumpulkan pajak, tetapi Anda kemudian harus membayarnya lagi untuk orang-orang sakit. Dan Anda menimbulkan penderitaan. Sekalipun Anda memberi mereka banyak obat dan merawat mereka dengan peralatan yang terbaik, akan tetapi mereka tidak dapat sembuh. Maka dari itu, jangan menjual rokok atau tempelkan sesuatu pada rokok dan minuman keras sehingga lebih sedikit orang yang menjadi sakit. Maka, kita tidak harus membayar rekening pengobatan mereka, yang biayanya bahkan lebih besar daripada pajak yang  ditarik. Rugi, bukan? Maka, pemerintah yang cerdas harus menghitung dan kemudian mereka akan mengetahui usaha terbaik apa yang masuk akal. Selain itu, memperingatkan masyarakat dan melindungi rakyat adalah tugas dari pemerintah yang sesungguhnya. Tugas merekalah untuk menjaga kesehatan dan keselamatan rakyat.
Ada demikian banyak hal baik untuk diikuti: dalam teladan saya, langkah saya, dan ajaran saya. Dan saya bahkan tidak melarang Anda apa pun. Anda boleh mengenakan perhiasan yang indah, yang bahkan saya rancang untuk Anda. Anda dapat mengenakan pakaian yang indah saat kita mengadakan pesta. Kita tidak selalu membutuhkan itu, akan tetapi kita dapat melakukannya bila kita mau. Bila tidak harus, maka tidak perlu. Kita merasa nyaman sebagaimana diri kita. Kita cantik lahir dan batin. Maka, kita tidak perlu mengenakan pakaian tertentu agar kita tampak baik; akan tetapi jika Anda menginginkannya, maka saya tidak melarangnya. Saya tidak ingin membuat Anda menjadi pertapa, saya hanya ingin Anda berpola makan vegetarian karena alasan cinta kasih. Semakin cantik batin Anda, bagaimanapun, semakin cantik penampilan Anda. Cita rasa Anda dalam berpakaian dan segalanya akan semakin baik setiap hari.
Pada zaman dahulu, sebagai contoh di China, raja adalah seorang Guru rohani, seperti Raja Yao dan Raja Shun. Mereka adalah Guru, dan mereka mengurus rakyatnya seolah-olah anaknya sendiri. Orang-orang pada saat itu tidak perlu mengunci pintu mereka dan tidak membayar berbagai pajak kepada raja. Mereka tidak perlu melakukan apa pun bagi raja, dan itulah yang seharusnya.
Jadi, pemerintah bahkan harus memberi kita penghargaan: "Anda melakukan hal yang baik. Anda membantu kami." Kita bahkan melakukannya dengan cuma-cuma; mereka tidak harus membayar kita! Karena pemerintah harus membayar polisi atau tentara untuk menekan kejahatan dan melindungi rakyatnya. Akan tetapi, kita melakukannya tanpa dibayar, tanpa bentrok dengan polisi, tanpa mencelakai siapa pun, tanpa memiliki senjata apa pun untuk mencelakai siapa pun. Maka, bagaimana kita dapat menjadi jahat? Bagaimana mungkin pemerintah tidak mengetahui hal ini? Banyak hal di dunia ini yang masih terbelakang, tetapi tentunya Tuhan tidak menaruh sakit hati terhadap siapa pun; Dia masih terus membantu semua orang untuk meningkat, maju, dan naik.
Bila tidak, bayangkan bila semua orang melakukan apa yang kita lakukan. Sekalipun mereka tidak berpola makan nabati, mungkin hanya tanpa minuman keras, tanpa narkoba, dan tanpa rokok; maka kita akan lebih bersih, lebih sehat, dan dapat menghemat banyak uang. Dengan begitu semua orang akan lebih bahagia; mereka dapat memiliki rumah yang bagus, mobil yang bagus, kesehatan yang bagus, dan keluarga yang bahagia; dan hal ini dapat menjadi contoh yang baik bagi anak-anak di sekolah. Bila kita menjauhi minuman keras, daging, dan rokok, maka keadaan keluarga sudah jauh lebih baik, dan sekolah akan menjadi tempat yang lebih baik juga.
Maka dari itu, hidup yang bersih mempunyai pengaruh yang sungguh besar, sungguh memengaruhi segala hal; bukan hanya satu orang atau satu keluarga, akan tetapi memengaruhi seluruh masyarakat. Itulah sebabnya, saya kira, dunia kita harus melakukan hal ini. Bila banyak orang mengikuti teladan kita, maka mereka pun tidak perlu belajar meditasi dengan saya atau semua menjadi orang suci. Saya tidak perlu mengajar mereka, dan mereka tidak perlu datang menemui saya. Semua yang harus mereka lakukan adalah menjalani hidup yang bersih. Mereka dapat berdoa kepada Tuhan atau berdoa kepada siapa pun yang mereka inginkan, akan tetapi kebaikan dan gaya hidup mereka yang baik akan memengaruhi seluruh dunia, dan seluruh dunia akan menjadi surga tanpa memerlukan saya.
Mengapa dunia tidak melihat ini? Mengapa banyak pemimpin bangsa yang tidak menekankan hidup bersih semacam ini, hidup seperti Surga yang penuh kedamaian ini, kebahagiaan bagi semua orang ini? Bila mereka sungguh ingin mengurus keluarga mereka, maka itulah caranya. Setidaknya kita menjadi suatu teladan, karena itulah gunanya Anda memiliki kekuasaan. Anda dapat mengubah dunia, atau bila Anda adalah pemimpin suatu bangsa, Anda sedikitnya dapat mengubah bangsa Anda.
Lakukan saja setahap demi setahap dan ini akan menjadi mudah. Sementara itu, kita dapat berharap akan tercipta suatu masyarakat yang bersih dan berharap supaya pemerintah di dunia akan melakukannya. Ini sudah dimulai.
Karena saya pikir akar masalahnya ada pada minuman keras, rokok, dan narkoba. Dari sana segalanya menjadi buruk. Sekali Anda kehilangan pikiran Anda, maka Anda mungkin melakukan apa saja. Ada kisah dari zaman Buddha di mana ada seseorang berkata kepada seorang pria, "Baik, Anda harus menjaga semua Pantangan: Pantang membunuh. Pantang mencuri. Pantang berzina. Pantang berbohong. Dan Pantang mengonsumsi minuman keras serta narkoba." Dan laki-laki tersebut berkata, "Saya dapat menjaga empat pantangan yang pertama, tetapi saya tidak dapat mengikuti 'Pantang mengonsumsi minuman keras dan narkoba'." Dan kemudian dia minum, membunuh, kemudian berbohong, dan segala macam hal terjadi karena dia minum dan menjadi mabuk. Saat dia mabuk, siapa pun yang berada di jalannya, dia bunuh. Bila mereka berusaha menghentikannya, dia akan bunuh karena dia telah kehilangan kendali diri; dia tidak menyadari apa yang sedang dia lakukan.
Maka, saya hanya berharap bahwa di masa mendatang seluruh pemerintah akan melakukannya. Pertama, tulis peringatan tentang alkohol dan kirimkanlah ke setiap toko minuman keras. Kemudian, tulis peringatan tentang daging dan ikan yang mengatakan "Sebagian makhluk hidup baru saja dibunuh bagi Anda", setidaknya menyampaikan Kebenaran kepada mereka, menyampaikan kepada banyak orang agar mereka memiliki pilihan, karena orang-orang mungkin tidak mengetahuinya. Mereka mengetahui bahwa mereka mengonsumsi daging, tetapi mereka telah mengonsumsinya setiap hari sehingga mereka pun tidak memikirkannya. Kebanyakan orang tidak diajarkan dan karenanya mereka hanya diiklankan tentang 'kebaikan' dari daging, minuman beralkohol tinggi dan lain-lainnya. Semua itu bohong. Jadi, jika Anda memberi pengertian kepada mereka, maka mereka dapat memikirkannya. Anda tidak harus memaksa dan mengatakan, "Anda harus berpola makan nabati." Hanya memberi orang pengetahuan tentang mengapa mereka harus berpola makan nabati--"Ada pilihan yang lain. Anda tidak harus membunuh agar tetap hidup." Maka, orang tersebut dapat memilih karena mereka mengetahui ada pilihan yang bijak, tetapi mereka harus memiliki pengetahuan untuk memilihnya.





Sumber : http://www.godsdirectcontact.or.id/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar