Minggu, 22 April 2012

Vincent J Schaefer, Penemu Hujan Buatan

Tik tik tik....hujan turun di atas genting....

Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) adalah istilah yang digunakan sebagai upaya membuat hujan. Pada TMC manusia mempengaruhi proses yang terjadi di awan sebagai dapur pembuat hujan sehingga mempercepat peluang terjadinya hujan. 
Bahan untuk mempengaruhi proses tejadinya hujan terdiri dari dua jenis,  yaitu bahan untuk membentuk es dikenal dengan glasiogenik, berupa Perak Iodida (Agl). Kemudian bahan untuk menggabungkan butir-butir atmosfer di awan, dikenal dengan nama higroskopis, berupa garam dapur atau Natrium Clorida (Na Cl), atau Ca-Cl2 dan Urea.
Istilah hujan buatan berawal pada tahun 1946 ketika Vincent Joseph Schaefer dan rekannya Dr. Irving Langmuir (peraih hadiah Nobel tahun 1932 untuk karyanya dalam fisika permukaan) berhasil menarik perhatian dunia dengan eksperimen membuat badai salju pertama di laboratorium dan menginduksi cuaca di luar. Ia memecahkan banyak misteri hujan dan salju yang selama itu membingungkan para ilmuwan.
Schaefer dipuji sebagai orang pertama yang benar-benar melakukan sesuatu tentang cuaca dan tidak hanya bicara tentang itu. Situs library.albani.edu melansir banyak kegiatannya pada tahun 1943 bersama Dr. Irving di Observatorium Mount Washington di New Hampshire.
Pada musim panas tahun 1946 Schaefer mengembangkan metode laboratorium untuk benih awan dingin dengan es kering. November 1946, ia melakukan uji lapangan yang sukses, yaitu penyemaian awan alami dengan pesawat.
Penemuan Schaefer menyebabkan perdebatan tentang penyemaian awan yang dapat merusak alam. Meski begitu, penyemaian awan masih dilakukan di beberapa negara.
Vincent Joseph Schaefer lahir 4 Juli 1906, putra tertua Peter Aloysius dan Rose Agnes (Holtsag) Schaefer. Menikah dengan Lois Perret pada tanggal 27 Juli 1935 dan mempunyai tiga anak dari pernikahannya. Pendiri dan Direktur Pusat Penelitian Ilmu Atmosfer di Universitas New York, Albany ini tutup usia pada 25 Juli 1993. 




Sumber : http://herusupanji.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar